NovelToon NovelToon
My Bodyguard Is A Secret Agent

My Bodyguard Is A Secret Agent

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Action / Mata-mata/Agen
Popularitas:33k
Nilai: 5
Nama Author: Hana Reeves

Kisah Princess Mahreen dan Collin Lange

Mahreen Al Khalifa putri bungsu Malik dan Milly Al Khalifa adalah putri Sheikh yang suka hidup bebas tanpa aturan istana hingga Malik harus memberikan Collin Lange sebagai bodyguardnya. Tanpa keluarga Al Khalifa tahu, Collin adalah agen MI6 yang menyamar masuk ke istana Al Khalifa untuk mencari buronan internasional yang bersembunyi di Bahrain. Mahreen dan Collin bagaikan air dan minyak hingga gadis itu tahu misi sebenarnya pria tersebut. Setelah Collin menyelesaikan misinya, dia kembali ke Inggris namun Mahreen bertekad untuk mendapatkan bodyguardnya yang ternyata agen rahasia itu kembali ke dalam pelukannya.

Generasi Delapan Klan Pratomo

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Stalker

Collin menatap arah jalan dari jendela kaca yang besar itu. Dirinya benar-benar tidak menyangka Mats Tyler berani mengikuti Mahreen.

"Anda tidak apa-apa?" tanya salah satu pelayan restauran.

Collin tergagap dan tersenyum ke arah pelayan yang menegurnya. "Tidak apa-apa. Maaf, dimana toilet?'

"Sebelah sini. Mari saya antar."

Collin pun mengikuti pelayan itu sambil melirik ke arah seberang jalan. Sungguh, Collin merasa gemas karena Mahreen tampak santai saja padahal ada orang yang memiliki tendensi tidak baik padanya.

Kenneth, adikmu benar-benar deh!

***

Sementara itu di dalam ruang VIP, Mahreen menikmati acara makan sushinya saat ponselnya berbunyi. Dia pun menerima telepon itu.

"Ya Yuza?" sapanya ke sepupunya, Yuza Khalid yang berprofesi sebagai desainer gaun pengantin seperti ibunya, Yasmine Khalid.

"Mahreen, apa kamu sudah dengar? Ariella akan menikah dengan Akarsana? Rencananya dua bulan lagi. Kamu bisa datang kan?" tanya Yuza yang tinggal di Qatar.

"Dua bulan lagi berarti pas musim panas kan?" Mahreen melihat Collin masuk ke dalam ruang VIP. "Sepertinya aku bisa datang ke Qatar deh!"

"Mahreen, bukan Qatar tapi ke Muscat. Oman. Qatar itu kan negara aku," protes Yuza gemas. "Kamu lagi dimana sih Mahreen?"

"Makan sushi, Yuza. Ya sudah kabari saja tanggal berapa Ella merit." Mahreen melihat wajah Collin tampak semakin dingin. Dirinya merasa ada yang tidak beres dengan pengawalnya.

"Aku minta selama itu kamu jangan berkelahi ya Mazinger! Apa kamu tidak ingat Maxi harus ditahan uang jajannya selama tiga bulan sama Oom Malik?" ucap Yuza penuh penekanan karena dia tahu bagaimana kacaunya Mahreen. Bahkan jauh lebih brutal dari jamannya Alaska Al Jordan dan Raihanun Park.

"Aku tidak akan berkelahi lagi soalnya Abi sudah mengirimkan pengawal yang sangat menyebalkan jadi mau tidak mau, aku harus menurut," jawab Mahreen sambil manyun.

"Bagus! Kamu memang terlalu dimanjakan oleh Nissa. Jadi kamu seenaknya saja," ucap Yuza dengan nada kesal. "Aku juga dulu sempat nakal tapi tidak separah kamu, Marning!"

"Berisik kamu ah! Kabari saja kapan si Frozen itu nikah sama Akar Rambut," balas Mahreen.

"Hoi, hoi, hoi, Ella itu lebih tua dari kamu Marning!"

