[Revisi]

POV

[ibu Hiks~, Arthur meninggal karena menyelamatkan kita hiks~] ucap Akeno dengan terisak sedih dia berlari ke arah rumah Gremory

[Akeno tenang ya, lebih baik kita berdoa agar Arthur selamat] ucap Shuri tanpa sadar air matanya keluar

[hiks~ lebih baik aku yang mati hiks~ dari pada Arthur hiks~] ucap Akeno yang menangis dengan tersedu-sedu.

30 menit berlalu Akeno dan Shuri yang berlari pun sekarang sudah sampai di rumah Gremory untuk meminta bantuan menemikan Arthur, karena mereka masih ada harapan.

ketika beberapa menit kemudian Akeno meminta tolong, 2 orang pun mendekatinya kearahnya dan bertanya.

[halo namaku Greyfia, apa asa yang bisa saya bantu?] ucap wanita berpakai Maid

[Tolong! temanku sesang di serang] ucao Akeno terburu-buru

[sebelum itu Perkenalkan nama saya Rias gremory, apakah anda ingin menjadi ratu saya? ucap gadis kecil berambut merah

[ ya Saya bersedia, tolong cepat bantu teman ku hiks~] ucap Akeno dan menangis lagi

Shuri yang mendengar Akeno bersedia menjadi ratu sangat terkejut

[apa kamu apa yang di maksud menjadi ratu Akeno?] ucap Akeno sedikit marah

[aku tidak peduli ibu, yang aku pedulikan hanyalah Arthur, dan ingin cepat-cepat melihatnya] ucap Akeno tegas dan sedikit menangis

rias yang mendengar nama itu pun terkejut, dan rias langsung memutuskan untuk pergi ke kuil karena merasa sangat khawatir, Rias tidak tahu kenapa merasa khawatir dengan yang bernama Arthur yang bertemu saat membeli makanan.

mereka berempat pun berjalan kembali ke Kuil untuk melihat keadaan Arthur, beberapa menit kemudian mereka sampai ke kuil himejima, mereka hanya melihat kuil yang terbakar, Greyfia pun pergi untuk melihat keadaan kuil Himejima, 5 menit Greyfia melihat keadaan kuil langsung kembali untuk membeti tahu keadaan kuil.

[maaf kuil itu terbakar semua, dan hanya menyisakan abu] ucap Greyfia

Rias yang mendengar semuanya itu tanpa sengaja mengeluarkan air mata, dan Greyfia yang melihat Rias yang mengeluarkan air mata sedikit Khawatir. Akeno pun menangis kencang setelah mendwngar Greyfia, dan Shuri menenangkan Akeno agar tidak menangis, meskipun Shuri mau menangis tetap di tahannya.

ketika mereka tenang, Shuri dan Akeno langsung mengikuti Rias dan Greyfia untuk pergi ke keluatga gremory, ketika sampai ke rumah Gremory Akeno pun di jadikan ratu. Shuri hanya diam saja ketika anak nya menjadi iblis. karena shuri mengerti anaknya ingin menjadi kuat agar tidak kehilangam orang yang di cintainya, karena kematian Arthur juga mungkin dorongan bagi dirinya untuk menjadi kuat.

 

Kembali Ke MC kita

Dunia Aries

di sebuah mansion dan di dalam kamar ada sepasang kekasih yang sesang tidur dan berpelukan seperti tidak ingin jauh dari pelukan masing-masing.

benar,sepasang itu Lilia dan Arthur yang sedang tertidur pulas saat penyerangan Akeno dan Shuri.

Perlahan Arthur membuka matanya dan melihat wanita cantik yang sedang tertidur pulas dan sekarang sudah menjadi istri tercintanya. Arthur menatap Lilia sambil tersenyum, tidak menyangka hidupnya sangat bahagia setelah bereinkaransi. Arthur berjanji akan menjaga orang terdekatnya dan membuat istrinya bahagia.

Lilia yang merasakan ada seorang yang menatap nya langsung terbangun, dan melihat Arthur sedang tersenyum kepada dirinya, melihat Arthur tersenyum membuat dia tersipu malu.

