PAGI HARI
Perusahaaan Wijaya
"pagi shania..." tegur Sandi sambil menyapa shania. Shania adalah sekertaris Vano..
"pagi pak" jawab shania
"hari ini apa aja jadwal pak Vano, dn resume rapat kemarin apa sudah selesai? Saya harus melaporkannya hari ini ke pak Vano"
"ini jadwal pak Vano pak, full.. sebelumnya saya sudah kasih tau pak Vano... dan ini resume nya sudah selesai juga.. Oh iya pak, spertinya ada sedikit masalah dari pembangunan kita di Medan, sejak hari ini pembangunan di stop masalah perizinan..."
Tutur Shania kepada Vano..
"shit.. Pasti vano bakal marah bgt nih,, yaudah saya akan bicarakan ke Vano" ucap Sandi sambil membaca resume..
Tak lama datang Vano...
"masuk..."
Ucap vano singkat sambl menuju ruanggannya..
Sandi pun mengikuti
"pak... Ini beberapa berkas yang harus di cek dn di tandatangani, dan ini hasil resume rapat kemarin"
"hemmm"
"pak.. Proses pembangunan di Medan terhenti hari ini, ada beberapa masalah perizinan yang saya juga belum dapat kabar pasti dimana salahnya, sepertinya kita harus kesana pak" ucap Sandi menjelaskan
"baik, atur dan siapkan pemberangkatan saya sore hari, saya gamau lama disana lusa sudah harus kembali" perintah Vano Tegas..
"baik pak" sandi pun pergi dari ruangan Vano...
Vano terus membayangi salsa..
Vano pun berniat ke RS karna ia tau jadwal praktek salsa di siang sampai sore hari.
Sebenarnya terbesit di hatinya vano untuk menjemput salsa siang ini, tapi karena vano merasa itu begitu menjijikan ia pun mengurungkan kata hatinya...
"shania, apa ada jadwal saya meeting siang ini?"
"ada pak,, saya perkirakan jam 1 baru selesai pak"
"oke, kosongkan jadwal saya dari makan siang sampai pulang kantor, jika ada yang penting kamu bisa hubungi Sandi, biar dia yang handle.. Oh yaaa kemungkinan besok sampai lusa saya tidak ke kantor, saya dn sandi akan ke Medan untuk urus masalah disana, tolong kamu sesuaikan segala sesuatunya" vano menjelaskan ke shania via telfonn kantor.
"tapi pak, meeting siang ini membahas anggaran sama kantor cabang" sambar shania cepat..
"wakilkan dengan Sandi, adakan rapat lanjutan setelah saya kembali dari medan." ucap vano tegas
"ba........baik"
*********
Jam makann siang, varo baru selesai meeting memutuskan untuk ke RS sebelum malam hari nya akan pergi ke Medan..
"jam 1 nanti, ada pertemuan antar cabang membahas anggaran tahunan, handle dulu jagan ada yg di acc. adakan rapat berikutnya setelah kita kembali dari medan"
perintah vano pada Sandi..
sandi hanya mengangguk.. Vano beranjak pergi menuju Rs..
Sesampainya di Rs Betapa terkejutnya ia melihat salsa yang baru turun dari ojeg online, melihat salsa begitu cantik mengenakan flatshoes, celana warna hijau botol 7/8 di padukan dengan kemeja simple berwarna cream... Tak lupa salsa menenteng beberapa buku di luar tasnya .
Vano pun tercengang, bingung mengapa siang siang begini ia mau naik ojeg, sedangkan di rumahnya masih banyak mobil terparkir..
Vano pun mengikutinya, salsa menebar senyum manisnya yang di hiasi dengan lesung pipi dan gigi gingsulnya...
Terlihat ia menghampiri IGD sesaat..
Vano terus mengikuti salsa.. Sampai akhrnya salsa memasuki lift, vano mengikuti..
Setibanya di lantai dimana salsa praktek, salsaa keluar dari lorong toilet terkejut dengan keberadaan vano yang baru keluar dari lift.
Merekapun bertabrakan mengakibatkan salsa terjatuh bersama buku buku nya...
Brakkkk
"Astagfirullahhhhh, yampunnn duuuhh"
Rintih salsa terdengar pelan...
Vano pun panik langsung membangunkan salsa dan memunguti buku salsa yang terjatuh..
Beberapa suster pun membantu salsa, memapah salsa sampai ke ruangannya..
Vano pun masuk
"ada yang sakit? makanya kalo jalan hati-hati" tanya vano..
salsa menoleh sinis...
*dia yang nabrak aku, dia yang nyuruh hati2* batinnya salsa..
"i.. Iya pak"
"ada yang sakit ga? Apa perlu kita ke dokter tulang?"
"haaahh?? Yampun gak usah berlebihan pak, saya gapapa kok"
"baiklah.. Kalo begitu nanti kamu pulang bareng saya, saya akan antar kamu.."
