NovelToon NovelToon
Jatuh Cintanya Sang Juara Qori.

Jatuh Cintanya Sang Juara Qori.

Status: sedang berlangsung
Genre:Murid Genius / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:79.2k
Nilai: 5
Nama Author: Arizkha

Alifa Rizky Aulia..gadis cantik yang sejak kecil selalu terdidik dengan hebat karena sejak usia 4 tahun Alifa sudah merasakan hidup di lingkungan pesantren. Alifa di tuntut belajar belajar dan terus belajar di kala teman seusianya merasakan di manja orang tua.tapi beda dengan Alifa.tak ada istilah manja di kamus hidup Alifa.
karena kehidupan pesantren yang menuntut Alifa hidup dalam kedisiplinan yang ketat akhirnya Alifa tumbuh menjadi gadis manis yang penuh prestasi dia menjadi qori terkenal berkat didikan sang kyai.
suatu ketika Alifa mengenal laki laki lewat media sosial. sejak itu Alifa melabuhkan hati pada sang doi yang baru di kenal nya.
bagaimana hidup sang qori setelah mengenal seorang laki-laki ? ujian dan cobaan apa yang harus di tempuh Alifa sehingga menjadi gadis manis penuh prestasi???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arizkha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7. Wejangan dari ustadzah Mia.

Setelah selesai menelpon ayah nya, Alifa pun kembali ke kamar asrama untuk bersiap-siap sholat dhuhur di masjid pesantren. Sudah menjadi kewajiban rutin yang wajib di patuhi semua santriwati yang tidak berhalangan untuk mengikuti berjamaah lima waktu di masjid.

Ada sedikit tausiyah dari ustadzah pengasuh di setiap selesai jamaah. Terkadang ummi khasanah ataupun kyai Abdullah sendiri yang memberikan tausiyah.

Kehidupan damai yang Alifa rasakan semenjak dia tinggal di pesantren begitu sangat dia syukuri. Meski dulu diawal kehadiran dia di pesantren ini sangat membuat dia merasa terbuang dari keluarga dan membenci ayah dan kakaknya, tapi tidak untuk saat ini. Saat ini Alifa begitu mensyukuri kehidupan nya. Hidup penuh kedamaian dan penuh barokah yang selalu membawa ketenangan hati yang hakiki. Walau banyak hal yang harus di korbankan, tetapi Alifa tidak menyesali nya. Sebagai contoh, Alifa harus kehilangan masa kecil yang kata orang masa di mana penuh kasih sayang dari keluarga. Bermain sepuas hati, di manja semua orang, Tapi masa kecil alifa justru sebalik nya.

Alifa kecil di tuntut belajar dan terus belajar. Di kala teman nya sudah istirahat, Alifa harus mengikuti kelas Tahfiz yang hanya ada beberapa anak. Ilmu hafalan Al-Qur'an sudah menjadi menu wajib bagi Alifa tiap hari. Tak heran, kalau sekarang Alifa udah terbiasa dengan kehidupan yang penuh kedisiplinan itu.

*********

Di pondok pesantren tak pernah mengenal penggunaan ponsel.Tak ada istilah santriwati membawa ponsel, itu sangat di haramkan selama mereka menuntut ilmu di pondok pesantren ini. bisa di bayangkan betapa ketatnya aturan sebuah pondok.

"Assalamu'alaikum Alifa..!"

"Eeh... Waalaikumusalam ustadzah!" jawab Alifa yang kaget karena tiba-tiba ada ustadzah yang duduk di samping nya. Alifa langsung salim ke ustadzah dengan takzim sambil menggeser dirinya untuk memberi tempat ke ustadzah Mia.

"Kenapa masih duduk sendirian di masjid? Apa kamu tidak makan siang Alifa?"

"Nanti saja ustadzah, Biasanya kalau selepas sholat begini masih ramai untuk mengambil makan."

"Alifa, saya dengar kamu ditunjuk kyai untuk mengikuti ajang musabaqoh ?"

" Benar ustadzah..! Sebenarnya saya sendiri masih belum punya kepercayaan diri untuk mengikuti ajang tersebut. mimbar musabaqoh masih jauh dari angan saya ustadzah. saya masih nervous untuk mengikuti perlombaan bergengsi tersebut."

