NovelToon NovelToon
Pernikahan Tanpa Cinta

Pernikahan Tanpa Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:20.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: _Ecyy_

Berjuang mendapat hati sang suami, meski terluka fisik dan batin. Dia tetap bertahan ... dalam kesakitan yang di rasakan dalam pernikahannya. Dia selalu yakin dengan rencana besar Allah yang di berikan padanya suatu hari kelak.

Ketabahan dan kesabarannya tidak usah di ragukan lagi dari sosok Famira Az-zahra wanita shalihah yang sangat tegar dalam menghadapi ujian demi ujian yang di berikan Allah kepadanya dalam pernikahannya.

Bagaimana akhir pernikahan yang tidak didasari cinta?


SELAMAT MEMBACA!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon _Ecyy_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

10

Malam itu juga Bara langsung melaju mobilnya ke taman untuk menemui Vina. Satu kecupan manis mendarat di kening Vina.

"Sayang, aku boleh tanya?" ucap Vina yang duduk di pangkuan Bara.

"Tentu saja, ada apa sayang," balas Bara membelai rambut Vina.

"Istrimu tidur di mana?"

"Di kamar aku, emang ada apa?"

"Hm, Vina minta Mas suruh aja dia tidur di kamar lain."

"Baiklah, aku akan menuruti keinginanmu. Jangan cemburu," ucap Bara menarik hidung Vina manja.

"Aku nggak suka saja perempuan itu dekat dengan, Mas," sahut Vina jutek.

"Aku sudah bilang, aku tidak mencintainya. Aku cuman mencintaimu!"

"Aku harap Mas, bisa memegang janji ini."

Dalam obrolan meraka, tiba-tiba handphone Bara berdering.

"Bentar dulu sayang, aku angkat telpon dulu,"

[ Hallo Ma, kenapa telpon Bara? ] tanya Bara yang sudah terhubung dengan seseorang di seberang sana.

[ Ish kamu Bara, mama dan papa kangen sama kamu. Kamu tidak rindu sama mama dan papa ya ] jawab Ani yang merupakan mama Bara.

[ Jelas kangen dong Ma, bagaimana keadaan Mama dan Papa di sana? ]

[ Sangat baik, papa mau bicara sama kamu. ] jawab Ani di seberang sana dan memberikan handphone ke suaminya.

[ Bara, kapan kamu bisa ke perusahaan. Ingat perusahaan itu sudah papa serahkan kepada kamu, jangan menyuruh sekretarismu saja, untuk mengurusinya! ] kata Andi papa Bara.

[ Ah Pa, Bara nggak mau terjun ke perusahaan Papa! ]

[ Bara kamu sudah menjadi ahli waris perusahaan ini, jangan gegabah. ]

[ Pah Bara tidak mau! ]

[ Sudah Bara, besok kamu harus mengurus perusahaan ] suara Andi mulai meninggi. Lalu memberikan handphone itu ke istrinya kembali.

[ Bara patuh perintah lapamu, bagaimana keadaan mantu mama? Mama tidak sabar bertemu dengannya ]

[ Dia baik Ma, Mama kapan pulangnya? ] ucap Bara mengalihkan pembicaraan karena tidak ingin membahas Famira dengan mamanya.

[ Tunggu saja. ]

[ Ma, Bara serius. ]

[ Satu bulan lagi. ]

[ Masih lama ya, Ma. ]

[ Ya sudah Mama tutup telpon dulu, Mama dan Papa mau jalan-jalan. Salam buat menantu mama ]

[ Iya, Ma. ] kata Bara malas.Telpon pun berakhir.

Bara sungguh kesal dengan kedua orang tuanya, karena tidak pernah mengerti dengan perasaannya.

"Sayang kenapa?" ucap Vina heran yang melihat wajah kekasihnya itu di tekuk.

"Mama dan papa barusan nelpon, dan menyuruhku untuk segera pergi ke perusahaan."

"Bagus itu, kenapa harus cemberut," ucap Vina, "Mas, aku ingin segera menikah denganmu!" ucap Vina spontan.

"Vina, kamu tahu kan keluarga aku dan kamu musuhan. Mana mau mereka menyetujui pernikahan kita," jawab Bara dengan suara meninggi.

"Kita menikah secara diam-diam atau menikah sirih, mereka pasti tidak akan tahu. Kita berjuang bersama-sama, untuk menyatu keluarga kita," kata Vina meyakinkan.

"Aku tidak mau Vin, mengertilah dan jangan membuatku makin kesal."

"Mas, kita ini sudah pacaran hampir tiga tahun. Aku juga ingin menjadi status istrimu," ucap Vina menangis.

"Jangan mulai bersikap seperti anak kecil lagi Vin!" balas Bara dan bangkit untuk pergi.

"Mas, mau kemana?" tanya Vina saat melihat Bara bangkit berdiri.

"Pulang, aku tidak ingin kamu menjadi pelampiasan marahku ini," kata Bara lalu pergi.

"Kenapa Mas Bara jadi kasar sama aku," lirih Vina menangis setelah kepergian Bara.