"tidak usah pak, saya bawa kendaraan, nanti orang tua saya marah kelamaan saya pinjam mobilnya" tutur salsa gugup karena berbohong...
"yakin orang tua mu akan marah?"
"iii.. Iya pak.."
"yasudah baiklah saya tidak mau memaksa, saya pergi dulu"
Vano pun pergi meninggalkan salsa..
*mengingat dia selalu jutek ke aku, tp td tatapannya begitu membuatku bingung harus bersikap apa.. Yaa Allah ini knp jadi mikirin dia yaaa, ckckc
********
Selesai jam praktek salsa pulang mengendarai mobilnya, vano memastikan salsa keluar dari Rs Dn keluar dari area RS mengendarai mobilnya..
Vano yang ingin sekali membututin salsa pun tidak dapat berbuat apa apa, karna jam 7 malam vano harus berangkat ke Medan dan harus tibaa di bandara pukul 6...
Dari RS pun vano menunggu Sandi yang akan menjemputnya setelah sandi mengambil baju salin vano...
********
Setibanya di bandara..
Vano terus membayangi salsa, merasa khawatir akan keadaan salsa, maklum saja, salsa tadi menabrak tubuh kekar Vano dn terjatuh ke lantai, vano terlihat gelisah...
"Lo kenapa si van?"
Vano hanya diamm...
"van lo kenapeeee? Kesambet setan budeg ku yak?!"
Ucap sandi yang mulai kesal
"gue kangen"
"haahahahaha kangen sape lu? Ni gue rasa bentar lagi ada angin ****** beliung ni lu ngmg gitu"
Sandi meledek
" sialan lo, udah jangan ganggu gue, gue lg kahwatir"
"khawatir kenapa dn sama siapa? Udeh cerita aje kaya ama siapa aje lo akh cemen!"
Vano pun menjelaskan kejadian tadi di Rs dan beberapa siap yang salsa sembunyikan tentang identitasnya...
"gilakk di jaman begini ada cewek tajir bersikap sederhana, hebat hebat.. Langka itu vin, gue jd pengen mengenal dia lebih jauh lagi"
Sontak Vano melotot dan melayangkan ponselnya ke kepala sandi
"busettt dahh sakit vaaaan, kalo pala gua benjol kan ga lucu vaannn... Udah sekarang lu chat aja dia ku telpon kek"
"gue gak punya nomernya" jawab vano..
" yaaa Tuhankuuuu, betapa bodohnya teman hamba inii, kutuk lah dia karna kebodohannya yaa tuhannnnn"
Sontak vano melayangkan sikutnya ke perut sandi...
"cek ponsel lu, udh gue kirim nomernya"
Yaaa sandi mengirimkan no ponsel salsa. Betapa bodohnya vano, semua data pegawai RS dia tntu dapat meraihnya dengan mudah, namun sandi lebih sigap mencari dn mengetahui nomer polsel sasa..
Jam menunjukan pukul 9 malam.. vino dan sandi tiba di hotel dengan kamar masing2....
Vano cemas dn mulai memberanikan diri untuk menelfon Salsa...
*Terhubung*
📞📞📞📞📞
"hallo Assalammualaikum"
"waa.. Waalaikumsalam, gimana keadaan kamu?
"maaf ini siapa ya? Tanya salsa penasaran
"vano, gimana keadaan badanmu, apa baik baik saja?"
" oh pak vano, baik kok pak masih utuh" jawab salsa meledek..
"oh baik lah"
Vano langsung mematikan telfonnya..
Vano hanya terdiam senyam senyum sendiri mendengar suara lembut salsa .
Sementara salsa bingung, dengan sikap vano.. Namun salsa hanya memikirkan sekilas saja..
Tak lama vano mengirim nya massage dari aplikasi chat..
📩 saa, maaf ya atas kejadian tadi siang. Good night 😊
📨 iya pak itu hanya musibah, terimakasih pak.. Oh iya pak saya mohon maaf sebelumnya, sekalian saya sampaikan disini. Saya besok izin tidak dapat praktek, karna saya ingin gladiresik wisuda saya serta mengambil undangan di kampus saya..sebelumnya saya sudah konfrmasi ke RS pak..
📩 oke gak masalah, sukses ya.
📨 terimakasih pak..😀
Vano pun senyum senyum saat mendapat respon baik dari salsa..
Dn tak di sangka salsa berani izin dengan vano..
Uhh untung besok dia izin ga ke RS, setidaknya aku ga hadir pun ke rs ga nyesel nyesel banget hahahaha, ucap vano sendiri .
*******
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 234 Episodes
Comments
Eka Auliya Jab
bucin
2022-03-15
0
•°𝒜𝓊𝒹𝓇ͩℯͥ𝓎ͦ ❀•°
type Alfa.. banget ini 🤣🤣🤣🤣🙊🙊
2022-03-08
3
Ririn hiat
yg lagi jatuh cinta belum 1hri gak ketemu dah kangen
2022-03-01
0