NovelToon NovelToon
Ranjang Terlarang Suami Sahabatku

Ranjang Terlarang Suami Sahabatku

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Crazy Rich/Konglomerat / Diam-Diam Cinta
Popularitas:12k
Nilai: 5
Nama Author: Puspa Arum

Cerita Ini bersifat fiktif belaka!

Kais Arfan Syailendra melakukan kesalahan satu malam dengan Anisa Syafa sekertaris nya sekaligus sahabat dari istrinya.

Kais menjerat Anisa dalam hubungan rumit dengan tujuan membongkar pengkhianatan yang di lakukan Marsya istri Kais bersama Bagas tunangan Anisa.

Bagaimana Kais membuat Anisa tetap disisinya dan membongkar rahasia masalalu mereka? ikuti kisahnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Puspa Arum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jebakan Kais ( Revisi )

"Ka_kamu mau apa?" Kais tersenyum miring mendengar suara Anisa yang terdengar gemetar.

Kais mendekatkan wajahnya di sisi telinga Anisa. "Kamu akan tahu nanti ,sayang." penuturan Kais membuat darah Anisa berdesir saat Kais selipkan panggilan "sayang' untuk nya.

Tak lama pintu lift terbuka dan Kais menggenggam tangan Anisa keluar dari kotak besi itu. Langkahnya menuju ke depan sebuah unit apartment. Sesaat kemudian pintu apartemen itu pun terbuka.

"Ayo!" Kais menarik pelan tangan Anisa untuk masuk ke dalam apartment tersebut.

"Ini apartemen siapa?" dengan mengedarkan pandangannya ke sebuah ruangan. Anisa menatap kagum ruangan yang saat ini dirinya berada.

Tangan besar Kais melingkar di pinggang ramping Anisa. Tubuh ramping itu pun Kais bawa dalam dekapannya. "Bagaimana, apa kamu suka dengan apartemen ini, hemm?"

"Maksudnya gimana?" Anisa terlihat bingung dengan pertanyaan Kais.

Kais pun membalikkan tubuh Anisa berhadapan dengan dirinya. Tangan besar Kais menangkup kedua sisi pipi Anisa. Lalu menarik wajah itu perlahan dan mengecup bib*r Anisa dengan singkat. "Apartemen ini buat kamu. Tinggal di sini ya, biar kamu lebih nyaman." Anisa menggeleng pelan.

"Aku nggak bisa. Lagi pula, mana pantas aku dapat semua ini. Kamu laki-laki yang sudah menikah. Aku perempuan yang terikat pertunangan. Apa yang kita lakukan dari awal sudah salah. Lepaskan aku mas , biarkan aku pergi." suara Anisa terdengar bergetar. Rahang Kais mengeras saat menatap mata Anisa yang sudah berkaca-kaca.

Tangan Kais yang memegang bahu Anisa terasa lebih mencengkram erat bahu rapuh Anisa.

"Jangan harap kamu lepas dari ku Nisa, kamu hanya milikku!" ucapan Kais terdengar penuh penekanan dan tatapan mata yang menatap tajam ke arah Anisa.

Anisa menggeleng cepat. "Tidak, semua salah ! Jangan buat posisiku jadi orang yang jahat! Aku tidak ingin melukai hati sahabat ku mas! Aku juga tidak ingin mengecewakan Bagas yang sudah dengan sabar menunggu ku. Kita nggak bisa seperti ini!"

Kais tiba-tiba saja tertawa sumbang mendengar ucapan Anisa. Hal itu membuat Anisa mengerutkan keningnya. "Tunangan ? Apa kamu yakin kalau orang yang kamu anggap tunangan itu benar-benar ingin menikah sama kamu, hem? Apa kamu yakin sahabat kamu itu tak punya sisi gelap, apa dia begitu sempurna di mata mu, hem?" dengan tawa yang masih terdengar Anisa semakin di buat bingung dengan perkataan Kais.

"Apa maksudmu, jangan asal bicara kamu mas!" Kais hanya menaikkan bahunya dengan cuek.

