Pagi ini salsa bangun dengan keadaan badan yang kurang bugar.. Salsa merasa badannya pegal-pegal dan sedikit nyeri bagian perut..
Rupanya salsa mengalami masa ingin datang bulan...
Namun salsa tetap semangat ke kampusnya, bertemu teman-teman nya..
Serangkaian acara telah selesai berlangsung..
Salsa pun memutuskan ngopi bersama teman-temannya sebelum 3 hari lagi mereka wisuda..
Tak terasa waktu sudah cukup sore. Mereka pun membubarkan diri kembali ke rumah masing2... Salsa merasa ada yang tidak beres dari nya. Perutnya sangat nyeri, salsapun menepikan mobilnya di sebuah Pom Bensin, salsa bergegas ke mobilnya mengambl pembalut yang ia sediakan di mobilnya..
Salsa merasa lemas dn pusing, hari ini nafsu makan sasapun menurun, pagi hari salsa hanya meminum setengah gelas susu, dan siang harinya salsa hanya meminum kopi di temani cemilan kentang goreng.. Pantas saja badannya lemas..
Salsa yang memiliki riwayat darah rendah pun memang sangat kesulitan beraktvtas saat datang bulan.. Dia harus mendomping dirinya dgn segala macam vitamin...
Salsapun sampai dirumah pukul 6 sore.
Salsa memilih istrahat di kamar..
Mommy salsapun melihatnya begitu lelah, dan tidak mau membangunkannya..
Pukul 9 malam...
Ponsel saksa berdering, salsapun kaget melihat panggilannya dari RS...
"Assalammualaikum.. Yaa hallo"
"waalaikumsalam dok, dok saya bidan yessy dok, dok ada pasien dokter Danu, mengalami pendarahan setibanya di rumah sakit, di awali nyeri pada perut. Saya sudah menghububgi dokter Danu, beliau bilang harus segera di SC, tp beliau minta dokter yang menanganinya... Bagaimana dok, apa dokter bersedia??"
Salsa berfikir jernihhh.. Mencoba santai...
"baik tp aku baru akan tiba 45 menit dari sekarang bagaimana?"
"aman dok, sementara sudah saya tangani dgn memberi obat sesuai perintah dokter Danu"
"baiklah.. Tangani segera sesuai prosedur, saya akan langsung ke ruang oprasi."
Salsa pun bergegas mandi secara kilat dan segera meluncur ke RS, jarak rumah salsa ke RS tidak telalu jauh, hanya butuh waktu 25-35 menit. Untungnya saat itu jalan lancar karena habis turun hujan.. 30 menit salsa sampai di RS. Salsapun berlari kecil menuju ruang oprasi...
"sudah semua sust? Siapa dokter anak dn dokter anastesi yang akan dampingin aku?"
"sudah dok, ada dokter zafran dan dokter agus dok,"
"Oke yuk bersiap"
Salsapun bersiap2, setelah dokter anastesi menyelesaikan tugasnya di awal salsa mulai bergerak, dengan hati yang tenang, penuh ketelitian...50 menit operasi pun selesai dn berjalan dengan lancar...
Salsapun bernafas lega dn mengucap hamdalah..
Salsa menuju ruangannya, terasa lemas dn pusing..
Zafran sedari tadi sudah mencari salsa kemana-mana namun tidak menemukan salsa..
Zafran tidak berfikir salsa akan beristirahat di ruangannya, karna poli sudah sanggat sepi sunyi... Yaaa bagaimana tidak sepi. Waktu menujukan pukul 11 malam..
Zafran khawatir akan keberadaan salsa yang terlihat pucat tadi.. namun karna tidak memui salsa Zafran memutuskan untk pulang...
Namun sebelumnya ia mengirim chat ke salsa..
📩 Asslmkm saa.. Kamu dimana? Sudah pulang yaa?
Salsapun tidak menjawab pesan zafran karna tertidur...
Yaa salsa memilih untuk tidur karna akan mengurangi pusing yang ia rasakan..
**************
Di bandara penerbangan...
Vano telah kembali pulang, bersama sandi.
Vano merasa lega karena urusannya hanya sebentar dan tidak bertele-tele.
Vano pulang menggunakan pesawat terakhr dari Medan ke jakarta dengan pemberangkatan terakhr..
Pukul 1 malam Vano baru sampai..
Tak lama ponselnya berbunyi..
Ternyata kak Thania...
Thania memminta Vano mengirimkan berkas yang msh tersimpan di komputer RS untk beberapa urusannya di sebrang sana... Vano yang baru tiba di bandara terpaksa harus ke RS karna kakaknya memohon paksa..
Vano pun bergegas ke RS Bersama Sandi.
Setiba di RS vano masih melihat mobil salsa terparkir, hatinya pun mulai bertanya-tanya...
Gilak masa ia si hanpir jam 2 pagi dia masih diSini.
Apa dia pulang tanpa membawa kendaraanya? bukannya dia bilang tak akan ke rs karna ingin ke kampus nya..
Vano terus bertanya tanya dalam dirinya, sampai akhirnya terlihat salsa keluar dari lift berlarian kecil ke IGD , sangat tampak wajahnya pucat, bibirnya pun pucat...
Vano tetap melangkahkan kakinya menuju ruangannya..
Menaiki lift.
Flasbacak On
Salsa yang tengah tertidur di ruangannya di kagetkan dengan suara ponselnya. Saslsa mendapatkan kabar ada pasien akan melahirkan namun mengalami plasenta yang menempel di bagian perut atas.. Salsa segera turun meskipun ia mengalami pusing,, memang sebelum salsa memilih untuk tidur salsa memberi tahu kepala bidan bahwa salsa akan menginap di ruangannya...
