Assalamualaikum,di baca yuk!
Muhammad Khalid Juhair♡
"Ku titipkan cinta ini hanya pada-Mu,jagalah hatiku dan hatinya dari rasa kecewa,hingga waktu itu tiba.Persatukanlah kami dalam restu dan Ridho-Mu."
Khulaifah Sabira Nur Baiti Shalihah♡
"Cinta kita adalah yang terbaik karena imanku bertambah.Kau membantuku di dunia,dan karena itu aku ingin kembali bertemu denganmu di surga."
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ula_Ula, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tersebar
"Kamu dah nikah Lid?ma Syaa Allah siapa istrinya?"tanya Ustadz Ali.
"Hufh..."Khalid membuang nafas kasar.
"Kenapa?sedih karena rumor nya tersebar?"tanya Ali melihat wajah cemas Khalid.
"Bukan,banyak yang mendesak minta di liatin istri ana,kan Astagfirullah kenapa pada kepo semua."
"Gimana ya Khalid kamu Ustadz yang sering ceramah di berbagai daerah,ganteng,mapan,pintar,siapa sih yang nggak mau sama kamu?lalu ketika orang2 denger Ustadz muda mereka nikah siapa yang nggak kaget coba kamu nikahnya diam2 tanpa sepengetahuan orang."
"Iya sih semoga habibati ana tenang sekolahnya."
"Aamiin,oh iya ini ana mau ngasih undangan buat kamu,datang ya minggu depan ke resepsi pernikahan ana sama Saidah."
Ustadz Ali dan Saidah sudah menikah 1 bulan lalu,dan baru mengadakan resepsi sekarang.
"nanti ana datang,selamat ya atas pernikahan semoga menjadi kelurahan yang sakinah mawadah warohmah."
"Syukron Lid."
"Dan ingat 1 lgi tadz..."tiba2 nada Khalid jadi lebih serius.
"Apa?"Ustadz Ali penasaran.
"Bahagiakan selalu istri kamu,dia dah memilih kamu dari banyak pria terbukti kan kamu yang beliau tunggu."
"In Syaa Allah tenang aja."
Hari ini Raka dan Syafira datang berkunjung ingin melihat kedua anak mereka.
"Ayah...Bunda..."Khula langsung memeluk kedua orang tuanya,berbeda dengan Ridwan yg hanya mencium kedua tangan orang tua nya ingin memeluk tapi malu karena banyak santri lalu-lalang.
"Assalamualaikum Yah nda"Khalid yang tak sengaja lewat menyapa kedua mertua nya."
"Waalaikumsalam,makin ganteng aja Khalid Gimana?oh iya denger2 rumor kamu sudah kedenger orang loh emang sebenarnya apa yang terjadi?"tanya Raka penasaran,untung saja Khula belum tahu kalau dia adalah istri Khalid.
Khalid ragu ingin bercerita,"Oh iya saya paham yaudah ayok kita ke rumah kamu aja,bunda ke Khula sama Ridwan dulu ya."
"Iya yah."
Khalid dan Raka pergi ke rumah Khalid,Khalid mulai menjelaskan semua nya pada Raka.
"Ohh kayak gitu ya..."Raka tersenyum.
Khalid deg degan takut ayah mertua nya marah tapi beliau malah tersenyum.
"kenapa ayah tersenyum?ayah tidak marah?"
"untuk apa marah?lama kelamaan semua yang ditutupi akan ketahuan,ayah makin suka sama kamu sebagai menantu ayah kamu baik dan berani lalu tulus juga ke anak Ayah Khula."
Khalid grogi karena Ayah mertuanya memuji nya.
Syafira sedang bersama kedua anaknya sebentar sebelum kembali pulang.
"loh Ayah mana nda?"tanya Khula.
"Ayah kamu lagi ada urusan sama Ustadz Khalid."
"Ohh."....."Ada urusan apa ya?"batin Khula penasaran.
"Kakak penasaran nggak?"tanya Ridwan.
"Iya eh maksudnya nggak."Khula keceplosan.
"haha penasaran kan?Ridwan mah enggak Ridwan kan udah tahu."
"kok aku nggak tahu?"
"kasian deh loh..."Ridwan meledek Khula
"Ridwan jangan di ajak main2 kakaknya nanti marah loh masa di pesantren kalian berantem."
"Eh iya maaf nda."
Setelah melepas kangen dan memberi uang saku,kedua orang tua Khula dan Ridwan pulang.
Saat pulang ada Ustadz Khalid juga yang mengantar sampai gerbang.
"Ustadz Khalid ada urusan apa sama Ayah aku?"tanya Khula karena penasaran.