Collin hanya mendengarkan keributan Mahreen dan sepupunya, Yuza Khalid. Collin sudah mempelajari anggota keluarga klan Pratomo yang tinggal di Timur Tengah. Yuza Khalid adalah putri Emir Qatar, Kaysan Khalid dan Yasmine. Yuza punya seorang kakak laki-laki bernama Kayran yang sekarang lebih dikenal sebagai salah satu insinyur penerbangan di Boeing. Yuza sendiri seperti Yasmine, seorang desainer gaun pernikahan dan dia punya brand sendiri bernama YK bridal. YK Bridal ada cabang di London dan Paris selain pusatnya di Qatar.

"Iyaa, kabari saja! Sudah, aku makan dulu. Assalammualaikum!" Mahreen mematikan panggilan dari kakak sepupunya. "Ampun deh! Memang aku salah apa sih? Kok semua takut aku masuk sel lagi?"

"Menurut anda?" jawab Collin dingin.

"Ah, begitu ya? Hahahaha. Anggap saja aku terlalu semangat sebagai remaja." Mahreen tertawa tanpa dosa tapi membuat Collin semakin sebal.

"Dengar, Princess. Apakah anda tahu kalau Mats Tyler berada di luar restauran ini? Dia mengikuti anda, tahu!" ucap Collin judes.

Mahreen terkejut. "Benarkah? Apa kamu yakin?"

"Seratus persen. Dia berada di seberang jalan memandang restauran ini. Sekarang, jujur pada saya. Berapa lama anda berhubungan dengan Mats Tyler dan berapa banyak uang yang sudah anda keluarkan selama berpacaran." Collin memandang wajah bingung Mahreen.

"Aku berpacaran hanya tiga bulan karena dia selalu meminta bertemu tanpa membayar setiap kami makan di luar. Kalau bertemu memang tidak setiap hari tapi selama tiga bulan kami berpacaran, aku pergi bersama dia sekitar sepuluh kali karena saat itu sedang ujian tengah semester. Jadi ya gitu deh! Kalau soal nominal ... Ada sepertinya sepuluh ribu euro karena setiap pergi aku selalu keluar sekitar seribu euro."

"Apakah anda pernah memberikan uang kepada Mats Tyler?" tanya Collin.

Mahreen menggeleng. "Aku hanya mau keluar uang kalau makan bersama. Soal pergi atau beli sesuatu, aku memang tidak minta sama dia. Kan kami seringnya pergi dengan transportasi publik. Tapi tetap dikawal Nissa dari jauh. Aku tidak pernah kasih uang sama mantan-mantan aku karena memang itu peraturannya. Aku bayarin makan, tidak apa-apa. Tapi kasih uang? Helloooo. Meskipun aku kaya raya, tapi tetap saja Daddy mengetahui kemana uang aku."

Collin mengangguk. "Kalau begitu, saya saja yang bayar makanannya."

Mahreen melongo. "Tidak semudah itu, Lange. Aku yang minta makan di sini. Lagipula, kamu tidak akan sanggup membayarnya."

Collin menatap bingung. Memang habis berapa sih?

***

"Lima ratus Euro?" bisik Collin saat Mahreen membayar makan mereka dengan kartu kredit platinumnya.

"Memangnya harga Wagyu, Salmon dan Tuna grade A itu berapa, Lange?" kekeh Mahreen sambil memasukkan kartunya ke dalam dompet. "Domo Arigato, Chef Hashimoto."

"Sama-sama Princess. Hati-hati di jalan," senyum Chef Hashimoto.

Collin pun keluar bersama Mahreen dari restauran dan matanya melihat Mats Tyler berada di balik tiang lampu di atas motornya. Collin pun menghela punggung Mahreen untuk masuk ke dalam mobil.

"Masuk Princess. Kita harus segera pulang!" bisik Collin dengan nada dingin.

Mahreen tampak bingung. "Lange, ada apa?"

