NovelToon NovelToon
KARMA AKIBAT PERSELINGKUHAN

KARMA AKIBAT PERSELINGKUHAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Ibu Mertua Kejam / Cerai / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Selingkuh / Janda / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:560.2k
Nilai: 5
Nama Author: Ka'ya Marya

Andin memiliki suami yang sangat patuh pada ibunya. Rumah tangganya selalu dicampuri oleh mertuanya, pertikaian-pertikaan kecil menjadi besar akibat hasutan sang ibu mertua.Dia memperjuangkan Rumah tangganya dengan keras agar pernikahannya tetap utuh.

"Mama memintaku untuk menceraikanmu!"

Andin sudah menikah 2 tahun lamanya belum juga dikarunia momongan. Mertuanya terus mendesak untuk segera melahirkan anak. Mertuanya sangat mendukung perselingkuhan suaminya, Andin harus menelan rasa sakit yang amat dalam.

Plak!

"Mama dari dulu sudah menahan diri untuk tidak menampar mu, karena Samuel melarang. Tapi sekarang mama sudah tidak perduli lagi!".

"Dasar, Menantu Durhaka!"

"Dasar, Mertua Durhaka! Menantu Dianiaya!"

Bagaimana akhir dari pernikahan andin, Akan kah dia tetap mempertahankan pernikahannya? Atau justru dia melepaskan kanya dan menikah kembali dengan Pria lain?



Baca dan Ikuti terus setiap Bab nya ya 😊 Please tinggalkan Jempol dan komentar kalian!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ka'ya Marya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10. Sabar

Kini Andin dan Tommy tengah di Cecar oleh Hakim secara bergantian.

Andin memang tidak mempunyai saksi yang melihat, tapi bukti CCTV yang dia serahkan pada Panitera sekiranya sudah cukup menjadi bukti kuat perselingkuhan suami nya. Dia membawa Perempuan lain masuk kedalam rumah saat dirinya tidak ada di tempat.

"Saudara Samuel, apa benar semua yang di ceritakan oleh saudari Andin Manopo?" Tanya Majelis Hakim.

Samuel yang saat itu duduk di kursi hanya menunduk tidak menjawab.

"Saudara Samuel! " Tegur Hakim

"I-iya yang Mulia ". Jawab Samuel

"Saya tanya sekali lagi, apa benar yang di katakan oleh saudari Andin Manopo sebagai Penggugat?

"Be-benar yang Mulia ". Jawab Samuel terbata - bata.

" Jawab yang lantang! Anda ini laki-laki " Tegur Hakim dengan suara meninggi.

"Iya yang Mulia". Ucap Samuel

"Jadi anda mengakui kalau ibu anda berulang kali menyuruh anda dan saudari Andin Manopo untuk bercerai ?

" Iya yang Mulia ".

" Lalu, Apa benar anda berselingkuh dari nya ? Tanya Hakim lagi.

Samuel lagi-lagi tidak menjawab sampai membuat Majelis Hakim kesal.

"Tolong Jawab! Kalau Anda berbelit-belit seperti ini kapan akan selesai nya?" Tegur Hakim lagi.

"Iya, Benar yang Mulia," Jawab Samuel.

"Apa anda menginginkan Perceraian ini?" Tanya Hakim.

Samuel terdiam lagi, Mama Arum padahL memelototi nya, begitu juga dengan Andin yang menatap nya dengan Tajam.

"Saya sebenarnya masih ingin mempertahankan Rumah Tangga saya, yang Mulia" Jawab Samuel.

Andin yang mendengar perkataan Samuel kesal nya bukan main, dia ingin sekali menggebrak meja dan memaki-maki Samuel saat itu juga. Padahal waktu itu Samuel sudah setuju untuk bercerai dari nya.

"Apa maksud Anda, Saudara Samuel. Bukan kah Anda mengakui telah berselingkuh? Itu artinya Anda tidak mencintai Istri Anda. Jadi untuk apa Anda mempertahankan nya?" Tanya Hakim.

"Saya ingin memperbaiki semua nya, yang Mulia. Saya ingin Saudari Andin memberi saya kesempatan Kedua, "Jawab Samuel.

