NovelToon NovelToon
Saat Si Bajingan Jatuh Cinta

Saat Si Bajingan Jatuh Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Contest / Light Novel / Tamat
Popularitas:344.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: shanty fadillah

Gak ada kata-kata, kecuali, sehat selalu buat semua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shanty fadillah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dunia Tak Nyata

🐥Selamat Memaca🐥

Abie terlihat sedang merenung di kursi kantin kampusnya. Anak muda itu terlihat tengah memikirkan sesuatu, nampak jelas gurat kesedihan di wajahnya.

"Rindu mama, rindu papa," gumamnya dalam hati seraya meremas-remas tanganya sendiri.

Sikap Abie yang tak biasa, bisa terbaca oleh Dani sahabatnya. Hingga membuat laki-laki berkulit kuning langsat itu segera mendekati sahabatnya.

"Bie, kau kenapa?" Tanya Dani heran.

"Mikirin elu!" Jawab Abie ketus.

"Ya ampun. Gitu amat lu, kenapa sih, ada masalah, cerita sini sama gue?" Tawar Dani kepada Abie.

"Kangen emak, bapak gue, ke inget masa dulu, waktu lagi sama-sama. Pagi di antar papa, siang di jemput mama," jelas Abie yang terlihat sangat sedih

Dani hanya terdiam sendu, tak ada cara untuk menguatkan sahabatnya itu. Sebab, jika Abie di caramahi, dia akan masuk telinga kanan dan keluar di telinga kiri, begitulah Abie.

"Eeh, gimana penulis, itu? Siapa namanya?" Dani mengalihkan pembicaraan.

"Namanya Shafa, dia lagi sakit katanya." Jelas Abie seketika raut wajahnya makin sedih.

"Katanya mau ke rumah dia?"

"Iya sih. Tapi nanti kayaknya, ini bukan waktu yang tepat untuk bertemu, kan dia juga sedang sakit," jelas Abie lagi.

"Kalau kesana, ajak-ajak gue, ya!" Pinta Dani.

"Aman..!" Jawabnya singkat.

Saat keduanya tengah asik bercerita dan bercanda ria. Abie di datangi dua orang mahasiswi yang sebenarnya, Abie tak kenal siapa mereka.

Dani tersenyum kelu, melihat xpresi tak suka dari wajah Abie. Kehadiran dua wanita itu semakin membat Abie badmood.

"Hay, Bie, tumben masuk? Kita-kita kangen loh, mau lihat kamu main futsal lagi." Sapa mereka sok akrab.

"Benarkah, kalian rindu aku? Terima kasih, aku benar-benar tersanjug," jawab Abie geli sendiri padahal dalam hati pengen hempaskan tu cewek-cewek sampai ke ujung negri.

"Iya, Bie, main futsal lagi dong!" Pinta mereka.

"Hemm, lain kali ya, cantik-cantik. Hari ini aku lagi gak bisa." Abie meyakinkan.

"Kamu kenapa, Bie. Demam, ya?"

"Iya, nih, maaf, ya!"

Kedua gadis itu tersenyum, mereka kecewa, tapi apa daya, Abie sedang tak bisa. "Daripada di paksa, terus kenapa-kenapa, dia malah gak ngampus lagi, rindunya ampe ubun-ubun," gumam keduanya saling bertatap muka.

"Maaf, ya cantik!" Pinta Abie sok imut.

"Iya, Bie, yang penting kamu sembuh dulu," tambah mereka berdua seraya berlalu dari hadapan Abie.

"Tipe-tipe cewek pecinta Tiktok, ya begitu!" Cetus Abie tanpa ragu, hingga membuat Dani tertawa.

"Mereka fansmu kali, Bie."

"Ahhh...........!" Abie membuang nafas panjang.

Biasanya Abie paling senang mengoda wanita yang datang menghampirinya, karena bagi Abie wanita yang datang lebih dulu, itu adalah fans, sementara wanita yang di kejarnya adalah tujuan. Begitulah Abie. (Jadi jangan kejar dia ya).

____

Selama dalam perjalanan pulang Abie hanya sibuk dengan benda pipih kesayanganya, dia seolah tengah menunggu seseorang untuk menghubunginya. Dani yang saat ini berada di kursi kemudi, menatap sang sahabat dengan perasaan tak mengerti.