"Masuk dan kunci pintu anda!" Collin bergegas menuju kursi pengemudi dan dia pun menstaternya. Tak lama, mobil hitam itu pun pergi meninggalkan restauran milik Chef Hashimoto.

Lampu-lampu jalan memantul di kaca mobil hitam milik Collin saat malam mulai turun membungkus kota. Tangannya mencengkeram setir kuat, sementara matanya beberapa kali menatap spion tengah.

Motor hitam itu masih ada. Jantung Collin berdegup kencang.

"Lange? Ada apa?" tanya Mahreen penasaran.

"Mats Tyler di belakang," jawab Collin.

Mahreen yang duduk di kursi penumpang ikut menoleh pelan. “Dia masih ngikutin?”

Collin tidak langsung menjawab. Rahangnya mengeras. “Sejak keluar dari restoran.”

Di kejauhan, suara mesin motor meraung rendah. Sosok pria dengan helm hitam—Mats Tyler—tetap menjaga jarak beberapa mobil di belakang mereka.

Mahreen mulai gelisah. “Apa dia mau cari masalah lagi?”

“Kalau iya, dia salah pilih orang.”

Nada suara Collin dingin. Tidak tinggi, tapi cukup membuat suasana di dalam mobil terasa tegang.

Ia membelokkan mobil ke jalan yang lebih sepi, sengaja menguji. Motor itu ikut berbelok.

“Damn...” gumamnya lirih.

Mahreen memegang sabuk pengamannya erat. “Lange, jangan nekat.”

“Aku cuma memastikan.”

Collin mempercepat sedikit laju mobil. Lampu jalan berkelebat cepat melewati jendela. Beberapa detik kemudian, motor Mats juga menambah kecepatan.

Kini jelas. Mats Tyler benar-benar membuntuti mereka.

***

Yuhuuuu Up Malam Yaaaa

Thank you for reading and support author

Don't forget to like vote and gift

Tararengkyu

1
Septi Lahat
hadeuh, jgn smpe knp2 princess marning qu
amilia amel
ayo Lange buktikan kalo kamu pengawal tangguh dan bisa dipercaya menjaga princess Mahreen
Elsa Fanie
aduh aduh gimana ini,, cepat Collin cool tembak j itu bam mobil ny deg-deg ser ini
diyah
lagi mb hana.. dessert ini lg😁🤭
This Is Me
Collin...kamu kok bisa kecolongan gini😱😱
Meeta Baggio
Kan, akhirnya kedianjuga Mahreen di culik, semoga collin sempet menembak pelaku sebelum di bawa ke dalam mobil
Marsiyah Minardi
Ya kejadian juga Princes Mahreen diculik ,ayo Collin pertaruhkan nyawamu tuk menyelamatkan sang princes 😭😭
Yuli Budi
ya Allah aq deg deg an, smoga selamat marning
Elsa Fanie
😁😁😁😁 kacau kacau berdua itu ,
amilia amel
agak sesak napas ya Lange diusili terus sama princess Mahreen 🤣🤣🤣
Septi Lahat
beneran nih si maning jahil bnget deh,,koeceheng gerong jganlah dipancing mahreen!!!! 😅
Gita Mitha Pertiwi
jahil sekali 🤣🤣🤣
Meeta Baggio
kacauu kamu collin, pake segala nanya ukuran dada lg,siap2 saja konsentrasi kamu jgn sampe kacauu dan ga fokus yaa
Gita Mitha Pertiwi
wah sudah mulai ini🤭
amilia amel
hadiah yang tak terduga tapi bakalan nagih ya Lange 😅😅
Meeta Baggio
Terpesona haa.....wow hadiah yg sangat special dr Marning buat sang pengawal.
Elsa Fanie
wah ada apa tuh yg g bisa d lupa kan,tenang jake aman aman insyaallah 😁
Tri Yoga Pratiwi
bapak Malik kalo tau itu bakal ngamokk 🤣
This Is Me
🤣🤣🤣🤣 kalo gak enak jangan dimakan
#eh
Meeta Baggio
Tetap waspa Colin bahaya masih mengintai Marning
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!