Ustadzah Mia tersenyum sambil meraih tangan Alifa. Beliau memberi kekuatan kepada Alifa. Meski Alifa sering mengikuti perlombaan Tahfiz, tapi ustadzah Mia sangat hafal dengan anak didik nya itu kalau Alifa selalu merasa kurang percaya diri untuk tampil.

"Jangan dibikin semua itu beban, kamu di pilih karena kamu punya kemampuan Alifa. kamu anak yang cerdas, tunjukkan kalau kamu mampu. Belajarlah dan terus tingkatkan kualitas suara kamu ya. Terus berlatih..!"

"Baik ustadzah, akan saya coba semoga Allah memudahkan jalan saya."

"Teruskan perjuanganmu menaklukkan mimbar itu nak..! Kamu anak yang punya potensi besar, Jangan pesimis ya..! Lalui semua dengan baik, insyaAllah hasil akan mengikuti."

Alifa mendapat banyak wejangan dari ustadzah Mia. Beliau begitu perhatian pada Alifa. karena ustadzah Mia merupakan saksi bagaimana awal mula perjuangan Alifa hidup di pondok pesantren.

"insyaAllah, saya akan berusaha keras ustadzah. Mohon doa dan bimbingan nya."

******

Siang itu di lalui Alifa dengan semangat baru. Semangat untuk meraih cita-cita terbaik. Banyak dukungan Alifa dapat dari orang-orang tersayang nya. Selain ayah dan kakaknya, Alifa selalu mendapatkan dukungan dari kyai, ustadz dan ustadzah yang selalu mensupport Alifa. Banyak teman-teman yang selalu mendukung langkah Alifa.

Menjadi gadis seperti Alifa tak mudah. Semua perlu perjuangan dan pengorbanan.

Berjuang meraih cita-cita besar sangat lah menguras waktu tenaga dan pikiran. Banyak duri-duri tajam yang menghalangi langkah menuju sukses.Tapi Alifa yakin semua itu mampu di lewati dengan baik. Dengan usaha dan doa serta ridho orang tua dan guru tentunya.

_____________

Jangan lupa coment dan like serta tinggalkan jejak untuk perjuangan Alifa ya sobat.

1
گسنيتي نيي
lnjud doung thor
Herry Murniasih
senangnya ketemu teman berasa saudara 🥰🥰
Nur Baeti
masih setia D alur cerita ini, semangat kk buat cerita nya
Herry Murniasih
bisa jadi Gus Al , mungkin saja sekarang ada di pesantren
Herry Murniasih
Apa memang sengaja Al tidak memberi khabar pada Alifa, ternyata kangen juga yah 😁😁
Herry Murniasih
awas Alifa nanti ada yang diam2 sama lo 😁😁
Herry Murniasih
ustadzah Arin sangat bijaksana, tadi saya kira Alifa akan di hukum 😁😁😁, benar itu kalau jodoh pasti ketemu, ayo semangat Alifa kejar cita2nya
Herry Murniasih
Duhh.. Alifa keceplosan deh kan semua pada tahu 😂😂
Herry Murniasih
bagus juga kalau Alifa tetap tinggal di pesantren walaupun melanjutkan kuliahnya, biar selalu dekat dengan Kyai dan Umi
Herry Murniasih
benar kata ustadzh Nia langitkan doa semoga ada jalan keluarnya.
Herry Murniasih
semoga saja Ustadzh Nia bisa membantu dan dapat di percaya
Herry Murniasih
tu kan ustadzh Nia saja kaget, aduhh semoga ga nyebar kemana mana deh
Herry Murniasih
benar kata Alifa cincin itu biarlah Umi yang simpan takut hilang atau jadi bahan ghibahan para santri, sabar ya Al kalau jodoh takkan kemana
Herry Murniasih
kayaknya Al kebelet nikah ini, benar kata Alifa harus minta izin dan restu dulu sama ayahnya
Herry Murniasih
khitbah saja dulu Al menikahnya nanti tunggu Alifa menyelesaikan studynya
Herry Murniasih
Alifa mungkin bingung menjawab khitbahnya Al , semoga ada jalan terbaik
Herry Murniasih
ga usah kaget gitu Alifa dengar dulu apa kata kyai
Herry Murniasih
kami juga bingung Alifa sekaligus penasaran
Herry Murniasih
walaupun mereka diam di asrama ponpes masih bisa ghibah sama teman2 nya 😁😁
Nur Baeti
kk knapa blm update juga🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!