NovelToon NovelToon
Kematian Tanpa Nama

Kematian Tanpa Nama

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Iblis / Rumahhantu
Popularitas:38.5k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Zora pulang ke kampung halaman Setelah sekian lama tinggal di kota, kepulangan dia kali ini tentu untuk merawat orang tua yang sudah begitu lanjut usia dan hanya Dia anak yang dimiliki oleh keluarga tersebut.

Rumah yang begitu besar dan terkesan begitu menyeramkan sekali bila hanya dilihat dari luar, tapi ternyata bukan hanya di luar dan di dalam telah menyimpan misteri yang begitu mengerikan sekali, bahkan Zora sama sekali tidak menyangka bahwa itu semua bersangkutan dengan dirinya.

Apa yang terjadi dengan rumah itu?

Apa kah Zora bisa bertahan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 08. Bertemu Ustad

Devano berhenti tepat di depan rumah yang terlihat begitu megah namun begitu banyak juga para santri yang hilir mudik untuk melakukan tugas mereka semua, melihat dari suasana itu maka dipastikan bahwa ini memang rumah ustadz yang sedang dia cari itu dan kemungkinan besar dia akan segera bertemu untuk meminta bantuan.

Pria ini sangat berharap bahwa nanti bisa mendapat pertolongan dari Ustadz itu dan akan mengajak sang Ustad datang ke rumah ketika Tante Rika sudah tidak ada lagi, sebab Tante Rika tidak seterusnya ada di rumah itu dan terkadang dia akan pulang ke rumah sendiri saat sudah selesai menjenguk Mama Susi.

''Assalamualaikum.'' Devano mengucap salam kepada seorang santri.

''Walaikum sallam.'' santri menyahut dengan sangat ramah kepada tamu yang datang.

Tidak ada raut wajah angkuh ataupun menolak kehadiran orang yang sedang menghampirinya sehingga membuat Devano merasa sangat nyaman ketika berbicara dengan orang yang ada di sini, tadi sempat ada rasa takut di dalam hati namun sekarang dia sudah mulai merasa nyaman kembali.

Sebab penyambutan yang begitu ramah sehingga dia tidak ada kepikiran untuk menjauh ataupun melarikan diri, Biasanya selama ini banyak orang yang begitu angkuh ketika baru pertama kali bertemu sehingga Devano sebenarnya agak sungkan ketika datang bertamu seperti itu di rumah orang yang tidak kenal.

''Ada perlu apa, Mas?'' santri bertanya dengan lembut kepada Devano.

''Saya ada keperluan dengan Ustaz yang ada di sini, Apakah beliau ada di rumah?'' Devano kembali bertanya.

''Abi Zayn ada di dalam, saya akan sampaikan terlebih dahulu bila ingin bertemu dengan beliau.'' santri mengajak Devano masuk ke dalam rumah.

Devano duduk menunggu karena santri tersebut sedang memanggil Ustadz yang memiliki rumah tersebut, sembari menunggu maka dia memperhatikan sekitar rumah yang terasa begitu dingin sekali sehingga membuat siapa saja yang ada di rumah tersebut merasa nyaman, mungkin karena Aura yang begitu bersih sehingga membuat orang tidak ingin segera pergi dari sini.

''Abi, ada tamu yang ingin bertemu.'' santri datang menghampiri Zayn.

''Oh sebentar.'' Zayn mengambil sorban berwarna hitam nya.

''Seperti nya beliau bukan orang sini karena wajah Dia terlihat begitu asing.'' ujar santri itu kembali.

''Em begitu? Ya sudah kalau begitu Abi akan segera menemui dia.'' Zayn segera menuju ruang tamu.

Tampak Devano sedang duduk menunggu karena dia memang sangat berharap dapat bertemu dengan ustad Zayn, ketika muncul Ustad tersebut maka Devano segera bangkit berdiri untuk bersalaman karena tidak sopan bila tuan rumah keluar namun dia tetap duduk di sofa itu, meski Dia adalah orang kota namun Devano memiliki sopan santun yang begitu tinggi.

''Assalamualaikum.'' Zayn mengucapkan salam sembari berjabat tangan.

''Walaikum sallam, Ustad.'' Devano senang sekali karena Ustad tersebut terlihat sangat ramah.

''Mari Silakan duduk kembali.'' Zayn mengajak sang tamu kembali duduk.

''Terima kasih, Ustad.'' Devano segera duduk di sofa itu dengan perasaan yang berdebar karena takut juga akan memulai pembicaraan ini dari mana.

''Gerangan apa yang membawa Mas datang ke tempat saya?'' Zayn langsung bertanya.

''Nama saya Devano, Saya baru datang ke desa ini dan tinggal di rumah yang paling ujung sana.'' Devano mengenalkan diri terlebih dahulu.

''Em Mas Devano.'' Zayn mengangguk dan tak lepas menatap wajah pria itu.

''Saya mengalami hal yang tidak biasa sehingga aneka datang ke sini untuk meminta bantuan kepada ustad.'' Devano langsung mengatakan tujuan dia.

''Maksud Mas Devano adalah gangguan dari iblis?'' Ustad Zayn memastikan terlebih dahulu.

''Benar, ini semua bersangkutan dengan sakit Mama mertua saya.'' Devano mengangguk dengan perasaan yang agak lega.

