Merupakan lanjutan dari Novel Ustadz Idaman, yang akan menceritakan kehidupan Kakak Adik yang memiliki sifat yang sangat berbanding terbalik, dimana Akhtar yang mewarisi sifat Abinya yang kaku, dingin, dan datar, sedangkan Afkar mewarisi sifat Mommynya yang pecicilan dan tidak bisa diam.
Serta menceritakan bagaimana kehidupan mereka setelah pernikahan, apakah mereka mampu mempertahankan pernikahan mereka walaupun banyak godaan yang datang atau mungkin malah sebaliknya ?
PENASARAN.....?
yuk langsung di simak.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon babydollll, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PART 7
Saat sampai di kantor tanpa disengaja Akhtar dan Afkar berpapasan saat masuk kedalam kantor.
" Ehhhh Abang, lemes banget tuh muka kayak nggak sarapan aja " kata Afkar.
" Emang nggak sarapan " gumam Akhtar namun tetap terdengar jelas di telinga Afkar.
" Hahhhh serius, Della nggak masakin lu Bang ? " kata Afkar, sehingga membuat Akhtar langsung menutup mulut Afkar dengan tangannya.
" Hehhh ngomongnya jangan keras-keras dong, lihat tuh semua karyawan pada liatin kita " kata Akhtar sambil melepaskan tangannya dari mulut Afkar.
" Heheh sorry " kata Afkar cengengesan.
" Itu sama aja kalau lo ngumbar aib istri gue depan para karyawan " kata Akhtar datar sambil mempercepat langkahnya menuju ruangannya yang di ikuti oleh Afkar.
" Yaaa maaf kagak sengaja gue Bang, ehhh tapi kok bisa si Della nggak masakin lo ? dia sakit ? " kata Afkar kepo.
" Jadi korban novel dia " kata Akhtar datar.
" Hahh maksudnya gimana ? " kata Afkar.
" Iyaaa dia sengaja masak, masakan yang super asin dengan harapan reaksi gue bakal sama kayak di novel yang dia baca " kata Akhtar, sehingga membuat Afkar tertawa ngakak, sehingga membuat Akhtar kesal.
" Keluar sana, lo kan punya ruangan sendiri " kata Akhtar sambil menarik Afkar keluar dari ruangannya.
Sementara di tempat Della, Della sangat bosan berada di rumah sendirian.
" Uhhhh ngapain yaa ? bosen banget " gumam Della.
" Ahhhaaaa tadi kan Mas Avatar nggak sempat sarapan, gimana kalau gue bawain suami gue bekal makan siang, daripada bosen di rumah kan " kata Della.
" Ajak Ila ahhh supaya ada temennya " kata Della sambil meraih ponselnya untuk menelpon Ila.
" Assalamu'alaikum ipar " kata Della.
" Wa'alaikumsalam, kenapa Dell ? " kata Ila dibalik telepon tersebut.
" Ehhh La, nanti siang ada acara nggak ? " kata Della.
" Hmmm nggak sih Dell, kenapa ? " kata Ila.
" Hehehe rencananya sih gue mau ngajakin lo ke kantor buat nganterin suami kita makan siang, gimana mau nggak ? " kata Della.
" Boleh juga Dell " kata Ila.
" Yaudah jam 10 aku jemput yaa, assalamu'alaikum '' kata Della sambil memutuskan sambungan teleponnya.
" Hmmmm masak apa yaaa ? " kata Della sambil searching resep makanan di ponselnya.
Setelah selesai berkutat di dapur, kini Della tengah bersiap-siap untuk ke kantor suaminya.
" Ihhhhh jadi nggak sabar ketemu Suami, baru aja ditinggal beberapa jam udah kangen aja, ahhhh dasar Della bucin " kata Della sambil terkekeh diujung kalimatnya.
" Dahhh cantik, sekarang tinggal jemput my ipar " kata Della sambil memesan taxi online lewat ponselnya.
* skip kantor *
" Kantornya Abi mertua besar juga yaa La " kata Della yang memang baru pertama kali kesana.
