[Ding!]
[Sistem telah menyatu dengan Host baru.]
[Selamat Host mendapatkan hadiah perkenalan 10.000.000.000 rupiah.]
[Terdapat tugas Sistem yang harus Host selesaikan: Habiskan seluruh uang selama 1 jam untuk mendapatkan hadiah rabat 10 kali lipat dari uang yang Host habiskan.]
*
Karina baru saja dipecat dari perusahaan dengan uang pesangon terkena potongan hingga 50 persen.
Di bawah panas teriknya sinar matahari pagi, Karina yang baru melangkah keluar dari tempatnya bekerja, tiba-tiba suara lembut muncul dalam pikirannya, dan sejak saat itu hidupnya berubah.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SiPemula, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Jujur Ke Orangtua
Setelah setengah hari lamanya berkeliling di Mall, Karina menyudahi aksi belanja karena sudah bosan dan lelah.
“Sistem, berapa banyak uang yang berhasil aku kumpulkan?” Karina tentu saja penasaran ingin tau seberapa banyak uang yang telah dibelanjakan.
[Ding!]
[Host telah menyelesaikan Tugas Sistem: Belanjakan minimal 10.000.000.000 rupiah sampai pukul 12 siang ini.]
[Mendapatkan hadiah rabat 10 kali lipat dari total uang yang dibelanjakan, 10 Pil Peningkatan Kekuatan, 10 Pil Peningkatan Kecerdasan.]
[Host menghabiskan 70 miliar rupiah selama menjalankan tugas.]
[Hadiah senilai 700 miliar rupiah telah ditransfer ke rekening Bank Host secara legal.]
“Ahhhh, senangnya mendapatkan banyak uang dengan cara menghambur-hamburkan uang yang aku miliki.”
Bukannya berkurang setelah digunakan, uangnya justru bertambah berkali-kali lebih banyak, dan siapapun akan iri hati jika mengetahui betapa mudahnya Karina mendapatkan uang.
Karina mengemudikan mobilnya pulang supaya bisa segera mengistirahatkan tubuhnya yang lelah setelah keliling Mall.
“Sistem, bukannya Aurora Grand Mall adalah milikku? Kenapa aku bisa menyelesaikan tugas di tempat itu, sedangkan bukannya uang yang aku keluarkan nantinya akan kembali padaku?”
[Ding!]
[Baru hari ini Host menjadi pemilik Aurora Grand Mall, jadi Host masih bisa menyelesaikan tugas di tempat itu. Untuk ke depannya jika ada tugas serupa, Host sudah tidak lagi bisa menyelesaikannya di Aurora Grand Mall.]
Setelah mendengar balasan Sistem, Karina langsung memahami aturan dalam tugas yang harus dikerjakannya. Dengan begitu, ke depannya dia tak akan belanja sia-sia di Aurora Grand Mall jika ada tugas serupa, yaitu tugas menghabiskan uang demi mendapatkan uang yang lebih banyak.
Sementara itu, pria yang sebelumnya bertabrakan dengan Karina di Mall, dia akhirnya mendapatkan laporan yang diinginkannya.
‘Karina, lulusan terbaik dari kampus terbaik di kota ini, putri dari pasangan pengusaha yang sudah bangkrut, dan akhir-akhir ini dia kehilangan pekerjaan hanya karena pemilik perusahaan tempatnya bekerja ingin memberi tempat pada keponakannya yang sedang magang~’
‘Uang pesangon dipotong, dan dia menolak saat perusahaan yang telah membuangnya ingin dia kembali.’
“Tuan, hanya informasi itu yang berhasil saya dapatkan. Saat ingin menggali informasi lebih jauh, seluruh peralatan yang digunakan oleh tim kita mengalami kerusakan, dan hingga saat ini masih dalam proses perbaikan besar,” ujar Hans, sosok asisten yang mendedikasikan hampir sebagian besar waktunya untuk bekerja, melayani Tuannya.
“Menarik! Dia nggak sesederhana kelihatannya.” Dia tersenyum kecil sembari melihat tangannya, dan setelah sekian lama akhirnya dia telah memastikan sesuatu.
“Tuan, saya hanya sekedar ingin mengingatkan kalau malam ini anda ada janji makan malam dengan Nona Valerie. Apa Tuan ingin memenuhi janji dengan Nona Valerie, atau~”
“Ada yang ingin aku buktikan. Jadi, aku akan memenuhi janji itu.”
Hans hanya menganggukkan kepala, dan sekarang juga dia melakukan reservasi di restoran yang sudah lama menjadi tempat favorit Tuannya.
*
“Putri Ibu yang paling cantik, kamu dari mana?” tanya Sophia yang melihat Karina akhirnya pulang setelah pergi sejak pagi-pagi sekali.
Karina mengangkat dan menunjukkan paper bag di kedua tangannya, “tentu saja putri Ibu ini baru saja menggunakan uangnya untuk menyenangkan hati kedua orangtuanya.”