[pagi sayang] ucap Arthur mencium bibir kecil Lilia

[pagi sayang kenapa kamu menatapku seprti itu] ucap Lilia malu karena terus di tatap oleh Arthur

[aku hanya bahagia punya istri camtik sepertimu] ucap Arthur sambil mengelus rambut Lilia

Lilia yang mendengar nya itu semakin tersipu muka nya seperti merah tomat dan dia hanya menunduk karena malu

[apa kamu baru menyadari kalau istri cantik?] tanya Lilia kepada Arthur

[Tidak, pertama kali aku melihatmu sudah terpesona karena kecantikanmu, apalagi pertama kali kamu tidak mengenakan satupun pakaian] ucap Arthur yang menghida Lilia

[Me-mesumm bakaa] ucap Lilia malu karena Arthur mengatakan tubuhnya

[bukannya ini salahmu sayang, karena awalnya kamu yang mesum, jadi aku hanya mengikuti alur permainanmu] ucap Arthur menggoda Lilia

Lilia menunduk malu karena ucapan suaminya terlalu Vulgar, wajahnya pun sangat merah, dan Lilia tidak bisa membalas perkataan Arthur, karena Lilia akan meminta berlebih dan meminta duluan

[hmmp jangan menggoda ku duku bakaaa] ucap Lilia menggembungkan pipinya, dan malu karena terus menerys di goda suaminya.

[hahah istriku terlihat imut ketika sedang malu] ucap Arthur sambil tertawa karena melihat tingkah istrinya.

setelah menggoda istrinya Lilia, Arthur ingin membersihkan tubuhnya karena merasa lengket karena habis semalaman..

(TLN. Kalian taulah ya Awokawokawok).

(Anjir si TLN yang jomblo susah buat adengan nya buat nangis).

[tidak aku masih ingin melanjutkan tidur] jawab Lilia

mendengar jawaban Lilia, Arthur pergi ke kamar mandi untuk membersihkan badan.

sesudah mandi Arthur mengajak Lilia sarapan, saat melihat Lilia tertidur niat untuk mengajak nya sarapan tidak jadi

Arthur cuma memasak mie instan pas di dunia High Scool DxD, butuh 15 menit untuk selesai makan. Arthur berencana memasang mata Magekyo Sharingan dan Bloodline Nine Headed Dragon Lord Of Desruction, dan pergi ke ruang bawah tanah agar tidak menganggu istrinya yang sedang istirahat.

setelah sampai di ruang bawah tanah, Arthur berbicara kepada Rafael dan menyuruh nya memasang Bloodline Nine Headed Dragon Lord Of Desruction.

[Rafael pasang Bloodline Nine Headed Dragon Lord Of Desruction] ucap Arthur kepada Rafael (Sytem)

(PERINGATAN JIKA INGIN MEMASANG Bloodline Nine Headed Dragon Lord Of Desruction akan memakan waktu 10 menit dan waktu proses nya sangat menyakitkan apakah andan mau memasangkan nya Y/N)

[Yes, Rafael pasang Bloodline Nine Headed Dragon Lord Of Desruction ke dalam tubuhku]

(Memasangkan Bloodline Nine Headed Dragon Lord Of Desruction Proses 1%..2%..3%..4%...)

[AARRGGGHHHHhhhh] Teriak Arthur karena seluruh badan nya bersimbah darah, dimulai dari Sumsumnya, tulangnya retak dan di ganti ulang dan seluruh anggota tubuh nya seperti berganti seakan terlahir kembali, akan tetapi prosesnya sangat-sangat menyakitkan. (TLN. Bayangkan seperti komik-komik Kultivikasi Awokawok)

Sepuluh menit kemudian saat memasangkan Bloodline Nine Headed Dragon Lord Of Desruction dalam 10 menit terasa seperti 10 hari menyakitkan nya, dan Arthur melihat darah ada di mana-mana,

ketika Arthur membuat cermin dan melihat tubuh nya dia tercengang dari tubuh manusia nya udah bagus, dan sekarang setelah mendapatkan Bloodline Nine Headed Dragon Lord Of Desruction tubuhnya seperti mulus putih dan berisi otot yang keras, mukaku sangat rupawan. 'Hahahah ketika aku kembali ibuku pasti tercengang melihat anaknya makin ganteng'

Lilia yang lagi tertidur langsung bangun karena mendengar Arthur berteriak, Lilia berdiri dan langsung berlari menuju ke ruang bawah tanah, dan melihat Arthur yang bersimbah darah.

yang melihat Arthur bersimbah darah, Lilia menangis dan mengahampiri Arthur, namun di hentikan oleh Arthur.

