NovelToon NovelToon
Asmara Di Usia 17 Tahun

Asmara Di Usia 17 Tahun

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Tamat
Popularitas:2.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Lunoxs

Cerita cinta di masa-masa SMA, masa yang kata orang-orang adalah masa yang paling indah.

Benarkah? Giselle akan membuktikannya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lunoxs, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ADU17 BAB 8 - Permusuhan

Sama seperti Lili kemarin, Gala pun merasakan ada sesuatu yang berbeda diantara Giselle dan Anjas.

Kedekatan kedua orang itu tak nampak biasa di kedua matanya.

Gala memang tahu jika Anjas diminta bu Tuti untuk menjadi guru privat Giselle. Namun kedekatan mereka bukan sekedar itu, ada sesuatu yang entah.

Apalagi kemarin Gala melihat dengan matanya sendiri, Anjas yang mengusap-usap kepala Giselle.

"Dasar menyebalkan," umpat Gala, membidik ucapan itu untuk Giselle. Si gadis yang kini sedang asik berlari menghindari kejaran Anjas.

Setelah kemarin membuat pengumuman tentang putusnya hubungan mereka, kini ternyata Giselle sudah membuat target baru. Dan ternyata orang itu adalah Anjas.

Pikiran-pikiran buruk di kepala Gala mulai muncul, mulai mengira jika Giselle adalah perempuan gampangan, yang semudah itu berpaling setelah setiap hari mengatakan cinta untuknya.

Gala tidak tau, jika Giselle sekarang benar-benar mau berubah, berhenti main-main dan mulai fokus menatap masa depan sendiri. Berusaha sebaik mungkin agar ujian nasional nanti dia dapet nilai yang bagus.

Dengan hatinya yang menaruh kesal, Gala mulai melangkahkan kakinya menuju kelas.

"Gala," panggil Arumi, namun gadis cantik yang sedari tadi sudah menunggu kedatangan Gala ini di acuhkan. Tanpa menyahuti panggilan Arumi, Gala melewatinya begitu saja.

"Gala!" panggil Arumi lagi dengan sedikit berteriak, namun Gala sungguh tak peduli. Ia terus melangkahkan kakinya dengan kedua mata yang menatap dingin.

Arumi pun tidak tinggal diam, ia sedikit berlari untuk menyusul Gala ke dalam kelas.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Jam istirahat pertama.

Takut melihat kedekatan Gala dan Arumi, Giselle akhirnya memerintahkan Lili untuk membeli beberapa makanan di kantin lalu membawanya ke taman belakang.

Lili menurut, dengan antusias dia menuju kantin sana, di sana nanti Lili yakin akan melihat Anjas.

Sementara Giselle disini, duduk sambil memainkan ponselnya di meja taman sekolah dan menunggu Lili datang.

Namun seketika Giselle tejangkit kaget, saat tiba-tiba seseorang melemparkan sebuah buku di atas mejanya.

Brak!

"Eh ayam eh ayam eh ayam!" gagap Giselle, ia memegangi dadanya yang terkejut dan melihat siapa yang datang.

Deg!

Seketika hatinya seperti tersengat, sepersekian detik ia bahkan merasa jantungnya berhenti berdetak, saat didepannya kini berdiri Gala.

My future husband. Batin Giselle.

Namun kekagumannya mendadak sirna saat melihat Gala yang menatapnya dingin. Lalu Giselle melihat buku di atas meja yang tadi di lempar oleh Gala.

Buku matematika yang waktu itu urung ia dan Lili beli, karena uangnya kurang. Tapi kenapa kini Gala malah memberinya buku ini?

Apa waktu itu Gala ada di toko buku itu juga? lalu kini memberikannya sebagai hadiah?

Senyum dibibir Giselle mulai muncul, meski senyum yang sangat tipis. Kini gadis cantik dengan rambut sebahu ini pun mulai membayangkan hal yang indah-indah.

"Pak Faruq memintaku untuk memberikan buku ini padamu!"

Pak Faruq adalah guru matematika di sekolah ini.

Senyum Giselle mendadak hilang, saat mendengar suara Gala yang berbicara dengan nada tinggi. Bahkan terlihat jelas jika Gala merasa terbebani untuk memberikan buku ini padanya.

Tapi Giselle bukanlah gadis menye-menye yang gampang menangis. Ia malah menarik dan menghembuskan nafasnya pelan, mencari kekuatan untuk melawan.

"Ya biasa aja dong ngomongnya, gak usah bentak-bentak!" kesal Giselle pula, ia sampai tak sadar jika dia pun mulai membentak.

Gala tersenyum miring, dalam hatinya ia semakin yakin jika Giselle benar-benar sudah melupakannya dan berpaling kepada Anjas.

"Dasar perempuan gampangan, baru kemarin kamu terus mengejar-ngejarku, tapi sekarang sudah berpaling ke Anjas. Wanita sepertimu memang tidak bisa dipercaya," rutuk Gala, ia bahkan melenggangkan kedua tangannya didepan dada, seolah menunjukkan kekuasaan di sekolah ini sebagai ketua OSIS.

Sementara Giselle tidak langsung menjawab, masih mencerna tiap kata ucapan Gala. Giselle memang termasuk lamban dalam berpikir.

Perempuan gampangan?

Berpaling ke Anjas?

Tidak bisa di percaya?

"Wah!" Giselle terperangah, begitu buruknya dia di mata Gala. Seorang pria yang selama ini ia puja.

