NovelToon NovelToon
Perjaka Tampan & Wanita Malam

Perjaka Tampan & Wanita Malam

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Berondong / Tamat
Popularitas:319.8k
Nilai: 5
Nama Author: Dewi tan

Fernando, seorang pengusaha muda belia yang masih kuliah, terpaksa menolong seorang wanita malam yang di siksa oleh seorang mucikari.

Hingga pertemuan mereka menghadirkan cinta, namun takdir mengharuskan Nando menikah dengan Vania, gadis pintar dan cantik yang merupakan pilihan orang tuanya.

Sedangkan sudah terlanjur ada benih yang tumbuh di rahim Sandra, sang wanita malam itu, tanpa Nando ketahui.

Sementara Vania juga harus berjuang melawan penyakitnya yang mematikan. Mampukah Nando menopang dua wanita yang sama-sama membutuhkannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi tan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Marah Besar

Plakk!!

Sebuah tamparan keras kembali mendarat di pipi Sandra.

Sandra meringis kesakitan sambil memegangi pipinya yang kini kemerahan, darah menetes dari hidungnya.

"Kau sudah kebal ya dengan tamparan ku hah??!" sentak Mami Vero sambil menarik rambut Sandra ke belakang.

"Ampun Mami! Sakit!" jerit Sandra.

"Sakit katamu?? Kepalaku lebih sakit karena kau berkali-kali mengecewakan tamuku!! Kau benar-benar tidak tau diri Sandra!" sengit Mami Vero matanya yang merah melotot ke arah Sandra.

"Kasih Sandra hukuman saja Mami! Biar dia kapok!" cetus Windi.

"Apa ini?? Sejak kapan kau pakai pakaian seperti ini?? Di sini kau harus selalu seksi dan menarik, jangan terlihat kampungan!!" Mami Vero menarik pakaian yang di kenakan Sandra, hingga pakaian itu robek.

"Jangan Mami, ijinkan aku berubah, biarkan aku pergi, aku ingin hidup bebas, aku ingin bekerja!" ujar Sandra sambil menangis.

Mami Vero tertawa mendengar perkataan Sandra.

"Kau dengar! Aku sudah membayar mahal dirimu pada Ayahmu, kau adalah asetku! Aku tidak akan melepaskan mu begitu saja, kau itu mahal Sandra!!" seru Mami Vero.

"Tapi Mami ..."

"Ical! Bono! Bawa Sandra ke gudang belakang, kurung dia!" titah Mami Vero.

"Siap Mami!" jawab kedua anak buah Mami Vero itu bersamaan.

Mereka lalu menyeret Sandra ke gudang belakang rumah besar itu.

"Lepaskan aku!!" teriak Sandra.

Namun dia terus di seret dan di bawa masuk ke dalam sebuah gudang yang gelap di belakang rumah itu, biasanya gudang itu adalah tempat hukuman bagi siapa saja yang melanggar perintah Mami Vero.

Mirna, teman sekamar Sandra nampak mengelus dada melihat kondisi Sandra yang seperti itu.

"Mami, Jangan Kurung Sandra di gudang itu, kasihan Mami, itu gelap dan bau sekali!" mohon Mirna.

"Biarkan saja dia di sana! Itu hukuman yang pantas bagi si pembangkang!!" sahut Kami Vero.

Seorang pria penjaga pintu gerbang rumah itu datang tergopoh-gopoh menghampiri Mami Vero.

"Mami! Di depan ada anak muda yang ingin bertemu Mami!" seru Joni, si penjaga gerbang depan.

"Siapa Jon?? Ini masih siang, biasanya tamu datang malam-malam!" tanya Mami Vero.

"Tidak tau Mami, dia hanya ingin bertemu Mami!" sahut Joni.

"Baiklah, akan ku temui dia!" Mami Vero kemudian berjalan ke arah depan gerbang rumah sambil mengipasi tubuhnya.

Setelah sampai di depan, Mami Vero menatap tajam seorang pemuda yang kini berdiri di hadapannya.

"Hei, sepertinya aku mengenalmu? Bukankah kau orang yang waktu itu membayar Sandra 30 juta dan mengajaknya berkencan?" tanya Mami Vero.

"Iya Tante, saya Nando, saya ingin kembali mengajak Sandra, di mana dia?" tanya Nando.

"Ooo, jadi kau juga yang membawa Sandra pergi kemarin saat dia sedang bersama tamunya?" tanya Mami Vero lagi.

"Yah, Tante benar sekali, tapi kau jangan khawatir, aku akan membayarmu!" sahut Nando.

"Tidak! Kau membohongiku anak muda! Kau bukan mau memboking Sandra, tapi kau mau membawanya pergi! Kalau bukan anak buahku yang menemukannya, tentunya Sandra tidak akan kembali padaku!" cetus Mami Vero.

"Tolong berikan Sandra padaku Tante, aku akan membayar berapapun!" mohon Nando.

"Kenapa kau hanya mencari Sandra? Di sini aku mempunyai banyak sekali wanita cantik dan seksi, kau tinggal pilih yang mana yang kau suka, asal bukan Sandra!" ujar Mami Vero.

"Tapi aku menginginkan Sandra Tante, aku akan membayar mu, jadi kau tidak rugi bukan?!" tanya Nando.

"Membayarku?? Kau pikir kau siapa? Tidak!! Aku tau tujuanmu! Sekarang kau pergilah!" sahut Mami Vero.

"Aku tidak akan pergi sebelum Sandra aku dapatkan!" cetus Nando.

