NovelToon NovelToon
Pesona Antagonis Novel

Pesona Antagonis Novel

Status: tamat
Genre:Transmigrasi / Tamat
Popularitas:250.8k
Nilai: 5
Nama Author: mejiku

Asha, seorang gadis SMA yang gemar membaca, tanpa sengaja menemukan sebuah novel romantis bergenre dark yang langsung menarik perhatiannya. Awalnya hanya iseng, ia mulai membaca kisah kelam penuh obsesi, cinta yang beracun, dan tokoh antagonis yang kejam namun memikat. Tanpa sadar, ia terbawa suasana hingga larut malam.
Namun saat ia terbangun, dunia di sekelilingnya terasa asing.
Asha terkejut ketika menyadari bahwa dirinya bukan lagi berada di dunianya sendiri, melainkan masuk ke dalam novel yang semalam ia baca. Lebih buruk lagi, ia bukan tokoh utama yang memiliki perlindungan plot, juga bukan antagonis yang berkuasa melainkan hanya seorang figuran.
Seorang figuran yang dalam cerita aslinya dikenal karena satu hal: tergila-gila pada sang antagonis.
Dan yang paling mengerikan, Asha tahu persis bagaimana akhir dari karakter itu nasib paling mengenaskan yang bahkan tak layak disebut sebagai akhir bahagia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mejiku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

07

Melody sibuk memasukkan buku-bukunya ke dalam tas dengan gerakan kasar. Dia ingin cepat-cepat pulang, rebahan di kasur empuk ala anak orang kaya, dan merenungi nasibnya yang makin lama makin di luar nalar.

​"Eh, Mel! Elo nanti jadi ikut latihan cheerleaders buat acara basket besok, kan?" tanya Ghea sambil menyampirkan tasnya ke bahu.

​Rere langsung menyahut dengan nada meledek, "Ya jadilah! Berarti habis ini dia latihan dong. Kan tiap tahun juga begitu, demi memberikan semangat membara buat Sang Kaisar tercinta."

​Mendengar nama itu, tangan Melody yang sedang memegang pulpen mendadak kaku. Memori pemilik tubuh asli langsung berputar di otaknya. Buset dah! Si Melody ini ternyata tipe yang bakal teriak paling kencang di pinggir lapangan sampai urat lehernya keluar, cuma buat manggil nama Kaisar yang bahkan nggak meliriknya sama sekali.

​"Anjirr lah, ni pemilik tubuh... malu-maluin partai aja heran!" umpat Melody pelan, hampir tidak terdengar.

​"Hah? Lo ngomong apa, Mel?" tanya Rere bingung.

​Melody berdiri, menggendong tasnya dengan gaya acuh tak acuh. "Kagak! Gue mau pensiun dulu jadi cheerleader. Daripada ngabisin suara gue teriak-teriak nggak jelas, mending gue duduk cantik di pinggir lapangan sambil minum es cekek," ucapnya santai.

​Rere dan Ghea melongo serempak. Mata mereka mengerjap-erjap, menatap Melody seolah-olah sahabat mereka itu baru saja mengumumkan akan pindah ke Mars.

​"Beneran error nih anak," gumam Ghea sambil meraba dahi Melody. "Mell, lo nggak lagi amnesia kan? Ini basket, Mel! Ada Kaisar, ada Galen! Biasanya lo udah paling semangat nyiapin pompom!"

​"Heh! Kalian berdua ini bukannya dukung sahabatnya tobat, malah syok begitu!" semprot Melody sambil berkacak pinggang. "Gue capek jadi badut, capek jadi ondel-ondel, sekarang gue mau jadi penonton jalur damai aja. Paham?"

​Rere menggaruk kepalanya yang tidak gatal. "Ya paham sih, cuma... aneh aja liat lo waras begini."

​"Udah ah, cabut yuk! Gue laper, mau cari cimol kalau ada di depan sekolah elit ini," ajak Melody sambil melenggang keluar kelas.

Melody berjalan menuju gerbang sekolah dengan langkah ringan yang hampir berubah jadi lompatan kecil. Matanya berbinar menatap barisan mobil mewah di parkiran. Di ujung sana, seorang pria berseragam safari—supir pribadinya—sudah berdiri tegap di samping mobil mewah keluaran terbaru.

​"Anjirr, beneran jadi anak sultan gue!" gumamnya sambil cekikikan sendiri seperti orang kurang waras. "Semoga gue kagak mabuk mobil mewah dah, biasanya juga naik bus yang baunya campur aduk. Emak, sabar dulu ya di sana! Anakmu mau ngerasain jadi richie rich sebentar!"

​Namun, kesenangan Melody terhenti saat sebuah suara lembut nan merdu memanggil namanya.

​"Melody!"