'Sial aku lupa memasang Barier kedap suara' Gerutu Arthur

[jangan kesini] ucap Arthur tegas

[Rafael pasangkan Magekyo Sharingan kedalam mataku] ucap Arthur kepada Rafael (Sysrem)

(Karena Host sebelumnya belum mempunyai mata Sharingan, Host harus membeli mata Sharingan dari 1 tomoe sampai 3 tomoe. Dan System akan memperingatkan kepada Host, Memasang mata Sharingan akan menyakitkan seperti memasangkan Bloodline Nine Headed Dragon Lord Of Desruction, akan tetapi tidak semenyakitkan yang sebelumnya, untuk berjaga-jaga Host harua bersiap)

[beli 1 tomoe sampai 3 tomoe, dan pasangkan langsung ke mataku] ucap Arthur tegas dan bersiap menahan sakit dari memasang mata barunya

(Memasangkan Mata Sharingan Dari 1 Tomoe hingga Magekyo Sharingan 1%...2%..3%...)

'Arrgghhhhhh' teriak Arthur karena mersakan sakit dan geli di matanya

syad 1 jam saat memasangkan mata Sharingan, tapi masih merasakan sakit dan geli di matanya, dan Arthur masih mendengus kesal karena kesakitan, darah dari matanya masih mengalir.

Lilia yang sedang melihat Arthur cuma menahan Nangis melihat Arthur kesakitan.

Setelah 2 jam kemudian perlahan-lahan Arthur tidak merasakan sakit, dan tertidur lemas dan untuk mengatur napas nya karena menahan rasa sakit selama berjam-jam.

Lilia yang sudah melihat Arthur berhenti berteriak langsung kearah Arthur dan menangis, dia langsung memeluk Arthur karena sangat khawatir

[Hiks~ hiks~ aku sangat Khawatir aku takut hiks~ aku takut kehilanganmu hiks~] ucap Lilia terisak, dan memeluk erat Arthur karena takut kehilangan Arthur

[maaf aku lupa memasang barier penghalang, jadi menganggu tidur mu] ucap meminta maaf

[bukan itu maksudku bakaaaa] teriak Lilia sambil memukul dada Arthur

[Aww, kenapa sayang] ucap Arthur dengan bingung

[aku takut Hiks~ jangan melakukan menyakitkan Hiks~ seluruh anggota tubuhmu berdarah hiks~] ucap Lilia kembali terisak dan memeluk erat suaminya

[maaf sudah membuatmu khawatir] ucap Arthur menyesal karena membuat dia khawatir, dan kesal karena lupa memasang penghalang

melihat Lilia yang sangat megkhawatirkan dirinya Arthur merasa hangat, tanpa di sadari Arthur, Lilia sudah tertidur pulas sambil memeluk dirinya dengan erat, seperti takut kehilangannya, dan Lilia tidak memakai pakaian sedikit pun, membuat naga Arthur bangkit dari tidurnya, Namun Arthur menahan karena tidak ingin menggangu istrinya lagi.

Dan Arthur menyusul Lulia kedalam mimpi karena tubuhnya yang keletihan dalam proses mengubah tubunya.

Terpopuler

Comments

Del-lKaiser

Del-lKaiser

vangke itu belinya 1 sampe 3 Tomoe sharingan kok malah jadi mangekyou sharingan bjir

2021-07-04

0

Pride [ K e b a n g g a a n ]

Pride [ K e b a n g g a a n ]

Jadi 🐔 Sudah Berevolusi Ke 🐉 Yah
Hm... Menarik 😂

2021-06-21

2

Kamaratih

Kamaratih

TLN itu apa thor

2021-06-17

3

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!