NovelToon NovelToon
Lady Devil

Lady Devil

Status: tamat
Genre:TimeTravel / Cinta Seiring Waktu / Chicklit / Tamat
Popularitas:240.1k
Nilai: 5
Nama Author: Mom AL

Bagaimana jadinya jika kamu masuk ke dalam sebuah novel kesukaanmu?

Mikhayla Winata, gadis cantik berusia dua puluh tiga tahun yang setiap harinya suka ugal-ugalan dengan cara balap motor. Kayla mengalami kecelakaan hingga membuat dirinya tidak sadarkan diri.

Saat terbangun, ternyata Kayla sudah berada disebuah tempat yang sangat asing dimatanya.

"Hah! Ini seperti kerajaan, tapi apa mungkin??" Kayla menebak sembari mengedarkan matanya ke penjuru ruangan.


PENASARAN?

SO STAY TUNE 🌹
HAPPY READING 😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mom AL, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 9 Lady devil (POV Kayla)

Beberapa jam kemudian ku rasakan kereta kencana sudah tidak lagi berjalan. Aku pun terbangun sembari mengucek mataku perlahan.

"Apa sudah sampai?" Aku melihat keluar kereta kencana. "Kenapa tidak ada yang membangunkan ku? Pangeran Eric juga tidak bertanggungjawab sama sekali, dia membiarkan aku sendirian di dalam kereta kencana ini'' gerutu ku kesal.

Aku melangkah perlahan turun dari kereta kencana. Setelah turun, aku sangat bingung dengan keadaan saat ini.

"Tempat apa ini? Kenapa seperti hutan?" aku melihat ke sekeliling karena hanya ada pepohonan yang rimbun disini.

"Permisi, Tuan Putri"

Aku terkejut karena suara seorang wanita. Aku menatap wanita yang usianya lebih muda dariku dan menggunakan pakaian pelayan, aku yakin dia adalah seorang maid.

"Maaf jika saya mengangetkan anda, Tuan Putri" maid itu menundukkan kepala.

"Apa kau seorang pelayan?"

Maid itu mengangguk. "Perkenalkan nama saya Ruly, Tuan Putri. Saya adalah asisten pribadi anda dan saya yang akan mengurus segala keperluan anda di tempat ini." ucapnya sopan.

Aku hanya mengangguk. "Baiklah, aku harap kita bisa berteman Ruly."

Ruly hanya mengangguk sopan.

"Apa aku boleh tau ini tempat apa? Bukankah harusnya aku berada di Istana Wicaksana?"

"Memang seharusnya begitu, Tuan Putri. Tapi Tuan Putri sekarang harus tinggal di tempat ini, dan bukan Istana Wicaksana"

Aku kaget. "Apa maksudmu?"

"Mari ikut saya, nanti saya akan menjelaskan semuanya kepada Tuan Putri"

Aku berjalan terlebih dahulu di depan maid itu, tak lupa aku menjinjing gaun yang saat ini aku gunakan.

Tak lama kemudian, dari kejauhan aku dapat melihat sebuah rumah yang sangat besar. Aku menghentikan langkahku begitupun dengan Ruly.

"Ruly, itu tempat apa?" aku menunjuk ke sebuah rumah mewah tersebut.

"Itulah yang akan menjadi tempat tinggal anda, Tuan Putri. Sebuah mansion pribadi milik Pangeran Eric, sejak kecil pangeran Eric berada disini bersama dengan pengasuhnya. Tidak ada yang pernah datang kesini sekalipun keluarga Paduka Raja."

Aku terdiam.'Apa pangeran Eric diasingkan oleh keluarganya karena dia punya penyakit dan sifat yang aneh?' batinku menduga.

"Mari, Tuan Putri. Saya takut Pangeran Eric akan marah jika tau bahwa Tuan Putri belum masuk ke mansion"

Aku mengangguk dan kami berdua masuk ke dalam mansion. Tempat yang indah, megah, mewah, bak Istana kedua mansion itu menurutku. Aku berdecak kagum sembari menyapukan bola mata ke seluruh penjuru mansion.

"Ck! Bagus sekali" aku terus mengagumi mansion tersebut.

"Mari saya antar ke kamar anda Tuan Putri"

Aku mengangguk dan kami berdua berjalan menaiki tangga.

Beberapa saat kemudian kami telah sampai di depan kamar yang pintunya terbuat dari lapisan emas.

"Ini kamar anda, Tuan Putri. Jika butuh apapun Tuan Putri bisa memanggil saya" Ruly menunduk hormat.

"Baiklah, kau bisa pergi. Aku ingin istirahat, badanku lelah sekali rasanya" ucapku jujur.

