NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikah Di Usia Muda

Terpaksa Menikah Di Usia Muda

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:770.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Melly

Bagaimana rasanya ditinggal untuk selamanya oleh kedua orang tua, dan mempunyai ibu tiri yang yang gila harta, menjual anak tirinya kepada lelaki kaya demi uang, inilah yang dirasakan Lusiana gadis malang yang dijual ibu tirinya demi dirinya sendiri, dan harus menikah dengan pria yang membelinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Melly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

part 7 Menghilang

Saat jam pelajaran usai, Lusiana lewat gerbang belakang sekolah supaya tidak di ketahui pak Tomo.

*Tama*

Lagi-lagi aku memarahi Lusiana, aku tau sikap nya itu wajar saja, tapi entah kenapa aku tidak menyukai nya.

Untuk berangkat sekolah pun dia tidak menyentuh sarapan nya.

Mungkin dia marah kepada ku, sebenar nya gadis itu salah apa? dia hanya gadis lugu yang tak bersalah tapi aku terus terusan memarahi dia jika dia berbuat suatu hal yang tak aku sukai.

Tapi, mengapa juga aku mikirin dia,

Apa yang aku lakukan tidak salah?, aku telah melarang nya untuk bersikap seperti itu, wajar saja aku memarahi nya.

Aku rasa aku tidak punya waktu untuk mikirin gadis itu, aku harus berangkat ke kantor karena banyak pekerjaan yang harus aku selesaikan hari ini.

Mungkin hari ini pikiran ku lagi kacau atau mungkin kah rasa bersalah ku pada Lusiana membuat ku merasa gelisah, aku mencoba untuk menghubungi nya hanya sekedar bertanya apakah ia telah sampai rumah atau belum.

Tapi, untuk pertama kali nya dia tidak mengangkat telfon ku, aku semakin kesal di buat nya.

Aku membelikan dia ponsel hanya untuk mengangkat telfon ku, tapi dia malah mengabai kan telfon ku.

Berulang kali aku menelfon nya tapi tidak di angkat, dan ini sudah panggilan ke lima tapi malah handphone nya sudah tidak aktif lagi.

"Tiba tiba pak Tomo menelfon".

"Maaf tuan, non Lusiana tidak ada "kata Tomo di telfon.

"Nggak ada gimana maksud mu?"tanya Tama.

"Biasanya non Lusi langsung keparkiran setelah jam sekolah selesai, tapi hari ini dia tidak ada, saya telah mencari ke kelas dan keseluruh ruangan sekolah tapi tidak saya temukan keberadaan non Lusi" jelas pak Tomo cemas.

"Dasar bodoh kau! ! !, bukan kah aku telah menyuruh kau untuk mengawasi nya. Bagaimana dia bisa pergi begitu saja tanpa sepengetahuan mu hah" maki Tama.

"Ini salah saya tuan, saya berjanji akan mencari non Lusi sampai ketemu" kata Tomo gemetar.

"Sekarang cari dia, jangan sampai kau tidak menemukan nya, kau tau apa konsekuensinya jika kau tidak berhasil menemukan nya" ancam Tama.

"Iya tuan, akan saya pastikan non Lusi saya temukan" jawab pak Tomo.

Tama langsung menghubungi orang suruhan nya untuk segera mencari Lusiana, semua nya di kerahkan untuk menyusuri ibu kota mencari keberadaan Lusiana, tama pun ikut serta mencari Lusiana.

Sudah sore pun Lusiana belum di temukan keberadaan nya. semua orang suruhan nya mengabari Tama bahwa tidak ada satupun dari mereka menemukan Lusiana.

Tama semakin murka hingga ia menampar orang suruhan nya itu satu persatu.

"Bodoh sekali kalian semua! ! ! mencari seorang wanita aja kalian tidak sanggup" bentak Tama.

Namun pak Tomo masih mencari keberadaan Lusiana, mungkin dia pergi ke suatu tempat yang mungkin tempat favorit yang biasa ia kunjungi.

Pak Tomo pergi menuju ke sebuah pondok yang pernah Lusiana ceritakan kemaren, jika ada sebuah pondok yang sering ia kunjungi jika ia punya masalah.

Pak Tomo teringat akan hal itu, segera pak Tomo menuju kesana mungkin saja Lusiana ada di sana, benar saja Lusiana duduk disana sendirian padahal hari sudah mulai gelap.

"Rupanya nya non disini" kata pak Tomo yang membuyarkan lamunan Lusiana.

"Eh, pak Tomo, tau darimana saya ada disini pak?" tanya Lusiana.

"Kan non pernah cerita tempat ini kemaren kepada bapak"jawab pak Tomo.

"Oh iya, ya "jawab Lusiana.

"Kenapa non pergi nggak ngomong-ngomong?, tuan Tama sibuk nyariin non sampai sampai dia nyuruh orang buat cari non" jelas pak Tomo.

"Maaf pak, saya hanya rindu tempat ini, jika saya beritahu pasti tidak ada yang mengizinkan saya" jawab Lusiana.

"Tapi, setidaknya nya non harus kasih tau bapak, mungkin bapak bisa bantu, walau harus berbohong dengan tuan Tama,

ya sudah non mari bapak antar pulang, kasian tuan Tama nyariin non" kata pak Tomo

"Lusiana di antar oleh pak Tomo"

Se sampai nya di rumah Tama langsung memeluk Lusiana dengan erat, sampai sampai nafas Lusiana tersenggal.

"Kau kemana, mau mencoba kabur dari aku" tanya Tama semakin mengerat kan pelukan nya.

Namun Lusiana sulit berbicara karena pelukan Tama yang semakin erat,

menyadari itu Tama langsung melepaskan pelukan nya.