"Kamu penasaran?hmm..."Khalid tersenyum pada Khula.
seketika Khula menjadi gugup,"aku nanya jawab aja jangan pake senyum segala."
"Kenapa?nggak boleh ya?senyum kan ibadah."Khalid senang mengerjai Khula.
"Y-ya tahu ibadah..."
"Terus..."Khalid mendekatkan wajahnya ke wajah Khula.
Khula sudah tak tahan lagi menahan gugupnya langsung pergi berlari begitu saja,"Nggak jadi Assalamualaikum."
"Waalaikumsalam habibati!!"Khalid mulai berani sekarang.
"Cielah bang,aku jomblo nih."Ridwan yang tadi jadi nyamuk berbicara.
"Sekolah yg bener Rid..."
"Iya iya udah bener kok makanya banyak yang demen..."Ridwan dengan pd nya,tapi perkataan Ridwan memang sangat benar karena Ridwan sering disukai oleh santriwati.
Khalid hanya menggeleng2 heran dengan kelakuan adik iparnya yang sudah di anggap seperti adik kandung nya itu.
Khula berlari pergi ke asrama,"Ya Allah..."Khula sangat gugup.
"Kamu kenapa Khula?muka kamu merah kamu sakit?"tanya Fadya.
"Nggak kok nggak papa."
"Cih lebay banget dah."Shadiya malas melihat teman2 nya dan memilih untuk pergi.
"masih emosi ya dia?"tanya Khula.
"Shadiya memang gitu,kamu harus sabar2 aja deh kalau aku sama Qila mah udah terbiasa,iya kan Qil?"
"Hmm."Qila sedang berada di alam mimpinya sekarang.
Malam harinya Khula sudah ingin tidur setelah berdoa tapi dia tidak bisa tidur,masih memikirkan tadi saja.
"Astagfirullah,ini salah maafkan hamba mu..."Khula merasa bersalah karena menghalukan lawan jenis yang sudah beristri.
Khula melihat ke arah teman2nya sudah tertidur pulas,sedangkan dia belum biasanya jika tidak bisa tidur dia akan menonton drama Korea atau pun China tapi sepertinya sekarang pun tidak bisa.
"Oh iya kemarin terakhir kali kan eps 3 sekarang dah eps berapa ya?"Khula teringat dengan salah satu drama yang dia tonton.
"kangen Oppa kiyowo,eh maksudnya nya Park Jong Seong,hehe Astagfirullah nggak boleh."
Di kamar Khalid,dia sedang mengaji melantunkan ayat ayat suci Al-Quran Surah Al-Mulk.
"Shadaqallahul adzim."Khalid meletakkan kembali Al-Qurannya di atas meja dan mulai berbaring.
Setiap malam Khalid akan mengaji untuk menjaga hafalannya,Khalid sudah menghafal 30 juz tapi dia juga tidak bisa meremehkannya kalau tidak hafalan itu akan sia².
"Khula sekarang lagi apa ya?"Khalid merindukan wajah Khula.
Khalid melihat photo Khula yang dia ambil diam2 saat mengajar di kelas menggantikan Ustadz Ali"Ma Syaa Allah istri aku ayu tenan."
Khalid sepuasnya memandang wajah Khula,toh dia sudah menjadi suaminya dan berhak.
"Sekarang mungkin cuma bisa lihat di photo tapi In Syaa Allah beberapa tahun ke depan bakal ku lihat langsung setiap bangun tidur sampai mau tidur lagi."gumam Khalid.
Karena merasa mengantuk Khalid mulai tertidur.
__
Sekarang hari Jumat para penghuni di pesantren sedang melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan pesantren bersama2 sesuai dengan tugas masing².
"Khula kamu buang sampah ini ya udah penuh nih."perintah Shadiya.
"Oke."Khula hendak pergi membuangnya tapi keburu di rebut oleh Ustadz Khalid "biar saya aja kamu lanjut nyapu ya."
Khula melanjutkan kegiatannya dan Ustadz Khalid yang membuangkan sampah.
Setelah selesai mereka mulai belajar kembali.
Tak terasa Khula sudah hampir 2 bulan berada di ponpes dan merasa betah dengan tempat tinggalnya yang sudah mengajarkan banyak hal dan Khula mendapat banyak pengalaman yang baru.
Malam hari,Khula sedang menghafal Surah untuk disetorkan keesokannya ke Ustadzah Mira.
Ketiga temannya Qila,Fadya,dan Shadiya pun juga sibuk dengan hapalannya masing2 fokus dan tidak ada yg bicara.
sy sdh lama buka dinoveltoon. to baru mlm ini minat bc, ternyata bagus....👍👍👍
☝ gadir & nyimak.