Novel ini berkisahkan tentang seorang gadis yang memiliki luka yang tak pernah bisa dia lupakan. Berawal dari pertemuan nya dengan cinta pertama nya saat masa kuliah. Kisah asmara yang mereka lalui awalnya sebuah kisah yang menjadi sorotan para mahasiswa lainnya. Kebahagiaan dan kepahitan mereka lalui bersama. Namun apakah cinta mereka akan bertahan selamanya atau cinta mereka akan kandas ?. Karna ini membahas tentang luka ya tentu saja cinta mereka akan berakhir dengan kesalahpahaman dan kebencian. Kesalahpahaman yang di timbulkan oleh Lida dan kebencian yang di rasakan danzig ini membuat mereka saling bertolak belakang, namun kenyataannya dan kepahitan itu hanya Lida sendirilah yang merasakan nya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Winipooh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pacaran
Cuman disini tempat yang bisa membuat aku tenang. Suasana tadi, sungguh membuat ku sesak. Apa-apaan mereka berantem di waktu makan. Padahal aku masih lapar terpaksa pergi, karna gak mau jadi pusat perhatian sebel deh.
"Ternyata kau disini ya ? aku sudah mengira kau bakal kesini".
"Kak Danzig, Bikin kaget saja kirain siapa tadi" ?
"Apakah kau kecewa aku yang datang ?
apa kau lagi menunggu seseorang selain aku" ?
"Ah bukan begitu kak, Lida cuman kaget aja kak".
"Lida, boleh kah aku mengatakan sesuatu" ?
"Apa itu kak ? boleh aja kok".
"Apa aku boleh dekat dengamu melebihi kata teman" ?
Deg deg deg ...
"Melebihi teman ? maksudnya gi mana kak" ?
"Apakah kau bodoh atau terlalu polos ? jangan-jangan ini kali pertama" ?
Muka memerah Lida langsung terlihat jelas oleh danzig.
"Ii iya kak. Ini kali pertama orang bicara terang-terangan begini dengan Lida".
"Sejak pertama aku melihatmu, jujur saja aku percaya tidak ada yang secara kebetulan di dunia ini. Baik itu pertemuan, perjodohan maupun perpisahan" !
Ini sungguh canggung, aku bingung harus berkata apa. Suasana apa ini ?.
"Lida gak tau kak kalau hal itu. Karna Lida belum pernah merasakan hal itu sendiri".
"Benarkah ? maukah kau merasakan nya bersama ku" ?
"Ma maksudnya kak ? jangan bercanda dong kak, ga lucu bercandanya".
"Apakah aku kelihatan bercanda sekarang ? aku ingin memulai nya lagi bersama mu. Aku ingin merasakan saat mendebarkan saat bersama orang yang kita sukai".
"Apakah kak menyukai Lida" ?
"Tentu saja aku memiliki ketertarikan khusus terhadap dirimu. Jadi maukah kau mencoba nya denganku" ?
Saat itu aku benar-benar kaget dengan suasana yang mencengkam disitu, aku bingung sekaligus bahagia. Aku gak nyangka kak Danzig bisa berkata seperti itu. Tapi aku juga ingin mencobanya bersama kak Danzig apalagi ini pengalaman pertamaku.
"Apakah kak seriusan ingin mencoba dengan orang yang amatiran kayak Lida. Jujur saja kak Lida ga pernah pacaran, rasanya malu di usia ini bilang ke orang".
"Apakah itu penting lid ? aku ingin mencoba dengan mu bukan karna kamu sudah berpengalaman. Lid aku gak maksa kamu kok, kamu bisa menolak jika tidak mau. Tapi aku akan bahagia jika kamu menerima ku".
Dushh dushh dushh suara angin bertiupan menggoyangkan daun pohon itu seakan membuat aku larut dalam suasana itu, entah mengapa kata yang terucap saat itu tanpa aku sadari.
"Aa aku mau mencobanya dengan kak ?
Apakah aku egois kak ? jika aku minta sesuatu dari kak ? aku mohon, karna kak sudah berani berlabuh jangan pernah berani untuk pergi. Apakah kak sanggup dengan sarat nya" ?