"Lalu apa bedanya dengan dirimu? sudah tau punya pacar secantik aku tapi masih dekat-dekat dengan orang lain. Kamu lebih gampangan! murahan!" pekik Giselle.

Kedua orang ini lantas saling tatap dengan tatapan yang tajam. Gala bahkan dengan kesal mengacak-acak rambut Giselle, seolah menghapus bekas tangan Anjas kemarin.

"Hih!" kesal Giselle, ia pun memukuli lengan Gala membabi buta.

Lili yang melihat perkelahian keduanya pun sontak berteriak dan berlari menghampiri.

"Ya ampun! Bar-bar! Stop!" teriak Lili, setelah meletakkan beberapa cemilan di atas meja ia segera melerai keduanya.

"Stop!" pekik Lili, namun sayang usaha Lili untuk melerai keduanya sudah terlambat. Bu Tuti sudah lebih dulu melihat perkelahian itu.

Dengan penggaris di tangannya, ia menghampiri ketiga orang ini.

"Giselle, Gala, ikut saya!" titah bu Tuti, Giselle menghela nafasnya kesal, perutnya sudah lapar dan kini siap-siap menerima hukuman baru.

Tanpa banyak bertanya Gala langsung mengikuti langkah bu Tuti, sementara Giselle nampak sekali terpaksa nya. Lili pun ikut mereka pula.

Giselle dan Gala di hukum untuk mengelap semua meja guru. Juga merapikan meja-meja semua guru. Menyusun buku-buku yang berserakan di atas meja.

Lili juga ikut, tapi dia tidak mengelap meja, dia menyuapi Giselle untuk makan.

"Dasar murahan!" kesal Giselle mengumpat pria di sebelah sana. Saat ini semua guru sedang berada di ruang rapat, entah membicarakan apa, hanya bu Tuti yang berkeliaran merazia murid-murid nakal seperti Giselle.

"Cih! tidak sadar diri," balas Gala pula.

Lili yang berada diantara keduanya jadi bingung sendiri. Kenapa hubungan romantis diantara keduanya jadi permusuhan ketika mereka sudah putus. Putus tanpa menjalin hubungan, ah entahlah.

"Kalian kenapa sih?" tanya Lili, ia bahkan menggaruk kepalanya yang tidak gatal

"Tanya saja pada pria murahan itu!"

"Kamu yang gampangan!

"Murahan!"

"Gampangan!"

"Murahan!"

"Stop!" putus Lili, ia jadi kesal sendiri.

"Ampun!" pekik Lili pula, dengan langkah cepat ia segera keluar meninggalkan ruang guru ini.

Giselle mencebik sedangkan Gala memalingkan wajah.

1
Gabriella
Aku udh baca lagi, tetep aja senyum" dan ketawa sendiri🤣 berasa kayak jadi remaja lagi. Pokoknya gak bosan kalo baca Novel ini🩵🩵🩵🩵🩵🩵
Nur Rma
keren banget karyanya.... semangat trus berkarya
tudehun
/Good/
retno❤️
Bagus banget ceritanya Kak... karya2mu sudah banyak yg kubaca Kak... mantap, keren semua. The best pokoknya Kak Lunoxs ini... ditunggu karya barunya ya Kak... semangat trs berkarya dan sukses selalu 🙏🏻🤗🥰
Siti Nina
Oke ceritanya 👍👍👍
Netty Netty
/Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob/
Netty Netty
⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐
Netty Netty
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Euis Aidah
Luar biasa
Sunarmi Narmi
Cpt amat TAMAT nya Thor....di genap sampai 100 Bab lah...♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
Sunarmi Narmi
Robby dn Usman jodohin aja dgn putri Thor
Sunarmi Narmi
Berasa nonton Drakor dn Dracin....terhura
Sunarmi Narmi
Emang kenapa...biarin kyak bocil dn bar bar...ada kalanya kita jg bisa bersifat dewasa...semua ada tmpatnya...bener kan thor...aku yg sdh pny cucu jg msih pecicilan tpi jg ada tmpatnya
Sunarmi Narmi
Sayangggg.....Sayannnnnngggggh....Saaaaaayyyyyyyyyaaaaaaannnnnnnggggggg
Sunarmi Narmi
Ya kan bener Lily klo otak Giesel itu isinya cuma ada Gala dn Gala..
jgan salahin Gisel dong...tpi klo otak kecil macam gisel.isinya ya itu..macam aku..dulu pacaran lulus lnsung tujuan awal pgen nikah...asal.kmu tau ..otak kita ngak mampu mikir masa dpn..tpi berjln nya wkt bisa kok....aku tetap berkarir dn akhirnya jodogku pcr SMA ku 🤣🤣🤣🤣..tpi klo gisel entahlah....ikut author saja
Sunarmi Narmi
Pinter jg matematikamu Chell...baru beberapa menit blm ada sejam harga dah naik tu helm dri 250 jdi 290 cerdas devinisi anak seklh /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Sunarmi Narmi
Berasa muda lgi seperti jdi Gisel...skrng aku dah punya cucu satu..masa SMA Thun 90 an....pacar sekolah jdi suami...novel ini bner" ku suka ♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
Sunarmi Narmi
Gemesssssss bangetttt..pasti seru pasangan beda frekuensi..yg satu bnyak minusnya yg satu k keturunan kecebong premium....pasti anak" nya jdi lucu " 😍😍😍😍😍😍😍
Sunarmi Narmi
Aku saja yg baca merasa kehilangan Sosok Gisel yg rada rada 🤣🤣🤣🤣
Sunarmi Narmi
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!