Novel ini menceritakan kisah tentang seorang wanita yang bernama Ailin yang selalu di sakiti oleh suami pertamanya sampai membuatnya harus kehilangan anak yang masih ada di dalam kandungannya.
Penghianat suaminya yang di lakukan terus-menerus membuat pernikahan mereka berakhir dengan kata cerai.
Apakah Ailin bisa move-on dari masa lalunya dan masihkah ada pria yang baik hati dan menyayanginya apa adanya. Temukan ceritanya di season kedua dari novel Pernikahan Kontrak Ailin.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khairin Nisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rencana Pernikahan.
Ailin, Adam, Tuan besar Sea dan juga Nyonya besar Sea sudah masuk ke dalam mobil. Mobil yang di kemudikan oleh Adam itu berjalan keluar dari area pemakaman kota kemudian menerobos keramaian di dalam kota tersebut di sore
hari ini, jalanan kelihatan padat di karena di penuhi kendaraan beroda empat.
Selang beberapa waktu mobil yang di tumpangi oleh keempat orang itu berhenti di gerbang utama rumah mewah dan juga besar milik keluarga Sea. Adam membunyikan klakson mobil beberapa kali, keempat pengawal yang memakai baju hitam segera membungkukkan setengah badan mereka dan salah satu di antara mereka yang memegang ramote berwarna hitam itu langsung memencet tombol di salah satu remote tersebut.
Dengan perlahan gerbang mulai terbuka dengan lebar, dan mobil dan kemudikan oleh Adam melewati gerbang utama rumah itu.
_ _ _ _
Sepulang dari pemakaman mereka berempat langsung menuju ruang tamu rumah ini untuk makan malam, setelah makan Malam Nyonya besar Sea meminta Adam dan juga Ailin menuju ke ruang tengah rumah ini. Tanpa menjawab Adam dan juga Ailin hanya bisa mengiyakan apa yang di ucapkan oleh pemilik rumah
ini.
Mereka berempat sudah duduk di ruang tengah rumah itu, Adam dan Ailin duduk berdampingan sedangkan Tuan besar Sea dan juga Nyonya besar Sea duduk di sofa yang sama.
Ada permandangan yang berbeda di dalam ruang tengah pada malam hari ini, karena semua pelayan dan juga sebagian pengawal sedang berkumpul di sudut ruang tamu ini atas permintaan sang pemilik rumah.
“Dengarkan ucapan ku, kalian akan menikah dengan acara pernikahan yang akan di gelar dengan begitu mewah! Bahkan lebih mewah dari acara pernikahan yang pernah aku adakan untuk Adinda sebelumnya,” ucap Tuan besar Sea dengan nada suara terdengar begitu tegas di setiap Kalimant yang dia
ucapkan.
Jika kebanyakan wanita akan sangat menyukai akan hal ini, namun sangat berbeda halnya dengan Ailin. Wanita ini malah langsung menundukkan kepalanya setelah mendengar pernikahannya akan di lakukan dengan melibatkan banyak orang dan pastinya mengelontorkan dana yang tidaklah sedikit itu.
Nyonya besar Sea dan juga suaminya langsung menatap kearah Ailin dengan mengerutkan keningnya heran. Sedangkan Adam sudah mengerti apa yang sedang di pikirkan oleh wanita yang berada di sampingnya saat ini sebab dia sudah mengenal Ailin sangat lama.
“Nak, apakah kau merasa keberatan dengan apa yang akan kami
lakukan?” tanya Nyonya besar Sea dengan wajah penuh selidik saat menatap kearah
Ailin. Dan begitu juga dengan suaminya yang tak bergeming saat menatap kearah
Ailin.
Mengelengkan pelan kepalanya, “Saya tidak pantas mendapatkan yang jauh lebih baik dari Nona Adinda,” jawab Ailin sembari menatap kearah depan dengan tatapan sendu.
Tuan besar Sea tersenyum kecil mendengarkannya dan menatap kearah Ailin dengan begitu kagum setelah mendengar apa yang di ucapkan oleh wanita itu barusan, “Kau bahkan begitu pantas mendapatkan semua ini, jangan anggap kami orangtua angkatmu tapi anggap kami sebagai orangtua kandungmu,” jawab Tuan besar Sea dengan menunjukkan wajah memohon.
Nyonya besar Sea menganggukkan kepalanya menatap Kearah Ailin dengan seulas senyuman. Melihat akan hal ini Ailin meneterskan Kristal bening yang sejak tadi sudah bertumpuk di susut matanya dengan tangis bahagia.
Ailin beranjak bangun dari posisi duduknya dan dia langsung berjalan mendekati orangtuanya dengan air mata terburai begitu derasnya sampai membasahi kedua pipinya, setelah berada di hadapan kedua orang yang paling berharga menurutnya itu, Ailin segera menjatuhkan pelan lututnya di bawah lantai pualam tersebut, setelah lututnya mendarat sempurna di atas lantai pualam itu dia segera memeluk ke dua orangtuanya itu dengan lembut.