Andin bertambah Geram kepalanya terasa mengebul. Memberikan nya kesempatan kedua? Ohooo, Tidak akan pernah terjadi Ferguso!.

"Apa lagi yang ingin Anda sampaikan?" ' Tanya Hakim lagi.

" Saya tidak ingin bercerai yang Mulia. Saya Khilaf, dan ingin mempertahan kan Rumah Tangga ini dengan Isteri saya. Itu saja yang ingin saya sampaikan, Terima kasih" Tutur Samuel.

"Silahkan kembali ke tempat. Saudari Andin Manopo selaku Penggugat silahkan maju ke depan. "

Setelah Samuel kembali duduk ke kebelakang, Kini giliran Andin yang maju kedepan duduk di kursi Pesakitan.

"Saudari Andin Manopo, anda sudah mendengar nya tadi Tanggapan Saudara Samuel Hartanto selaku Tergugat. Bahwasanya Saudara Samuel tidak mau bercerai dengan Anda. Bagaimana Tanggapan Anda? " Tanya Hakim.

"Saya tetap pada keputusan saya, yang Mulia. Saya mantap bercerai dengan nya. Tidak ada alasan untuk saya bertahan, dia sudah menyakiti hati saya, begitu juga dengan perlakuan keluarga nya. Saya mantap untuk bercerai". Ucap Andin tegas

Di belakang tampak Arum sedang mengomeli Samuel walaupun dengan suara berbisik. Dia bahkan mencubit karena Samuel bersikeras untuk mempertahan kan nya.

"Dasar Anak Bodoh! Apa kau sudah tidak waras! Untuk apa kau mempertahan kan rumah tangga mu? Perempuan itu bahkan tidak bisa memberi mu anak! Buka mata mu baik-baik " Omel Arum.

"Ma, Please. Kali ini saja biarkan aku berpikir dan mengambil keputusan sendiri, " Pinta Samuel.

"Plak"

"Anak Bandel, " Arum mengeplak kepala Samuel.

"Saudari Andin, Anda sudah mendengar sendiri bahwa suami Anda Saudara Samuel tidak mau bercerai dari Anda. Apa Anda benar-benar tidak akan memberi nya kesempatan kedua ? " Tanya Hakim lagi.

"Tidak, yang Mulia. Tidak ada kesempatan kedua, ketiga dan seterus nya. Hati saya sudah tertutup untuk nya," Tegas Andin.

Majelis Hakim tampak sedang berdiskusi terkait keputusan maslah ini. Setelah itu dia berbicara lagi pada Andin.

"Baiklah, minggu depan kami akan bacakan Keputusannya. Silahkan nanti datang sesuai Jadwal yang akan di berikan oleh Panitera," Ucap Hakim.

"Baik, yang Mulia. Terima kasih, "Jawab Andin.

"Tunggu, yang Mulia. Apa boleh kami memasukan pembagian harta Gono-gini ?" Tanya Mama Samuel.

"Pembagian harta Gono-gini bisa di selesaikan dengan baik oleh Pihak Tergugat dan Penggugat. Mereka berdua tidak memasuk kan Perkara tersebut dalam Persidangn ini, " Ucap Hakim.

"Tapi anak saya Samuel juga berhak mendapatkan sebagian dari Rumah yang di tinggali oleh Andin, Pak Hakim. " Protes Arum tidak tahu malu.

"Ma, sudah Ma. Jangan bikin malu, masalah Harta Gono-gini biar Pengacara yang urus, Ma. " Tutur Samuel, namun Arum tidak menggubris nya.

"Tunggu saja keputusan minggu depan, Ya? Sidang saya Tutup. Terima kasih! " Pimpinan sidang mengetuk Palu tanda sidang selesai. Mau tidak mau Arum diam, walaupun Hati nya Gondok.

Karena Persidangan sudah selesai, Andin tidak perduli lagi dia langsung bergegas meninggalkan ruangan sidang. Samuel berusaha untuk mengejar dia.

"Andin, Tunggu! "

Andin hanya menoleh sebentar , setelah itu dia langsung bergegas pergi meninggalkan Ruang sidang, Samuel dan Mama Arum. Hati nya masih kesal dengan Samuel yang Plinplan. Sekarang malah Samuel yang bersikukuh untuk tidak mau bercerai.

