NovelToon NovelToon
Bukan Darah Biru

Bukan Darah Biru

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 5
Nama Author: Nyai Ambu

Aiza Bahira adalah gadis cerdas, cantik dan selalu ceria. Sebuah peristiwa di masa lalu yang melibatkan keluarga darah biru menyeretnya ke dalam sebuah konflik kehidupan dan terpisah dengan keluarganya serta kehilangan ingatan akan masa lalunya.

Sedangkan Deanka Kavindra Byantara adalah anak cerdas yang dijadikan korban perjanjian politik. Masa lalu Deanka dipenuhi dengan tekanan dan kekerasan hingga ia trauma dan takut jatuh cinta.

Aiza dan Deanka terjebak dalam kisah cinta yang sangat rumit. Aiza dan Deanka sama-sama menjadi korban keserakahan keluarganya yang gila harta, popularitas dan jabatan.

Apakah Aiza dan Deanka bisa menemukan cinta dan kebahagiaan?

Apakah Aiza bisa mengingat lagi masa lalunya dan berkumpul lagi dengan keluarganya?

Apakah Deanka bisa sembuh dari traumanya?

Mari kita ikuti kisahnya!!

NB: Siapkan tissue!

***

Terima kasih sudah berkenan mampir dinovel pertamaku ❤

Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan.

Aamiin...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nyai Ambu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Harapan untuk Hidup

Matahari mulai mengintip bumi, menampakkan sebagian sinarnya, memberikan secerca harapan bagi setiap insan.

Pagi hari laut seakan enggan untuk melepas sang mentari, karena laut terlihat memeluk matahari dan melepaskannya secara perlahan.

Mungkin laut akan rindu dengan senja, karena pada saat itu sang mentari akan kembali.

Semilir angin pagi yang bercampur dengan cerahnya sang mentari memberikan kehangatan pada setiap makhluk.

Tidak ada yang tidak mungkin.

Tidak ada kata mustahil.

Jika Tuhan sudah berkehendak.

Ada takdir Tuhan yang bisa dirubah.

Ada juga takdir Tuhan yang tidak bisa dirubah.

Manusia hanya harus berusaha untuk menjalani takdir dengan sebuah ikhtiar di jalan yang tidak menyimpang.

Suka, duka, nafsu dan godaan duniawi akan selalu hadir disetiap langkah hidup kita.

Itulah sepenggal kisah warna-warni kehidupan.

***

Pagi itu di sebuah muara sungai, nampak seorang bapak yang sedang mengumpulkan pasir sungai, dari raut wajahnya kisaran usianya mungkin antara 55 atau 60 tahunan, tangannya nampak keriput, namun otot dan urat-urat tangannya terlihat masih kuat dan kekar, mencerminkan jika bapak itu adalah seorang pekerja keras.

Setelah beberapa menit menggali, bapak tersebut berhenti sejenak dan berjalan ke arah sungai untuk membersikhan badan, dia berniat untuk minum, jadi membersihkan tangannya terlebih dahulu.

Saat tangannya hendak menyentuh air di tepi sungai, alangkah terkejutnya ia, badannya mematung, matanya melotot dan mulutnya menganga.

"Ma-ma-matiiii mak-mak-maksudku a-a-ada ma-ma-mayaaaaaaat!"

"To-to-topiiii mak-maksudku to-toloooooong!

tolooong! Ada mayat mati."

Bapak tersebut terus berteriak, karena mungkin bapak tersebut latah, iapun berteriak dengan menyebutkan berbagai kata yang berawal dari huruf 'T' namun badannya tetap tidak bergeming karena ketakutan. Kondisi pagi di muara tersebut sangat sepi, perlu berjalan sekitar 500 meter untuk mencapai jalan raya.

Belum hilang rasa ketakutannya, jari tangan sosok yang diduga mayat tersebut terlihat bergerak, sosok tersebut terlentang, pakaian yang dipakainya kotor dan terkoyak, menggunakan celana panjang, tapi celana bagian kirinya sudah merubah menjadi celana pendek sobek-sobek layaknya celana remaja gaul jaman now.

Kaki dan tanganya terluka, wajahnya pucat pasi, matanya terpejam, bibirnya kebiruan.

Ada benjolan di bagian samping kepalanya, dan ada darah yang mengering di rambutnya.

Mengetahui jarinya masih bergerak, bapak tersebut memberanikan diri untuk mendekat, lalu menarik sosok tersebut ke tepi sungai, Bapak melalakun pengecekan tanda-tanda vital sesuai dengan yang ia ketahui.

Bapak meraba nadi di leher dan di tangan, untungnya Bapak masih mengingat teori mengecek nadi saat dulu di sekolah.

