Hai...ini karya pertama aku jadi kalian harus dukung ya .
sinopis
Ini sudah modern tapi entah mengapa orang tua Qhonita mau menjodohkan Qhonita dengan seorang ustads tampan yang berada di pesantren jauh dari rumah mereka .
Namaku Ghania faneha Qhonita gadis tomboy yang selalu keluar malam dan balapan motor secara liar di tengah -tengah jalan raya .Suatu hari orang tua Qhonita mau menjodohkan Qhonita dengan seorang ustads yang tampan .
Agar anak mereka bisa merubah diri dengan berjalannya waktu .
Akankah Qhonita mau di jodohkan atau malah sebalik nya??
Yuk simak kisah selanjutnya..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon metri annisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 08
"Tapi apa Dok ?"tanya Alif tak sabaran .
"Sebelumnya saya mau menanyakan sesuatu ."sahut Dokter Eka .
"Tanya aja dok ."sahut Alif .
"Qhonita sering kambuh dan jarang minum obat ?"tanya Dokter Eka .
"Iya dok ,beberapa minggu ini Qhonita sering kambuh dan minum obat juga jarang karena takut Ummi sama Abi heran dan tau kalau Qhonita punya penyakit ."ucapan Alif membuat dokter Eka menghembuskan nafasnya secara kasar dan pelan .
"Gara-gara jarang minum obat ,kangker ususnya bukannya membaik malah memburuk Kak , itulah sering kambuh karena jarang minum obat nya ."jelas Dokter Eka,ya untuk panggilan Eka ke Alif itu sebutan Kakak dan Alif memanggil Eka itu dokter agar ada embel-embelnya dikit .
"Kira-kira ada obat herbal atau obat lain gak Dok ?"tanya Alif .
"Ada tapi itu membutuhkan waktu untuk membuatnya Kak ."sahut Dokter Eka dengan memaikan pena nya .
"Hmmm nanti saya pikirkan dulu dan berdiskusi dengan Qhonita ,kalau tidak ada lagi saya permisi Dok ,Assalamualaikum ."ucap Alif berlalu ke luar ruangan .
(sebelum itu di dalam ruangan itu ada satu perawat yang ikut menangani penyakit Qhonita dangan Dokter Eka juga dan di ruangan itu tidak berdua tapi bertiga ,agar tidak menjadi fitnah ).balik lagi ke cerita selanjutnya .
Alif menyusuri lorong rumah sakit ia tidak menuju ke ruangan Qhonita tapi ke taman rumah sakit dahulu ,sejenak ia ingin melupakan masalah kejadian 5 tahun yang lalu .
Sesampainya di sana sepi mungkin karena hari sudah malam ,di sana hanya Alif yang duduk di bangku kosong . Alif merenung tentang hidup Qhonita bagaimana jika pengobatan yang mereka berdua lakukan tidak berhasil .Dan apakah ia bisa menyebunyikan rahasia ini dari Ummi dan Abi ,Alif merasa ia sudah lelah dengan keadaan saat ini .
"Yaalloh semoga dengan keadaan ini Alif lebih di tabahkan lagi dan bersabar ."gumam Alif pelan dan menunduk lesu .Satu tetes air mata meluncur bagaikan air pancur .
Segera Alif berdiri dan melakngkah ke arah ruangan Qhonita menginap .
"Assalamualaikum ."salam Alif setelah membuka pintu .
" Waalaikum'salam ,dari mana Bang ?"tanya Ummi karena setau Ummi tadi Alif hanya beli makanan dan minuman tapi sampai malam ia belum pulang ke ruangan .
"Dari luar Mi ,gimana keadaan Qhonita apa sudah membaik dan sudah sadar ?"tanya Alif sudah duduk di kursi samping tempat tidur Qhonita .
"Alhamdulillah sudah membaik tadi sore Qhonita baru sadar ,kata Abang mau beli makanan tapi gak di belikan ."ucap Ummi pada Alif .
"Astagfirulloh lupa Mi,tadi Abang lupa ,Abang keluar sebentar ya untuk beli makanan dan minuman juga ."sahut Alif sambil ke luar ruangan .
"Assalamualaikum Mi ,Abang jalan dulu ."pamit Alif melangkah ke luar .
"Waalaikum'salam ,hati hati Bang jangan ngebut nyetir mobilnya ."ucap Ummi memperingatkan .
Tak lama kemudian Alif balik lagi ke ruangan untuk menanyakan minuman apa dan makanan apa yang akan di beli .
"Kenapa balik lagi Bang ?"tanya Ummi bingung tadi pamit mau keluar tapi malah balik lagi .
"Ummi mau minum apa dan makananya gimana ?"tanya Alif karena bingung mau beli makanan apa dan sekarang pikirannya penuh dengan keadaan Qhonita kedepan nanti .
"Minum teh hangat ,makanan nya nasi biasa sama lauknya tempe sambal dan sambal cabe ijo ,untuk Abi tanya aja sendiri ."Sahut Ummi sambil berdiri dan menuju kamar mandi .