Ruly mengangguk dan mundur beberapa langkah lalu membalikkan badan kemudian dari depan kamarku.

Sepeninggalan Ruly, aku langsung masuk ke dalam kamar. Kamar itu sangat besar dan mewah, di tambah ranjang king size dan di atas meja hias sudah tertata rapi alat-alat tempur seorang wanita seperti handbody lotion, lipstik dan lain-lain. Aku terus berjalan ke arah balkon, dari atas kamar ini aku bisa melihat bagaimana keadaan di bawah sana.

"Sebaiknya aku membersihkan diri terlebih dahulu baru istirahat" aku berjalan ke arah lemari.

Aku langsung membuka lemari dan melihat ternyata memang sudah banyak pakaian untukku di dalamnya.

"Sepertinya mereka memang sudah menyiapkan semua ini" gumam ku pelan sembari mengambil pakaian tidur lalu berjalan ke arah kamar mandi.

Beberapa saat kemudian aku telah selesai membersihkan diri.

"Heum.. Rasanya tubuhku terasa lebih ringan dan segar setelah berendam tadi" ucapku seraya duduk di meja rias.

PRANG!

Saat aku ingin mengoleskan lipstik di bibirku, aku mendengar sebuah suara. Ya, seperti suara piring pecah. Seketika aku langsung berdiri dari kursi dan keluar kamar untuk melihat ada apa di bawah sana.

Aku telah sampai di tangga paling akhir lantai bawah, mataku membola kala aku melihat pecahan piring di dekat pangeran Eric.

"Siapa yang menyuruhmu memasak makanan itu?" bentak Pangeran dengan suara bariton dan menakutkan.

Nyaliku menciut kala aku mendengar suara berat dan menakutkan itu. 'Astaga, kenapa baru mendengar suaranya saja aku sudah ketakutan seperti ini?'

Aku terus melihat interaksi Pangeran dengan seorang maid yang aku yakini adalah juru masak di mansion ini. Juru masak itu bersimpuh di depan kursi roda Pangeran Eric dengan raut wajah ketakutan.

"Tuan Putri"

Ruly dengan cepat menghampiriku, aku pun menoleh sejenak. "Ruly, apa yang dia lakukan sehingga pangeran Eric marah seperti itu?"

"Saya dengar bahwa juru masak itu memasak makan malam dengan campuran daging Tuan Putri." jelas Ruly.

"Hanya itu?"

Ruly mengangguk.

"Keterlaluan sekali dia, hanya masalah sepele saja langsung marah besar." aku ingin melangkahkan kaki menghampiri Pangeran Eric, tetapi Ruly dengan cepat mencekal lenganku.

"Maaf jika saya tidak sopan, Tuan Putri. Saya mohon jangan ikut campur dengan masalah Tuan Eric" Ruly seperti ketakutan.

"Ruly, aku harus membela juru masak itu. Aku yakin dia tidak sengaja melakukannya"

Ruly masih mencekal lenganku.

"Ruly lepaskan tanganku!" perintahku agar Ruly melepaskan cekalannya.

"Tidak Tuan Putri. Saya tidak akan melepaskan sebelum hukuman untuk juru masak itu selesai. Saya tidak ingin anda kenapa-kenapa"

Aku hanya menghela nafas kasar, dan saat aku melihat ke arah Pangeran Eric ternyata dia sudah memegang cambuk untuk memukul juru masak itu. Pangeran Eric mulai mencambuk juru masak tersebut. Juru masak itu merintih kesakitan dan mengatakan ampun, tetapi semua itu tidak dihiraukan oleh pangeran Eric, hingga saat cambukan selanjutnya ingin dilayangkan, hatiku sebagai manusia biasa pun tergoyahkan. Pangeran Eric mulai mengambil ancang-ancang untuk kembali mencambuk.

"HENTIKAN!!!" teriakku kencang sebelum cambuk itu mengenai tubuh sang juru masak yang berjenis kelamin laki-laki.

Semua atensi mata terarah padaku, aku melepaskan paksa tangan Ruly yang memegang lenganku. Dengan emosi yang memuncak, aku berjalan menghampiri Pangeran Eric.

"HENTIKAN PERBUATAN GILA INI, PANGERAN ERIC!" bentak ku emosi.

Ruly meneguk saliva nya kasar. 'Astaga, matilah aku' batin Ruly takut.

Pangeran Eric hanya menatap aku sejenak, lalu dia mulai mendorong kursi rodanya ke arah kamar yang ada di lantai bawah.

Aku menghampiri juru masak yang memegang punggungnya sendiri.