"Kengen, mamamu, ya Bie?" Dani coba bertanya.

Abie hanya tersenyum sendu, dirinya antara rindu dan tidak tehadap wanita yang sudah melahirknya itu, sebab bagi Abie di tinggal pergi selama berhari-hari sudah menjadi hal biasa baginya.

Anak muda itu tak menjawab pertanyaan sang sahabat, tapi justru semakin sibuk dengan ponsel miliknya. Dia pun melakukan obrolan di dunia maya, karena Abie selalu begitu tiap kali merasa jenuh, sebab, teman-teman dunia mayanya itu selalu memperhatikan dia layaknya anak kecil.

⚘Obrolan Chat⚘

"Siang, kakak-kakak." Sapa Abie mengawali pembicaraan.

"Siang, Bie. Apa kabar, tumben amat siang-siang nimbul di grup, gak kuliah kamu?" Sapa salah satunya.

"Udah pulang kak, lagi gabut nih?" Jawab Abie

Dalam waktu sekejab banyak teman-teman dunia mayanya itu menanggapi kegabutan Abie, mereka coba menghibur dengan obrolan-obrolan yang menghadirkan tawa, hal kecil tak terihat itu justru menbuat Abie merasa bahagia, sebab saat di dunia maya Abie di perhatikan layaknya anak TK, berbanding terbalik dengan dunia nyatanya, yang hampa tanpa siapa-siapa.

"Masih sedih, Bie?"

"Gak lagi kak Desh, oh ya kalian tau gak sih kalau, kak Shafa masuk rumah sakit?" Tanya Abie yang seketika langsung mendapat sambutan dari semua temanya itu.

"Serius, Bie. Pantes seharian gak kelihatan dia,"

Abie pun menceritakan secara seksama sakit yang tengah di hadapi si Shafa, hingga dalam sekejab juga tuh berita menyebar kemana-mana, dan banyak do'a yang mereke berikan untuk si Shafa itu.

"Salam ya, Bie, buat kak Shafa, moga cepet sembuh dan beraktifitas kembali!!" Pinta salah satu dari mereka

Obrolan pun berakhir, Abie tersenyum riang, manakala mendapat beribu perhatian walau bukan di dunia nyata, namun teman-teman tak terlihatnya justru mampu membuat dia tertawa.

"Nginep rumah gue aja ya, Dan!" Pinta Abie kepada Dani.

"Baiklah, bos muda." Jawab Dani sedikit tertawa.

_

Sampailah mereka di rumah Abie, rumah besar yang terlihat sangat hening dan sunyi. Begitulah keadaan rumahnya, sepi bahkan sangat sepi.

"Dan, lakukan apa pun sesukamu, butuh apa-apa, minta aja sama bi Riri!" Seru Abie kepada Dani.

"Siap, pak bos!" Canda sahabat Abie tersebut.

Dani menuju meja makan sementara Abie masuk kedalam kamarnya. Walau sebenarnya Dani heran, kenapa Abie tak makan dulu. "Dia pawangnya lapar kali, selama kenal dia gak pernah liat Abie makan nasi." Batin Dani heran.

_

Malam pun tiba, keheningan mulai menyapa. Dani sudah terlelap dalam tidurnya, namun tidak dengan anak muda berusia 20 tahun tersebut, sebab Abie justru sibuk dengan benda pipihnya, selain melakukan komunikasi dengan teman dunia mayanya, Abie juga menunggu balasan chat dari si Shafa itu.

"Astaga, ternyata ada juga yang cuek bebek, kayak Shafa," gumam Abie seraya mengerutkan wajah cakepnya.

Maklum Abie merasa kesal dengan salah satu penulis yang juga acuh tak acuh padanya, namun lagi-lagi sifat acuh seseorang justru membuat Abie makin tertantang. Ya, hingga akhirnya nama penulis Desy Puspita akan menjadi target yang akan di perhatikanya dalam mode diam.

Saat Abie tengah sibuk, memikirkan si kak Desy Puspita itu. Dia baru mendapatkan chat balasan dari Shafa.

