Kisah cinta Zoya dan Rey, Azoya yang memiliki keluarga yang tidak utuh karna papanya lebih memilih menikah dengan wanita lain ketimbang menua bersama mama Zoya, membuat kehidupan gadis malang itu begitu menyedihkan, putus sekolah juga ditinggal mamanya karna kecelakaan membuat hancur bukan main. namun bagaimana kehidupan Zoya selanjutnya? siapa yang akan bertanggung jawab akan kecelakaan orang tua nya?
simak ya cerita othor
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MomPutt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 10
Happy reading ( Selamat membaca)
"saya di pecat pak? Tapi salah saya apa pak? Mohon saya pak jangan pecat saya, saya sangat membutuhkan pekerjaan ini.. Mohon pak?" zoya langsung mengemis di depan Rey, namun Rey yang di perlakuan seperti itu tak memberi respon sama sekali.
Sedangkan Jho hanya bisa diam dan melihat apa yang terjadi di depan mata nya itu, menolong pun ia tidak akan pernah mampu jika berurusan dengan Tuan Rey alias atasan nya itu.
"Tapi di kantor saya sudah terlalu banyak OG jadi kamu yg saya pilih utuk di berhenti kan dari pekerjaan itu." Ucap Rey lagi
Tanpa sadar air mata pun membasahi pipi Zoya, begitu sedih dirinya baru juga bekerja sudah di berhenti kan.
"Silakan kamu keluar dari ruangan saya." Ucap Rey
Zoya pasrah jika semua ini sudah jalannya mau gimana lagi, namun saat Zoya hendak keluar dari ruangan itu "setelah keluar pulang istirahat lah dengan lama karna besok pagi aku akan menjemput mu, besok kau akan menjadi asisten kekasih ku." Ucap Rey membuat Zoya menghentikan langkah nya dan berbalik arah menatap Rey.
"Maksud Tuan?"tanya Zoya
" Aku tak ingin mengulangi perkataan ku, Jho antar gadis ini pulang cerita kan bagaimana tiga dia besok ."perintah Rey
"Baik tuan." Jho pun langsung paham dan mengajak Zoya untuk keluar dari tempat itu.
Akhirnya Zoya dan Jho pun sudah di dalam mobil dan di perjalanan menuju arah pulang rumah kost Zoya.
"Zoya, dengerin aku yah. Kerja kamu itu mulai besok menemani kemanapun nona Keysa dari pagi hingga jam 8 malam itupun jika nona Keysa masih di luar rumah dan berpergian, kalau sore dia sudah pulang kerumah nya kamu sudah boleh pulang dan bebas dari pekerjaan kamu, dan misalnya dia mau ke Mall kamu cukup membawa barang-barang nya saja, dan Zoya jadilah buta dan tuli dengan apa yang kamu lihat dan dengar selama menjadi asisten Nona Keysa, karna semua yang aku bicarakan itu demi keselamatan dan kebaikan kamu, oke."Jho bicara panjang lebar memberi tahu kan semua tentang pekerjaan Zoya juga hal apa yang harus gadis itu hindari.
"Baik Pak Jho, terimakasih sudah mau menjelaskan dngan Zoya begitu detail dan mau menasihat Zoya juga, terimakasih banyak." Ucap Zoya tersenyum ramah kepada pak Jho
"ya, Sama-sama." Jawab Jho dan tak lama mereka pun akhirnya sampai di depan rumah kost Zoya dan gadis itu pun turun.
"Terimakasih sekali lagi, pak." Ucap Zoya setelah turun dan Jho hanya membalas dengan senyum nya dan akhirnya mereka berpisah disana dengan Jho sebelum pergi meng klakson mobil nya kepada Zoya.
Masuk kedalam rumah kost nya Zoya tak henti-tentinya berfikir bagaimana nanti dia bekerja sebagai asisten, apakah ini langkah bagus untuk dirinya atau malah sebalik nya,
"Ah sudahlah ga usah di fikirkan, nikmati saja lah prosesnya ." Zoya melepaskan sepatu nya dan melemparkan ke lantai lalu ia menghempaskan tubuhnya di atas ranjang keras itu namun bagi dirinya ranjang empuk yang dia punya .
