King Re Ryushiki, seorang pemuda berumur delapan belas tahun yang selamat dari tragedi pembantaian yang dilakukan oleh Clan Kyoutetsu.
Ryushiki berhasil selamat karena secara misterius dirinya terlempar seratus tahun ke masa depan. Setelah itu, ia bertekad untuk mencari Aliansi demi mengalahkan Clan Kyoutetsu yang telah mengambil ahli Kerajaan Dragon dari Clannya yang bernama King Re.
Apakah Ryushiki berhasil mengumpulkan Aliansi dan mengalahkan Clan Kyoutetsu? Ataukah sebaliknya? Dan, apakah Ryushiki bisa mengungkap penyebab dirinya bisa terlempar seratus tahun ke masa depan?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hi Smile, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 9 : Malam Penuh Konspirasi
Beberapa jam kemudian, rombongan Rangetsu pun sudah tiba di gedung penginapan. Karena hari mulai malam, mereka pun beristirahat dari aktivitas keseharian nya.
Namun, terlihat Ryushiki yang sedang berada di atas atap gedung penginapan sambil menatap terangnya bulan purnama.
Ryushiki ingat saat Kyoutetsu Kagane mengatakan bahwa Clan Hiroyuki adalah Clan rendahan. Hal itu masih terngiang-ngiang di pikiran Ryushiki.
"Cih, orang dari Clan Kyoutetsu itu, benar-benar membuat ku sangat muak. Seenaknya saja dia mengatakan hal yang keji begitu.." Ryushiki merasa kesal.
Kemudian, Ryushiki menatap bulan purnama yang sangat terang benderang. Ditambah, angin malam dan suara-suara hewan malam yang membuat suasana malam hari ini bertambah semakin mencekam.
"Suatu saat aku pasti akan mengembalikan masa kejayaan Clan King Re.." ucap Ryushiki, kemudian, tiduran dengan kedua tangannya sebagai bantalnya. Ia masih menatap bulan purnama.
Beberapa saat kemudian, Hiroyuki Rangetsu datang menghampiri Ryushiki yang berada di atap gedung penginapan.
"Kau masih belum tidur, Ryushiki. Apa kau masih memikirkan kata-kata dari Kyoutetsu Kagane?" tanya Rangetsu berjalan menghampiri Ryushiki yang sedang tiduran sambil melihat bulan purnama.
"Kyoutetsu Kagane?" gumam Ryushiki.
"Ya, Kagane lah namanya. Dia anak dari Daimyou Matsunaga, Kyoutetsu Fugiarashi.." ucap Rangetsu, kemudian Rangetsu duduk sila di sebelah Ryushiki.
"Aku tidak bisa terus bersabar, Paman Rangetsu. Aku harus melakukan sesuatu kepada Clan Kyoutetsu.." ucap Ryushiki.
"Aku tahu perasaanmu, Ryushiki. Sebenarnya, aku juga berpikir untuk melakukan kudeta. Tapi, aku kembali berpikir kalau itu mustahil. Karena Clan Hiroyuki tidak mempunyai senjata teknologi. Ditambah, Clan Hiroyuki kalah jumlah dalam hal pasukan.." ucap Rangetsu.
Kemudian, Ryushiki pun bangun dan duduk di sebelah Rangetsu."Kudeta? Jadi kau mau menjatuhkan pemerintahan?"
"Ya, perlakuan diskriminasi kepada Clan Hiroyuki tak bisa ku terima. Clan Hiroyuki selalu saja dianggap sebagai rendahan di mata mereka.." ucap Rangetsu.
"Lalu, bagaimana dengan rencanamu itu, paman?" tanya Ryushiki sambil menoleh ke arah Rangetsu.
"Tentu saja tidak kulakukan, aku memikirkan masa depan putriku. Aku tak ingin dia larut dalam kesedihan.." ucap Rangetsu.
"Situasi saat ini memang tak menguntungkan kita, paman Rangetsu. Kita membutuhkan banyak aliansi. Jadi, setelah ini aku berencana untuk pergi dari Kerajaan Dragon.." ucap Ryushiki.
Rangetsu pun terkejut saat mendengar kata-kata Ryushiki, karena Ryushiki berniat pergi dari Kerajaan Dragon untuk mencari aliansi."A-apa?! kau berniat pergi dari kerajaan untuk mencari aliansi?!"
"Ya, setelah aku mempunyai banyak aliansi aku akan menyerang Kerajaan Dragon yang berada di bawah kendali Clan Kyoutetsu.." ucap Ryushiki.
"Apa kau yakin, Ryushiki?! Pergi dari kerajaan maka akan di cap sebagai penghianat. Kemungkinan, kau juga akan diburu oleh pasukan dari Kerajaan Dragon.." ucap Rangetsu, ia merasa khawatir dengan tindakan Ryushiki kedepannya.
"Aku akan menerima resiko apapun, aku akan mengembalikan masa kejayaan Clan King Re seperti dulu lagi. Aku juga akan membalas perbuatan Clan Kyoutetsu setelah mereka semua telah membantai seluruh Clan King Re.." ucap Ryushiki.
Scene pun berpindah ke sisi lain gedung penginapan, terlihat siluet seseorang yang berada di tangga menuju ke arah atap gedung penginapan. Siluet seseorang tersebut terlihat sedang menguping pembicaraan antara Rangetsu dan Ryushiki.
