NovelToon NovelToon
Love In Trauma

Love In Trauma

Status: tamat
Genre:Pernikahan Kilat / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:32.9k
Nilai: 5
Nama Author: Melz

"Aku akan menikah dengan dia." Max menunjuk ke arah wanita yang masih tidak sadar di sebelahnya.

"Sampai kapanpun aku tidak akan sudi jadi istrimu."- Leana

Leana Jung mengalami trauma setelah dia dinodai oleh seorang pria.

Dalam traumanya, Leana terpaksa bersanding dengan Maxmillian Scotts yang adalah tersangka utama orang yang membuat Leana trauma.

Max harus mengobati trauma Leana sementara dia juga harus mengobati traumanya sendiri.

Apakah mereka bisa membangun rumah tangga dengan keadaan masa lalu mereka yang rumit dan penuh trauma?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Melz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pingsan

Ketika kembali dari dapur, seluruh keluarga sudah berkumpul. Leana sempat menghentikan langkahnya, tapi dia akhirnya memberanikan diri untuk duduk di samping Max.

"Adik ipar..Selamat atas pernikahanmu. Semoga kalian langgeng sampai maut memisahkan." seperti biasa, Marco memulai pembicaraan karena suasana begitu hening dan canggung.

Max menendang kaki Marco karena Marco tidak bisa mem filter mulutnya dan memilih kata yang tepat.

"Oke.. oke.. Sorry. Kita memang belum saling mengenal." "Kenalkan, aku Marcellino Scotts, pacar dari temanmu, Jessica."

"Mantan." Ralat Max.

"Nah, yang ini suamimu, Max. Dia CEO di mall Terrance milik keluarga Scotts. Dia sangat hebat dan sangat pandai menindas pegawai."

Max melotot. Dia sangat kesal dengan kakaknya yang sengaja membuat Leana semakin takut padanya.

"And, tentu saja.. wanita cantik ini adalah Mommy kami, Veronica Scotts." Marco memperkenalkan Vero tanpa banyak penjelasan. Dia tidak mau kakinya menjadi sasaran dari banyak orang.

"Kamu Leana Jung, kan?" Vero angkat bicara. "Apa keahlianmu?"

"Saya buka restoran, tante." ucap Leana lirih tanpa berani memandang Vero.

"Panggil dia, Mom." Sela Marco.

"Selain itu?"

"Tidak ada, Mom. Saya hanya bisa memasak." jawab Leana takut-takut.

"Sudah kuduga. Kamu memang tidak bisa apa-apa." sindir Vero.

"Mom..come on.." Max mulai kehilangan moodnya.

"Sudah-sudah.. makanan sudah datang." Marco bertepuk tangan supaya suasana tegang itu bisa sedikit mencair.

Pelayan menaruh hidangan pembuka di depan masing-masing anggota keluarga Scotts.

"Tumben sekali kamu bisa menghias dengan cantik, Gin." puji Marco. Dia bahkan mengeluarkan ponsel untuk mengambil gambar makanannya.

Gina melirik ke arah Leana. Leana memberi kode supaya Gina diam.

"Terimakasih Tuan. Silahkan menikmati." Gina menunggu di samping Leana sampai mereka semua menghabiskan makanan itu.

Vero tidak komplain karena apa yang disajikan sudah baik dan sempurna. Tidak butuh waktu lama bagi mereka menghabiskan appetizer malam ini. Gina memberi kode supaya pelayan membereskan piring mereka dan menggantinya dengan main course.

Hidangan Main Course segera diletakkan dan Marco makin kagum dengan Gina. Hidangan pelayan mereka tampak lebih menarik dan menggiurkan.

Marco, Vero dan Max segera memakan dengan lahap salmon favorit mereka. Sedangkan Leana menelan makanannya dengan susah payah. Dia sangat stress berada bersama 2 orang asing dan 1 orang yang membuatnya trauma hingga detik ini.

"Makan yang banyak Le.. kamu terlihat sangat kurus." Marco memberikan sebagian salmonnya pada Leana.

"Marco. Kenapa kamu gak kasih ke Mom?" protes Vero kesal. Jelas sekali Vero iri karena perlakuan Marco ke Leana.

"Ini Mom makan saja." Leana mengoperkan salmon pemberian Marco.

Max yang melihat itu, akhirnya mengoperkan salmonnya pada Leana.

"Aku tidak mau." karena kesal, Leana sampai meletakkan dengan kasar sendok garpunya ke meja.

"Le, aku tidak mau mendengar penolakan." ucap Max dengan nada tinggi.

"Aku akan pergi." Leana mendorong kursinya sehingga terdengar bunyi berderit yang memekikkan telinga.

