"Andai waktu dapat di putar kembali,Aku ingin Kau tak pergi dari hidup Ku Von,,"
Vonny menatap Ku lama,,
"Tapi itu hal yang tidak ku ingin kan di dalam hidup Ku Juno!!
"Jika boleh memutar waktu Aku tidak ingin mengenal Mu apa lagi sampai jatuh hati pada Mu.
Kau yang membuang Ku,dan sekarang Kau yang mengemis pada Ku untuk kembali.
Tidak Kau ingat sakit nya Aku saat menghadapi sikap Mu yang semau nya???
Kata-kata itu yang jelas teringat di ingatan ku.Saat Vonny bertemu dengan ku kembali.
Aku akui Aku dahulu memang begitu jahat pada nya.Aku telah menyia-nyiakan gadis yang sangat mencinta i Ku.
Hingga akhir nya Aku sadar jika Memang Dia yang terbaik hadir di dalam hidup Ku.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adena_ghina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 8
Pagi ini Aku berangkat kerja sendirian seperti biasa nya.Aku sengaja datang lebih awal dari biasa nya karena Aku membawa mobil Bu Anita.
Aku tidak ingin ada orang kantor yang melihat ku.Bisa-bisa bakal jadi pembicaraan di kantor jika ada yang melihat ku.
Terlihat kantor masih begitu sepi.Aku pun cepat memarkirkan mobil ku.
Setelah membereskan meja kerja ku.Aku pun duduk sambil meminum teh hangat.Seperti nya ada waktu untuk bersantai.Ternyata Aku memang datang nya terlalu pagi.
Aku pun membuka ponsel ku dan melihat-lihat story.Mataku tertuju pada story Vonny.Disana Ia memasang foto Ia sendiri dengan caption "Semangat von,,".
Sejak kapan Ia jadi pecicilan seperti itu??Biasa nya Ia tidak pernah membuat story menggunakan foto nya sendiri.Biasa nya Ia lebih suka membuat story tentang diriku atau pun tentang rutinitas nya sehari-hari.
Aku pun langsung mengomentari nya.
"Lagi cari perhatian sama siapa kamu???"
Aku pun mengirimi balasan untuk story nya.
Seperti nya Ia sedang tidak memegang handphone.Mungkin Ia lagi di jalan menuju ke kantor.
Aku jadi kepikiran melihat story Vonny barusan.Apakah Ia lagi mencari perhatian seorang pria??Vonny tidak pernah seperti itu menunjukkan kecantikan nya pada lelaki lain.
Aku membayangkan pasti banyak lelaki yang mengomentari story nya nanti.
Aku melihat ponsel ku lagi,dan belum juga ada balasan.
Sebaik nya Aku menelpon nya saja.Hatiku sudah tidak tenang.
Tuut,,Tuut,,
Tak ada jawaban dari Vonny.
Apa Ia sedang di jemput dengan lelaki lain??
Aku pun menepis pikiran itu jauh-jauh.
Tenang Juno,,tenang,,
Vonny tidak akan seperti itu.
Tiba-tiba ponsel ku berbunyi.
Itu pasti Vonny,Aku pun segera mengambil ponsel ku.
Ternyata Bu Anita yang menelpon ku.
"Ya Bu,,ada apa??"Tanya ku pada nya.
"Kamu sudah tiba di kantor Jun??"ucap nya pada ku.
"Iya Bu.Saya baru saja tiba."Ucap ku lagi.
"Oke kalo begitu.see you,,"Ucap nya sambil menutup telepon.
Kenapa Bu Anita menelpon ku,apa Ia ingin memastikan Aku sudah tiba di kantor,atau Ia ingin Aku jemput??Biarkan saja,bukan kah Ia tidak berkata apa-apa.
Pikiran ku lagi tidak tenang memikirkan Vonny sekarang.
Aku pun mencoba untuk menelpon Vonny lagi.
Akhir nya Ia mengangkat nya.
Aku langsung menanyakan nya.
"Kenapa Kamu tidak mengangkat telepon ku dari tadi??"Tanya ku langsung pada nya.
"Aku lagi di jalan tadi,handphone ku silent lupa Aku hidupkan kembali sayang."Ucap nya pada ku.
"Kamu lagi mencari perhatian dengan siapa??"Tanya ku lagi pada nya.
"Maksud nya sayang???cari perhatian bagaimana??"tanya nya pada ku.
"Itu story mu,tumben Kamu memasang foto mu sendiri."Ucap ku pada nya.
"Ya memang apa yang salah nya sayang??bukan kah Kamu juga sering begitu sayang."Ucap nya pada ku.
Deg,,
Apa Vonny menyindirku.Selama ini Ia tidak pernah membantah ku seperti itu.
