NovelToon NovelToon
POSSESIVE ROY ALVARO

POSSESIVE ROY ALVARO

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Badboy
Popularitas:146.4k
Nilai: 4.7
Nama Author: Rain-sya

Liliana Dupont adalah cewek polos dan introvert. Dia juga tak pandai bergaul dengan teman sebayanya karena dia adalah anak konglomerat. Anak terpandang di sekolah tetapi dia tidak sombong. Hingga akhirnya Roy Alvaro datang di kehidupannya dan langsung mengklaim dirinya bahwa milik Roy seorang.

Roy Alvaro adalah cowok dingin dan tak banyak bicara. Tanpa mereka duga, Roy juga bisa menjadi monster tampan jika itu sudah menyangkut dengan apa yang di miliki nya di sentuh orang lain apalagi Liliana Dupont.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rain-sya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

New Neighborhood

Minggu pagi. Lily kini tengah bersiap-siap untuk pergi berkeliling kompleks sebelum Roy datang ke sini.

Ya, semalam setelah pulang dari sini Roy berkata ingin mengajaknya ke Mall untuk nonton film yang kini tengah tayang di Bioskop.

Tentu saja Lily tidak bisa membantah. Apa lagi kini Itto dan Refan sedang gencar-gencarnya mengajak Roy jalan dengan atau tanpa dirinya. katanya sih boys time.

Roy sudah bisa menyesuaikan dirinya dengan Itto maupun Refan. Ketiga cowok itu memang memiliki sifat sama, posesif.

Itto yang selalu berada di samping Yasmine, Refan yang selalu mendiskusikan semua hal pada Nasya dan melarang cewek itu dekat dengan cowok lain kecuali keluarga,Gritto, dan dirinya. Begitu pula dengan Roy yang selalu tidak suka Lily dekat dengan Farrel ataupun temannya yang lain. Dia selalu marah dan menganggap semua yang dia jelaskan hanyalah sebuah alasan.

Roy posesif. Itu memang pasti. Bukan hanya semua sahabat Lily, tapi orang tua Lily juga tahu itu dan mereka memaklumi.

"Varsha, gue mampir ke rumah lo ya, mau keliling. Sekalian gue ajak lo olahraga biar sehat."

Lily tengah menelpon Varsha. Lily dan Varsha memang satu komplek dan itu yang membuat Varsha lebih dekat dengan Lily selain Natasha.

Varsha tipe cewek tomboy dari luarnya. tapi jika diteliti lagi, Varsha lebih ke arah pemalas. Buktinya, Varsha masih harus dibangunkan sholat oleh kakak-kakaknya.

Sedangkan Lily sosok pendiam, dewasa namun tak banyak bicara. Lily hanya banyak bicara ketika bersama teman-temannya.

"Iya, sayang. Ke sini aja. kakak ada di depan rumah kok," ucap Varsha di telepon dengan suara khas bangun tidurnya.

Lily beranjak dari tempat tidurnya dan keluar kamar. semua pembantunya kini tengah sibuk dengan semua tugas-tugasnya masing-masing. Memasak, mengepel, nyiram bunga yang ada di depan, mencuci, menyapu, ke pasar dan lain sebagainya.

Jika ditanya berapa jumlah pembantu di rumah ini, Lily tidak hapal siapa namanya. Satu, dua,tiga—delapan pembantu. Sopir keluarga Dupont juga tidak tanggung-tanggung. Ada sekitar 5 orang Sopir dan 8 Satpam penjaga di rumah mereka.

Ketika Lily baru saja menutup pintu pagarnya, Lily menatap ke arah rumah yang ada di seberang jalan rumahnya.

rumah dengan nuansa Rusia itu dulunya milik orang tua Rendy—pacar Sivia—sahabat Lily. Hanya karena Rendy dulu sekolahnya jauh dari sini, mereka akhirnya pindah dan rumah ini pernah dikontrakkan pada seseorang yang beberapa bulan lalu sudah habis masa kontraknya.

Rumah minimalis dengan warna putih pucat itu terlihat indah saat pagi hari seperti ini.

Anehnya banyak mobil yang kini memindahkan barang-barang ke rumah itu termasuk sofa dan meja-meja baru yang lain.

Penasaran, Lily mengirim pesan pada Rendy untuk bertanya siapa orang yang menempati rumahnya dulu itu dan siapa orang yang menjadi tetangga barunya.

***Lilyana Dupont**: Rumah lo ada yang nempatin lagi. Siapa?

Rendy Pratama: Emang iya udah dibeli sama orang. Orangtuanya Farrel*.

Lily terdiam. Kaget dan cemas. Farrel yang menempati rumah di depannya ini? Cobaan apa lagi ini?

Jika saja Roy tahu, bagaimana sikapnya? Dan bagaimana sikap Lily yang harus bertemu dengan orang itu tiap hari? Sehari saja rasanya kiamat apalagi sedekat ini?

Roy pasti ngamuk. Dan Lily tidak mau itu terjadi. Beberapa jam ke depan Roy ke sini dan cewek itu tidak yakin jika Farrel tidak muncul hari ini.

***Roy Alvaro**: Lagi nge-gym*.

Lily hanya membacanya pelan. Tanpa membalas, Lily langsung berlari kecil menuju ke rumah Varsha.

••••

"Jadi itu rumah baru Farrel?" Varsha bertanya kaget.

Varsha berpikiran sama dengan Lily. kekhawatiran Roy yang akan setiap hari ngamuk padanya.

Tatapan tajam dari Roy sudah membuat nyali Lily menciut apa lagi dengan Farrel yang tiap hari akan bertemu dengannya. Roy marah, lama baiknya, pastinya—dia akan memata-matainya.

Itu sangat risih.