"Duduk, Le. Kamu harus sopan pada suamimu." Vero melayangkan pandangan membunuh pada Leana.

Gina membantu Leana untuk duduk. Dia baru pernah melihat ada wanita yang berani melawan Max seperti itu.

Leana duduk dengan terpaksa. Tapi dia tidak mau menyentuh makanannya. Leana hanya meremas ujung kaosnya sambil menunduk.

"Makan, Le." ucap Max lagi. "Kalau tidak mau juga, aku yang akan suapi kamu."

Leana mengambil pisau dan garpunya dengan gemetaran.

Rasanya Leana ingin kabur dari situasi ini. Apalagi kini semua orang menatapnya untuk makan.

"Max, tenanglah. Leana tidak nyaman kalau kamu pandangi seperti itu." bela Marco.

Gina mengangguk setuju. Pandangan Max sama dengan Vero. Selalu menyeramkan.

Tapi dasar Max, dia tetap memandangi Leana. Keringat Leana sudah mengucur deras pada pelipisnya.

Max mengambil tisu untuk mengelap keringat Leana. Tapi baru saja disentuh, Leana sudah pingsan.

"Leana." teriak Max panik. Dia langsung menangkap Leana supaya kepalanya tidak terbentur kursi. Dia lalu menggendong Leana dan pergi meninggalkan meja makan.

"Dia menikah dengan wanita penyakitan." Vero mengelap bibirnya dengan tisu.

"Dia itu trauma, Mom. Bukan penyakitan." kata Marco lirih.

"Keluarkan dessert nya." Vero memberi kode pada Gina. Dia tidak ingin melewatkan makan malam ini tanpa dessert.

Gina mengeluarkan dessert yang juga sudah di rancang sedemikian rupa oleh Leana.

"Aku harus menaikkan gaji mu, Gin." ucap Marco senang.

"Maaf Tuan, sebenarnya, nona Leana yang menyiapkan ini semua. Kami hanya masak saja tadi." Gina memberanikan diri untuk bicara pada Marco.

"What? Gadis itu? Maksudku wanita itu?" katanya tak percaya.

"Lihat Mom, dia sangat berbakat."

"Tetap saja dia bukan siapa-siapa dan tidak bisa dibanggakan. Penyakitan lagi."

Gina mengelus dadanya mendengar Vero yang begitu sensitif pada Leana. Kasihan sekali Leana, sudah jatuh tertimpa tangga pula. Gina jadi memikirkan nasib dari menantu keluarga Scotts itu.

1
Melz
baca next nya ya kaa🤭
Triani Sutriani
kok kayaknya Vero lagi ngerjain Rania ya ahahha
Triani Sutriani
berarti antara mark atu boy kayaknya
Triani Sutriani
aku curiga Marco pelakunya
Melz: siapa yaa🤐
total 1 replies
Melz
gregetan ya ka🤭
Triani Sutriani
aaaaah so sweeet
Melz: /Drool//Drool/
total 1 replies
Triani Sutriani
mertua biadab
Triani Sutriani
lanjut Thor. Karyamu bagus
Melz: makasi ka sudah mampir😘
total 1 replies
Triani Sutriani
semangat Thor. Ceritanya seru
Melz: asiapp.. yuk baca yg lain ka😊
total 1 replies
Mommy_Syah
makasih sudah mau kembali lea
Mommy_Syah
tambah seru nih. rahasia masa lalu max mulai jd masalah
Mommy_Syah
halo kak autor. ceritanya sangat seruu nih. kapan dilanjut lg
Mommy_Syah: wah, makasih up nya ya kak author
total 2 replies
RainbowSweety
Good news! Cerita author bikin aku halu..
BeijingBand
Se daebak itu! Aku bakal terus menunggu lanjutannya Thor! Semongko!
Melz: okeee
total 1 replies
moonstrucktraveller
makin penasaran ni lanjutn nya...
Melz: di tunggu yaa
total 1 replies
SweetWhimsy
lanjut semngat menulis karya karya mu thorr sehat sll😍😘
Melz: makasii ya
total 1 replies
Eja Drajat Adriansyah
Thor chakep, kalau saya bilang lanjuut, lanjuuuut~ hahah
Melz: siaaaaap
total 1 replies
Rendam Bintang
rate bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ biar semangat 😇 saling mendukung ya Thor 😇
Melz: thank you dukungannya
total 1 replies
thesunriseshack
Yes akhirnya upp!!,seneng bangett
Melz: yuk di bacaa
total 1 replies
Girl Moon Maker
Author terbaik huhu author tau caranya bahagiain hati para pembaca! Sukses selalu ya dear author! WYATB ❤️
Melz: Thank you dear
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!