Sebab sekarang dia telah bertemu dengan Ustaz ini sehingga bisa di katakan Devano merasa akan mendapat pertolongan sehingga dia merasa lega, padahal sebelumnya rasa takut itu begitu besar di dalam hati karena dia tidak mau nanti ada sesuatu yang tidak biasa menghampiri dirinya dan membuat masalah tersebut semakin besar saja.

''Mama sudah sakit selama beberapa bulan ini dan dokter mengatakan itu tidak ada yang buruk di dalam tubuh dia.'' Devano memulai bercerita.

''Em begitu.'' Zayn mengangguk berusaha untuk memahami.

''Dan yang paling aneh lagi beliau tidak pernah tertidur selama ini meski sudah meminum obat, bahkan tadi malam saya melihat sendiri bahwa di rumah itu memang ada yang tidak beres.'' sambung Devano.

Zayn menarik nafas panjang karena dia tahu Mungkin ini memang ada yang bersangkutan dengan dunia iblis sehingga pria itu terlihat sangat ketakutan, ada rasa cemas juga di dalam mata Devano sehingga dia berpikir ada sesuatu yang perlu ia lakukan di rumah tersebut.

''Baik lah, Mari kita ke rumah itu sekarang.'' ajak ustad Zayn.

''Em anu, begini Ustad! Tante Rika tidak setuju saya meminta bantuan dari orang lain, jadi saya menunggu beliau pergi terlebih dahulu dan baru akan membawa Ustaz ke rumah.'' Devano langsung mengatakan apa adanya.

''Kenapa tante mas Devano tidak suka memanggil ustad?'' Zayn bertanya dengan lembut.

Devano menggeleng karena dia memang tidak paham kenapa Tante Rika begitu menolak ajakan dia untuk mencari Ustad atau bahkan dukun yang bisa mengobati Mama Susi, entah dia yang tidak percaya atau karena ada masalah lain namun yang jelas Tante Rika begitu melarang.

''Catat saja nomor ponsel saya dan bila sudah tidak ada tante mas Devano maka silakan hubungi saya.'' ujar Zayn.

''Ah ya baik, Sebelumnya saya ucapkan terima kasih karena Ustad sudah mau membantu saya.'' Devano sangat senang.

''Saya belum tentu bisa membantu namun yang jelas saya akan ke sana untuk melihat keadaan Mama mertua Mas Devano.'' ucap Zayn.

Pria ini mengangguk senang dan dia segera mencatat nomor ponsel milik ustad, dengan begini maka nanti dia bisa menghubungi Zayn bisa datang ketika Tante Rika sudah tidak ada di rumah itu, kemungkinan besar adalah nanti malam ketika semua orang sudah tidak ada di dalam rumah.

''Menjelang saya datang ke sana, Ambillah dulu beras tiga genggam dan masukkan ke dalam mangkok lalu letakkan di depan pintu belakang.'' suruh Zayn.

''Itu untuk apa, Ustad?'' Devano penasaran pula sehingga dia bertanya.

''Lakukan saja dulu dan bila pagi nanti datang beras itu berubah warna hitam maka kejadian ini sangat genting.'' jawab Zayn.

Mendengar hal itu tentu saja Devano menjadi semakin ketakutan dan dia berusaha untuk melakukan apa yang dikatakan oleh Ustadz tadi, berharap itu semua tidak akan berubah menjadi warna hitam karena dia jujur saja merasa takut meski hati kecil mengatakan bahwa rumah itu memang ada yang tidak beres.

Selamat siang, jangan lupa like dan komentar nya ya, kalau ini enggak lolos juga kek nya othor istirahat dulu ya besti.

1
Nurr Tika
kalian berdua keluar sj dari rumah itu
Betri Betmawati
kerasukan kah mama Susi sampai masak tikus busuk segala
mifta
emng bisa gt setan memperdalam ilmu agama
Nurr Tika
ada misteri pa di dalam rumah itu sampe" art nya ja bunuh dri
Fiyan Ayu
alaahh muaaall q thor,bayangin bangkai tikus🤣🤣🤣
FiaNasa
masih abu² ini awal kisah tragedi ini kenapa
FiaNasa
semakin jelas klau si Rika ini biangnya
Sabrina Qheyla Putrie
Siang 🤭
Tri Lestari
kalau kau masih di rumah itu mungkin gak akan selamat zo entah kau atau suamimu
FiaNasa
kek nya semua ini ulah dr si Tante Rika dej
FiaNasa
ada² saja Maharani ini,,😀😀
FiaNasa
kok AQ curiga sama sitante Rika ini,,apa dia yg membuat mama Susi skit
FiaNasa
Alhamdulillah...semua syang Felix walaupun ayahnya sendiri abai
neni nuraeni
ih dmn2 pst sllu ada org yg julid,,,, lnjutt
FiaNasa
ayo Felix kau pasti mampu,,aq yakin kekuatan yg kau miliki lebih besar dr si Nolan bapak mu itu
Apriyanti
KLO Uda gosip apa aja pasti di bicarakan sampai² pampir pun ke bawa²🤣
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Laila Amalia
mlm juga Thor....
Heni Mulyani
ditunggu kelanjutannya ceritanya
Eli Rahma
apa tante Rika dalang dibalik kejadian² di rumah zora
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!