NovelToon NovelToon
Kamar No.11B

Kamar No.11B

Status: tamat
Genre:Misteri / Horor / Contest / Rumahhantu / Eksplorasi-misteri dan gaib / Hantu / Sudah Terbit / Tamat
Popularitas:8.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: vikryviik

Ada apa di kamar 11B? Sejak Adi menempatinya, hal-hal tak biasa sering ia alami. Mimpi buruk kadang mengganggu tidurnya, bahkan sesosok wanita sering menghantuinya? Apa karena harga kost tersebut murah? Sampai-sampai Adi tak berniat pindah dari sana.

Atau ada hal lain? Yang membuatnya harus tetap bertahan demi menguak misteri yang terjadi.

Belum lagi, puluhan ekor kucing kadang mengganggu Adi. Seolah selalu memperhatikan dan mengawasinya.

Rasa takut bercampur penasaran menggelayut di kepala Adi. Dapatkah Adi menemukan jawaban tentang sesuatu yang mengganggunya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vikryviik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part. 9

Setelah beberapa obrolan singkat, kami pun tertidur. Aku tidur di kasur, sementara Bagas tidur di lantai beralaskan selimut. Lampu ruang tengah kumatikan, tak bisa tidur jika lampu menyala.

Pukul 03:00

Aku terbangun, kembali kudengar suara tangis bayi malam ini. Sangat menggangguku seperti kemarin malam. Ah sial, gangguan apa lagi ini. Aku terduduk di kasur, kulihat Bagas tidur dengan pulasnya.

Aku beranjak dari kasur, menuju ruang depan kamarku. Kusingkap gordyn dan mengintip sekitar. Sepi, gelap, tak ada makhluk hidup. Jika di amati, seram juga sepertinya suasana kost-ku.

Suara tangis bayi masih terdengar jelas dan keras. Kubuka pintu kamar, kulihat ke kamar sebelah. Heran, apa mereka tak mendengar tangisan bayi? Nyenyak sekali mereka tidur. Kututup kembali pintu kamarku.

Baru saja hendak kulanjutkan tidur, Bagas mengagetkanku. Ia berdiri mematung dengan mata terpejam. Hampir saja jantungku lompat keluar dari tubuh.

"Gas, Bagas. Woi!" aku mencolek pipinya. Ia tak bergeming. Matanya pun masih terpejam.

"Woii, Bagas! Bangun Gas!" kali ini kutepuk pipinya. Dan Bagas masih tak bergerak.

Kusambar tangannya, kutarik-tarik dengan lebih kuat.

"Bagas! Sial bikin gue takut aja lo. Bagas!"

Matanya perlahan terbuka. Kemudian ia menguap, membuka lebar mulutnya.

"Apaan sih Di? Ganggu orang tidur aja lo." ucapnya.

"Heh, lo nyadar nggak?" tanyaku yang masih menggoyang tubuhnya.

"Nyadar apa Di? Iya iya gue bangun. Kenapa si?" tanya Bagas yang kini sudah sepenuhnya bangun dari tidur.

"Eh, lo tidur sambil berdiri Gas. Lo nyadar nggak?" tanyaku.

"Eh, eh kok gue berdiri sih?" Bagas terheran.

"Dih, aneh lo. Ini kebiasaan lo ya?" tanyaku.

"Ah nggak pernah gue tidur berdiri. Kok gue bisa berdiri ya Di?"

"Yee ni anak, lo tanya gue terus gue tanya siapa? Lo mimpi apa Gas, sampe tidur berdiri gini?"

Bagas lalu merebahkan badannya di atas selimut. Aku pun kembali ke kasurku.

"Mimpi gue aneh banget Di. Aneh banget."

"Mimpi apaan lo?" tanyaku.

"Gue liat kakek-kakek di kelilingin sama cewek-cewek. Terus gue liat bayi baru lahir, masih merah, masih berlumuran darah di angkat sama cewek. Aneh kan?" cerita Bagas.

"Mimpi apaan tuh? Nggak jelas." ungkapku.

"Makanya gue bilang aneh. Nah, lo kenapa bangun Di? Jam berapa nih?" tanya Bagas.