Aku akui Aku memang tidak pernah memasang foto Vonny atau pun foto kami berdua.Karena Aku tidak mau di katakan bucin oleh teman-teman ku.
Menurut ku cinta dan sayang itu tidak perlu di buktikan dengan seperti itu.
"Jadi Kamu sekarang sengaja mencari perhatian pada lelaki lain??coba liat siapa saja yang sudah mengomentari mu."Ucap ku lagi pada nya.
"Ya sudah nanti Aku hapus story nya sayang,,Aku belum sempat membuka handphone lagi."Ucap nya pada ku.
Akhirnya Ia mengalah pada ku.Aku senang karena Ia mau menjaga hati ku.
"Kamu berangkat kerja dengan siapa tadi??"Tanya ku lagi.
"Dengan Yohan sayang."Ucap Vonny lagi.
"Yohan??siapa itu Yohan??gebetan baru kamu??"Tanya ku lagi.
"Itu tukang ojek langganan ku sayang,,kamu lupa ya???"Ucap Vonny pada ku.
Terlihat nada suara ny kesal pada ku.
"Oh ya Aku lupa.Jangan lupa story nya."Ucap ku pada nya.
"Iya nanti Aku akan menghapus nya."Ucap Vonny lagi.
"Baik lah Aku tunggu."Ucap ku sambil mematikan telepon.
Tak lama kemudian Aku mengecek lagi ponsel ku.Dan Aku lihat Vonny sudah benar-benar menghapus story nya.
Aku tersenyum tenang.Akhir nya Aku bisa bekerja dengan tenang.
Vonny memang selalu mengerti Aku.Ia kadang selalu mengalah pada ku.
Salah satu yang membuat ku begitu menyayangi nya adalah Vonny selalu mau menerima segala kekurangan ku.Dan Ia tidak pernah meninggalkan ku.
Dan Ia selalu meyakinkan ku bahwa Ia tidak akan pernah tergoda dengan lelaki lain.Memang selama empat tahun ini,Aku tidak pernah menemukan hal yang aneh dari Vonny.
Walaupun banyak lelaki yang berusaha mendekati nya atau mengajak Ia untuk serius.Tapi Ia selalu menolak nya.
Ia hanya ingin dengan ku.
Karyawan sudah mulai datang satu persatu.
Tak lama kemudian Angga muncul di hadapan ku.
"Kamu kemana semalam??Vonny nanyain."Ucap nya padaku.
"Iya Aku sudah menjelaskan pada nya."Ucap ku lagi.
"Memang nya kamu kemana semalam??"Tanya nya lagi pada ku.
"Aku menemani Bu Anita ke acara teman nya."Ucap ku lagi.
"Benarkah??Kamu pergi dengan bu Anita??"Tanya Angga tak percaya.
"Iya,Dia yang mengajak ku untuk menemani nya.Aku tidak bisa menolak nya."Ucap ku lagi.
"Apa Vonny tau??"Tanya nya lagi.
"Tentu saja tidak.Bisa mati Aku jika sampai Vonny tau."Ucap ku lagi.
"Hati-hati Jun,nanti Kamu bisa kepincut janda loh."Ucap Angga sambil tertawa.
"Huust,,jangan asal bicara Kamu.Nanti dia dengar."Ucap ku pada Angga.
Tak lama kemudian Bu Anita tiba.
"Selamat pagi semua."Ucap nya pada ku dan Angga.
"Pagi buk."Ucap ku dan Angga.
"Jun,,nanti tolong ke ruangan saya sebentar ya."Ucap nya pada ku..
"Baik buk."Ucap ku pada nya.
Ia pun berlalu dari ku dan Angga.
"Asyik,,yang di panggil ke ruangan."Angga meledek ku.
"Kamu ya,,,"Ucap ku sambil melotot kepada nya.
Angga pun tertawa.
"Ingat Jun,,jika Kamu sudah bosan dengan Vonny beri tahu Aku ya.Aku siap menggantikan posisimu."Ucap Angga sambil tersenyum.
"Enak aja,Vonny itu punya ku!!"Ucap ku lagi.
Angga pun tertawa melihat ku.
Aku seperti nya harus benar-benar bisa menjaga Vonny.Jika tidak Aku akan kehilangan nya.
Banyak yang ingin mendekati nya.Termasuk Angga.Bahkan Ia berani terang-terangan di depan ku jika Ia menginginkan Vonny juga.
Tidak akan ku biarkan!!
Vonny harus ku beri tahu jika jangan meladeni Angga lagi.
Aku tidak ingin Vonny tergoda Angga!!!
******
MATI AJA KELEN BERDUA