kisah pahit sang anak tak semanis kisah yang di alami kedua orang tuanyaa!!!!!
Kepedihan kepiluan yang selalu di alami sang anak yang membuat dirinya memiliki Kepribadian yang lain!!!
Akankah anak itu bahagia?Atau selamanya menderita dan selalu kejam !!!!
Baca yuk biar tau !
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurul Bariyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CHAPTER SEMBILAN
PART 9
Kini aku duduk di papan yang sudah teratur menjadi tempat duduk.
Entah gerakan apa aja yang mereka pelajari,dan setahuku kungfu itu mudah.
Ketika membuka buku dasar bela diri tibalah huang yen.Ia mendekatiku dan mengambil buku ku.
"Ehh gak pantas tau kamu baca kayak gini,anak letoy gitu ko malah ikut bela diri"ejek huang yen.
"Ih coba jangan ganggu sekali aja,aku lagi baca tau"jawabku.
"Mending gak usah deh gak berguna juga untukmu"kata huang yen.
"Apa apaan sih,sini balikin gak"kata ku.
Aku mencoba meraih buku yang di pegang huang yen dan di angkat lebih tinggi,akhirnya aku naik ke tempat duduk dan mencoba mengambil buku itu.
Namun sayang....
"Aa..aaaaa.aaaa"aku tak seimbang dan membuatku jatuh di depan huang yen dan membuat kami jatuh berdua.
Kini aku berada di atas tubuh yen,huftt untung sih selamat tapi.
"Aaaaaaa....."jerit kami berdua.
Kami bikin keributan di club ini.
Kami pun bangun seolah-olah tak suka.
"Heh lu suka banget ya cari kesempatan,bilang aja mau peluk gue yakan,gue tau gue tampan ko"kata huang yen sambil mengusap rambut.
"Idih ogah banget gue sama elu,lagian ya yang ngambil buku siapa hah?akibatnya jadi gini kan"kata ku.
"Alah suruh siapa jatuh,alasan aja bilang mau peluk gue"kata huang yen tetap.
"Ini anak rese amat ya bikin darah tinggi"ucap ku kesal sambil mangepal kedua tanganku.
Dannn.....jing min pun datang.
"Stop stop jangan ribut,ini club butuh ketenangan jangan bikin masalah deh"kata jing min pada kami berdua.
"Maaf kak,habis si huang yen duluan"jawabku.
Kami berdua saling menyalahkan.
"Okee stop kalian sekarang ganti baju dulu,jangan bertengkar terus kita latihan"kata jing min.
Di sini ada kaka senior wanita bernama,Yue.
Yue adalah kelas tiga yang sudah pandai bela diri,ia sudah mendapat kejuaraan internasional,ya begitulah dan yue adalah wanita yang suka dengan Jing min kakak Huang yen.
Oke pertama kali kami hanya mengikuti gerakan dasar saja ,ya walau bosan sih sebenernya aku sudah paham gerakan dasar ini.Tapi gpp lah demi misiku.
Btw ya,kalian mau tau misiku apa? Kenapa aku harus menyamar? Iya itu adalah alasanku tersendiri dan nanti kalian akan tau.
Yue mulai mengajarkan ku dengam perlahan,dan sedikit demi sedikit.
Ketika uji coba aku berpura-pura tak bisa,dan membuat mereka seolah-olah aku ini tak berguna.ketika maju ke depan aku lupa gerkannya dan hanya diam saja,melakukan gerakan biasa.
Lalu sorak pun terdengar dari telingaku,lagi-lagi ejekan dari huang yen.
Okee aku harus sabar,tidak seharusnya aku meladeni huang yen,aku harus bodo amat aku fokus pada misiku saja.
Setelah selesai aku mengganti baju,dan berniat pergi.
Namun jing min datang dan berkata.
"Xiao,apa kau serius mau ikut bela diri?jika tak sanggup maka kamu pergi ke club kesenian saja nanti saya daftarkan,saya tidak ingin membuat murid terluka"kata jing min padaku.
Aku mulai menutup mata dan berkata dalam hati.
"Wahh meremehkan ku saja,liat saja kemampuanmu tidak ada apa-apanya bagiku".
Aku pun tersenyum pada kak jing min.
"Kak,saya akan berusaha sekuat mungkin,saya tidak akan pindah club"jawabku pada jing min.
Lalu akupun pergi,padahal jing min lah yang ingin aku pindah dari club.
Suatu saat nanti aku akan membuktikannya,tidak sekarang.
lanjut Thor 👍🏻 semangat Up
salam dari KELIRU