Beberapa jam kemudian Arthur sampai di kuil Himejima, Arthur melihat Shuri dan Akeno sedang di luar, saya pun berhenti dan berpura-pura kebingungan. Shuri yang melihat anak kecil kebingungan dan mendekatinya.
[halo, apakah bisa saya bantu] ucap Shuri sambil tersenyum
[halo juga, aku mau mencari tempat untuk berdoa tapi aku tidak tau] ucap Arthur berbohong?
ketika Shuri ingin berbicara, ada teriakan gadis kecil memanggil ibunya, dan gadia kecil itu menghampiri Ibunya dan Arthur
[ibuuuu, ibuuu, ibu sedang apa] ucap gadis kecil itu, ya pasti dia Akeno
[dan siapa dia ibu] Tanya Akeno kepada Shuri karena penasaran dengan ku
[Halo namaku Arthur] ucap Arthur memperkenalkan dirinya
[halo namuku Akeno Himejima] ucap Akeno sedikit memerah karena baru pertama kali melihat lelaki dan juga lelaki itu sangat tampan
[perkenalkan juga saya Shuri Himejima saya ibunya Akeno] ucap Shuri memperkenalkan diri, dan Arthur hanya mengangguk
[baiklah nak Arthur kalau mau berdoa ikutin saya] ucap Shuri sambil tersenyum, dan Arthur hanya mengangguk
setelah sampai temoat berdoa Shuri mengajarkan cara untuk berdoa, setelah mendengar beberapa menit Arthur sudah mengerti, Dengan Doa Arthur mereka terkejut, Doa arthur 'saya ingin menjadi yang terkuat untuk melindungi orang yang kucintai, itulah doa yang lumayan membuat mereka terkejut
'apa Arthur tau supranatural seperti iblis,malaikat' pikir Shuri bertanya-tanya
selesai berdoa Arthur berdiri dan segera ingin pergi, namun Shuri menanyakan tentang keluarganya, saya pun menjawab keluarga saya tidak ada di sini mereka jauh dari sini, aku tinggal seorang diri di rumah.
[sekarang nak Arthur tinggal dengan siapa] ucao Shuri penasaran
[saya tinggal sendiri bibi] ucap datar sambil menatao Shuri. Shuri yang mendengar nya sangat bersalah karena Arthur tinggal sendirian
[gimana nak Arthur tinggal bersama Saya dan bertemana bersama Akeno] ucap Shuri sambil memandang Akeno
Akeno hanya diam dari tadi ketika ibunya mengajak Arthur tinggal bersama nya dia sangat senang, dan tiba-tiba muka Akeno memerah
[emm Akeno wajamu memerah apakah kamu sakit] tanyaku sambil mengangguk dan melihat Akeno
Akeno yang mendengar ucapan Arthur semakin memerah dan menundukan kepalanya karena malu, Arthur yang melihat Akeno menunduk sedikit tertawa
[Ti-tidak] ucao Akeno terbata-bata
Shuri yang melihat anaknya dengan gemas dan ingin menggodanya
[Araa~ Araa~ anak ibu seperti nya menyukai Art-chan] ucap Shuri menggoda akeno
[hmmmm ibu jangan menggodaku] ucap Akeno keaalsambil mengembungkan Pipinya
Setengah bulan kemudian, Arthur dan Akeno sedang bermain dihalaman belakang sekarang kewajiban Arthur menggoda Akeno, karena setiap Akeno malu sangat imut dan lucu, jika Akeno terlihat malu dan menggembungkan pipinya karena Akeno terlihat sangat imut.
Dari setengah bulan jika dunia High Scool sudah malam, Arthur pergi ke dunia Aries untuk tidur dengan Istrinya Lilia, tidak lupa melakukan kewajiban sebelum tidu. (TLN. Kalian pasti ngertilah wkwkwk)
Sebulan kemudian sekarang Akeno dan Arthur sedang mengobrol. Dan tiba-tiba banyak orang datang dan membaea banyak senjata menujunke arah kita
Shuri melihat mereka pun langsung berdiri dan menarik Akeno dan Arthur..