"Sudahlah, kita nggak perlu pusing mikirin mereka. Kita pikirkan tentang kita."

"Nggak ada lagi yang perlu di bicarakan dan nggak perlu ada lagi yang kita pikirkan. Apa yang terjadi sama kita nggak seharusnya terjadi. Semua yang kita lakukan dari awal itu salah, kamu sadar hal itu kan?"

Kais menatap wajah Anisa dengan serius. "Stop, jangan lakukan hal gila ini ,mas!" Kais tak menghiraukan ucapan Anisa.

Anisa yang melihat Kais mendekatkan wajahnya dengan reflek wajahnya menjauh dari wajah Kais.

Kais mendorong tubuh Anisa sampai terjatuh di atas sofa. Dengan gerakan cepat Kais langsung mengungkung tubuh Anisa yang kini terbaring di atas sofa.

Kais dengan cepat membungkam bib*r candu itu dan merasakan manisnya. Tangannya yang terampil pun sudah bebas bergerak bebas di bawah sana. Tangan Anisa mencoba menghentikan aksi tangan Kais namun semua sia-sia.

Bahkan Kais selalu berhasil membuat Anisa mengikuti permainan laki-laki itu. Rasa hati menolak tapi, tubuhnya begitu mengkhianati. Anisa Benci dengan perasaanya yang begitu mendamba dan meminta lebih dari seorang Kais.

Permainan Anisa dan Kais semakin menggila saat Kais membawa Anisa ke segala sudut apartemen itu dan mencoba di berbagai tempat yang ada di apartemen itu. Suara merdu mereka bersahutan membuat malam yang semakin larut itu semakin membuat Kais dan Anisa bersemangat dan terbakar gair*h.

"Masss..aaa..hahh!!" suara lengkingan Anisa membuat pacuan kuda Kais semakin menggila dan suara lolongan panjang dari bib*r Kais mengakhiri petualangan mereka untuk kesekian kalinya.

Kais mengangkat tubuh Anisa tanpa melepas kebanggaan nya dari rumah barunya dan membawa tubuh gadis itu kedalam sebuah kamar dan merebahkan tubuh itu diatas tempat tidur dengan ukuran sedang dengan posisi tubuh mereka yang masih menempel.

"Mas, lepas dulu.." dengan suara lemah dan terdengar manja Anisa meminta Kais melepaskan diri dari nya.

"Dia masih betah disana sayang,dia begitu merindukan rumah yang begitu nyaman ini. Kamu diam lah, tidur saja." Kais merengkuh tubuh Anisa dalam dekapannya dan menyembunyikan nya dalam dada bidang nya.

Anisa yang sudah terlalu lelah hanya bisa pasrah dan kemudian dia terlelap dalam pelukan suami sahabatnya itu.

Pagi jam enam, Anisa mulai membuka matanya. Dia bisa melihat Kais dengan wajah tampan yang masih terlelap dengan damai tidurnya.Sedangkan posisi mereka saling menempel dan pelukan dengan begitu erat.

Perlahan Anisa mengurai pelukan tangan Kais yang melingkar posesif di pinggangnya. Perlahan Anisa beranjak dari tempat tidur itu dan melangkah menuju kamar mandi dan membersihkan diri nya.

Saat keluar dari kamar mandi, Anisa masih melihat Kais yang begitu nyenyak tidur. Langkah Anisa menuju pintu kamar dan membukanya. Dia melangkah perlahan menuju ke dapur dan matanya mengedarkan pandangannya ke seluruh sudut apartemen itu. Wajahnya terasa panas saat mengingat bagaimana dia dan Kais semalam. Anisa benar-benar sudah terjebak dalam permainan yang mungkin sudah melibatkan hati dan perasaan nya.

Dia mende*ah pelan saat mengingat bagaimana dirinya mengikuti permainan Kais yang membuat hilang kendali. Anisa membuka kulkas dan kemudian mengambil beberapa bahan makanan yang ternyata di sana lumayan lengkap.

Saat Anisa sedang fokus dengan membuat sarapan, tiba-tiba dia di kejutkan dengan Kais yang memeluk tubuh Anisa dari belakang.

