NovelToon NovelToon
Adik Angkat Ku Istri Kedua Ku

Adik Angkat Ku Istri Kedua Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Hamil di luar nikah / Anak Kembar
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: Sekarwangi91

ketika kehormatan direnggut paksa oleh seseorang yang selalu berlaku kasar terhadapnya.
membuat gadis cantik Mikhayla didera rasa takut dan cemas.
lantas bagaimana ketika perbuatan dari laki-laki tersebut menghasilkan kehidupan baru dalam diri Mikhayla?
apa yang harus dilakukan olehnya?!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sekarwangi91, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

6.

KEDIAMAN MARVIN.

"Sedang masak apa?"tanya Starla tiba-tiba pada sang pembantu yang sedang memasak untuk makan malam.

"Ee ehh,, nyonya Starla bikin saya kaget aja! Untungnya saya enggak punya penyakit jantung."katanya terlonjak kaget seraya mengelus pelan dadanya ketika melihat keberadaan sang nyonya dibelakangnnya.

"Kamu sedang masak apa Santi?"ujarnya ketus dengan menatap sinis pada pembantunya.

"Eh, i i itu nyonya membuat gurame bakar untuk tuan Marvin."jawab tergagap.

"Kamu yang inisiatif membuatnya sendiri, atau suami saya yang memintanya?"tekan nya tegas.

"t t tuan Marvin nya, yang minta untuk dibuatkan."terangnya gugup.

Kenapa dengan nyonya Starla? tidak biasanya kepo seperti itu!

"Sana kamu pergi! Lanjutkan saja pekerjaan kamu yang lain. Biar memasak nya saya yang melanjutkan."ucapnya mengusir sambil mengambil alih pekerjaan Santi yang sedang membakar ikan gurame.

Seketika Santi pun terbengong melongo dengan menatap sang majikan terheran-heran atas ucapannya.

Apa kuping aye yang budek? Apa aye yang salah denger?

Sedangkan Starla yang melihat sang pembantu yang terdiam bengong kaya orang bloon tiba-tiba..

BRAK..

KLONTANG..

"Ee eh copot copot jantung aye copot mana jantung aye dimane??!"Santi pun terlonjak kaget sambil mondar-mandir mencari jantungnya yang katanya copot.

Dan Starla yang melihat bagaimana pembantunya yang latah lantaran kaget karena aksi dirinya yang menggebrak meja sekuatnya lalu disusul dengan melemparkan tutup panci ke lantai hingga menyebabkan suara yang bising.

Kemudian..

"SANTI!!!"teriak Starla lantang.

"I I IYA NYONYA!!"balasnya dengan kembali berteriak kencang.

"Ee eh iya nyonya, eh iya nyonya duhh nih mulut nakal bener."kata santi sambil menampar mulutnya sendiri lantaran latah.

"Sana pergi biar masakan nya saya yang lanjutin."ujarnya mengusir Santi dengan kasar.

"Emangnya nyonya bisa masak? Eh eh,, maaf nyonya bukan maksud saya...

"PERGI!!"potong Starla dengan menjerit kencang guna mengusir sang pembantu dari dekatnya.

"i i iya nyonya saya pergi."balasnya seraya melangkah keluar dari area dapur.

Hosh hosh hosh..

"Huh!! Dasar nyonya Starla pe'a, emangnya dia bisa masak gitu? entar kalau masakannya tidak sesuai permintaan tuan Marvin bagaimana ni? Aduh malah sebentar lagi tuan Marvin segera pulang! Bagaimana yah!?"ucap Santi seorang diri dengan perasaannya yang was-was takut takut masakan sang nyonya muda tidak bisa dimakan.

Sebab sekian lama dia bekerja di mansion tuan Marvin. Tidak pernah sekalipun melihat sang nyonya memasak sesuatu untuk menyenangkan hati sang tuan. Atau sekedar mengambilkan makanan untuknya.

"Loh loh,, Santi kamu kenapa?kok malah bengong melamun, emang pekerjaan kamu sudah selesai."tukas sang kepala pelayan mboh Mina.

"Aduh gawat mina! Gawat gawat!! Bagaimana ini?!"kata nya tergesa-gesa dengan gestur tubuh yang tak tenang.

Mboh Mina pun memandang sang rekan kerja dengan terheran-heran. Ada apa gerangan?

"Kamu kenapa Santi? Lah wong ditanyain kok malah sibuk sendiri."keluh mboh mina geleng-geleng kepala melihat tingkah rekan kerjanya.

"Itu loh, nyonya Starla sedang berada di dapur katanya mau memasak untuk makan siang tuan Marvin."adu nya pada mina.

"Hah!! Yang benar Santi! Setahuku nyonya Starla tidak bisa memasak deh, masak air saja dia tidak bisa apa lagi masak untuk tuan Marvin. Rasa rasanya tidak mungkin."sangkal Mina tak percaya.

