ini lanjutan cerita dari novel sebelumnya Tentara Penakluk Hati..
disini diceritakan kisah tentang Mega Lestari dan Joni Andrean setelah menikah...mari kita ikuti manis.asam.asin nya bahtera rumah tangga seorang Mega Lestari menjadi pendamping seorang TNI AD Letnan Satu Joni Andrean.
akan kah Mega dipertemukan kembali dengan Doni?akankah Joni tetap setia mencintai Mega?
ayo kita baca kelanjutannya kisah cinta Mega Lestari.Joni Andrean.Doni Maulana dan Elsa Juwita
cekidooottttt...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lesta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
TPH 8
Sayang.....sayang bangun sudah pagi" Bang Jon mengusap ngusap pipi Mega kemudian mencium kening Mega.
Mega menggeliat dan membuka matanya...Mega langsung terbangun karena melihat bang Jon sudah berpakaian dinas rapi dia memakai baju PDH (pakai dinas harian) bukan PDL(pakaian dinas luar.yang loreng).
"Maaf bang Mega tidur hampir menjelang subuh"
"ya sudah kamu mandi dulu yah..."
"Abang mau kemana??"
"Ke Kompi pukul 07.00 apel pagi terus nanti jam 09.00 abang ke perbatasan..mengahadiri peresmian jembatan program TMMD yang sudah selesai.
"setelah apel pagi cepat pulang dulu,banyak hal yng ingin Mega tanyakan"
"siap"
"Mega mandi dulu" Mega meninggalkan Bang Jon.
setelah selesai mandi Mega tidak mendapati bang Jon...
berangkat ga bilang-bilang...gumam Mega kemudian memakai baju nya dan ke dapur berniat memasak.
Mega memasak dengan penuh emosi....dia melampiaskan kekesalannya kepada sayuran yang dia potong potong...
sampai akhirnya dia selesai memasak dan membiarkan dapur benar-benar berantakan.
Visual apel pagi...
pukul 08.00 bang Jon sudah berada kembali kerumahnya..tanpa membuka sepatu langsung masuk.
"yank....jadinya berangkat sekarang.nunggu dijemput supir" ucap Joni.
Joni melihat Mega sudah duduk di meja makan,Joni melihat dapur yang sangat berantakan tidak seperti biasanya...tatapan Mega juga sinis tidak seperti biasa.
"kamu lagi marah??" tanya Joni sambil tersenyum
kemudian memulai sarapannya.
"cepetan makannya...setelah makan kita ngobrol."
"sekarang saja...sebentar lagi abang berangkat ke perbatasan.
"bertemu bidan Desa???"
"peresmian jembatan...abang di undang karena yang bangun kan anggota abang.dihadiri Kapolres.kapolsek.dandim.danramil dan juga Bupati nya"
"Dokter Reva siapa??Abang bertemu dia tadi malam??tadi malam dokter Reva kirim pesan dan menelpon.
Joni masih santai melanjutkan makannya dan tersenyum"
"jawab....tidak butuh senyum kamu"
"cemburu??"
"iya lah....Dia Dokter bang...Dokteeeeeerrr"
"memang kenapa kalau Dokter??"
"yaaa tidak kenapa-kenapa...Mega merasa tidak pantas saja saingan sama dokter....Mega hanya ibu rumah tangga"
"kamu tidak perlu saingan sama dia yank...,kenapa harus saingan.
"dia suka sama kamu Bang"
"tahu dari mana??"
"feelling Bang...feelling!!! Mega membulat kan matanya.
Joni malah tersenyum...merasa bahagia karena Mega marah berarti memang Istrinya lagi cemburu.sejak pacaran Mega tidak pernah menunjukan rasa cemburu nya kepada Joni.
"Dia Dokter yang merawat abang di Aceh...sekarang dia bertugas di Cimahi.di RS TNI Dusti**
"terus kenapa bertemu??"
"tegur sapa biasa..."
"abang bilang sudah nikah??"
"bilang"
"bener?"
"iya...."Joni sudah menyelesaikan sarapannya.
Abang nginep diperbatasan??
"tidak..."
"pengen ikut" ucap Mega.
Joni tersenyum....ayo...pakai baju persit kamu"
"bener???serius boleh ikut??"
"iya bener....yang lain juga pasti bawa Istrinya.ini kan acara peresmian"
"kalau Mega tidak minta ikut berarti abang tidak akan mengajak Mega??"
"tempat nya jauh yank....takutnya kamu cape.terus acaranya pasti lama"
"bukan alasan..apa kamu takut tidak bisa ketemu bidan desa itu??"
"kalau bertemu nanti abang kenalin" ucap Joni.
Mega tersenyum dan mandi siap-siap mengganti baju nya dengan baju persit.
beberapa menit kemudian mobil yang akan membawa Joni sudah ada didepan rumah Dinas Joni.
"tunggu sebentar.ibu negara minta ikut" ucap Joni kepada Rangga.
"Yank cepat...Om Rangga sudah datang"
beberapa meni kemdian Mega sudah rapi dengan baju persitnya.Joni tersenyum dan meraih jemari Mega.
Mega melihat Om Rangga sudah duduk didepan bersama supir berpakaian loreng.pangkatnya prada.sekitar usia 20 tahun lah.
"Bu tumben ikut" ucap Rangga
"pengen kenalan sama bidan Desa" ucap Mega
Rangga melirik dan beradu pandang dengan Joni .lalu saling lempar senyum.
"Om...bu Santi tidak diajak??"