Setelah semalaman akhirnya pagi pun tiba, Zoya yang berisi selesai mandi setelah bergantian dengan nayna akhirnya selesai juga. Namun baru selsai ia memakai baju suara klakson mobil di luar rumah kost nya begitu berisik dan nyaring di pagi hari seperti ini.
Tiiin.....
Tiiin....
Tin....
"Siapa sih, berisik tau." Ketus Zoya lalu gadis itu keluar dari dalam rumah dengan rambut yang masih basah terurai.
"Hey,, berisik tau." Tunjuk Zoya kepada orang yang ada didalam mobil tersebut namun dek tika itu juga orang yang di dalam mobil pun turun dengan berpakaian rapi dan dipadu dengan kaca mata hitam nya.
"Hahk??" Zoya kaget langsung menutup mulutnya.
"Kau bilang apa tadi?" Ucap Rey melepaskan kaca mata nya dan menatap Zoya
"Maaf pak, saya tidak tau tadi." Ucap Zoya lagi.
"Cepat sisir rambut mu itu,kita pergi skrang." Peritnahz Rey kembali masuk ke dalam mobilnya sedangkan Zoya langsung masuk kedalam rumah dan merapikan rambutnya yang acak-acakan juga mengambil tas kecil nya.
"Sudah Tuan, " Zoya datang dan duduk di samping kiri pengemudi
Rey memang sengaja pagi ini pergi sendiri menjemput asisten baru kekasihnya itu, karna Rey sendirilah yang akan kerumah kekasih nya itu.
Rey tak menjawab ucapan Zoya tapi laki-laki itu akn agung menghidupkan mobil nya dan menuju ke alamat rumah Keysa.
D perjalan dua orang berbeda kelamin itu hanya saling diam dengan fikiran masing-masing tak ada bicara atau saling sapa lainnya, dan tak lama Zoya dan Rey pun smalai di tempat tujuan yaitu rumah Keysa dan ternyata wanita itu sudah menunggu di depan rumah dengan berpakaian rapi dan cantik juga barang-barang brendet nya, gaya glamour juga cantik membuat Rey semakin Cinta kepada Keysa kekasih nya. Saat dua orang itu turun Zoya kaget dan seketika ia mematung melihat Keysa, ingatan Zoya kembali berputar dimana kemarin dia melihat adegan mesum secara live di pinggir jalan dan peran wanitanha ada di hadapan nya saat ini, dan lebih parah nya sekarang wanita itu adalah kekasih Tuan nya sedangkan saat live mesum itu wanita cantik tersebut tidak dengan sang kekasih melainkan dengan pria lain.
"Ya ampun, apa aku salah liat?" Batin Zoya melihat Keysa tanpa berkedip
"Jika benar bahwa dia adalah wanita kemarin, kasihan sekali Tuan Rey telah di bohongi dan di hianati." Batin Zoya lagi menatap sedih.
"Zoya, dengar dia kekasih ku namanya Keysa mulai hari ini kamu akan menjadi asisten dia kemana pun dia pergi kamu harus ikut, kecuali kalau dia pulang makan kamu boleh pulang saat itu juga, soal gaji kamu minta lah dengan ku." Ucap Rey menjelaskan kepada Zoya dan gadis itu menganggukan kepalanya mengerti.
"Baik Tuan." Ucap Zoya.
"Sayang, kamu perhatian sekali deh sama aku." Rengek Keysa begitu manja di hadapan Rey
"Semua nya untuk kamu, jadi apapun yang kamu mau makan akan aku lakukan, nyawa ku jadi taruhan nya, key." Ucap Rey begitu tulus menyayangi Keysa.
"Dih.. Ni bos ternyata ada sisi lembutnha juga ternyata, haha tapi bicara sama kekasihnya doang" Batin Zoya menertawakan Rey
"Ya udah aku kerja dulu ya, kalau butuh apa-apa telpon aku, oke." Ucap Rey berpamitan kepada kekasih nya lalu meninggalkan Keysa dan Zoya disana
Setelah Rey pergi tak lama Keysa mendapatkan telpon "baiklah, aku akan kesana,, hmm." Ucap gadis bernama Keysa tersebut kepada orang yang ada di telpon.
"Aku mau ke hotel, setelah sampai di hotel kau cukup nunggu di lobby saja, paham." Perintah Keysa kepada Zoya dengan wajah sangar nya.
"Ba.. Baik nona."
bersambung....