NovelToon NovelToon
Sahabatku , Penghancur Hidupku!

Sahabatku , Penghancur Hidupku!

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Misteri / Tamat
Popularitas:16.3M
Nilai: 5
Nama Author: Hnislstiwti.

Namaku Ayu Anjani P. Aku tinggal dengan Nenek dan kakek ku di Kota yang jauh dari kedua Orangtua ku.

Putri Anjelina sahabat dekatku bahkan sudah aku anggap sodara , tetapi dia sendiri yang menghancurkan Pernikahan dan Kehidupan ku!.

"Aku akan membalas semua yang kau torehkan padaku , bahkan lebih dari ini"

-Ayu Anjani

"Aku menunggu nya wanita Miskin"

-Putri Anjelina

"Maafkan aku yang sudah menyakiti mu"

-Gibran Ali Wibawa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hnislstiwti., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

10

2 Hari Kemudian.

Selama 2 hari tersebut Gibran selalu menemui Ayu di Butiq Adiknya , bahkan Gibran selalu membawa makanan apa saja yang di inginkan Ayu.

Tiba hari ini , Ayu akan pulang ke Mansion nya bersama Gibran.

Ayu tak bisa marah lagi karena ia selalu ingin dekat Gibran , bahkan sampai tidur pun ia akan memeluk baju Gibran.

Gibran sendiri sudah bisa menerima kehamilan Ayu , bahkan Ibu dan Ayah Gibran sudah menantinya di Mansion.

*

Mansion Wibawa.

Mobil yang membawa Ayu dan Gibran baru saja sampai di halaman Mansion Wibawa.

"Silahkan Tuan , Nyonya" Ucap sopir

"Terimakasih Pak" Balas Ayu ramah.

Lalu Gibran menuntun Ayu masuk ke dalam , karena Orangtua nya sudah menunggu sedari tadi.

"Ayah, Ibu" Panggil Ayu senang

Bu Yulia langsung berdiri dan menghampiri menantu nya lalu memeluk dengan erat.

"Ah Ibu rindu sekali denganmu, Nak" Ucap Bu Yulia melepaskan pelukannya.

"Ayu juga rindu, Bu. Bagaimana kabar Ayah dan Ibu?" Tanya Ayu lalu duduk di sofa dekat Ayah dan Ibu nya. Sedangkan Gibran mereka cuekin.

"Ayah dan Ibu baik-baik saja, Nak. Bagaimana Cucu Ayah?" Tanya Ayah tersenyum.

"Dia baik-baik saja, Yah" Jawab Ayu lembut.

Gibran hanya duduk diam dan mendengarkan saja semua yang mereka bicarakan.

Ayu bermanja pada Ibu mertua nya dan dengan senang hati Ibu mertua nya juga selalu memanjakannya.

Gibran melihat ke arah Jam di dinding sudah menunjukan hampir sore hari.

"Sayang ayo istirahat dulu , lihat ini sudah sore" Ucap Gibran lembut.

"Iya Mas , tapi aku ingin tidur di temani Ibu" Balas Ayu tersenyum.

HAH , Gibran membuang nafas kasar saat Ayu tak mau di ajak ke kamarnya , malah Ayu memilih tidur dengan sang Ibu.

**

Malam Hari.

Setelah selesai makan malam , Gibran mengajak Ayu masuk ke kamar nya setelah berpamitan pada kedua mertua nya.

Gibran dan Ayu langsung mengganti pakaian mereka dengan pakaian tidur.

Ayu merebahkan tubuhnya di ranjang lalu memejamkan mata nya.

Entah kenapa saat dia hamil Ayu lebih sering merasa lelah dan lapar.

"Sayang kau sudah tidur" Ucap Gibran.

Ayu hanya diam tan menjawab karena ia sudah tertidur pulas karena merasa lelah.

Gibran lalu merebahkan tubuhnya dan memeluk Ayu.

Baru saja Gibran memejamkan mata nya , tetapi ia terganggu dengan bunyi getaran dari Hp nya.

Gibran langsung saja mengangkatnya.

"Kenapa?" Tanya Gibran saat sudah mengangkat telepon.

"Wanita itu mengamuk Bos" Ucap anak buah Gibran

"Biarkan saja , awasi terus jangan sampai kenapa-kenapa dengan anakku" Ucap Gibran dengan pelan.

"Baik Boss" Balas anak buahnya.

Lalu Gibran mematikan sambungan telepon tersebut dan langsung masuk lagi ke kamarnya.