"Gue kebangun gara-gara dengar bayi nangis." jawabku.

"Hah, bayi nangis. Dimana? Mana? Gue nggak denger tuh." ujar Bagas. Dan memang, tangis bayi sudah tak terdengar lagi.

"Nggak tahu Gas. Udah dua malam nih gue denger bayi nangis tiap jam tiga." lanjutku.

"Tetangga sekitar kali yang baru lahiran, bayi kan biasa kebangun malam Di." sahut Bagas.

"Eh tapi kok bayi ya? Gue mimpi bayi, lo denger bayi nangis. Aneh nggak sih Di?" lanjutnya.

"Yang aneh itu lo Gas!" sahutku.

"Gue? Gue aneh kenapa?"

"Tidur sambil berdiri. Hahahahaha." ledekku.

"Sial lo. Udah ah, gue mau tidur lagi. Masih ngantuk nih." Bagas melanjutkan tidurnya.

Aku masih tak bisa melanjutkan tidurku. Mataku hanya menerawang langit-langit kamar. Sarang laba-laba, atap yang retak, cat yang sudah pudar, hingga lampu kamar berbentuk spiral, semua kuperhatikan.

Bagas sudah larut dalam tidurnya. Mulutnya sedikit menganga. Nyaman sekali dia, bisa tidur secepat itu. Macam-macam posisi tidur silih berganti, namun mataku tak dapat terpejam.

Kulihat jam di ponselku, 03:35. Setengah jam lagi masuk waktu subuh, dan aku masih tak bisa tidur. Sial.

1
Dewii Ratna Daffa'rizkiansyah
iya nih kek badrun y kmna gak muncul2..
Mila Karmila
aneh ya kok semuax bengong bukan membunuh si merah mlh santai santai aja gimn sih ceritax g paham aq
Mila Karmila
ha ha ha jagox kalah
Mila Karmila
mn tika
Mila Karmila
mana ilmu di cemen
Mila Karmila
bukanx mau ambil mustika lupa yaaaa
Shankara Senja
bukan tokoh utamanya yg ga peka.taoi penulisnya ga peka sama konent pembaca
Shankara Senja
si adi lemot apa bodoh ya..secara lulusan pesantren gtu loh..kecuaki orang biasa..hapalan doa untuk apa jg pasti diajarkan..apa penulis yg kurang paham
Wiwit
koq Adi ga ada nanya yg ada perempuan d rmh mang Ujang, koq ceritanya ngambang trus
cumi cumi kecil🦑🌸🌈👑
ujang gmn?
cumi cumi kecil🦑🌸🌈👑
perasaan udah jelas banget... kalau si adi bakal di jadiin tumbal si kunti *merah* tapi karna punya jimat pengganti nya si wati..... masa adi masih ga paham juga... padahal udah di kasih tau dan dapat petunjuk banyak bangat (dari mimpi).
cumi cumi kecil🦑🌸🌈👑
itu mereka ga ada kepikiran buat cari si bagas di rumah mba kunti apah?
KATAKURI
Jujur gua benci sama wanita kayak Kemala ini!!!! asli!!!!
Achiek
adi... adi..... cara pikir mahasiswa kok gitu sih.... yg diincar bkn hny loe... tika dan nyokap kemala kan diincar juga....
Achiek
lho bknnya nyai asih blm meninggal saat keguguran... dan dikuburkan bkn disekitar rumahnya.... ini crt kok jd mundur maju.... belibet nggak jelas....
Achiek
bodoh.... kok bs sich thor sosok bodoh dijadikan aktor utama....
Aris Setyawan
si guntur emang g berguna,,malah nambah masalah
Aris Setyawan
bentar2 dengkul lemas,, aslinya adi punya nyali g sich
Aris Setyawan
selain adi yg pekok,, ternyata anak ponpes satunya juga g kalah pekoknya...hehehehe..
Aris Setyawan
ne cerita nya adi tokoh utama yg g peka,, katanya lulusan ponpes kok g peka,, katanya nyaman dikost ternyata merasa dihantui,, nyamannya dimana
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!