NovelToon NovelToon
Living In Another World Is Hard!

Living In Another World Is Hard!

Status: tamat
Genre:Epik Petualangan / Elf / Iblis / Penyeberangan Dunia Lain / Barat / Tamat
Popularitas:32.9k
Nilai: 5
Nama Author: Isekai Fantasy

Yujin menyadari bahwa dia telah dipanggil ke dunia lain oleh seorang dewi terbuang dan miskin bernama Vesta untuk mengalahkan raja iblis, alih-alih menurutinya dia memilih jalan yang sedikit berbeda untuk menyelesaikan konflik tanpa bertarung. Hal yang pertama dia inginkan adalah membuat wilayahnya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isekai Fantasy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 07 : Ibukota Kerajaan Oriesta

Liliana yang kembali dalam wujud naganya telah membawa Yujin maupun Vesta ke ibukota, seperti namanya itu merupakan kota besar dengan pilar-pilar mengelilinginya.

Pilar tersebut dibuat dari sebuah patung yang menyerupai sosok dewi dari dunia ini dengan sayap-sayap di punggungnya.

Masing-masing pilar bertugas menggantikan tembok-tembok yang bisa kamu temui di kota lainnya.

Bagi Vesta dia tahu siapa sosok tersebut.

"Dewi seribu wajah, Andromeda... aku cukup mengenalnya di alam dewi dan ia dewi yang jahil."

Perkataan Vesta lebih ke arah tentang penampilannya yang berbeda-beda tapi Yujin lebih menekankan hal yang lain.

"Jahil?"

"Ia sering mendorong dewi lain untuk masuk ke dalam kolam air lalu melorotkan rok-rok dewi yang melintas dan lainnya."

"Bagiku dia terdengar seperti dewi nakal."

"Yah begitulah tapi ia paling banyak memiliki pengikut dibandingkan dewi Selestria."

Yujin tidak begitu mengenal kedua dewi yang mengelola dunia ini, yang jelas dia juga tidak terlalu memikirkannya.

Mereka mendarat dengan selamat hingga Liliana berubah wujud ke bentuk manusianya sebelum berjalan bersama yang lainnya untuk masuk.

Penjaga mengecek identitas masing-masing dari mereka, ketiganya terdaftar sebagai petualang karenanya mereka bisa masuk tanpa perlu khawatir apapun.

"Tolong tiga."

"Baik, silahkan."

Mereka membeli beberapa sate daging untuk dinikmati dalam perjalanan.

"Ibukota benar-benar sangat ramai, jika mereka tahu aku seekor naga mereka akan langsung menyerangku sekarang."

Eksistensi naga dan ras iblis memiliki kesamaan yaitu sama-sama ditakuti manusia, lebih dari itu.

"Kenapa mereka berkumpul di sana?"

Menjawab pertanyaan dari Vesta, mereka bertiga mendekat pada seorang pria yang sedang membagi-bagikan selembaran selagi berteriak-teriak. Itu adalah sebuah proposal tentang pernikahan putri dari kerajaan ini yang mengundang siapapun untuk bertarung dalam pertandingan, siapapun yang memenangkan pertandingan tersebut dia akan dinikahkan dengan sang putri jika pria dan jika wanita akan diangkat sebagai keluarga kerajaan.

Wajah orang-orang yang mengetahui tersenyum lebar.

"Sepertinya raja di kerajaan ini benar-benar tidak melihat orang dari statusnya."

"Aku juga berfikir begitu walau demikian kita tidak perlu melakukannya."

Vesta mendorong wajahnya pada argumen Yujin.

"Kamu tidak tertarik Yujin, seorang putri merupakan gadis yang cantik kamu juga akan berlimpah harta."

"Satu hal yang aku inginkan hanya hidup santai dan damai."

Liliana tertawa terbahak-bahak.

"Lagi-lagi kamu mengatakan itu, yah.... bagiku Yujin sangat menarik."

"Ayo pergi."

"Hey, tunjukan sedikit ekpresi terhadapku."

Vesta hanya menggelengkan kepalanya beberapa kali sebagai tanggapan, mereka sampai di istana sayangnya mereka diusir begitu saja oleh penjaga.

"Kalian tidak boleh masuk, raja sedang sibuk dan kalian tidak memiliki kewajiban untuk menemuinya."

"Bisakah aku memukul wajah orang ini?"

Yujin ingin mengatakan iya pada Liliana namun berurusan dengan kerajaan merupakan hal merepotkan.

"Mari tinggalkan saja untuk saat ini."

"Kau beruntung, kalau tidak tak remuk-remuk tubuhmu itu."

"Dasar wanita sarap apa kau pikir aku tidak berani."

"Ayolah Liliana Yujin sudah pergi jauh."

"Orang ini."

Mereka mengunjungi kedai untuk memesan beberapa cemilan.

"Tolong yang manis."

"Aku yang pedas."

"Aku makanan biasa saja."

Mereka menikmati makan siang mereka sembari mendiskusikan hal yang harus dilakukan.

Liliana mengusulkan banyak kekerasan jadi semua rencananya ditolak, dan di sisi lain Vesta berpikir untuk menunggu sampai urusan raja selesai dan kemungkinan itu setelah pertandingan yang sebelumnya mereka dengar.

Manapun pilihannya mereka tidak bisa melakukannya dengan cepat.

Yujin akhirnya memutuskan satu hal.

"Liliana kamu akan mengikuti pertandingannya, dan saat itu bilang keinginanmu soal telurnya."

"Jika kamu bilang begitu apa boleh buat, lagipula dari awal itu memang tugasku."

Semua orang sepakat soal itu dan sepakat juga untuk memesan lagi karena makanan di kedai ini sangat enak.

1
Green
Cerita yang luar biasa keren
rosey
setidaknya miskinnya versi dunia kayangan dong biar berasa vibes transendennya. kaya jadi babu dewi lain, biasanya dewi kecil mereka jadi babu dewi besar
Silsiliya
seru banget /Smile/
Meong
oke dah end
Jerry Kristanto
MC ga naif kan tor
Riel
Loli satu ini sangat Skizo🗿
ObsidianMonarch
Hem..
ObsidianMonarch
hem.... sama² kehilangan
ObsidianMonarch
Hem....
ObsidianMonarch
komen
Yoihoi Yoi
Mangat Thor
Yoihoi Yoi
mangaat Thor
Yoihoi Yoi
gore
Yoihoi Yoi
dewa iblis?
Yoihoi Yoi
si MC punya tubuh istimewa?
Isekai Fantasy: Cuma tubuh yang dilatih
total 1 replies
ObsidianMonarch
Hem.....
ObsidianMonarch
Hem....
ObsidianMonarch
Hem.....
ObsidianMonarch
kasih komentar kah.....
sepi...
ObsidianMonarch
Hem....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!