"Kau tidak pa-pa?" tanyaku lembut sembari membungkukkan setengah badanku.

Juru masak itu menggeleng dan menunduk.

"Bangunlah. Kau bisa pergi dan lanjutkan pekerjaanmu!" perintahku pada juru masak itu.

Juru masak tersebut mengangguk dan berdiri dari duduknya. Dia berjalan dengan terhuyung sembari memegangi punggungnya.

Aku menghela nafas kasar.

"Tuan Putri, untunglah pangeran Eric tidak berbuat tega kepada anda" ucap Rully yang sudah berada di sampingku.

"Ruly, aku ingin istirahat dikamar" ucapku pada Ruly.

"Silahkan Tuan Putri"

Aku langsung berjalan menaiki anak tangga menuju kamarku. Dalam hati aku merasa kesal dengan perbuatan Pangeran Eric yang semena-mena.

Bentuk undangan pernikahan Leona dan Eric

penampilan Putri Leona saat menikah.

TBC

HAPPY READING

SEE YOU NEXT PART, BYE..

JANGAN LUPA UNTUK MENINGGALKAN JEJAK SERTA DUKUNGANNYA, TERIMAKASIH 🙏🏻😘.

♻♻♻♻♻♻♻♻♻♻

mampir ke karya temen Othor juga yuk ❤

1
erna
cerita tak sesuai dengan peran utama yg berasal dari masa depan
,,kox jatuh bodo
Maydian li Maydian
devil apaa sihhh, g cocok sm judul nya
Erlina Ibrik
Luar biasa
𝓎𝑒𝑜𝓃𝓃𝒶
𝘮𝘢𝘢𝘧 𝘺𝘢 𝘵𝘩𝘰𝘳 𝘴𝘦𝘫𝘢𝘶𝘩 𝘪𝘯𝘪 𝘴𝘢𝘺𝘢 𝘣𝘢𝘤𝘢 𝘬𝘢𝘪𝘭𝘢 𝘬𝘢𝘺𝘢 𝘭𝘦𝘮𝘢𝘩....𝘴𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘵𝘩𝘰𝘳 𝘮𝘢𝘢𝘧 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵 𝘣𝘢𝘤𝘢 𝘬𝘢𝘳𝘢𝘬𝘵𝘦𝘳𝘯𝘺 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘴𝘦𝘴𝘶𝘢𝘪 𝘫𝘶𝘥𝘶𝘭𝘯𝘺𝘢
𝓎𝑒𝑜𝓃𝓃𝒶
𝘥𝘦𝘷𝘪𝘭 𝘢𝘱𝘢𝘯𝘺𝘢.....𝘮𝘦𝘯𝘺𝘦² 𝘨𝘪𝘯𝘪..
𝓎𝑒𝑜𝓃𝓃𝒶
𝘬𝘢𝘺𝘭𝘢 𝘬𝘢𝘵𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘣𝘢𝘥𝘢𝘴 𝘪𝘯𝘪 𝘮𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘦²
KadopRuntu
Luar biasa
Sri Wahyuni
Kayla bodoh g didunia modern g didunia kuno sama bodohnya
Nok Chika
g cocok sm judul ny /Frown/
Quell
maaf kak, ini typo atau gimana yah ? Kok Kia ?
Quell: owalah pantesan, kirain emang karakter baru gitu tapi gak pake dijelasin dulu gitu, kaget tiba² muncul 😭
total 2 replies
@¥u &@n!
ah bego kirain d tuker makanan nya mlah d lempar g mna sih masa barbar gt d depan bapaknya yang cantik dong mainnya
@¥u &@n!
good girls baru part 2tp kmu udah menunjukan taringmu like Kayla
@¥u &@n!
aku mampir Thor
Musliha yunos
👍
Tina Rina Randy Rina
last tengok lh masa yg jahat yg menang terus hmm
Mama Muda
stop sampe sini penulis nya sampah kayak cerita nya
🖤: Gua juga ga berharap Elu baca novel buatan Gua, bego! Nyampah aja lu di kolom komentar
total 1 replies
Mama Muda
cerita anjing binatang ini yang buat cerita sampah
🖤: Minimal skip kalo ga suka, ngapain lu baca sampe bab 5? goblok!
total 1 replies
Oky Cerry
katanya lady davil ko kalah muluh, mana sifat ya juga gak kejam juga
yourOcean
baru mulai aja FL nya ugal2 an
Marianti Lim
sejauh ini kok gak ada perkembangan y??? baik raja n kayla kok kayak mudah banget diperdaya. kok gak pintar gitu😓
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!