"kan kesekolah Bu"
Mega melirik ke arah Joni..."Mega juga ingin bekerja"
"kerja jadi ibu rumah tangga"
"mau kesekolah pokoknya..."
Rangga melihat Joni dan Mega di jok belakang dan menggrleng gelengkan kepalanya.
"Nanti abang pikirkan" ucap Joni.
---beberapa jam Kemudian sampailah dilokasi perbatasan Bogor-Serang..sudah tampak beberapa ibu-ibu persit.kemudian ibu bhayangkari.yang mendampingi suami-suami mereka.
Joni turun dari mobil.Joni tidak melepaskan genggamannya di jemari Mega.Joni tahu bahwa mood istrinya sangat buruk hari ini.
Mega sudah duduk bedampingan dengan suaminya.mengikuti acara peresmian...didepan sedang bicara bupati serang mengucapkan banyam terimakasih kepada seluruh orang yang terlibat dalam pembuatan jembatan...
Ponsel Joni bergetar dan berbunyi.Mega melihat suaminya membuka ponsel nya....dengan cepat Mega merebutnya.
Joni tersenyum saat Mega merebut ponselnya dengan paksa,dan wajah bermuram durja....Mega lupa bahwa banyak pasang mata yang melihat kelakuannya...
dan benar saja.ternyata bidan Desa yang kirim pesan.nomernya belum di save sama bang Jon
Balas sesuka hati ibu Joni" bisik Joni ditelinga Mega saat membaca isi pesan Bidan Desa tersebut.
isi pesan
Pa tentara ikut peresmian?
Mega membalas pesannya
"ikut"
"saya juga ikut Pa...dikursi belakang dengan ibu-ibu PKK desa."
"ooh"
"saya kesiangan...jadi duduk nya dibelakang.apa kabar pa tentara??"
Mega hanya membacanya...Mega mencoba melihat DP kontak nya ..tapi tulisan IBI (ikatan bidan Indonesia)..."wajahnya seperti apa sih...percaya diri banget godain suami orang" gumam Mega.
Mega memegang ponsel Joni dengan posesif.dan tidak memperhatikan acara yang sedang dia hadiri.
tidak lama ponsel Joni berbunyi kembali.
Mega membuka nya.
Mega menarik nafas panjang.kali ini Dokter Reva memanggil.
Mega menolak panggilan tersebut
kemudian Dokter Reva mengirim pesan.
Bang Jon lagi sibuk??maaf kalau Reva mengganggu.
Mega tidak membalas pesan dari Dokter Reva...Mega melirik ke arah Joni...ingin rasanya Mega mencekik leher Joni yang hanya tersenyum saat mereka saling lirik.
Mega memasukan ponsel Joni kedalam tasnya.
Joni malah makin tersenyum.
beberapa jam kemudian acara selesai...Mega mengobrol dengan Ibu danramil( komandan koramil) setempat.mengobrol sesama ibu Persit hingga Bang Jon lepas dari pandangannya.setelah ngobrol dan memakan jamuan yang disediakan Mega baru sadar Joni tidak ada didekatnya.
"kemana dia?" gumam Mega.
Mega mengedarkan pandangannya mencari sosok tinggi.tampan.yang sudah menjadi suaminya.
Mega berjalan mencari keberadaan suaminya.hingga akhornya Mega melihat Joni sedang berdiri bersama perempuan.
"siapa perempuan itu??" posisinya membelakangi arah Mega datang.sedangkan Joni menghadap ke arah Mega datang.
Mega mengangkat rok nya agar lebih cepat melangkahkan kakinya dan menghampiri suaminya.
Joni tersenyum saat Mega mendekati nya.
"Oooh Abang disini" ucap Mega langsung merangkul lengan Joni.dan melihat wajah Wanita yang berada dihadapan Joni.
seketika jantung Mega serasa berhenti berdetak...kenapa bisa dipertemukan lagi dengan dia...dan kenapa ngobrol dengan suaminya.apa Bang Jon lupa siapa wanita ini??
" kamu??" ucap Mega
"senang bertemu lagi" ucap Elsa yang terlihat biasa..Memang Elsa sudah tahu bahwa Joni suami Mega dari pertama meminta nomer kontak Joni.
"jadi kamu bidan Desa yang mengirimkan beberapa kali pesan kepada suamiku??
"kalian saling kenal??" tanya Joni.
"Abnag lupa??!!!! dia yang membabi buta menamparku..memukuli aku Bang!!!!
Joni membulatkan matanya,kenapa dia bisa lupa wajah orang yang sudah menyakiti istrinya.
"Aku harap ini pertemuan terakhir kita.jangan ganggu suamiku.sekarang aku yang minta kamu sadar dengan posisi kamu" ucap Mega menunjuk bahu Elsa.
Mega melepaskan genggaman tangannya di lengan Joni dan meninggalkan Joni yang masih berdiri dengan Elsa.
"jangan ganggu kehidupan kami lagi" Ucap Joni langsung meninggalkan Elsa.
Elsa menghentakan kakinya.karena merasa belum puas...kalau tidak ada siapa-siapa...Elsa sangat ingin menghajar kembali Mega...karena gara-gara Mega,dia tidak bisa mendapatkan apa yang dia inginkan.
"perempuan terkutuk" gumam Elsa
visual peresmian bersama bupati...kurang lebih begini
.
.
.
.
.
like.vote dan komentar ya...jadikan favorite juga...episode awal mungkin masih terasa garing.....hehe masih pemanasan...🤗🤗🤗nanti kita nangis sama sama2 ya🤭
tanggung jawab lu thor
😍😍💪