"Maaf, maaf kau nggak papa" kata Tama mengucap kan kata maaf untuk pertama kali nya pada Lusiana.

"Lusiana hanya tersenyum"

"Kenapa kau malah tersenyum aja, kau belum menjawab pertanyaan ku?"kata Tama kesal

"Saya nggak mencoba kabur dari tuan kok, saya hanya pergi jalan-jalan sebentar" jelas Lusiana.

"Kalau cuma mau jalan-jalan, kenapa kau tidak pergi dengan Tomo, atau kau bisa hubungi aku" kata Tama.

"Saya butuh waktu sendiri aja tuan, maaf telah merepotkan tuan" kata Lusiana

"Kau sudah membuat ku panik, apa nanti kata orang kalau kau meninggalkan suami mu sendiri" ucap Tama.

"Hah, suami?"tanya Lusiana terkejut.

"Kau jangan kepedean gitu, biasa aja kali, saya cuma mikirin apa yang di fikir kan orang aja, saya hanya memikirkan reputasi saya saja" elak Tama.

"Saya ngerti kok tuan, saya juga nggak pernah berharap tuan akan menjadi suami saya se utuh nya, saya juga senang karena pernikahan ini cuma sekedar formalitas aja saya juga nggak pernah ke fikiran untuk menikah di umur muda, jadi tuan nggak usah khawatir saya tau dan saya akan menjaga reputasi tuan" jelas Lusiana.

Perkataan Lusiana membuat Tama terdiam, dia hanya pergi berlalu begitu saja meninggalkan Lusiana.

"Mari non, mandi dulu saya akan menyiapkan makan malam" kata Betri.

Selesai mandi, Lusiana turun ke bawah untuk makan malam, namun malam itu Tama tidak ikut makan di meja makan, tumben hal itu terjadi biasanya kalau Tama di rumah selalu makan malam di rumah, karena Tama lebih suka masakan rumahan.

"Betri tuan Tama mana?" tanya Lusiana.

"Tadi tuan keluar non, saya nggak tau tuan mau kemana" jawab Betri.

"Yaudah kalau gitu saya nunggu tuan Tama aja" kata Lusiana.

"Nggak usah non, non makan dulu aja bukan kah non belum makan seharian, nanti kalau nonton sakit tuan Tama akan memarahi saya" jelas Betri.

"Ya udah saya makan Betri, kamu ikut makan dengan saya ya?"tawar Lusiana pada Betri.

"Nggak usah non, saya makan di belakang aja, non silahkan habis kan makan malam nya ya" kata Betri berlalu meninggal kan meja makan.

Sudah larut malam pun, Tama belum pulang kerumah, Lusiana terus terusan mondar-mandir di depan pintu menunggu kedatangan Tama, sehingga Lusiana ketiduran di atas sofa ruang tamu.

Sekitar jam tiga pagi Tama pulang dengan sempoyongan hingga menabrak sofa yang membuat Lusiana terbangun dari tidurnya.

Dengan segera Lusiana menghidupkan lampu ruang tamu karena keadaan saat itu lagi gelap.

Dalam keadaan mabuk Tama mendekati Lusiana dan memegang pipi nya, sehingga Lusiana bisa menghirup bau alkohol dari mulut Tama, ternyata Tama minum banyak alkohol.

"Hei wanita manis kau membuat hati ku gelisah, kenapa kau bersikap seperti ini kepadaku ku heh?, aku merasa di perhatikan, sebenar nya aku merasa senang karena ada yang memperhatikan ku, sebenar nya aku .." belum selesai Tama berbicara ia pingsan.

Lusiana membopong Tama untuk ke kamar,

dengan susah payah, Lusiana mengantarkan Tama ke kamar nya.

Lusiana menjatuhkan tubuh Tama di tempat tidur, namun Lusiana juga ikut terhempas ke tempat tidur bersama Tama, karena Tama memegang erat tabuh Lusiana dan terus mengigau "jangan tinggalkan aku".

Lusiana kesulitan melepaskan diri dari Tama sehingga Lusiana ketiduran di dalam pelukan Tama.

Bersambung 🥰

1
Yuni Sari
Buruk
Yuni Sari
Biasa
imafe
tunggu2 rekaman adam kok ada yg janggal ya,
dr cerita dia (adam) mulai awal sampek kerumah nurin ,dan kehamilan nurin ,sampek diusir gk direstui oleh bram,
padahal habis pulang dr rmh nurin langsung meninggal si adam
imafe
eh eh eh.....knp yg cantik ini jadi nurin sipelakor sih ,padahan dia manis banget apalagi klo senyum,gigi gingsulnya bikin imut,
dan dlm semua dramanya sllu jadi protagonis dan mudah senyum
imafe: murah senyum
total 1 replies
imafe
kurang micin ceritanya dan sedikit gk nyambung
Lastri Gandhi
Kenapa hrs pakai kata ganti org kedua " Kau " sih thor....kaku bgt, lbh enak di baca dgn kata " Kamu. "
Keroppi
Kira-kira apa alasan tama membeli lusiana🤔
Dhina ♑
thor ayo promo
Shalwa Sabil
lanjut
Shalwa Sabil
..lanjut
Shalwa Sabil
lanjut thour
Nur Hayati
bener Tama kl Nurin pengen blk sm Tama Krn harta
Shalwa Sabil
lanjut thour
Nia Bae
nunggu lagi ahhh
Nia Bae
makin suka aja ma ceritanya,, sayang ceritanya gak up tiap hari hehehe😁😁😁😁lama banget nunggu nya
Nilaaa🍒
like
Mirna Watie
lanjuttt
Nilaaa🍒
semangat kak
like episode tertinggal
salam dari IKYD
Shalwa Sabil
lanjut thour... kenapa senyum nya nurin sinis ya....
Kaka Pertama
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!