"Kudeta? Clan King Re? Hiroyuki Rangetsu merencanakan kudeta? Dan yang paling membuatku terkejut, pemuda bernama Ryushiki itu ternyata berasal dari Clan King Re.." ucap seseorang misterius tersebut.
Kemudian, seseorang misterius tersebut langsung pergi menjauh turun dari tangga dan menuju ke suatu tempat."Tak kusangka, Rangetsu menyembunyikan sesuatu yang luar biasa. Ini akan menjadi informasi yang menarik untuk Raja Higuarashi.."
Scene pun kembali ke percakapan Rangetsu dan Ryushiki..
"Paman Rangetsu, apa Misha sudah tidur?" tanya Ryushiki yang menanyakan keadaan Misha sekarang.
"Ya, dia sudah tertidur pulas. Mungkin dia sudah kecapekan karena tadi dia sudah jalan-jalan berkeliling Monomure.." ucap Rangetsu.
"Syukurlah.." Ryushiki tersenyum.
Kemudian, Rangetsu pun berdiri dan berjalan menuju tangga."Ryushiki, apa kau tidak tidur? Besok kita diundang menghadiri konferensi di istana. Banyak orang penting yang akan datang disana, jadi jangan terlalu ceroboh, Ryushiki."
"Aku juga ikut dalam konferensi itu, Paman Rangetsu?" tanya Ryushiki.
"Benar, kau akan ikut. Kuulangi sekali lagi, besok akan ada banyak orang penting yang mempunyai pengaruh terhadap dunia akan datang pada Konferensi besok, jadi persiapkan dirimu.." ucap Rangetsu, kemudian Rangetsu turun melewati tangga dan bergegas menuju kamarnya untuk berisitirahat.
"Baiklah, paman Rangetsu." ucap Ryushiki.
Scene pun berpindah ke sisi lain Monomure, tepatnya di dalam istana Kerajaan di ruangan pribadi Raja Higuarashi.
Terlihat, ada seekor burung merpati yang membawa sebuah surat menuju ke arah jendela ruangan pribadi Higuarashi yang sedikit terbuka.
Melihat burung merpati yang datang membawa sebuah surat, Higuarashi langsung mengambil surat tersebut dan membacanya.
"Kudeta ya.."
Kemudian, Higuarashi tersenyum licik saat mengetahui bahwa masih ada seseorang dari Clan King Re yang selamat.
"Sungguh mengejutkan, masih ada anggota dari Clan King Re yang masih hidup. Ini benar-benar sangat menarik.."
Kemudian, Higuarashi menatap suasana ibukota Monomure dari jendela ruangan pribadinya.
"King Re Ryushiki, takkan kubiarkan rencanamu berjalan dengan lancar. Setelah Clan Kyoutetsu berhasil menguasai benua, lalu target selanjutnya ialah menguasai dunia! Huahahahahah!!!" ucap Higuarashi, kemudian ia tertawa jahat.
kemudian, Higuarashi pun berjalan keluar dari ruangan pribadinya. Kemudian, terlihat sebuah peta Kerajaan Dragon yang tergeletak di atas meja.
Dalam gambar peta Kerajaan Dragon tersebut terlihat gambar wilayah Lumina dan wilayah Matsunaga diberi tanda 'X'. Sepertinya dua wilayah tersebut sudah terjadi sesuatu.
Kemudian terlihat gambar peta Kerajaan Dragon bagian wilayah Hiroyuki diberi tanda 'O'. Sepertinya target selanjutnya adalah wilayah Hiroyuki.
Scene pun berpindah di sebuah pulau yang dipenuhi dengan tengkorak manusia. Terlihat, Profesor Jimmy berbicara dengan pria berbadan besar, rambut gondrong berwarna putih dengan dua tanduk di kepalanya.
"Tuan Kaitomaru, sepertinya kerja sama dengan Kerajaan Dragon selama seratus tahun ini tak ada kendala ya.." ucap Profesor Jimmy.
Kaitomaru dijuluki sebagai makhluk terkuat di dunia. Selain itu, Kaitomaru juga seorang pemimpin dari Organisasi terlarang yang bernama BlackJack.
"Kerjasama dengan Kerajaan Dragon sangat menguntungkanku. Selama bisnis senjata dengan Kerajaan Dragon, BlackJack pasti akan menjadi semakin kuat.." ucap Kaitomaru.
"Saya dari pihak Kerajaan Dragon yang menjadi perantara bisnis ini, saya berterima kasih kepada tuan Kaitomaru karena masih segan bekerja sama dengan kami.." ucap Profesor Jimmy sambil membungkuk memberikan hormatnya kepada Kaitomaru.
"Ya, kalau Kerajaan Dragon ingin membutuhkan bantuan pasukan, kau bisa meminta kepada Seven't Inferno. Mereka bertujuh adalah orang-orang yang lumayan kuat, pasti mereka bisa diandalkan.." ucap Kaitomaru sambil meminum segelas bir.
"Tentu saja, tuan Kaitomaru. Saya sangat berterima kasih dengan tawaran anda.." ucap Profesor Jimmy sambil tersenyum licik.
BERSAMBUNG