Kemudian Nando langsung menerobos masuk ke dalam pintu gerbang itu, Mami Vero terkejut melihatnya.

"Ical!! Bono!! Bereskan dia!!" teriak Mami Vero.

Dua orang berbadan kekar itu langsung menyerang Nando, Nando berusaha untuk menyerang dan mengambil kesempatan untuk masuk ke dalam, namun Ical dan Bono terus saja menghajarnya.

Di tambah dengan anak buah Mami Vero yang lain, akhirnya Nando di keroyok, hingga kini dia jatuh tersungkur, darah luar dari hidung dan mulutnya.

"Seret dia keluar dan tutup gerbangnya!! Orang ini sangat berbahaya!!" titah Mami Vero.

Mereka lalu menyeret Nando yang babak belur keluar dari gerbang itu.

Roy yang melihat dari dalam mobil terkejut melihat Nando yang kini tergeletak di depan rumah itu, dia langsung keluar dari mobil dan menghampiri Nando.

"Tuan!! Kau tidak apa-apa? Itulah akibatnya kalau tidak mendengarkan nasihat asisten, ayo Tuan, kita masuk ke mobil!" Roy segera memapah Nando masuk ke dalam mobilnya.

"Roy! Mengapa kau tadi tidak membantuku??" tanya Nando saat dia merebahkan kepalanya di jok mobilnya.

"Kan dari awal saya sudah bilang, kalau ada apa-apa resiko di tanggung sendiri!" sahut Roy sambil mengompres luka memar Nando dengan sapu tangan.

"Kau memang tidak berguna Roy!" dengus Nando.

"Paling tidak berguna untuk tempat curhat Tuan kan!" ujar Roy.

"Kau ini ..."

Tok ... Tok ... Tok

Kaca jendela mobil di ketuk dari luar, seorang wanita berdiri di samping mobil Nando.

Nando segera membuka kaca jendela mobilnya itu.

"Tuan, saya Mirna teman Sandra, saat ini Sandra sedang di kurung di gudang belakang rumah, tadi Mami Vero menghajarnya habis-habisan!" kata Mirna yang diam-diam menyelinap keluar.

"Apa? Sandra di kurung di gudang? Bagaimana kondisinya?" tanya Nando cemas.

"Tidak ada seorang pun yang tau kondisinya tuan, karena gudang itu tertutup rapat dan gelap, tidak bisa di lihat dari luar!" jawab Mirna.

"Apa yang harus kita lakukan Tuan? Kita lapor polisi saja!" tanya Roy.

"Jangan! Kita harus mencari strategi untuk mengeluarkan Sandra dari sana, Mirna, bisakah kau menggambar petak gudang itu? Aku ingin menyusun rencana!" kata Nando sambil menyodorkan kertas dan pulpen.

Mirna mulai menggambar denah letak gudang itu, setelah itu dia menyodorkannya pada Nando.

"Hati-hati Tuan, anak buah Mami banyak sekali, mereka juga memiliki senjata api, mereka itu berbahaya!" ujar Mirna, wajahnya nampak cemas melihat ke arah gerbang.

"Terimakasih atas bantuanmu!" ucap Nando.

"Saya harus pergi Tuan, sebelum ketahuan!" Mirna dengan cepat kembali menyelinap masuk ke dalam rumah itu.

****

1
Sri Astuti
nando nekad🤣🤣
Sri Astuti
ayah tiri yg kejam.. ibunya mati anak dijual
Kumala Dhara98
kak nando harus ceraikan vania..kak nando hanya pantas bahagia dengan Sandra.. kRna vania terlalu memaksakan cinta.
Tua Jemima
kq jadi sandra yg jecelakaan bkn vania sampe disini bacax males
Tua Jemima
mati aja vania biar gk ada lgi yg menghalangi sandra ma nando
kavena ayunda
nando sana sini mau buaya hadeh
kavena ayunda
nando sana sini mau buaya
Cantika Ahtania
bingung 😕
R.dwi. A
kalau menurut agama Islam...seorang suami meminum ASI istri tidak di perbolehkan...ini koq...
Katherina Ajawaila
lucu aja bcnya
Whitney
mantap
Tri Febsah
nyesel bc novelmu thor...dah sejauh ini bcnya tp g ada teges"nya sikapnya nando.ank y ank tp g begitu jg...kesane kyk banci.....kecewa thor
Nova Yuliati
salah kamar ternyata othor.....✌✌✌
Dewi Tjahjadi: iya salah kamar nih 😁
total 1 replies
☠ѕυнυ༄⃞⃟⚡🏡s⃝ᴿ
bingung 😆
Dewi Tjahjadi: salah upload kak maaf🙏 itu punya di laapk sebelah salah kirim
total 1 replies
Ummi Solihah
aku juga bingung thor
Otje Sunarsih
ini bukan cerita nando yaaaa.... akuh bingung
Dewi Tjahjadi: Maaf kak salah upload 🙏 itu ceritaku di lapak sebelah nyasar ke sini
total 1 replies
sry mulyati
ini cerita apa ya thor
.kayak nya bukan cetita nando sama sandra...
sry mulyati: di lapak apa ya kak..pake koin gak
total 2 replies
Pecinta Pena
trimakasih Thor, karyamu the best
Rianah
terima kasih Thor.. terharu sama cerita ini.. terutama sama Nando dan keluarga Nando.. luar biasa.. memang keluarga yang baik akan menghasilkan anak yg baik juga..
Hendry Jo
mantap thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!