NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikahi Sahabatku

Terpaksa Menikahi Sahabatku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi
Popularitas:1.2M
Nilai: 5
Nama Author: putri sulis

Kerap kali persahabatkan akan menumbuhkan ras cinta, terlebih jika persahabatan antara laki - laki dan perempuan.

Seperti yang aku alami, aku dan Arjuna sudah bersahabat sejak lama tepatnya sejak SMP. Usiaku memang lebih muda dua tahun darinya. Tapi karena keenceran otakku aku bisa tinggat dengannya.

Dan ini kisahku dengan sahabatku Arjuna, yang terpaksa menikah karena suatu alasan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon putri sulis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Roti sobek bantet

Pagi itu aku bergegas keluar dari kamar. Tak ingin menunjukan diri didepan Arjuna. Kejadian semalam benar - benar memalukan. Sungguh, sekarang rasanya aku ingin menghilang ditelan bumi saja, kalau saja bisa.!

Sampai saat ini sedang sarapan, sesekali mataku melirik padanya. Saat pandangan kami bertemu, cepat aku menunduk. Konyol memang.

Terlihat wajah Arjuna selalu tersenyum, ketika pandangan kami bertemu. Ahh, membuat detak jantung tak terkondisikan saja. Mengapa setelah menikah sering kali aku merasakan ini saat bersamanya. Padahal dulu saat jatuh cinta pada Bima tak segila ini debarannya.

Setelah selesai sarapan, aku ingin kembali kekamar mengambil tas dan laptopku. Tapi, Arjuna menahan tanganku. Kutatap matanya, Cess... hatiku berdesire melihat senyumnya.

" Jangan menghindar, nggak enak dilihat mama dan papa.! " bisiknya pelan.

Aku hanya berdeham, lantas meraih gelas sisa air minumku tadi.

Baru liat roti sobek bantet saja, sudah secanggung ini. Apalagi kalau__. Yaa Allah. Aku mengeleng kuat - kuat.

*

Hari ini sungguh melelahkan, dikampus aku mendapat tugas tambahan, menjadi dosen pembimbing menggantiakan dosen Aris yang terbariang sakit. Pengalamann pertama.

Sore itu pulang dari kampus aku bergegas membantu mama yang memasak makan malam karena sipapa ingin makan masakan mama katanya. Capek sebenarnya, tapi gak enak masa mertua sibuk didapur akunya enak - enakan tiduran dikamar.

Tepat jam 5 aku kembali kekamar, berniat untuk mandi.

Ku buka pelan - pelan pintu kamar tidur. Aku mengreyit heran, melihat Arjuna dibibir tempat tidur. Kaus dibagian dadanya basah oleh keringat, bagiku itu sungguh seksi... Eh.

" Diluar hujan, udara juga dingin gini. Kok keringetan sih Jun.!" tanyaku saat masuk kamar setelah menutup pintu itu.

Dia yang mengotak- atik ponsel ditangannya, menoleh. " Habis push up."

Aku hanya mengangguk, si Juna sejak dulu memang menyukai olahraga. Namun, kenapa kesannya kok saat ini dia seolah mengalihkan perhatian dari bengong tak karuan, karena mengingat masa lalu yang menyakitkan.

" Jun, boleh kasih saran gak? tanyaku hati - hati.

" Boleh.!"

" Dari pada push up, kenapa gak sholat aja. Insya Allah bikin hati lebih tenang, lebih adem!" jawabku sambil meraih handuk untuk mandi.

" Sholat berjamaah bareng, gimana? Bentar lagi mau maghrib juga.!" tanyaku, rupanya dia masih mengamatiku, menatapku entah tatapan dalam artian apa, entahlah! sulit ku artikan.

" Mandi aja dulu, sana!"

" Oh, oke!" aku pergi dari hadapannya, lalu masuk kekamar mandi.

15 menit aku didalam kamar mandi. Sudah menjadi kebiasaan setelah mandi aku akan ganti baju disana juga. Terlebih saat Arjuna ada dirumah. Namun, saat ini aku tengah kenbingungan, baju ganti yang aku bawa terjatuh kelantai kamar mandi. Semuanya basah , aku menepuk jidat. Kenapa aku sekarang, selalu saja mempermalukan diri sendiri sih.!

Dengan sangat terpaksa, jadilah aku melilitkan handuk pada tubuh ini. Menghembuskan nafas pelan, aku sedikit membuka pintu. Ku keluarkan kepalaku sedikit, clingak - clingkuk mengintip keluar. Sepi, syukur sepertinya si Juna sedang berada diluar kamar.

Perlahan aku melangkah keluar dari sana. Setelah memastikan semua aman, aku berlari untuk mengambil baju ganti dialmari.

" Untung si Juna, gak lagi dikamar.!" gumahku sambil mengambil baju ganti.

Namun, deg! Aku terkejut setengah mati. Ketika mendengar suara pintu terbuka. Celaka.!

" Arjuna.! Jangan masuk.! " Teriakku histeris.

Si Juna yang telah masuk membulatkan mata melihatku, dengan cepat aku menutup dadaku dengan baju yang telah ku pegang.

Dasar, laki - laki mata keranjang.! Memang!

" Jun, jangan ngintip.!" pekikku.