"Dasar Laki-laki sialan! " Umpatnya sambil melangkah kan kai dengan Cepat.

Samuel hanya bisa menatap punggung Andin sampai tubuh menghilang dari pandangan nya, Mama Arum sudah berdiri di samping nya sambil menepuk Bahu Samuel dengan keras.

Bug!

"Aw, sakit. Ma! " Pekik Samuel

"Kamu tadi kenapa bertindak bodoh! Kalau sudah mengakui semua, ya sudah. Tinggal bercerai apa susah nya sih? Kenapa kamu malah mau mempertahankan Rumah Tangga mu? Apa sih yang kamu pikirkan, gemes Mama dari tadi sama kamu, tuh!"

"Aku hanya ingin memperbaiki semua nya, Ma ". Jawab Samuel

"Kamu pikir gampang ? Sudah lah, percaya sama Mama. Lebih baik Amel dari pada Andin, masa depan nya Amel lebih terjamin, dia berasal dari keluarga kaya. Hidup mu pasti akan lebih bahagia dengan nya." Tutur Mama Arum.

Samuel memandangi Mama nya untuk sesaat, kemudian dia menghembuskan nafas dengan Kasar.

Arum kemudian berbicara pada pengacara yang Samuel percaya untuk membantu kasus nya.

"Pak Pengacara, tolong masuk kan harta gono gini Rumah dan juga Mobil. Minggu depan masuk kan materi itu dalam persidangan, sebelum Hasil keputusan keluar. Samuel juga harus mendapat kan Hak nya," Ucap Mama Arum.

"Baik, Bu."

Pengacara Samuel tidak banyak mengambil tindakan, dia hanya memantau pihak tergugat dan Penggugat saja.

Mereka bertiga kemudian pergi meninggalkan Kantor Pengadilan Agama itu, Samuel kembali ke Kantor.

Andin sudah berada di mobilnya, Dia tidak tahu jika Mobil nya juga di incar oleh Mama mertua nya. Sebagai harga gono gini yang harus di bagi 2 dengan Samuel. Sungguh malang nasib Andin Memiliki Mertua yang keterlaluan seperti Mama Arum.

1
Nur Adam
lnjht
Endang Oke
hrsnya jgn mau cuma 100 juta.minta 1 milyar. klu tdk laporkan ke polisi perzinahan itu pidana.

1. perzinahan kuhp 284 pidana 9 bln penjara suami dan wanitanya ada saksi dan bukti bisa gugat cerai.
Novie Elisda
kok jadi norak ceritanya.... !!!!!!
Anonymous
kluar krj jd janda malah jd art…gmn seh andin
Hanisah Nisa
lanjut
Adinda
lanjut thor
Hersus
ko blom up juga y lanjut ga sih Thor cerita y
Dewi @@@♥️♥️
ini kemana authornya ya kok gak lanjut
Anih Suryani
janda bego
Anih Suryani
nah nih jd janda ko liar dn mabok mabok kan sama aja hina kaya s amel
Hersus
di tunggu up selanjutnya y ka
Fatihah
emng baru x ini pern utamanya mabuk smp berkelahi jambak mnjambak pembalasan gak elegan sm sekali terkesan bodoh dan kampungan
Fatihah
ceritanya semakin kacau
Fatihah
aq baca lompat2 aja alur ceritanya gak karuan
Fatihah
baru x ini peran utama menghadapi mslh dengan mabuk2an cemen gak seperti novel lain kuat sabar tp tegas
Ida Susiana
lanjut thor
Fatihah
alur ceritanya kurang greget apalagi peran utamnya kurang menantang lemah
kåya Marya: Maaf ya, Kak! jika ceritanya kurang sesuai dengan Ekspetasi, Kakak! saya masih belajar jadi penulis.
total 1 replies
Fatihah
masa iya keluar krja dr kantoran sekarang nglamar jd art yg benar aja thour gak msuk akal ceritanya lama2 membosankan tidak sesuai judulnya gak sesuar alurnya
Nani Upitarini
bodoh
Isabell Serinah
angga dan sindi, pak renda dan Andin berjodoh.up lagi banyak 2 plseeee 👍
kåya Marya: siap, Kak!
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!