NovelToon NovelToon
Pilihan Adam

Pilihan Adam

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir
Popularitas:13.7k
Nilai: 5
Nama Author: RATNA YULITA

Adam pemuda tampan dan kaya, menjadi incaran banyak wanita dari masa sekolah sampai kuliah. namun tak satupun dari mereka yang ditanggapi Adam.

Hana gadis desa yang bekerja dirumah makan milik Adam, juga menaruh hati kepada Adam, Hana sadar diri dan memilih mengabaikan perasaannya.

Adam menyukai Hana, ia meminta Hana memanggilnya kakak agar lebih dekat dan membuat Hana nyaman dalam bekerja.

Sanggupkah Hana menahan perasaannya dan selalu bersama Adam tanpa ungkapan cinta dari Adam??

ayo simak kisah mereka,.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RATNA YULITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

manusia aneh

"Pagi kak." ucap Hana yang berdiri tidak jauh dari pintu kamar Adam. Menyapa Adam yang baru keluar dari kamarnya.

"Ya, pagi juga." jawab Adam merasa senang Hana menyapanya pagi ini.

"Apa kau terbiasa bangun pagi?" tanya Adam

"Ya, aku terbiasa membantu bibi memasak, setelah masak aku akan mengisi kotak bekal makan siang ku dan aku bersiap untuk berangkat sekolah." ucap Hana mengingat rutinitasnya setiap pagi di rumah Pak cik.

"Menyenangkan sekali kegiatan pagi mu, Kenapa tidak menunggu sampai pengumuman kelulusan baru bekerja?"

"Aku ingin secepatnya memiliki penghasilan, menunggu dan berharap kebaikan itu melelahkan dan sering membuat kecewa." jawab Hana

"Tadi kau bilang masak bersama Bibi, dimana kedua orang tua mu?" tanya Adam ingin tahu lebih banyak.

"Ayah ku sudah meninggal 2 tahun yang lalu, Ibu ku pergi merantau semenjak aku berumur 5 tahun, sampai sekarang aku tidak tahu kabarnya." ucap Hana sambil mengenang masa lalu yang tidak bisa ia lupakan.

..."Cerita Hana dan Ihsan tidak memiliki kesamaan, tapi aku yakin Hana tidak berbohong." ucap Adam didalam hatinya....

"Kak, boleh aku menerima uang yang kau janjikan semalam?" ucap Hana sambil mengacungkan telapak tangannya kearah Adam.

Adam tertawa melihat Hana menagih janjinya.

"Ternyata benar, wanita suka sekali menagih janji." jawab Adam sambil tersenyum

"Baiklah, tunggu sebentar." jawab Adam memutar badannya kembali masuk kedalam kamar.

Hana tersenyum dan menurunkan tangannya.

Adam keluar dari kamar dan berjalan mendekati Hana yang masih berdiri tidak jauh dari kamar Adam.

"Mana tangannya?" Ucap Adam saat mereka hanya berjarak kurang dari satu meter. Jarak mereka yang sangat dekat membuat Hana menjadi gugup dan memilih mundur agar sedikit berjarak. Adam tertawa dan malah memajukan langkahnya mendekati Hana.

"Stop." ucap Hana saat dirinya sudah terbentur di dinding.

"Jangan terlalu dekat, Sini uangnya." ucap Hana sambil menjulurkan tangannya

Adam meraih tangan kanan Hana, menempatkan tangan kirinya dibawah punggung tangan Hana dan Tangan Kanannya diatas telapak tangan Hana. Jantung Hana berdebar dengan kencang begitu juga dengan Adam.

Hana menarik tangannya yang telah diberi uang, Hana segera lari ke kamar untuk menenangkan jantungnya yang tidak stabil.

Adam tersenyum melihat tingkah Hana yang masih mampu menahan diri dari pesonanya.

Setelah cukup Aman, Hana kembali membuka pintu kamar dan melihat Adam yang duduk di kursi tamu tidak jauh dari kamarnya.

"Bisakah Kakak mengantar ku ketempat kerja?"

"Baiklah, ayo kita berangkat." ucap Adam dengan mode serius seolah tidak terjadi apapun diantara mereka beberapa menit yang lalu.

Hana keluar dari kamar membawa kembali tas ransel dan tentengan plastiknya. Adam melihat itu dan kembali meraih barang bawaan Hana. Ia membawanya ke mobil.

Tidak ada pembahasan atau obrolan diantara mereka selama dalam perjalanan menuju tempat kerja. Kedua nya larut dengan pikiran masing-masing.

"Kak, turunkan aku sebelum sampai di tempat kerja." ucap Hana memecah keheningan

Adam tidak menjawab dan terus melaju sampai mereka berada lebih kurang tiga meter dari tempat kerja, Adam menghentikan mobilnya dan melihat kearah Hana.

"Nanggung amat." ucap Hana kesal dengan ulah Adam yang menurunkannya sangat dekat dari tempat kerja.

"Belikan kakak bubur ayam dan tolong antar kekantor." ucap Adam cuek sambil menyodorkan uang kepada Hana.

Hana menoleh kesamping, ternyata mereka berhenti didepan toko sarapan pagi. Hana mengambil uang yang disodorkan Adam dan keluar dari mobil.