Gibran langsung tertidur dengan memeluk Ayu dengan erat.

*

Pagi Hari.

Sudah menjadi kebiasaannya saat pagi hari , Ayu akan merasakan morning snickness yang lumayan hebat bahkan sampai ia lemas.

Pagi ini pun Ayu sudah memuntahkan cairan di dalam tubuhnya , ia sudah merasa sangat lemas bahkan ia hanya mampu duduk di closet.

"Sayang" Panggil Gibran saat bangun tak melihat istrinya.

"Di kamar mandi Mas" Jawab Ayu dengan lemas.

Gibran langsung bangun dan berlari ke arah kamar mandi.

Ia kaget melihat wajah istrinya yang pucat. Gibran langsung saja menghampiri nya dan memeluk Ayu.

"Kenapa tidak membangunkan Mas?" Tanya Gibran mengusap punggung istrinya.

"Tak apa Mas, bantu aku ke atas ranjang Mas" Ucap Ayu dengan pelan.

Gibran langsung menggendong Ayu dan merebahkannya di atas ranjang. Lalu Gibran keluar untuk mengambil air hangat.

Bu Yulia yang sedang menata makanan pun bingung melihat Gibran yang tergesa-gesa ke dapur.

"Nak ada apa?" Tanya Bu Yulia penasaran.

"Ayu muntah-muntah Bu , ini aku bawakan air hangat nya" Ucap Gibran lalu berlalu dari sana.

Bu Yulia mengikuti nya dari belakang karena ia juga sangat khawatir.

Gibran dan Bu Yulia masuk ke kamar dan terlihat Ayu memejamkan mata sambil memijat pelipis nya.

"Sayang?" Ucap Gibran lembut.

Ayu membuka mata nya perlahan ia hanya tersenyum saat melihat mertua nya disana.

"Minum dulu sayang" Ucap Gibran

Ayu mengangguk dan bergerak bangun di bantu Bu Yulia.

"Terimakasih, Mas" Ucap Ayu pelan

"Sini ibu pijit kepala nya supaya mengurangi pusing nya" Ucap Bu Yulia tersenyum.

Ayu merebahkan kepala nya di pangkuan sang Mertua , sedangkan Gibran berlalu ke dapur membuat susu hamil untuk Ayu.

**

**Maaf UP nya sedikit , ingsaallah besok normal lagi.

Terimakasih**.

1
Astrii Zahra
perusahaan gibran kn hanya seupil dibanding ayu dn el, mereka no 1 dn 2
Astrii Zahra
ngapain jg malik masih bertahan sm si gibran bagong
Astrii Zahra
jgn biarin si gibran tinggal di mansion utama, usir ajj.. jg jgn berikan perusahaan, biar nyaho si putri
VaNiLaLuLaBo
memang nk menjarah tubuh si Ayu aja... penjahat kelamin..
VaNiLaLuLaBo
kau memang sial ... kau nikahi Ayu hanya untuk mengarah tubuh Ayu... kau tak nak rugi... DIAL MEMANG
Misaza Sumiati
aku tinggal pusing bacanya
Misaza Sumiati
awas Ikmal nanti kamu punya penyakit kan putri sama mika Salome🫢
Misaza Sumiati
pusing banyak negara tapi gk disebut namanya negara A , I , M 😇
Misaza Sumiati
si putri bilang ke ayu jalang , Lo yang jalang ,maling teriak malinh
Misaza Sumiati
aduh bingung ini cerita Amanda keluar dari rmh sakit ke mission ayah nya karena rmh nya sudah dijual. tapi sebelumnya dikatakan hanya rumah dan emas yang belum dijual , 😇
Misaza Sumiati
aduh putri halu
Misaza Sumiati
mulailah ayu balas dendam , singkirkan penghianat buat dia sengsara
Misaza Sumiati
Gibran membuang berlian demi batu kerikil
Misaza Sumiati
Gibran malah maju yah perusahaannya tambah sombong lah si putri ulat bulu
Misaza Sumiati
enek lihat kelakuan Gibran
Misaza Sumiati
ayu pasti putri tua Antonio
Misaza Sumiati
parah ortu Gibran gk waras , hanya Amanda yang waras
Misaza Sumiati
kayanya Tama cinta ke ayu , pasti org tua ayu itu org kaya yang tidak terbuka ,
Misaza Sumiati
gak ngerti bingung cerita nya
Sinta Febrianti
Apa jngn2 delisa nahan untuk mual yah.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!