Denyut nadi di tangannya tidak teraba, namun nadi di lehernya masih teraba.

Walaupun panik, jiwa ksatrianya tetap bangkit "Anak ini masih hidup" gumam Bapak.

Bapak mengangkat tubuh anak malang itu ke pundaknya, posisi kepala anak itu ada di belakang menghadap punggung Bapak.

Bapak berlari tunggang langgang menuju jalan raya, setelah tiba di pinggir jalan raya, dengan suara yang terputus-putus dan napas tersendat alias ngos-ngosan, Bapak menghentikan mobil yang melintas.

Secara kebetulan (sebenarnya tidak ada yang kebetulan di dunia ini) sebuah mobil angkutan umum melintas.

Tanpa ada negosiasi pak supir langsung mengentikan mobilnya dan membatu membawa anak tersebut ke dalam mobil.

Beberapa penumpang yang ada di dalam terkejut mata mereka melotot dan mulutnya terbuka, salah satunya ada yang terus-menerus menggigil seperti kedinginan. Mereka semua ikut panik, namun secara bersama-sama mereka terbawa suasana dan berteriak "Ayo Pak supir! Ayo Pak supir, cepat! Cepat! Cepaaaat!"

Syukurlah penumpang di dalam mobil tersebut sepertinya adalah ibu-ibu polos, bukan ibu-ibu jaman now yang biasanya berselfi atau memotret jika melihat sesuatu yang menurutnya aneh hingga perlu diabadikan dan di share ke medsos.

.

.

Tibalah mobil tersebut di Rumah Sakit terdekat.

Beberapa petugas segera mendorong brankar dan memindahkan pasien dari dalam mobil ke atas brankar.

Satu orang perawat mengecek keadaan pasien, yang lainnya segera memanggil dokter, dan satu orang perawat wanita naik ke atas brankar lalu melakukan prosedur RJP. Brankar tersebut memasuki ruang IGD, pintu IGD tertutup, bapak duduk di ruang tunggu.

♡♡ Bersambung ....

1
Atun Nasa
siapa ya kira2 kaki2 ini🤔
Moertini
terimakasih thor ceritanya sudah tamat menarik mantap asyik dan seru berakhir semua bahagia yang jahat menerima hukumannya dilanjutin seasen ke 2 anak Deanka dan Aiza ditunggu semangat
nyai ambu: terima kasih kak, dan salam kenal🥰🥰🥰. oiya ditunggu kunjungannya ke karya nyai yg lain
total 1 replies
Dewi Eka
bagus
Dewi Saskia
visual Aiza jelek thor...beda banget dgn imajinasi sy karena gambaran2 yg ditulis...lihat gambar visualnya gak sesuai banget dgn gambar visual deanka...
kl visual deanka aku rasa sdh pas...sesuai banget...
tp aizanya jelek banget thor...
biar kau visual sendiri aja kayak nya ya...hehehee...
zainiyah hamid
baru nyambung baca LG nyai ....🤭
sambil nunggu TBR
Ganuwa Gunawan
tambah terasi betong dikit ja thor.. biar sedap jus nya
Ganuwa Gunawan
aduh nih s susi.. mau. bobo aja kok ya repot amat
Ganuwa Gunawan
kaya nya klu d jdiin satu jdi TIK TOK
Ganuwa Gunawan
kemanusiaan yg adil dan beradab
persatuan indonesia.. dan lain lain sbgy nya..
Ganuwa Gunawan
hahahaha..
yg jdi bawang putih bukan s susi
tp si niana sm s liana
Ganuwa Gunawan
aku juga ga tau bu
tanya aja tuh sama s thor
Ganuwa Gunawan
entah lah dokter...
aku juga bingung
Ganuwa Gunawan
jadi ayam geprek
Ganuwa Gunawan
bukan cuman beli hp nya doang thor
tapi sma pabrik juga karyawan bahkan sma yg punya pabrik nya pun dia beli..
Ganuwa Gunawan
dasar kalian serigala berbulu ketek
Ganuwa Gunawan
waduh
ngapa kerja nya nyangsrang d rumah warga thor.. heum bahaya ini mh
Ganuwa Gunawan
ya betul
yang kaya yg banyak harta banda nya pda dapat BANSOS..
yg miskin melarat mh cuma pda mangap doang makan angin
Ganuwa Gunawan
kenapa mesti d lap sih thor..
d jilat ge ngapa aaah
Ganuwa Gunawan
oh tak kira megangin kartu KIS thor..
Ganuwa Gunawan
ya karena mertua nya galak.. sadis.. seperti acan bing maung.. klu kga nurut bangsa nya d caplok ku mertua
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!