"Bi bangun !!"panggil Alif sambil menepuk-nepuk pipih Abi .
"Apa Bang,Abi masih ngantuk besok aja ya kalau ada perlu ."ucap Abi masih berada di alam mimpi tapi bisa jawab (hebat guys).
"Abi mau makan apa dan minumannya ,apa Abi gak laper dati siang gak ada makanan yang masuk ."jelas Alif panjang kali lebar kali sisi tapi yang di bangunkan masih menutup mata .
Mungkin lelah dan juga ngantuk ,Dan tiba-tiba
"Awww, Yaalloh mimpinya asli banget ."ucap Abi melebatkan mata dan mengusap-usap pinggang yang habis kena cubitan mimpi asli .
"Abi kalau di tanya anak itu bangun ,jangan tidur terus kan cuma sebentar gak lama habis itu baru lanjut tidur ,kalau di rumah pasti..."ucapa Ummi mengantung dengan tangan Abi membekap mulut Ummi .
"Ohok...ohok....ohok...keselek biji duren ."ucap Ummi mengambil minum dan meminumnya .
"Ummi sejak kapan makan biji duren ?"tanya Alif setau ia Ummi paling gak suka yang namanya duren tapi ini malah makan bijinya .
"Bercanda Abang cepetan beli makanan dan minumnya jangan lupa dan satu lagi makanan Qhonita yang di bungkus aja takutnya nanti tengah malam ia bangun dan lapar ."sahut Ummi panjang kali lebar .
"Untuk Abi kasih aja nanti nasi uduk 5 ribu di depan rumah sakit dan minumnya es jeruk dingin ."ucapan Ummi membuat Abi begidig ngeri .
"Ucapan Ummi jangan di masukkan ke hati beli minum es cokolatos panas dan makananya tetap nasi uduk ,oke jangan banyak tanya jalan sekarang ."
"Siap tunggu beberapa tahun kedepan baru makanannya sampai ."sahut Alif berlari ke luar ruangan menghindari perdebatan yang menguras energinya sedikit .
Di dalam mobil Alif mengendarai mobil secara melaju kencang ia menuju rumah kontrakan yang selama ini ia buat dan ia sembunyikan dari Abi Ummi .
Rahasia banyak tetapi tak semuanya harus di ketahui oleh keluarga ,itulah prinsip Alif ia banyak menyimpan rahasia tetapi hanya sebagian saja rahasianya di ketahui keluarga .
Sesampainya di rumah kontrakan segera Alif menuju kamar dan mandi di sana dengan mandi bisa menghilangkan beban sedikit bagi Alif .
Rumah kontrakan Alif sederhana ,dapur di pisah dengan meja makan kamar ada 4 di setiap kamar sudah ada perabotannya ,dan di ruang tamu itu di satu dengan dekat pintu masuk, ruang rahasia ada di kamar alif di bagian rak buku itu ada tombol pintu nya ,di dalam ruangan itulah semua kenangan tersimpan , kenangan masa lalu atau masa sekarang semuaanya terkumpul di sana dan yang mengetahui itu hanya Qhonita seorang tak ada yang lain .
Tak lama kemudian Alif telah menyelesaikan mandi dan bersiap untuk Sholat isya terlebih dahulu sebelum pergi lagi .
Di saat Alif selesai melaksanakan sholat isya ada seseorang mengetuk pintu bukan hanya sekali tapi berulang kali .
"Alif yuuuuhuuuuu ."bukannya salam malah manggil nama sungguh tak sopan .
Ceklek ..
"Assalamualaikum ,mau apa lagi kamu ke sini ."ucap Alif sambil menetralkan darahnya yang naik turun .
"Ehhh sayang aku lupa ,Waalaikum'salam imam ku yang sholeh ."ucap Perempuan itu dengan gaya genit dan agresif .
"Jangan sentuh saya ,kita masih belum halal ,dan satu lagi jangan pernah ganggu keluarga saya lagi terutama Qhonita ."ucap Alif menutup pintu dengan cara membanting nya .
"Kamu tunggu aja ,Qhonita bakalan mati di tangan ku jika kamu berani menolak diriku sayang ."ucapan perempuan itu membuat orang yang berjaga-jaga di sana memandang dengan pikiran kotor .
.
.
.
.
.
.
.
.bersambung
.
.
Jangan lupa like komen and voteee yang benyek yeeee
made by:Metri pramisti
maaf ya kemaleman upnya
soalnya lagi melayang-layang pikiran jadi susah merangkum 💚🌻
maaf untuk tanggalny di ubah ubah 🤗
hadejhhh
DISINI MAU LIAT AUTHOR APA PUTRA JDI USTADZ TEGAS, ATAU USTADZ YG GIK MIKIRIN PRASAAN ISTERINYA..
SEMUA BLM DIJELASKN SIAPA2 WANITA YG MAU JDI PELAKOR SELAIN USTADZAH CACA,, TERUS APA JUGA ADA USTADZ CALON PEBINOR NII..
jadi cerita nya sedikit
semangat