Aku tau, kalian tidak memiliki hubungan darah sedikitpun denganku namun aku melihat jika kedua orangtuaku saat ini masih hidup maka mereka juga akan melakukan apa yang kalian berdua lakukan padaku. Gumam Ailin dalam hati sembari tak hentinya dia mengucap rasa syukur karena telah di pertemukan dengan kedua orang yang sangat baik hati dan juga tulus menyayanginya ini.
“Aku sangat menyayangi kalian, Mama, Papa.” Ucapan Ailin di akhiri dengan mendaratkan satu kecupan di pipi kedua orang yang dia sebutkan panggilannya tadi.
“Kami juga sangat menyayangimu, putriku ku.” Nyonya besar Sea dan juga Tuan besar Sea mengucapkan kalimat yang sama dan setelah mengucapkan kalimamat tersebut kedua orang itu langsung mendaratkan dua kecupan di pipi Ailin.
Adam yang melihat akan hal ini sontak berdiri dari posisi duduknya dan langsung mengeluarkan ponselnya dari balik celana berwarna hitam yang sedang dia kenakan. Adam mengabadikan kejadian ini dengan beberapa kali jepretan.
Ailin pantas mendapatkan kebahagian jauh lebih banyak dari yang orang lain dapatkan sebab dia sudah mengalami banyak pernderitaan bahkan mungkin jauh lebih banyak dari yang pernah di alami oleh kebanyakan wanita di sepanjang perjalanan hidupnya.
Kesabaran dan juga kebaikan yang selama ini Ailin tanamkan di dalam hidupnya tanpa dia sadari berimbas pada masa depan yang cerah dan juga air mata kesedihan yang dulu selalu dia tunjukkan sekarang tidak terlihat lagi.
Jemput lah kebahagiaanmu Ailin kau pantas mendapatkan suami kedua sebaik Adam dan juga orangtuanya sebaik keluarga Sea.
Setelah Ailin tidak menolak acara pernikahannya akan di gelar tiga hari dari sekarang, Nyonya besar Sea dan juga Tuan besar Sea langsung sibuk. Nyonya besar Sea dan juga Ailin sibuk mengatur masalah dekorasi dan masalah makanan. Sedangkan Adam dan juga Tuan besar Sea sibuk mencatat siapa saja yang akan ikut di undang untuk merayakan pernikahan yang akan di
gadang-gadang menjadi pernikahan paling mewah dan juga paling megah di Negara ini.
Begitu banyak pelayan dan juga asisten tuan besar Sea yang ikut membantu semua ini hingga Adam dan juga tuan Sea hanya tinggal mengarahkan mereka saja.
Adam dan Ailin juga memutuskan jika mereka tidak akan
menikah di Indonesia namun mereka akan menikah di Negara ini. Adam menyuruh Pak
Ray untuk mengundang beberapa rekan bisnisnya yang berada di Negara mereka. Pak
Ray dan juga Sani yang berada di Jakarta seketika langsung ikut sibuk setelah
mendapatkan perintah dari CEO dan juga sekaligus sahabat baik mereka itu.
Radja yang lebih dulu mendapatkan kabar dari Pak Ray langsung tersentak kaget setelah mendengarkan Ailin dan juga Adam akan menikah dalam jangka waktu yang begitu dekat.
Entah apa yang sedang di rasakan oleh pria itu namun sepertinya dia tidak rela jika melihat mantan istrinya menikah dengan pria lain dan melupakan dirinya sungguh sebuah pemikiran yang konyol. Tapi Radja benar memikirkan hal ini entah bagaimana dengan kehidupannya sekarang bersama dengan istrinya yang masih belum hamil juga.
JANGAN LUPA LIKE DAN JUGA KOMENTAR SERTA VOTE JUGA YANG BANYAK YA. .
Jadi nikmatilah buah dari apa yg kau perbuat sama Ailin ok!! Hareudang..hareudang..hareudang panas panas panas.....nih lagu wat Radja ketika liat kemesraan Aili. dan Adam.
Aku setuju dengan pernikahan Ailin dan Adam, bayangin aja suami bawa pacarnya kerumah terus dia berhubungan intim dan istrinya diabaikan padahal baru melahirkan dan kehilangan anaknya. Iiuuhhh jijik .... suami abis celap celup sama pacarnya terus pengen pertahanin penikahannya?? gak semua wanita mau menerima suami seperti itu ya, mending pergi aja relakan suaminya sama selingkuhannya bersama kan cocok tuh pasangan lalat dan sampah.
mana yang benar Holly cinta deri atau raja
ada bab Holly seperty udah sangat jatuh cinta sama deri hingga tidak mau pisah dari deri tapi di bab lain dijelaskan deri hanya pelampiasan dan dia masih sangat cinta dengan raja, puyeng gua
kenapa ga sendiri aja ya.....
maaf kalo lancang.....
selamat buat Ailin dan adam
raja....... gigit jari
selamat buat Adam....