" Iyaa kamu bener Dell " kata Ila.
" Yaudah masuk yukkk " kata Della sambil menarik tangan Ila.
" Ehhh bentar Dell, emang kamu tau ruangan suami kita di mana ? " kata Ila, sehingga membuat Della menggelengkan kepalanya pertanda tidak tau.
" Yaudah kalau gitu, kita nanya ke meja resepsionistnya aja dulu " kata Ila.
" Okeyyy " kata Della.
" Selamat siang, ada yang bisa saya bantu ? " kata seseorang yang ada di meja resepsionist tersebut.
" Siang Mbak, kita mau nanya ruangan Pak Akhtar sama Pak Afkar di mana ya ? " kata Ila sopan.
" Sudah buat janji sebelumnya ? " kata karyawan tersebut.
'' Belum Mbak " kata Ila.
" Kalau begitu anda tidak bisa bertemu dengan Bapak Akhtar dan Pak Afkar, soalnya mereka orang sibuk jadi tidak sembarang orang yang bisa bertemu dengan mereka " kata karyawan tersebut, sehingga membuat Della kesal.
" Ehhh Mbak ribet banget sih, kita itu istrinya masa ketemu suami aja malah di persulit " kata Della kesal.
" Maaf ya Mbak, tapi yang ngaku-ngaku seperti ini sudah banyak " kata karyawan tersebut.
" Issshhh awas aja lu, gue laporin suami gue baru tau rasa " kata Della sambil menghubungi Akhtar, namun tidak ada jawaban oleh Akhtar.
" Ihhh kok nggak diangkat sih, La coba kamu hubungi Kak Akar " kata Della yang diangguki oleh Ila.
" Sama Dell nggak diangkat juga, mungkin mereka sibuk kali yaa " kata Ila.
" Mbak kalau mau nipu bukan di sini tempatnya, sebaiknya Mbak pergi sekarang sebelum saya panggil satpam untuk menyeret kalian berdua pergi dari sini " kata karyawan kantor tersebut sinis.
" Ihhh apaansih lo, orang Akhtar bener suami gue " kata Della kesal.
" Sabar Dell, aku coba hubungi Abi dulu yaaa " kata Ila.
" Video call aja La, supaya dia mati kutu " kata Della.
" Assalamu'alaikum Abi " kata Ila.
" Wa'alaikumsalam, ada apa Nak ? " kata Gus Fauzan.
" Abiii kita di kantor Abi, tapi kita nggak di bolehin masuk sama Mbak yang itu " kata Della sambil mengarahkan layar ponsel Ila ke muka karyawan kantor tersebut, sehingga membuat karyawan tersebut kaget plus ketakutan.
" Mohon maaf Pak Fauzan, saya benar-benar tidak tau kalau mereka berdua adalah menantu Bapak, saya hanya mencoba untuk menjaga kantor ini agar tidak dimasuki oleh orang asing " kata karyawan tersebut.
" Baiklah izinkan mereka masuk, dan tandai muka menantu saya baik-baik, saya tidak ingin kejadian seperti ini terulang kembali " kata Gus Fauzan.
" Baik Pak, saya minta maaf sebelumnya Pak " kata Karyawan tersebut.
" Makasih Abi, untung aja ada Abi " kata Della.
" Iya Nak " kata Gus Fauzan.
" Yaudah kalau gitu makasih ya Bi dan maaf udah ganggu waktu Abi, assalamu'alaikum Bi " kata Ila.
" Wa'alaikumsalam '' kata Gus Fauzan sambil memutuskan panggilan tersebut.
" Sekarang lo percaya kan ? " kata Della.
" Mohon maaf Bu, saya benar-benar tidak tau " kata karyawan tersebut.
" Ibu, Ibu, lo pikir kita Ibu-ibu " kata Della kesal.
" Sabar Dell, oiyyaa Mbak bisa ditunjukkan ruangannya di mana ? " kata Ila.
" Mari saya antar " kata karyawan tersebut.
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
ehh lgsg tamat.