[Siapa kalian? dan kalian mau apa kesini membawa senjata] ucap Shuri waspada
[kami kesini untuk membunuh kalian semua] bals orang itu
[kenapa kalian ingin membunuh kami] ucap Shuri penasaran dan ketakutan
[kau tidak usah tau karena kamu akan mati dengan anak-anak itu] balas orang itu
[hmm kalian irang tua berani sekali berbicara kepada ibu Shuri dan Akeno] ucapku dengan tenang
para oembunuh dan Ibu Shuri terkejut dengan keberanian Arthur
[Tskk, Bocah ldbih baik kamu diam saja dan menunghu kematian mu bocah] ucap pembunuh itu
[Art-chan lebih baik kamu pergi dengan Akeno biar ibu akan menahan mereka sampai kalian pergi] ucap Shuri kepada Arthur
Dalam 1 bulan Shuri menyuruh Arthur memanggil ibu karena Shuri menganggap Arthur sebagai anak nya sendiri
[tidak ibu, ibu harus pergi dengan Akeno biarakan aku yang akan menahan mereka. tolong percayakanlah aku, karena aku akan melindungi orang yang aku cintai] ucap Arthur untuk menenangi Shuri
[Heyy berani sekali kalian menganggao kami remeh, kami tidak akan memberikan kalian peuang hidup, karena kami akan membunuh kalian semua] ucap pembunuh itu
Shuri yang mendengar kata Arthur enggan mau meninggalkannya, namun Shuri juga tidak bisa berbuat apapun, Akeno hanya diam dan menangis karena takut mati, dan takut kehilangan Arthur dan ibunya
[Hikss~ Akeno tidak ingin meninggalkan Arthur
Hikss~ Akeno juga tidak ingin kehilangan ibu] ucap Akeno sambil menangis
[Percayalah Akeno Aku akan akan bertahan hidup aku akan berjanji, lebih baik kalian cepat pergi aku akan menahan mereka di saat kalian berlari] ucap Arthur sambil mengusap air mata Akeno
[sekarang cepat kalian pergi dan kalian harus berjanji tidak akan pernah melihat kebelakang saat berlari] ucap Arthur dwngan tegas
[umm kamu harus berjanji] ucap Akeno
Setalah mendengar perkataan Arthur Shuri langsung mengambil tangan Akeno untuk berlari. Saat Shuri berlari para pembunub ingin mengejar mereka, namun teralihkan karena provikasi olrh Arthur dan Shuripun berhasil keluar.
[Hey kalian para orang tua pengecut cuman berani menggertak perempuan] teriak Arthur berhasil mengalihkan semua pembunuh itu semua
[ berani sekali kau bocah, Baiklah kau yang akan pertama mati.] ucap salah satu Pemuda dan langsung menyerang Arthur, sebelum pemuda itu melangkah kearah Arthur, komuni itu sudah terlempar beberapa meter
para pembunuh itu terkejut melihat temannya terlempar, dan kesal karena seorang bocah melukai temannya
[ sialan kau bocah, kami akan menyiksamu sebelum mati] teriak pembunuh itu dengan kesal
[kata-katamu akan kukembalikan] ucap Arthur dan merubah fisiknya kembali seperti dewasa, mengeluarkan pedang dan langsung memotong semua kaki para pembunuh dalam sekejap
[Arrgghhhh] trik para pembunuh kesakitan dan kaget karena melihat tubuh Arthur berubah
tidak ingin berlama-lama, Arthur pun menusuk jantung sama pembunuh dalam Dua tarik nafas.
setelah membunuh semua pembunuh itu Arthur membakar kuil, dan membawa mayat pembunuh ke dunia Aries dan menumpukkan mereka, Arthur membeli Api paling panas bewarna putih agar cepat hangus dan menjadi debu.
Lilia yang sedang bersantai langsung terbangun karena merasakan kehadiran Arthur, ketika Lilia sudah sampai di tempat Arthur, Lilia sangat terkejut karena melihat tumpukan mayat yang sedang terbakar
[sayang Siapa mereka? dan kenapa kamu membunuh mereka? apa kamu baik-baik saja? apa misimu sudah selesai] tanya Lilia yang berturut-turut
[Sayang bisa tidak bertanya itu satu persatu] ucap Arthur dengan bingung
[hmmp tinggal jawab saja aoa susah nya?] ucap Lilia kesal sambil mengembungkan pipinya
[mereka semua kubunuh karena ingin membunuh temanku, aku tidak tergores sedikitpun, dan tugasku sudah selesai. jika kamu menanyai lagi, maka aku akan memakan mu disini] ucao Arthur sambil Tersenyum
[Ba-baik] ucap Lilia terbata karena takut dan malu
setelah beres mengobrol dengan Lilia,
Arthur pergi ke mansion untuk beristirahat.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 32 Episodes
Comments
polisi kata
ayeh kirain gw gak ada typo orang thor bukan irang terus pembunuh thor bukan oembunuh lebih thor bukan ldbih
2021-06-16
3
Demon lord
nih cerita kaya ga asing yaa 🤔
2021-06-12
10