Terdengar kekehan geli darinya. Diikuti dengan dia yang membalikkan badannya. Astaga apa - apaan ini.?

" Nggak usah ketawa gitu deh Jun, nggak ada yang lucu.!" Omelku sambil berjalan menuju kamar mandi.

" Yaa, elah gak nafsu kalee.!"

Ck, Dasar nyebelin.!

" Mau masuk kamar tuu ketuk pintu dulu kej, salam kek.!"

" Ribet amat, kayak mau namu aja.!"

Aku berdecak sebal. Kemudian menutup pintu kamar mandi lagi. Ya, Lord, aku menutup wajah saat melihat pipi yang merah terpampang dicermin.

Tak peduli seseksi dan sekeren apapun Si Juna. Namun, tetap saja kejadian melihat roti sobeknya kemarin dan baru saja sebuah drama diriku yang hanya dililit handuk itu sangat memalukan.

Bayangkan saja, aku dan Arjuna yang telah berkomitmen akan menjaga hati dan diri agar tak tumbuh cinta. Lalu sekarang, melihatnya sebagai suami yang berhak atas setiap jengkal tubuh ini. Ah, sungguh membaut ku gila.

**

Aku berbaring menari selimut hingga batas dada. Udara malam ini sangat dingin sampai membuat bulu kuduk berdiri.

Tanganku memainkan ponsel, berselancar disosial media. Ternyata berita tentang keluarga Wijaya putra telah hilang dan redup berganti dengan berita lainnya. Senangnya jadi bisa bersosial media lagi deh.. Hhh.

Tanpa sadar bibir ini tersenyum ketika mendapati foto Arjuna lewat diberanda. Baru beberapa jam yang lalu dia mengganti foto profilnya, dengan gaya sok cool. Tangannya dimasukkan kekantong celana sambil tersenyum tipis. Baru sadar dia sangat keren dan tampan. Eh...!

Namun, terlalu cool untukku. Mengingat tadi dia bilang kalau tak nafsu melihat ku yang hanya terlilit handuk sebatas dada dan paha. Hey, ayolah aku tak berbusana, dan lagi dapat dipastikan badanku lebih berisi dari pada kekesih yang telah meninggalkannya. Cincin, ukuran sepatu, bra dan baju dikado itu sebagai buktinya.

Lalu dia tidak tergoda sama sekali, ehmmt jadi ragu akan kenormalannya. Mungkinkah, saking sakit hati dengan penghianatan calon istrinya itu, membuatnya tak tertarik lagi pada perempuan. Amit - amit, jangan sampai kamu seperti itu yaa Jun!

Aku menggeleng sendiri.

Kembali menscrool beranda di aplikasi bersimbol ' F ' ini. Sesekali tertawa membaca status lucu dan saat ini bergidik ngeri membaca sebuah postingan yang menuliskan

Musim hujan itu, rejekinya para pengantin baru.

Singkat tapi lebih horor dari cerita hantu. Hiyyy serem.

Ku klik kolom komentar ingin membaca balasan netizen lainnya.

Musim hujan, musimnya bikin anak. Astaga apa - apaan ini.

Sekelabat ingatan tentang pernikahan ku dan Arjuna memgusik pikiranku. Bukankah tujuan menikah selain untuk beribadah juga untuk menghasilkan keturunan. Lalu bagaimana dengan pernikahan ini?

Cepat atau lambat pasti akan dipeetanyakan soal momongan. Haah, ngebayangin aja gak sanggup apalagi melakukannya. Aneh dan mengelikan pasti.

*Maaf untuk keterlambatan bab barunya yaa.

Terima kasih sudah mampir dan membaca*.

1
vivit nurhidayah
Luar biasa
Aulia Ananda
seru bgt ceritanya
Ade Diah
kok gitu...
Ade Diah
Baguslah ceritanya ampe nangis tadi...
Ade Diah
Baguslah ceritanya ampe nangis tadi... pas baca yang Juna bilang sepupu
Ade Diah
Luar biasa
Ade Diah
Banget ampe netes air mata saking sakitnya.
Elizabeth Zulfa
ini si kembar blm dikasih nama loh.. tpi udah gak up lgi smpek skrg..
IndraAsya
jejak 🐾
Intan Reni Agustina
bagus
Rha Shantika
good
Olivia Jasmine Arsend
alur ceritanya bikin aku nyesek thor.. jd ingat masa lalu 😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Olivia Jasmine Arsend
cowok emang susah minta maaf klo punya salah yg ada kita yg kena omelnya
Olivia Jasmine Arsend
cowok emang susah minta maaf klo punya salah yg ada kita yg kena omelnya
Indrijati Saptarita
lanjuuuuuuuuutttt udah setahun lebih tuuu.....
Indrijati Saptarita
ngeselin amat yaa....
Bunda Salma
egois sekali nih orang tua, kenapa gak anak kamu yang kamu cecar... dia yang gagal move on dari mantan calon istrinya koq yg disalahin hana?
Dafina Delisha
sebel sama si Juna.. Kurang apa pengorbanan hana 😡😡
miramiramp
bikin baper, ceritanya bagus banget thor
Rully Salahudin
CCTV, Thor... bukan sisi TV
D€LLANØ ARZZ: typo nya kejauhan njirr😭🗿
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!