Roy sekali marah akan melakukan hal diluar akal sehat manusia. Dia tidak akan segan-segan melakukan hal diluar nalarnya sendiri dengan tangannya sendiri.

Jika dikatakan Psikopat, Roy bukan termasuk itu. Hanya saja cara itu adalah cara Roy untuk menahan dirinya untuk selalu bersamanya.

"Parah sih. gue gak bisa bayangin tuh bocah ngamuk tiap hari. apapun yang dibuat sama lo pasti salah dimata dia," ujar Varsha. "Gue pusing."

"Lo bilang gini, nah gue gimana gak pusing coba. Roy sekarang udah gini, gimana kalau tahu ini," lirih Lily. tangannya memegang kepalanya, pusing.

"Fix sih pasti lo disuruh pindah."

"Mana ada wei! jangan sampai. gue gak mau!"

"Jangan sampai sih. Gue mau nebeng ke siapa entar kalo lo pindah? Kan negatif bagi gue," ucap Varsha mencebik bibirnya. "Terus ini gimana?"

"Gak tahu gue pusing."

Lily menatap layar ponselnya lagi ketika pesan masuk dari Roy dia terima.

***Roy Alvaro**: Agak siangan ya, By. Lagi sibuk nih Mama bawel*.

Lily tersenyum. mungkin mood Roy pagi ini sedang positif makanya tidak ada perkataan dinginnya.

"Roy ya?" tebak Varsha tidak meleset.

Lily mengangguk.

"Udah otewe ya?" tanya Varsha, lagi.

"Agak siang katanya. lagi ada urusan."

"Urusan apa lagi?"

Lily mengangguk, "gak tahu."

Varsha menghela napas. Pasti Lily sedang pusing menghadapi masalah barunya. Roy terlalu posesif dan Lily selalu mengalah.

"Gue pulang dulu ya, Sha." Lily pamit lalu dijawab dengan anggukan oleh Varsha.

Setelah keluar dari rumah Varsha, Lily jalan menuju ke rumahnya untuk siap-siap untuk jalan berdua dengan Roy.

Namun nahasnya, Lily bertemu dengan Farrel tepat di rumah baru milik Farrel.

Farrel tidak sendiri. cowok itu tengah berjalan berdampingan dengan wanita paruh baya seusia Mommy-nya. Mereka menatap ke arah Lily dan menghampirinya.

"Loh Lily? Kok ada di sini?" tanya Farrel cukup kaget dengan kehadiran Lily.

"Kalian saling kenal?" tanya wanita paruh baya itu menatap kedua pemuda dan pemudi di depan dan sampingnya.

"Ini loh, Rel. Lily anak temannya Mama. rumahnya itu di sini. tepat di depan rumah baru kita. bagus dong kalian udah kenal bisa lebih deket," ucap Mama Farrel.

Dan itu musibah bagi aku, Tante.

"Mama masuk dulu ya, kalian ngobrol aja di sini." Wanita itu lalu pergi meninggalkan kedua orang itu yang masih sama-sama terdiam.

Bagi Lily pertemuan ini musibah. karena ini bisa memancing amarah Roy dan bagi Farrel ini adalah sebuah keberuntungan. Bisa dekat dengan orang yang selama ini dia incar, kedua dia juga bisa balas dendam pada Roy.

Farrel tahu, Roy pacaran dengan Lily. Tapi tidak menutup kemungkinan untuknya bisa merebut Lily dari Roy sama seperti yang pernah terjadi dulu.

Pertama, kita mungkin bisa bermain-main sebentar, Roy.

"Lo tinggal di sini?" tanya Farrel yang melihat raut muka Lily masam.

"Lo pikir gimana?" Lily menaikkan sebelah alisnya. "Gue tinggal di sini."

"Gak usah judes. muka cantik imut kayak lo gak pantes." Farrel tertawa membuat Lily kesal.

"Terus yang pantes gimana?"

Itu bukan suara Lily tapi—Lily menoleh ke belakang. Dan betapa terkejutnya dia akan kehadiran cowok ber-hoodie itu menatap ke arah mereka menahan marah.

*Roy?!

•••

TO BE CONTINUED.

Mau ngasih tahu sesuatu. POSSESIVE HUSBAND akan segera publish dan mengisi waktu luangmu. Akan up setiap hari, jadi tenang saja.

Jadi, jangan lupa baca ya.

Salam manis,

@penikmat_cokelat

1
Idan Cedan
thor aku pilih Lily and Roy...🙏🙏🙏🙏jgn d rbah2 ya thor......???
Usy X-a
up
Cindy Mokodompit
kapan up lagiiiiiiiii kak
Putri Widiya
kok lma amat si kk
Putri Widiya
jgn lma"
Putri Widiya
lanjut dong
Dewi Haryati
next thorrrrr
Eka Rahmadani
Woy masih sma, begitu amat pacarannya. Namanya sekolah umum interaksi cewek cowok ya ga bisa dihindari
RN
Like like like😘
balik mampir kk
Usy X-a
lanjuuttttt
RN
maaf kk baru mampir harian🙏🙏
Yulia Megawati
ceritanya putar2
up ajalah
penikmat_cokelat: iya kk. mohon bersabar
total 1 replies
Yulia Megawati
ribet ceritanya
Yulia Megawati
ngeri ehh baru pacaran dah gitu ap lagi dah berumah tangga,
🌹Mami zila##
dah bosen nungguin...gk up juga...masih lanjut gk nih thoooor...
penikmat_cokelat: masih kok kak. update 2 hari lagi 2 bab
total 1 replies
Usy X-a
mana lanjuttannya ..aku udah nunggu2
Usy X-a: ditunggu 😊
total 2 replies
RN
next
RN
suka.... suka
RN
like
RN
next
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!