sejatinya tidak ada wanita manapun yang mau dimadu,
Nadila Fitria seorang janda yang terpaksa harus menikahi sahabat mendiang suaminya untuk menutupi rasa malu keluarga,
Dan Galang Hendriansyah harus menutupi pernikahan sirinya dengan Nadila demi bisa melanjutkan rencana pernikahannya dengan Alika Pratiwi,
Rasa bersalah Galang atas kematian sahabatnya yang spontan menyelamatkan nyawanya membuatnya dilema,
sanggupkah Galang bersikap adil, karena sejatinya tidak ada yang dapat menimbang keadilan itu,
sanggupkah Dila merebut hati suami siri nya itu,dan bagaimana sikap alika jika tahu dirinya ternyata istri kedua meskipun hanya pernikahannya yang dilegalkan,,,,
akankah mereka mendapatkan kebahagiaan dalam kehidupannya
***masih tahap revisi ya guys****
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ariska raza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
pindah
matahari sudah semakin naik,
nampak seorang bocah laki-laki tak henti hentinya mondar-mandir menunggu kedatangan ayah sambungnya, sudah hampir 2 jam dia menunggu tapi yang ditunggu tak jua nampak.
"Albi sayang jangan mondar-mandir gitu bunda jadi pusing liatnya"ucap dila seraya mencoba meraih tangan putranya.
"bunda kok ayah Alang lama sih, aku kan kangen Bun"cerocos Albi
tak lama setelahnya nampak sebuah mobil memasuki halaman rumah itu.setelahnya nampak seorang pria tampan turun dari mobil.sang bocah yang sudah lama menunggu itupun langsung berlari kearahnya.ya dia adalah Galang Hendriansyah
"ayah...ayah,hore ayah udah datang,hore...hore...!!!"teriak bocah laki-laki itu seraya berlari kearah Galang
"jangan lari-lari nanti jatuh gembul,,,"tangan kokoh itu dengan cepat meraih tubuh Albi lalu menggendong nya
"kita jadi kerumah ayah kan?"tanya Albi
"jadi dong,ini ayah mau jemput Albi dan bunda"raga itu melangkah kearah pintu sambil terus menggendong Albi
ditatapnya lelaki yang sudah menjadi suaminya itu hendak berjalan kearahnya dengan nurani sebagai seorang istri tangannya pun diulurkan kearah suaminya tapi sang suami sama sekali tidak menghiraukan.dia masih asik berbicara dengan albi.
"eh nak galang sudah datang,mau berangkat sekarang ya?"tanya pak adji
"iya pak ini sudah siang banyak aktivitas lain yang harus saya lakukan juga,"lalu menurunkan albi dan mulai mendudukkan bokongnya di sofa.
"silakan...,nak ada yang mau bapak sampaikan.sekarang dila sudah sah menjadi istrimu tolong perlakukan dia sebagai seorang istri.bapak tau pernikahan ini terpaksa tapi ini sudah terjadi jadi tolong jangan sakiti dila"pinta pak adji, sejujurnya ia merasa khawatir akan hubungan keduanya apalagi mengingat kemarin putrinya gelisah karena tidak ada kabar dari menantunya itu.
"saya akan usahakan pak, sekarang kami pamit dulu.mengenai alamat rumah kami biar dila besok yang memberi kabar kepada bapak".
mereka bertiga pun akhirnya pergi meninggalkan rumah itu menuju tempat tinggal mereka yang baru.
tidak ada perbincangan antara kedua suami istri itu.bahkan albi pun tertidur karena lelah menunggu tadi.
dua puluh lima menit kemudian sampailah mereka di rumah barunya,albi masih tertidur, Galang dengan sukarela menggendongnya lalu meletakkan tubuh gembul albi dengan hati-hati diatas tempat tidur.
dila meletakkan dua tas ransel dikamarnya, hanya ada 2 kamar disana tapi rumah itu jauh lebih luas dibandingkan tempat orang tua dila.
sesaat kemudian dila pergi keruang tengah ternyata disana suaminya sudah menunggunya
"duduklah dulu disini Dil ada yang mau aku sampaikan"sambil menunjuk kursi kosong disampingnya
"ini untukmu"tangan Galang menyodorkan kartu ATM kearah Dila. "belilah apa yang kamu butuhkan,aku juga akan menyiapkan supir untukmu, sebagian perabot juga sudah ada disini,tadi aku juga sudah memesan makanan lewat aplikasi online"lalu galang bangkit dari tempat duduknya,belum dua langkah dia berjalan dila meraih tangan nya
"mas kamu mau kemana,apakah kamu tidak tidur disini? tanya itu meluncur dari mulut Dila
"tidak...aku akan kesini tiap hari tapi tidak untuk tidur disini"tegas Galang
"maafkan aku Dil berikan aku waktu untuk bisa bersikap terhadapmu,akupun binggung harus bagaimana. ada rasa sungkan dihatiku untuk mengganggapmu sebagai istri tapi apalah daya semua ini juga keputusan ku"sambung Galang lalu beranjak meninggalkan Dila yang masih berdiri disana.
ni sedang rilis baru "BUKAN SEKEDAR WANITA SIMPANAN" lanjut baca ya kak