NovelToon NovelToon
Cintamu Bukan Untukku

Cintamu Bukan Untukku

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Balas Dendam / Penyesalan Suami
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: Nana

Sudah 5 tahun sejak pernikahanku dengan Raymond. Di depan keluarga dan teman, kami adalah pasangan yang harmonis. Tapi ketika di dalam rumah kecilku, aku merasa hampa. Ini terasa seperti aku bermain sandiwara selama 5 tahun lebih. Aku pun tidak tahu apa yang salah dengan diriku sendiri kenapa aku masih memaksa diriku untuk bersamanya. Tapi satu hal yang pasti, suamiku mencintai statusnya sebagai suami bukan mencintaiku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 2

Llyn berlari menyusuri koridor fakultasnya dan sesekali melirik jam di tangannya. Tanpa sengaja kakinya tersandung kakinya sendiri dan hampir saja jatuh mencium kerasnya lantai. Tapi sebuah tangan melingkar sempurna di pinggangnya dan menyelamatkannya dari sakit dan malu.

Ia terpaku sesaat lalu buru-buru memungut bukunya. Pria itu membantu dan memberikannya kepada Llyn.

"hari ini kita libur."

"ah, aku ada kelas... eh?"

Llyn menatap pria di depannya dengan tatapan heran. Mata bulatnya berkedip lucu dengan mulut sedikit menganga.

"kita?"

"iya, kelas kita hari ini libur." ulangnya dengan sedikit penekanan di kata kita.

Pria itu menunjuk nama yang tertera di jas almameter yang dipakai Llyn.

"aku pernah melihat namamu di absen dosen."

"a-ahh begitu, ka-kalau begitu saya permisi."

Sebelum pria itu mengangguk, Llyn sudah pergi tanpa menoleh. Kepalanya menunduk sampai wajahnya tertutup rambut.

Sejak itu, pria yang akhirnya ia ketahui namanya sebagai Raymond William kini selalu mencuri perhatiannya. Sosok yang bahkan tidak pernah muncul di pandangan matanya, kini selalu berada di jangkauannya.

Sosok jangkung dengan badan yang tegap, tingginya mungkin sekitar 180-an cm. Wajahnya tampan dengan hidung mancung. Kulitnya juga putih bersih dan gaya pakaiannya selalu rapih.

Hingga akhirnya, percikan asmara itu menciptakan keretakan di hidupnya.

"ma! pa! aku cuma mau sama Ray, nggak mau sama jodoh yang mama papa pilih."

"ini semua demi kebaikan kamu Llyn."

"kebaikan aku atau kebaikan perusahaan kalian?"

"jaga bicara kamu!" teriakan papanya tepat di depan wajah, membuat Llyn langsung terdiam.

Selama dua puluh tahun ini dia hidup, baru kali ini melihat papanya semarah ini kepadanya.

Llyn akhirnya memilih untuk pergi dari rumahnya dan menikahi pria pujaan hatinya.

Ray tersenyum di ujung altar menunggu dirinya datang memakai gaun putih panjang yang sangat indah. Pernikahan dengan laki-laki impiannya akhirnya terwujud hari ini.

Ray selalu memperlakukannya dengan baik, mulutnya begitu manis dalam melemparkan ucapan gombal. Llyn pun dengan sepenuh hati mengurus rumah, mengurus Ray hingga mengurus beberapa pekerjaan untuk mendukung perusahaan Ray.

"Selain mulut dan wajahnya, tidak ada lagi yang baik tentang dirinya."

Kini kalimat dari sahabatnya selalu terngiang di kepalanya. Dulu sahabatnya pernah mengingatkannya berkali-kali kalau Ray adalah pria yang picik karena kenalannya pernah menjadi korban. Tapi Llyn memilih tidak percaya dengan dalih manusia bisa berubah. Akhirnya sama, ia memilih memutus hubungannya sama seperti saat ia memutus hubungan dengan orang tuanya.

Hatinya hancur saat itu, tapi itu adalah pilihannya jadi siap tidak siap ia akan menanggung resikonya.

Setelah mengetahui fakta bahwa suaminya tidak pernah mencintainya, ia mengingat kembali setiap hal yang sudah dia lakukan.

Bangun pagi untuk menyiapkan sarapan, membereskan rumah sendiri, berlari kesana kemari untuk memastikan semua urusan perusahaan suaminya lancar, selalu memastikan dirinya pulang lebih awal dari sang suami demi menyiapkan makan malam.

Hal yang ia terima bahkan tidak ada setengah dari setiap usahanya. Sarapan yang tidak pernah dimakan, menunggu yang berujung sia-sia. Tapi satu hal yang selalu suaminya tepati, saat pria itu membutuhkan wanita untuk memuaskannya.

"ternyata dia sangat menjijikkan." gumam Llyn pelan.

Saat ini dia sedang berada di salah satu apartemennya di kawasan ibu kota. Salah satu aset yang tidak diketahui oleh sang suami dan beruntung ia tidak membeberkan semua aset pribadinya.

Mata bulatnya menatap ke luar jendela, menerawang jauh ke hamparan kelap kelip lampu yang menghiasi malam.

Tiririring~

Llyn melirik ponselnya dan tertera nama suaminya di situ. Enggan ia untuk mengangkatnya, membiarkannya terus berdering sampai berhenti sendiri. Tidak lama kemudian, ada panggilan masuk lagi tapi kali ini dari sosok yang sudah lama ia tinggalkan.

Tangannya dengan ragu meraih ponselnya lalu menarik nafas dalam sebelum menggeser tombol hijau.

"halo."

"DASAR BRENGSEK!"

1
Fatmah Ajahra
𝒎𝒂𝒏𝒕𝒂𝒏 𝒔𝒖𝒂𝒎𝒊𝒏𝒚𝒂 𝒔𝒖𝒔𝒂𝒉 𝒎𝒐𝒗𝒆 𝒐𝒏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!