"Tapi ini beneran Mina!"kekeh Santi seraya meyakinkan Mina bahwa apa yang dikatakan adalah kenyataan.

"Hai hai kalian sedang apa?kok malah sibuk ngerumpi! Ikutan Dong."sambar Yati yang Baru datang dari lantai atas sambil membawa sebuah keranjang pakaian kotor.

"Kata Santi nyonya Starla sedang memasak, kamu percaya enggak?"ujar Mina memberitahu.

"NAON?? Eta si nyonya masak gitu? Mang bisa ya? Soalnya aye belum pernah lihat!"jawab yati Kaget dan tak percaya.

"Ini beneran, kenapa kalian pada enggak percaya sih! Kalau kalian berdua enggak percaya, hayuk kita lihat di dapur untuk memastikan saja. Kalau yang aku ucapkan adalah benar."tekan Santi untuk membuktikan pada mereka.

"Ayuk aye penasaran banget."tanggap Yati antusias.

Dan segera mereka pun pergi ke area dapur untuk memastikan ucapan rekan mereka adalah nyata.

Tetapi kemudian..

Tin tin..

Seketika mereka pun berhenti mendadak ketika mendengar jelas suara klakson mobil sang tuan rumah. Seraya saling pandang satu sama lain dengan berbicara dalam pandangan tersebut dan berharap jika yang datang bukanlah sang tuan rumah.

Namun ternyata.

"Mbak Santi kamu dipanggil sama tuan Marvin."ujar rani memberi tahu.

"y y y aku segera kesana"katanya tergagap dengan gestur tubuhnya yang cemas seraya memandang pada mboh Mina dan Yati untuk meminta bantuan.

DI DAPUR..

Setelah sang pembantu pergi dari dekatnya. Dengan cepat Starla melanjutkan ritual memasak gurame bakar permintaan sang suami.

namun Starla Sungguh bingung dan tak mengerti di mana alat yang dibutuhkan untuk membakar ikan gurame tersebut.

"Loh, ini aku bakarnya pakai apa ya?"ucapnya pada diri sendiri.

"Oh ya, lebih baik aku lihat aja di google pasti lebih komplit."katanya kemudian.

Dan gegas Starla merogoh saku celananya bagian belakang guna mengambil HP untuk bertanya via Mbah Google.

"Ah gampang banget ini mah, ok deh, segera kerjakan. Biar cepat selesai dan kita lihat bagaimana respon mas Marvin setelah ikan bakarnya aku yang membuat? Hehehe.. jangan jangan nanti mas Marvin ketagihan dengan masakan buatan ku.

Uhh.. enggak sabar deh, lihat wajah tampan suami ku saat malu malu mau."ucapnya berbangga diri seraya tersenyum tipis.

Beberapa menit kemudian.

Ikan gurame bakar permintaan dari Marvin pun telah matang dengan warnanya yang sangat hitam pekat.

Bagian daging nya pun tak nampak, lantaran begitu gosong keseluruhannya.

Mungkin jika orang melihatnya bukan ikan bakar yang berada diatas piring tersebut. Melainkan seporsi arang yang hitam pekat.

Tin tin..

"Itu mas Marvin pulang.

Uhh untungnya aku sudah selesai membakar ikannya."katanya berbicara sendiri sambil menyiapkan ikan tersebut diatas meja.

Dan gegas melangkah keluar dari area dapur guna menyambut sang suami pulang untuk makan siang dirumah.

"Mass.. sini aku bawakan barang-barang nya."katanya lembut seraya menawarkan diri untuk membantu sang suami yang sedang membawa beberapa berkas ditangannya.

Seketika Marvin pun menatap sang istri dengan alis terangkat seraya memicing curiga akan tingkah sang istri yang mendadak berubah. Ada apa dengannya?

"Ini mau ditaruh dimana mas?"ujarnya lembut seraya menatap sang suami begitu dalam.

Dan Marvin yang terbengong bungkam tak menyadari jika berkas yang berada ditangannya sudah berpindah ke tangan Starla. Lalu dengan cepat kembali mengambilnya dari tangan sang istri kemudian melewatinya begitu saja tanpa menggubris pertanyaan sang istri.

"Mass!!"cengo Starla dengan memanggil Marvin yang terus berjalan tanpa menanggapi nya.

°°°°°°°°°°°

Duh duh kasihan Starla dicuekin pak suami xixixi...

Terus baca ya cerita aku yang receh ini

Jangan bosan-bosan.

Terimakasih love you all (°~°)

1
Himna Mohamad
lanjut kk👍👍👍👍👍
Sekarwangi91: 👍👍 terimakasih sudah mampir
total 1 replies
Suchy Babylee Nakagawa
semngat thour
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!