Flasbacak OFF
" Ya ampun dok, dokter baik-baik saja? Dokter pucet banget!" ucap bidan yessi kepada dokter salsa..
"im oke.. Dimana pasiennya?" tanya dokter salsa dengan lemas..
Dokter salsa menjalankan tugasnya dengan sanggaat apik, terlihat jelas dari cara dokter salsa mengerjakan step by step..
Tugasnya pun selesai, salsa memutuskan untuk kembali ke ruangannya karena tidak memungkinkan untuknya pulang dengan keadaan masih sangat lemas..
Waktu menunjukan pukul 02.30, vano pun bergegas pulang bersama Sandi..
Setibanya di lobby depan lift ..
Gumpryangggggg...
Terdengar suara tempat sampah stanlees terjatuh sangat nyaring, beberapa satpam langsung menoleh ke sumber suara, begitu juga Vano dan Sandi yang baru keluar dari lift ....
"Salsaaaaaa........saaaaa......." teriak Vano terkejut mendapati salsa pingsan
Salsa tergeleteak lemas tak berdaya, ketika pingsan badannya mengenai tempat sampah kosong disampingnya sehingga tempat sampah itu ikut terjatuh...
Terlihat beberapa suster dari ujung pintu IGD berlarian ke sumber suara..
Mengingat jam sudah menunjukannpukul 2.30 dini hari,, lobby begitu sepi, lampu yang dingunakan pun hanya beberapa, lift yang beroprasi pun hanya 2 dari 5 yang tersedia.
Vano pun menggendong salsa ke IGD bbrp dokter jaga langsung menanganinya.. Vano terlihat sangat panik.... Sandi yang berada di sampingnya pun tidak berani berkata-kata... Ia tau bagai mana sahabatnya jika sedang Panikpun bisa akan berubah menjadi Srigala yang Kelaparan..
Selang infus dan bantuan oksigen pun terpasang..vano bingung harus melakukan apa..
Vano hanya mendampingi salsa dan memegang tangannya...
" maaf pak Vano, dokter salsa mengalami dehidrasi, badanya lemas pun karna anemia, di tambah ia sedang datang bulan" dokter jaga menjelaskan dengan tenang...
"lalu apa perlu di rawat?, pindahkan saja ke ruang rawat" kata vano
"lebih baik kita tunggu dokter salsa sadar pak, saya sudah berikan infus juga bebrrapa obat.. Saya rasa sebentar lagi dokter salsa akan sadar dan merasa lebih baik.." tutur dokter jaga
"baiklah..." vano masih mendampingi salsa dengan wajah yg sangat cemas.
Tak lama salsa bangun dan kaget karena ada yg mengenggam tanggannya erat..
"kamuuuuu" salsa kaget.. Berusaha duduk namun kepalanya terasa sangat pusing..
"eh maaf... " vano melepaskan tanggan salsa..
"kamu sudah sadar?, apa perlu aku menghubungi org tuamu? Apanya yg sakit?" ucap vano memberi begitu banyak pertanyaan ke pada salsa yang masih sangat lemas.. Terlihat vano sanggat panik..
"aku bingung mau jawab pertanyaan bapak yg mana dulu" senyum kecil
"maaf aku juga bingung melihat mu begini"
Vano merasa maluu sekali hahha
"aku gpp kok pak, tidak perlu menghubungi orang tuaku, nanti mereka malah panik.. Aku mau pulang saja pak..."
"kok pulang, kamu masih terlihat lemas, aku panggilin dokter dulu yaa.."
Dokter datang dan menghampiri salsa,
Dokter menjelaskan keadaan salsa yang sudah jauh lebih baik, dokter menyarankan salsa untk menunggu infusnya habis terlebih dahulu, dan juga salsa harus makan..
Vano setuju, salsapun akhirnya menurut.
Salsa pun makan di suapi oleh vano.. Terlihat mereka saling tatap dn merasa malu.. Vano yang terlihat sangat dingin terhadap wanita pun mendadak jd begitu terlihat hangat..
Setelah makan salsapun tertidur.. Begitu juga vano.. Vano tertidur di kursi dn kepalanya di letakkan di sanping tangan salsa..
Sandi yang melihatnya langsung mengabadikan momen tersebut menggunakan ponselnya. Sandi pun memilih untuk pulang meninggalkan mereka dn meninggalkan kunci mobil milik Vano di samping bahu vano yang di rebahkan di kasur salsa...
SANDI
📩 van gua balik, krna gue harus ke kantor pagi tadi
📩*sendfoto*
Cocok lu van.. 😁😁😁
📨 VANO
sialan, awas lo san, gaji lo gue cut 70persen
📩 SANDI
ini di luar jam kantor bro hahaha
vano mengabaikan pesan singkat sandi..
Mereka pun tertidur sampai tebangun dengan suara dering ponsel salsa...
Vano pun ikut terbangun dan memanggil suster untk mencabut infus sasa yang sudah habis..
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 234 Episodes
Comments
•°𝒜𝓊𝒹𝓇ͩℯͥ𝓎ͦ ❀•°
keliatan sweetnya.. ini Vano..🤩🤩
karena memang beberapa orang bisa mengalami hal itu sampe drop ketika di masa sirkulasinya.. 🤭🤭🏃🏻♀️🏃🏻♀️🏃🏻♀️
2022-03-08
1
🥰tiniᴷ⃟²⁴𝕬𝖋⃟⃟⃟⃟🌺❁︎⃞⃟ʂ🕊
bunga kemboja mulay mekar eh salah🤭🤭🏃♀️🏃♀️
2022-02-28
0
⏤͟͟͞͞RL𝖎𝖓𝖆 𝕯𝖆𝖓𝖎𝖊𝖑🧢
bentar lagi bucin vano nya🤣
2022-02-28
0