"Benarkah lid ? aku sungguh senang kamu juga mau menjadi pacarku. Iya aku sanggup lid. Apabila nanti aku pergi meninggalkan kan mu bencilah aku sepuasnya jangan pernah melihat ku lagi".
"Iya kak, apabila kak nanti meninggalkan aku, aku berjanji akan membenci kak dan melupakan kak selama-lamanya".
"Jadi hari ini hari pertama kita kan. Aku masih gak percaya".
"Iya hari ini hari pertama kita. Aku bahagia banget kak, akhirnya aku punya pacar dan orang itu adalah kak".
"Lid makasih udah mau mencoba nya denganku" sambil menggapau tangan Lida dan menggenggam nya.
Deg deg deg jujur aku kaget karna ini kali pertama ku. Sembari senyum "sama-sama kak. Ayo kita pergi sepertinya kita sudah terlalu lama disini".
"Baiklah kalau begitu. Nanti aku chat kamu ya Lid".
"Apasih kak gak perlu nanya kali kan kita sudah pacaran" sembari senyum malu-malu mengatakan itu.
"Ah iya, aku duluan ya kekasihku" sambil mengernyit matanya sebelah.
Kyaaa apaan sih kak Danzig bikin orang salting aja. Tapi aku gak nyangka cowok tertampan di tim renang kekasihku. Oh bahagianya, eheem ehem apaansih nanti orang kirain aku orang gila senyum-senyum sendiri. Udah a pulang dulu mumpung gak ada jadwal lagi.
Berbeda dengan Lida yang bahagia saat perjalanan pulang. Sedangkan suasana di kampus sangat mencengkam anatara Danzig dan Lisa.
"Apakah kau menyukainya Danzig" ?
"Apa urusanmu ? kamu bukan siapa-siapa ku lagi. Jadi stop mencampuri urusan ku".
"Aaaaaaaaaa ( jerit Lisa) kamu bilang apa Danzig, apa urusanku ? aku masih mencintaimu zig ? aku mohon jangan begini" !
"Lisa kita sudah berakhir ! aku tidak bisa bersama denganmu, kamu tau kan aku terpaksa pacaran dengamu ini hanya karna urusan politik dengan keluarga kita. Aku harap kamu paham Lisa" !
"Tidak zig, kita belum berakhir. Bahkan orang tua kita tidak membatalkan perjodohan ini. Gadis itu pasti belum tau kan kalau kita di jodoh kan. Kamu lihat saja apa yang bisa aku lakukan kepada gadis itu" !
"Lisa aku peringatkan kamu, jika kamu berani menyentuh nya seujung kuku saja kamu bisa lihat apa yang akan aku lakukan. Kamu paham" !
"Beraninya kamu mengancam ku Danzig. Hanya gara-gara gadis anak semester pertama itu, gadis kampungan itu kamu berbuat begini padaku, dasar brengsek kamu Danzig aku gak bakal tinggal diam. Yang awalnya miliku harus tetap milikku, tidak boleh satu orangpun bisa mengambil nya" !
"Ini bukan ancaman tapi perintah Lisa ! coba saja kalau kamu berani" ! sorot mata tajam dan hawa dingin yang di keluarkan oleh danzig saat itu mencengkram suasana di ruangan itu, anak-anak yang berada di ruangan itu diam tak berkutik melihat suasana itu.
"Si*l beraninya dia pergi. Mau kemana kau zig ? aaaaaaaaaa awas aja kalau aku ketemu gadis itu. Beraninya dia mengambil danzig ku, tak akan aku biarkan. Aku benci kamu Danzig aku benci".
ini seru banget guys, gue yakin emosi kalian bakal terkuras dan campur aduk jika baca novel ini. yuk mampir yuk di karya Winnipooh
sampai jumpa di karya selanjutx...
happy ending ✨
ditunggu karya baruuu nya kak👍
kalok Lida sama Fram...aku mau lihat ni si danzig merasakan seperti yang Lida rasa ??? sakittttt
semangat kak
semoga di permudahkan semua urusan kita 🙏