Namun balasan dari penulis tersebut membuat Abie kecewa. Karena Shafa bukan membalas dengan ramah dia justru marah-marah.

"Teruntuk Abie Alfiansa, terima kasih atas perhatian yang anda berikan, tapi maaf saya cukup kecewa, kenapa anda memberi tahu mereka tentang keadaan saya, karena hal itu justru membuat saya tak suka, sebab mereka pasti akan datang ke karya saya kerena kasihan, dan hal itu sungguh memalukan. Saya tak butuh kasihan anda!" Chat Shaf yang membuat Abie menautkan kedua alisnya.

"Ya Tuhan, ini perempuan, di perhatikan kok malah di anggap kasihan, deeeeh, dia benar-benar mengherankan." Gumam Abie dalam hati

Bahkan malam itu, terjadi perdebatan pajang antara dia dan si Shafa, hingga akhirnya Abie memutuskan datang untuk menemui si penulis tersebut dan minta maaf secara nyata. Tentu saja rencana Abie menemui, tanpa sepengetahuan Shafa.

.

.

.

.

Nah loe

Pas ketemu, Shafanya pingsan 😅..!!

Abie gantengnya kebangetan wkwkwkwkw."

🐥TERIMA KASIH🐥

1
Davos Anwasus
kak shanty ... apa kabar bank abie ....
bank abie maaf ya waktu itu gak sengaja kepencet unfollow jadi ilang pertemanan kita pdhal banyak yg pingin diobrolin.
Davos Anwasus: kucari cari lagi ndak ktemu bank abie nya 😭😭😭
total 1 replies
Lina Sutiah
Semoga selalu ada dlm lindungan Alloh yaa bie jg selalu diberi kekuatan dan diangkat penyakitnya....🤲🤲😭😭😭😭😭
Yunitri
menarik
Ara Ramadhani
Baru ngeh ini kisah nyata si abie
Tetap semangat dan selalu positif thingking meski semua bergantung takdir yang kuasa
Semoga dipermudahkan, dikuatkan dan selalu ikhlaskan hati
Apapun serba mungkin jika Yang Kuàsa berkehendak
Zuraida Zuraida
abi kan kang ngibul 😁
Mmhh Al Fatih
Bagus bangeeeet ceritanya ....perjuangan seorang Abie🌹🌹🌹
Baihaqi Sabani
aduh ko dani sok polos...🤣🤣🤣🙈🙈🙈
Algarib Arapah
mantap
Davos Anwasus
setelah sekian purnama ... apa kabar kak abie kak shan ... kangeeen .... semoga kabar baik kak abie
Ruk Mini
terharuuuu....walo pendek tpi meloooww. tq thorr..karya mu menghibur
Grecilia
tulisannya rapi.. alurnya apik... like like like
Grecilia
awal yg menarik thor...
APRILIA
cinta onlen..begitu mudahnya berpindah hati 😄
APRILIA
tumben manggilnya papa
APRILIA
papa tentara..mama dokter ..kok ga peka banget..masih selalu merasa anaknya masih dengan keadaan seperti dulu
sepertinya ortunya jg mengingkari kenyataan🤔
APRILIA
efek dari broken home?hmmm..🤔
Davos Anwasus
apa kabar kak
kangeeeeeeeennnnn 🥰
agent rahasia😎😎
baru gabung di grup dan si Abie itu GK sombong koq dia mw nyapa saya😊😊....mudah2an cepet sehat ya bie🤗
agent rahasia😎😎: terimakasih Thor😊😊😊😊
total 4 replies
De Si
mampir
Shanty Fadillah: Makasih kak❣❣❣❣❣❣❣❣
total 1 replies
Nunu Adelia93
ka Shan apa bang BIE udah sehat sekarang???
mdh2n Abang selalu d beri kesehatan yahhh
aku gabung d GC tp baru tau segala nya hari ini 😭😭😭😭
yg sabar ka Desi buat ngasih semangat k bang BIE 💪💪💪💪
Nunu Adelia93: mudah2n bang BIE sehat seperti dulu LG ka Shan 😭😭😭😭
sampe skrng klo liat mereka d GC serasa sakit Nh dada 😭😭
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!