Perusahaan Wijaya grup adalah perusahaan keluarga Bara. Perusahaan ini makin lama, makin berkembang pesat di Indonesia dan bahkan mancanegara karena produknya yang selalu berkualitas dan memuaskan konsumen. Keluarga Bara merupakan keluarga yang sangat kaya, banyak para gadis mengejar ahli waris dari perusahaan Wijaya Di sisi lain, ada musuh bebuyutan perusahaan Wijaya grup yaitu perusahaan Anderson grup. Anderson grup adalah perusahaan milik keluarga Vina dan keluarga ini tidak kalah kaya dengan keluarga Bara. Perusahaan Anderson grup sangat membenci dan ingin menurunkan popularitas dari perusahaan keluarga Wijaya. Jadi dari itulah baik keluarga Bara ataupun Vina tidak menyetujui hubungan putra-putrinya. Tetapi, Bara dan Vina tetap melakukan hubungan diam-diam tanpa sepengetahuan keluarga mereka.

***

Bara melaju mobilnya dengan kecepatan tinggi, Bara sungguh pusing memikirkan kekasihnya yang tiba-tiba meminta dia menikahinya. Belum lagi mulai besok Bara akan mengurus perusahaannya.

Bara sampai rumah pukul sebelas malam, tentu saja penghuni rumah lainnya sudah tidur dengan nyenyaknya. Bara melangkahkan kakinya menuju kamar, setelah pintu kamar di buka Famira sudah tertidur pulas di atas kasur. Hati Bara hangat ketika memandangnya, semua kekesalan yang ada dia hati Bara hilang begitu saja ketika menatap wajah Famira.

"Kenapa aku jadi ingin memandangnya terus," batin Bara kesal kepada dirinya sendiri.

Bara jadi tidak tega untuk membangunkan Famira, Bara memilih mengalah untuk malam ini. Dan Bara tidur di sofa.

Azan subuh berkumandang, Famira segera bangkit dari tempat tidurnya. Famira melihat sekelilingnya ternyata ada Bara sedang tidur di sofa.

"Kapan Mas Bara pulang? bukankah tadi malam Mas Bara bilang nggak akan pulang," batin Famira lalu pergi ke kamar mandi.

Famira pun selesai melaksanakan shalat subuh, dan ternyata Bara bangun sangat pagi. Bara berfikir harus menjadi contoh yang baik bagi karyawannya karena hari ini dia akan pergi ke perusahaan.

"Famira sini kamu," panggil Bara sinis.

Plak!

Bara menampar pipi Famira.

"Aww sakit, Mas. Famira salah apa?" lirih Famira kesakitan.

"Salah apa kau bilang, lihat anggota tubuhku sakit semua. Gara-gara tidur di sofa," jawab Bara mulai marah.

"Maaf Mas, aku memang salah. Aku minta maaf, kenapa Mas tidak membangunku tadi malam, biar aku bisa tidur di bawah," ucap Famira bulir mata sudah jatuh di pipinya. Tamparan yang diberikan Bara cukup keras dan sangat sakit.

"Dasar perempuan lemah sedikit-dikit nangis. Kamu harus ganti sprei, selimut, sarung bantal itu. Aku tidak sudi tidur bekas orang miskin seperti dirimu. Bisa-bisa aku ketularan miskin dan bakteri darimu," hina Bara mendorong tubuh Famira.

Famira hanya bisa bersabar, dan menangis menghadapi kekerasan Bara yang di lakukan kepadanya.

"Satu lagi, mulai hari ini. Kamu silahkan tidur di kamar bawah. Aku tidak mau melihat wajah kamu yang sok alim dan sedih itu, dasar istri tidak ada guna. Kamu hanya merepotkanku saja."

"Baiklah," jawab Famira pasrah dengan air mata terus berjatuhan di pipinya.

Bara mulai geram dengan sikap Famira yang tidak melawannya, dia menarik kepala Famira, dan menghantamnya dengan tembok.

"Mas sakit!" lirih Famira merintih kesakitan.

Sudah tiga kali, Bara menghantam kepala Famira dengan tembok. Bara pun mengakhiri kekerasannya, takutnya Famira meninggalkan di tangannya.

"Ini belum waktunya kamu meninggal, tunggu saja aku akan menghabiskan nyawamu di tanganku sendiri!" ujar Bara berdecih dan meninggalkan Famira begitu saja.

Saat itu pula, Famira mulai pasrah kepada sang pencipta. Sungguh kekejaman Bara di luar batas hari ini.

"Ya Allah, cobaan ini sungguh berat bagiku. Andai aku memilih ambil lah nyawaku sekarang juga. Aku tidak kuat lagi," lirih Famira dan langsung tidak sadarkan diri lagi.

1
Dedeh Rokayah
Luar biasa
Dedeh Rokayah
Lumayan
pena_sf:)
si iblis akting
pena_sf:)
ah si bara setan
pena_sf:)
psikopat kali
pena_sf:)
perlu di matiin laki2 kayak begini
pena_sf:)
laki - laki gila
Alam Pratama
sedih bnget ceritanya smpai mewek AQ...😭😭
Olly O Krisen
👌😍
Lala 89: simpan dulu ah nanti kesini mampir lagi buat baca kaya nya seru
total 1 replies
Kak Jum
hari tu bilang cerai
Yulihar Bayanti
ok
Dewi Sri
knp Rendi hrs meninggal sih thor jd gk seru dech
Umriyah Purnawati Sholikhah
kaos navy wrn hitam..?maksudnya
juni
👍👍
juni
👍👍
juni
👍👍👍
juni
bara cepet sekali berubah🤔
Raynafsir Nafsir
Famisa cekalkan hati mu jadi lah wanita yang tegas dan pemberani. jangan jadikan diri kamu sebagai wanita penurut.
Mut Mainna
kalau aku pux laki kaya bara aku isi dalam karung terus aku buwang kelautan
Siti Mujimah
aq klik koq gk ad kakak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!