"Astaghfirullah, mas bikin kaget saja." Anisa langsung reflek mengomel ketika Kais membuat dirinya terkejut.

"Sorry sayang, aku kira kamu kemana. Aku takut kamu pergi." dengan suara bariton khas orang baru bangun tidur, Kais menempel manja pada Anisa.

"CK..mas, lepas..aku lagi buat sarapan loh.."

"Aku tahu, tapi aku nggak mau jauh dari kamu. Aku sudah kangen sama kamu. Tubuh kamu buat aku candu sayang.." Anisa yang merasa risih dengan sikap Kais . Anisa berusaha untuk mengurai pelukan laki-laki itu namun gagal. Kais tetap membuat Anisa tak berkutik sampai sebuah dering ponsel terdengar di meja makan.

"Angkatlah, siapa tahu penting." dengan malas Kais pun melerai pelukannya dan melangkah ke arah meja makan meraih ponselnya.

Sebuah nama terlihat di layar ponselnya. Entah berapa puluh kali panggilan itu Kais abaikan dari semalam. Akhirnya dia pun langsung mengangkat panggilan itu dan menjauh dari tempat itu.

Bersambung

1
Nar Sih
marsha ternyata gk tulus baik nya sama anisa ,bnr,,psngn yg ribet🤣
ᴍɪᴍɪ💋🅢🅐🅛🅢🅐🅑🅘🅛🅐👻ᴸᴷ: dari awal niatnya udah gak bagus sekarang dapet karmanya senjata makan tuan justru Kail tergila-gila sama Anisa🤣🤣sok2 an jadi istri yang baik tiap ada masalah larinya ke Bagas selingkuhan nya itu emang cocok mereka
total 1 replies
Irma Luthfah
heh,, ternyata sifat marsya begitu . baik ternyata cuma kedok doang
Irma Luthfah
terlalu mengulur waktu kais ini
Nar Sih
jdi gak sbr nunggu kebongkar nya hubungan mereka
Nar Sih
seharus nya kmu jujur kais ,biar gk semakin slh phm ,sblm anisa bnr,,pergi dri mu
Nar Sih
seperti nya ibu mertua mu kurang suka dgn mu nisa
Arum Dyah
ayo kais buruan ambil keputusan mau gmn
Nar Sih
kais ..bnr kta org tua mu klau emg udh gk bisa diterus kan rmh tngga mu dgn marsha ya buruan di selesai kan biar cpt jls
Arum Dyah
yg satu udh putus... yg satunya bakal cerai
Nazwa Azzahra
lanjut
Nar Sih
pasti yg sedang dilihat kais adalah marsha dan selingkuhan nya
Nar Sih
lebih baik sgra terbongkar sja ,perselingkuhan dan tuker psngn nya biar sgra jelas kemana tujuan masing,,🤣
Nar Sih
kpn perselingkuhan marsha dan arga kebongkar di dpn anisa ,walau mereka sama ,,selingkuh biar ramai klau saling tau
Nar Sih
msih ngk ngerti dgn maksut ucapn sekar pada nisa
Azril Ali
Sekar ngmng gitu bt Marsya...tp Anisa tersentil..akn ucpn sekr
Azril Ali
knpa kais msh g cerita,ma Anisa..JD buat bingung Anisa..
Nar Sih
harus nya kmu jujur sja kais sama anisa tentang bagas dan marsha biar status anisa yg tunangan nya bagas sgra berahir gk di gsntung lgi
Nar Sih
awal mungkin slh marsha dan bagas yg mulai selingkuh duluan sampai kais marah gantian dgn anisa yg tunangan nya bagas dan marsha istri nya kais ,ini cerita kak puspa jdi tukar psngn ya😂
Irma Luthfah: ini yg punya kendali kais ya kan thor?
total 2 replies
Nazwa Azzahra
lanjut
Nar Sih
psangan yg sama,,,lupa diri dan dosq🤣🤣
Irma Luthfah: tuh kan masa lalu mereka gimana. pantesan kais begituuu ke anisa, dia udah di kecewakan sm s marsya
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!