Sophia terkejut melihat banyaknya barang belanjaan Karina, dan dari merek yang terlihat, jelas itu bukan merek murahan.
“Sayang, kamu memang punya uang, tapi jangan terlalu boros dalam menggunakannya!” ucap Sophia menasehati putrinya.
‘Hah, kalau saja Sistem membiarkanku menceritakan darimana uang yang aku miliki, semuanya akan jadi lebih mudah!’ batin Karina.
[Ding!]
[Host bisa menceritakan keberadaan Sistem pada orang-orang yang bisa dipercaya, seperti kedua orangtua angkat Host.]
‘Ternyata aku bisa menceritakan semuanya ke mereka, dan kalau Sistem saja mengatakan seperti itu, sepertinya aku memang anak angkat mereka, tapi itu nggak masalah, dan aku nggak perlu tau siapa orangtua kandungku!’
Karina pernah tak sengaja mendengar obrolan serius Sophia dan Adrian tentang statusnya yang merupakan anak angkat.
Waktu masih bayi, pasangan suami istri itu menemukannya yang digeletakkan begitu saja di depan rumah lama mereka, dan karena Sophia yang memang tak beruntung tentang masalah keturunan, akhirnya mereka memutuskan merawat bayi yang ditemukan, menganggapnya sebagai putri sendiri.
Awalnya Karina sempat terkejut, dan penasaran dengan orangtua kandungnya. Tetapi setelah dipikir-pikir kenapa saat itu dia bisa ditemukan di depan rumah lama Sophia dan Adrian, dia yakin telah menjadi yang terbuang, dan itu karena orangtua kandungnya tak menginginkan keberadaannya.
Sejak saat itu Karina lebih menyayangi orangtuanya saat ini, sosok yang merawatnya penuh kasih sayang, meski mereka bukan orangtua kandungnya.
‘Nanti malam setelah makan malam, aku akan menceritakan semuanya ke mereka!’
*
Karina mengajak ngobrol orangtuanya usai makan malam.
“Ayah, Ibu, ada yang ingin aku ceritakan pada kalian, dan ini berhubungan dengan semua kekayaan yang kini aku miliki!”
Mendengar itu, Adrian dan Sophia seketika penasaran, tapi tak sedikitpun mereka memiliki pikiran buruk tentang Karina.
Melihat mereka siap mendengar ceritanya, Karina mulai menceritakan pada mereka tentang Sistem, dan bagaimana dia mendapatkan uang juga seluruh aset yang kini dimilikinya.
Semua diceritakan tanpa ada yang ditutup-tutupi, dan untuk lebih meyakinkan, Karina mengeluarkan 3 Pil Kecantikan Level 10 tepat di depan empat mata kedua orangtuanya.
Adrian dan Sophia ternganga, kagum sekaligus terkejut melihat sesuatu yang seperti sulap, dimana Karina menjelaskan kalau itu adalah fungsi Ruang Penyimpanan Sistem.
“Ja-Jadi si Sistem-sistem itu yang memberikan uang dan semua ini padamu?” tanya Adrian, dan dengan bukti yang ditunjukkan langsung oleh Karina, sulit baginya untuk tak mempercayai cerita yang kini terasa masuk akal.
“Iya, semua ini pemberian Sistem, tapi untuk mendapatkan semua ini, aku harus menyelesaikan Tugas yang diberikan Sistem.”
Karina menceritakan tugas seperti main-main yang diberikan Sistem padanya, membuat Adrian dan Sophia lega, dikarenakan Sistem memberikan Tugas yang menyenangkan, bukan tugas yang berbahaya untuk putri mereka.
“Ayah, Ibu, aku ingin kalian meminum pil ini, dan karena jumlahnya ada tiga, masing-masing dari kita akan meminum satu!”
Sebenarnya penampilan Adrian dan Sophia masih bisa dibilang tampan dan cantik di usia mereka sekarang. Tetapi Karina ingin penampilan mereka lebih memukau, apalagi tak lama lagi mereka akan bertemu dengan keluarga besar yang dulu pernah membuang mereka.
Tak ingin menjadikan orangtuanya sebagai bahan uji coba, Karina cepat menelan pil di tangannya, dan begitu masuk mulut, pil itu langsung lumer.
Melihat itu Adrian dan Sophia cepat melakukan hal yang sama, dan hanya dalam hitungan detik tubuh mereka bertiga mengeluarkan bau busuk yang sangat menyengat, membuat mereka segera berlari ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
“Ternyata ada efek seperti ini. Untungnya aku nggak mengkonsumsi pil ini di tempat umum. Kalau sampai melakukan itu, yang ada aku akan merasa sangat-sangat malu!” gumam Karina lirih, dan cepat dia berendam dengan wewangian terbaik yang tadi dibelinya di Mall.