"Dasar manusia aneh." gerutu Hana sambil masuk ke toko sarapan pagi dan Adam melanjutkan perjalanannya menuju kantor.

Jam 08.00 Adam sudah berada dikantor dan kehadirannya sepagi ini menjadi bahan perbincangan dikalangan dapur dan tempat makan pelanggan.

Hana selesai membeli bubur dan berjalan kaki menuju tempat kerja.

Tit... Tit

Sebuah mobil Pajero sport berwarna hitam berhenti disamping Hana, Hana menoleh dan ikut berhenti.

"Oh,. Pak Ihsan." ucap Hana mengetahui orang yang didalam mobil itu ketika kacanya diturunkan.

"Masuklah." ajak Ihsan menawarkan tumpangan kepada Hana.

"Tidak usah pak, hanya tinggal beberapa langkah lagi." tolak Hana.

"Oke baiklah." ucap Ihsan sambil melanjutkan perjalanannya menuju parkiran pribadi.

"Kau membeli bubur? Apakah itu untuk ku dan Adam?" tanya Ihsan saat Hana melewati mobilnya yang sudah terparkir disebelah mobil Adam.

"Haa,. Oh iya ini untuk bapak dan pak Adam, tadi pak Adam menyuruh saya membelinya." jawab Hana berbohong, padahal iya membeli dua bubur itu untuk dirinya dan Adam.

"Trimakasih, biar aku yang membawa bubur ini kekantor." ucap Adam menawarkan diri

"Oke, ini,.. Trimakasih pak." ucap Hana tersenyum sambil menyerahkan plastik tentengannya kepada Ihsan.

Setelah memberikan tentengan sarapan itu Hana segera pergi ke kamar mandi untuk memulai pekerjaannya.

"Halo bro." Sapa Ihsan melihat Adam yang duduk di kursi kerjanya.

"Halo juga." jawab Adam

"Tumben datang pagi." ucap Ihsan

"Ya, aku ada janji dengan dosen pembimbing pagi ini, apa ini pesanan ku?" tanya Adam ketika Ihsan meletakkan kotak sarapan diatas meja nya.

"Ya, Hana memberikannya kepada ku. Ayo makan selagi hangat." jawab Ihsan

Adam dan Ihsan sarapan bersama, Hana merasa lapar dan menghentikan pekerjaannya. Ia keluar dari kamar mandi dan bertemu Budi yang baru datang dengan motor metiknya.

"Mau kemana Hana?" tanya Budi

"Aku mau ke toko sebelah, mau sarapan." jawab Hana

"Ayo aku antar, aku juga belum sarapan." jawab Budi yang masih duduk diatas motornya

"Oke." jawab Hana langsung setuju

Mereka berangkat melewati kantor, Adam melihat Hana dibonceng, ia merasa kesal dan tidak rela jika Hana berduaan dengan laki-laki lain.

Adam menyusul mereka, Budi dan Hana baru saja sampai dijalan raya. Adam datang dan mencegat mereka.

"Mau kemana kalian?" tanya Adam

"Mau pergi sarapan pak." jawab Budi yang seumuran dengan Adam.

"Hana turun, Aku memerlukan bantuan mu." Budi dan Hana mendengar perintah Adam, tanpa menunggu ucapan selanjutnya Hana turun dan masuk kedalam mobil Adam.

Adam melanjutkan perjalanannya tanpa mempedulikan Budi yang masih bingung dengan urusan Adam yang memerlukan bantuan dari Hana.

Budi kembali ketempat kerja karena sebenarnya Budi hanya ingin menemani Hana sarapan.

"Kenapa tidak beli sarapan untuk mu tadi?" tanya Adam masih dengan suasana hati gondok.

"Tadi sudah aku beli, karna bertemu pak Ihsan aku memberikan sarapan ku padanya." jawab Hana jujur dan tidak merasa bersalah.

Adam paham kenapa Hana tidak jadi sarapan, ia membawa Hana sarapan ditempat yang lumayan jauh dari tempat kerja.

Adam duduk disamping Hana menemani Hana menghabiskan sarapannya. Selesai sarapan, mereka kembali ketempat kerja. Kali ini Adam langsung menurunkan Hana ditempat parkiran kantor.

"Kenapa malah diturunkan disini sih kak?" tanya Hana tidak enak dilihat karyawan lain, ia keluar dari mobil Adam.

Adam cuek dan tidak menjawab pertanyaan Hana, ia keluar dari mobil dan membuka pintu untuk Hana. Hana terpaksa turun dengan hati dongkol.

1
lia musa
Kemana menghilang RATNA YULITA..Last update bulan april yg lalu..muncul kn diri anda..sudah ditunggu kelanjutan cerita ini
lia musa
terus semangat..teruskn update
lia musa
setakat ini..aku suka kerana alur cerita nya ringan senang difahami
Oktavia
lanjut kak
Oktavia
lanjut kak. semangat 💪💪
Oktavia
lanjut kak ya banyak. semangat kak 💪💪. aku suka karyamu
NN
lanjut kak, jangan lama2 update
Oktavia
kak lanjut yg banyak ya
Oktavia
lanjut kak cerita nya bagus semangat kak
Ratna Yulita: terimakasih dukungannya 🙏
total 1 replies
NN
lanjut kak, jgn lama cerita yg baru
Ratna Yulita: terimakasih dukungannya 😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!