NovelToon NovelToon
Benci Jadi Cinta

Benci Jadi Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Anime / Cinta Seiring Waktu / Mafia / Tamat
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: bubu1234

yuna adalah perempuan cantik mandiri, dan cantik dipaksa nikah dengan Marco hanya karena kesepakatan bisnis keluarga nya
Marco adalah laki-laki yang dinggin,cuek,dan dikenal sebagai raja mafia yang namanya disegani bahkan ditakuti diseluruh dunia baginya hidup hanyalah tentang kekuatan, kekuasaan,dan kekayaan semua orang memanggil nya "Qing"
Yuna memiliki 2 sahabat terbaik nya bernama Yona dan jisoo

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bubu1234, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

benci jadi cinta (bab 8 ) malam tanpa akhir

Siang berganti sore, dan sore berubah menjadi malam yang pekat. Demam Yuna tak kunjung turun. Tubuhnya yang biasanya hangat kini terasa membakar, lalu sesaat kemudian terasa sedingin es. Marco tidak beranjak sedikit pun dari sisinya. Dia duduk di tepi ranjang, tangan besarnya terus menggenggam tangan Yuna yang lemah, mengusap punggungnya perlahan berulang-ulang, seakan sentuhannya saja bisa menyelamatkan nyawa wanita itu.

Jam menunjukkan pukul sebelas malam. Keheningan di ruangan itu begitu menyesakkan, hanya terdengar suara napas Yuna yang tersengal-sengal berat dan detak jam dinding yang terdengar begitu keras.

Tiba-tiba Yuna tersentak hebat. Matanya terbuka lebar, napasnya terengah-engah seakan ada yang menekan dadanya kuat-kuat. Wajahnya yang pucat kini berubah menjadi putih pasi, keringat dingin membasahi seluruh dahi dan pelipisnya.

"Yuna? Sayang, apa yang salah? Katakan padaku!" Marco langsung mendekat, menopang bahu Yuna agar dia bisa sedikit duduk.

Yuna mencoba berbicara, tapi bibirnya hanya bergetar tanpa suara. Dia menekan dadanya dengan tangan gemetar, matanya membelalak penuh rasa sakit yang luar biasa.

"Tenang, tarik napas pelan-pelan. Aku di sini. Aku tidak akan ke mana-mana," Marco mencoba menenangkannya, meski jantungnya sendiri berpacu begitu kencang hingga rasanya mau meledak. Dia menyeka keringat di dahi Yuna dengan tisu, tangannya gemetar tak terkendali.

Namun belum sempat dia selesai bicara, tubuh Yuna menegang tiba-tiba. Dia membungkuk ke depan, dan dengan suara yang menyesakkan, dia memuntahkan sesuatu ke dalam baskom yang cepat-cepat disodorkan Marco.

Merah.

Cairan merah yang pekat dan menyedihkan jatuh ke dalam baskom itu. Darah.

Dunia seakan berhenti berputar bagi Marco. Matanya terbelalak menatap pemandangan di hadapannya, napasnya tertahan di tenggorokan seakan paru-parunya tiba-tiba berhenti bekerja. Baskom itu terasa begitu berat di tangannya, darah itu terlihat begitu menyilaukan dan menakutkan.

"Tidak… tidak mungkin…" bisiknya tak percaya, suaranya pecah dan bergetar hebat. Dia menatap wajah Yuna yang kini terlihat semakin lemah, matanya mulai terpejam perlahan karena kelelahan yang luar biasa. "Dokter! Panggil dokter sekarang juga! Cepat!!" teriaknya dengan suara serak yang mengguncang seluruh ruangan.

Yuna terkulai lemas di pelukannya, napasnya semakin lemah dan dangkal. Sisa darah masih menetes dari sudut bibirnya. Marco menyekanya dengan lembut menggunakan sapu tangan bersih, tangannya gemetar begitu hebat hingga ia hampir tidak sanggup melakukannya.

"Jangan menutup matamu, Yuna! Tolong, tetap lihat aku!" serunya, air mata yang selama ini ia coba tahan kini jatuh deras membasahi pipinya. Dia memeluk tubuh mungil itu erat-erat, takut jika dia melepaskannya sedikit saja, Yuna akan lenyap selamanya. "Maafkan aku… maafkan aku… ini semua salahku! Seharusnya kamu tidak pernah datang ke sini! Seharusnya kamu tidak pernah mengenalku! Kamu terluka karena aku… kamu menderita karena aku…!"

Langkah kaki terdengar tergesa-gesa di luar pintu. Dokter dan perawat berlari masuk dengan perlengkapan medis, namun Marco tidak mau melepaskan Yuna dari pelukannya. Dia menatap mereka dengan tatapan yang bercampur antara amarah dan keputusasaan yang mendalam.

"Tolong dia… kumohon… lakukan apa saja… ambil apa saja yang kau mau, tapi selamatkan dia…" pintanya dengan suara yang nyaris tak terdengar, dia yang dulu tidak pernah berlutut pada siapa pun kini merasa lututnya lemas dan dia hanya bisa berharap pada Tuhan dan ilmu pengetahuan mereka.

Dokter memeriksa keadaan Yuna dengan cemas. Wajahnya tampak serius dan khawatir. "Tuan Marco, kita harus membawanya segera ke rumah sakit. Dia butuh penanganan secepat mungkin. Tekanan darahnya sangat rendah dan pendarahan internalnya tidak berhenti."

Marco mengangguk kaku, dengan sisa kekuatannya dia mengangkat tubuh Yuna yang terasa begitu ringan namun begitu berat di hatinya. Dia membawanya ke mobil sendiri, tidak membiarkan siapa pun yang duduk di sebelahnya selain dirinya. Sepanjang jalan, dia terus memegang tangan Yuna, berbicara padanya berulang-ulang meskipun wanita itu tidak menjawab.

"Kamu harus kuat, Yuna. Ingat janjimu? Kamu bilang kita akan menghadapi semuanya bersama-sama. Kamu tidak boleh menyerah sekarang. Aku butuh kamu. Hidupku tidak ada artinya tanpamu. Aku baru saja belajar mencintai, jangan biarkan aku kehilanganmu sebelum sempat menunjukkan betapa berartinya kamu bagiku…"

Di kursi belakang, Yona dan Jisoo menangis tanpa suara, saling berpegangan tangan, berdoa sekuat hati agar sahabat mereka selamat. Mereka melihat sosok yang ditakuti seluruh dunia itu hancur lebur karena ketakutan kehilangan satu orang — dan mereka tahu, cinta Marco pada Yuna sungguh nyata, lebih dalam dari apa pun yang bisa diucapkan kata-kata.

Malam itu terasa abadi. Langit tampak begitu gelap, seakan tidak akan pernah terbit matahari lagi. Di dalam mobil yang melaju membelah malam yang sunyi, Marco menatap wajah pucat kekasihnya, dan di dalam hatinya dia membuat satu janji — satu janji terbesar dalam hidupnya:

Apapun harganya, berapa pun pengorbanannya, bahkan jika dia harus menukar seluruh kekuatan, kekayaan, dan nyawanya sendiri… dia tidak akan membiarkan cahaya dalam hidupnya padam malam ini.

BERSAMBUNG....

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!