​Langkah Melody tersentak, ia hampir saja tersandung kakinya sendiri. "Busettt! Siapa sih ganggu kesenangan gue aja!" semprotnya sambil menoleh.

​Begitu melihat sosok yang memanggilnya, Melody terpaku. Gadis itu sangat cantik, auranya bersinar terang seolah ada lampu sorot yang mengikutinya. Bukannya ini si Zoya, sang tokoh utama pujaan semua orang? pikir Melody dalam hati.

​"Melody, kamu ikut cheerleaders kan? Aku... boleh ikut latihan bareng kamu ya?" tanya Zoya dengan wajah polos yang sangat menggemaskan.

​Melody menaikkan sebelah alisnya. Maceee nih anak... kagak akrab tapi sok-sok ngajak. Oh iya, namanya juga pemeran utama, semua orang harus jadi temen dia, batinnya nyinyir.

​Tapi sedetik kemudian, memori spoiler novel itu muncul di otaknya. Bentar, bentar! Kalau nggak salah, di adegan latihan nanti Zoya bakal dibully sama geng kakak kelas. Terus gue yang ada di sana bakal dituduh jadi dalangnya sama Kaisar! Ujung-ujungnya gue diancem mati sama si psiko itu. Hahaha, tidak semudah itu Ferguso!

​Melody memasang wajah datar, lalu menatap Zoya dengan tatapan "siapa-ya?".

​"Sori ya, siapa sih? Ahh iya, Zoya. Gue kagak punya waktu buat ngelakuin hal yang tidak berfaedah itu," ucap Melody ketus namun elegan.

​Zoya tampak terkejut, mulutnya sedikit terbuka. "Tapi, Mel—"

​"Gak ada tapi-tapian. Bye! Jemputan gue udah nunggu, kasihan supir gue ntar lumutan nungguin majikannya yang cantik ini," potong Melody cepat sambil melambaikan tangan tanpa menoleh lagi.

​Ia langsung masuk ke dalam mobil mewah itu dan menutup pintunya rapat-rapat. "Jalan, Pak! Cepat sebelum drama Korea ini dimulai!" perintahnya pada sang supir.

1
Inonk_ordinary
awal cerita melody orkay loo. kok g dijmput supir.lagi,,g bawa mobil jg. lama2 kluar jalur
Putri Amalia
kalau dari awal aku tau ceritanya bakal kek gini, sumpah aku gak akan baca. nyesek bgt jadi melodi(Asha). dia yg berjuang tpi VELIA yg nikmati
Putri Amalia
suka sih kak ceritanya cuman pas melodi masih ada. tp pas melodi balik ke raga aslinya. sumpah nyesek bgt, dia yg berjuang selama ini. tpi yg dapet ending bahagia VELIA??? kek kok bisa sih author mikir nya kek gitu. kecewaa bgt sumpah
Kikin
😵‍💫🤧
Allfa Rizky
hiiiiiihh mengerikan
Allfa Rizky
ini akhirnya kek gimana ya,, mau lompat bab gak bakalan seru aahh
Allfa Rizky
hadeeeeeuuhhh kok mumet ya,, behafapan dengan ego lelaki yang berkuasa bikin ruwet
Allfa Rizky
logika aneh dan gila tpi yaaaahh suka suka lah namanya juga dunia novel ya gak,, asik aja bacanya hehe
Allfa Rizky
paket kombo mematikan,, baik kaisar ataupun Kenzie punya hak nya masing2,, TPI tubuh tanpa raga Sama aja bohong begitu juga sebaliknya,, aahh puyeng dah
Allfa Rizky
benar2 rumit,, apalagi memori tubuh alyn mengingat sentuhan Kenzie dah bakal jadi bencana besar kalo sampe kaisar tau
Allfa Rizky
bener banget,, spt nya sosok alyn TDK lah sesederhana itu
Allfa Rizky
melodi memasak= bencana
Allfa Rizky
orang2 sekitar alyn akhirnya pada muncul dan bikin melodi terbengon bengong karna emang gak tau alias blenk
Allfa Rizky
meski dunia mafia gonjanga ganjing melodi tetaplah melodi yang cerewet dan sengklek
Allfa Rizky
edisi melodi sengkleknya udahan ya thor,, sekarang mode serius tingkat dewa
Allfa Rizky
hmmm,, mulai melibatkan dunia siber dan inteljen,, biasa nya konfliknya pasti lebih rumit
Allfa Rizky
masuk edisi perbucinan ini mah
Allfa Rizky
edisi hareudaaaaang🤭
Allfa Rizky
melodi tetap lah melodi,, eeh asha kan ya jiwa aslinya
Allfa Rizky
secara kaisar itu mafia yang bekerja berdasarkan fakta dan logika mana bisa lah mencerna itu reinkarnasi yanga da malah curiga mulu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!