NovelToon NovelToon
Istri Pengganti Tuan Muda Tampan

Istri Pengganti Tuan Muda Tampan

Status: tamat
Genre:CEO / Pengantin Pengganti / Tamat
Popularitas:3.4M
Nilai: 4.7
Nama Author: jhuwee dealova

Irfandy saputra adalah seoarang CEO tampan, yang baik hati dan juga peramah, tapi itu semua berubah saat tunangan nya natasya kecelakaan di hari pernikahan mereka.
di saat saat nafas terakhir natasya malah melamar adinda sahabat baik nya untuk menggantikan diri nya menikahi irfan..

akankah irfan bisa menerima adinda di kehidupan nya......

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon jhuwee dealova, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6

Beberapa minggu berlalu setelah Adinda menginap di rumah Mertua nya, akhir-akhir ini Dinda sedikit memabatasi diri untuk keluar dengan Dony, tring.... tring.... suara ponsel Dinda,

"Hallo Maaa " Jawab Dinda

"Sayang malam ini kamu sibuk gak"

"Gak sih Ma, kenapa Ma???? "

"Mama mau undang kamu makan malam di rumah, Papa ingin bertemu dengan mu"

Dinda terdiam sejenak memikirkan, apa jangan-jangan Mama mau Dinda nginap lagi malam ini pikir nya

"Gimana sayang ???"

"Iya Ma, Dinda usahain nanti malam Ma" Jawab Dinda kemudian

"Oke sayang, Mama tunggu di rumah ya"

Setelah menghungi Dinda, Nyonya Rose hanya berkirim pesan pada Irfan menyuruh nya pulang nanti makan malam di rumah, tanpa pikir panjang Irfan pun langsung mengiyakan perintah sang Mama.

Saat ini di dapur Nyonya Rose terlihat sangat sibuk mempersiapkan segala macam hidang untuk makan malam, Tuan Mario yang baru pulang dari kantor merasa heran melihat sangat banyak hidangan di atas meja makan.

"Ma,,, kok banyak makanan apa ada tamu malam ini?" Tanya sang Suami penasaran.

"Ihhh Papa,malam ini ada tamu istimewa, Menantu Mama mau makan malam di rumah''

"Ohh.... Tapi gak ada drama Papa harus tidur di Hotel lagi kan Ma"

"Gak Papa Sayang. Karna Mama bilang sama Dinda kalau Papa mau bertemu'' Jawab Mama sambil kedip mata

"Loh Mama kok gitu sih, nanti Papa mau ngomong apa sama Dinda" kesal sang Suami

"Udah Papa tenang aja, nanti Mama atur, sana Papa mandi cepat nanti Menantu keburu datang Papa malah belum mandi"

Tanpa mereka sadari di balik dinding Irfan tak sengaja mendengar percakapan kedua orang tua nya, ada desiran aneh di dada Irfan tatkala mendengar akan kedatangan Dinda malam ini,

"Jadi ini yang Mama rencanain nyuruh aku pulang makan malam " Batin Irfan sambil berlalu pergi menuju kamar nya.

Setelah mandi dan mengganti pakaian Irfan langsung turun ke bawah, dalam hati Irfan deg degan apa Dinda sudah sampai, sesampai nya Irfan di meja makan hanya melihat Papa yang tengah duduk sendirian dan Mama sibuk menyiapkan hidangan

"Apa dia tidak datang " Batin Irfan

"Ma,,, kok masak banyak banget" Tanya Irfan pura-pura tidak tahu

"Mama ada tamu malam ini Fan, kata nya spesial" Jawab sang Papa cepat

"Tamu siapa, kok spesial" Irfan berlagak bodoh

"Tau tu" Jawab Papa lagi.

ting... tung... bunyi bel rumah

"Itu tamu Mama sampai" Ucap sang Mama cepat-cepat ke depan menyambut tamu spesial nya.

"Malam Maa... maaf telat" Ucap Adinda

"Gak apa-apa syang yang penting kamu datang" Jawab sang Mama seraya cipika cipiki.

"Ayuk sayang Papa udah nunggu untuk makan malam"

Sesampai di meja makan Dinda sedikit terkejut melihat ada Irfan di sana, tapi Dinda bisa mengendalikan keterkejutan nya seolah-olah tidak mengenal Irfan

"Dinda kenalin ini Papa" Ucap sang Mama memperkenalkan Suaminya

"Selamat malam Om" Ucap Dinda seraya mencium tangan Ayah Mertua nya

"Malam Nak," Jawab sang Papa

"Ayok Sayang silahkan duduk" Ucap Mama lagi tanpa mengenalkan Irfan kepada Dinda

Dinda langsung duduk tanpa menoleh kepada Irfan.

Suasana terlihat hening semua asik menikmati hidangan, Dinda duduk bersebelahan dengan Irfan, tapi Dinda sangat bisa menyembunyikan kegugupan nya seolah Irfan tidak terlihat di samping nya, Irfan pun begitu tidak ada sepatah kata pun yang keluar dari mulut nya, Irfan hanya mendengarkan sesekali Mama bertanya pada Dinda, tapi sesekali Irfan curi-curi pandang pada Dinda, itu semua tidak luput dari pengawasan sang Mama

"Apa dia tidak mengali ku ya" batin Irfan bertanya-tanya

Setelah selesai makan semua duduk di ruang keluarga, mereka membicarakan banyak hal, tapi tidak ada satupun pertanyaan yang di tujukan kepada Irfan, Mama dan Papa sibuk bicara sama Dinda sesekali mereka tertawa bersama, tapi tidak dengan Irfan dia hanya diam saja

"Apa aku sudah tak kasat mata ya, kenapa tak ada yang peduli dengan kehadiran ku di sini, " Batin Irfan

Setelah beberapa saat Dinda ingin pamit pulang,tapi di tahan oleh Mama Rose

"Jangan pulang Sayang, ini sudah malam nginap saja di sin" Ucap sang Mama

"Tidak usah Ma, Dinda pulang saja"

"Sayang ini sudah malam tidak baik kamu pulang sendirian malam-malam udah kamu nginap aja, biar Irfan tidur di kamar tamu" Ucap Mama akhirnya yang mengetahui kekhawatiran Dinda, Dinda pasti tidak mau tidur sekamar dengan Irfan

"Jangan Ma Dinda gak mau ngerepotin"

"Udah nginap aja, aku tidur di kamar tamu" Ucapa Irfan dan berlalu pergi,diam-diam Irfan berharap Dinda menginap.

"Tapi...." Ucap Dinda terhenti saat sang Mama menariknya naik ke atas di mana kamar Irfan berada.

Dinda merasa sangat tidak enak, karna diri nya Irfan harus tidur di kamar tamu padahalkan dia yang tamu harusnya dia yang tidur di sana, tapi kenapa Irfan malah memilih Dinda tidur di kamar nya, Dinda malas memikirkan dia pun langsung ke kamar mandi dan kali ini Mama Rose sudah siapkan pakaian ganti untuk Dinda, baju tidur bahan satin dengan celana pendek di atas lutut, tanpa fikir panjang Dinda langsung ganti baju dan tidur.

Keesokan pagi nya Irfan diam-diam masuk ke kamar ingin mandi dan berangkat ke kantor, karna hari ini akan ada meeting pagi, Irfan masuk dengan mengendap-ngendap melihat Dinda masih terlelap tidur, Irfan berhenti sejenak memperhatikan Dinda,

"Cantik'' Batin Irfan, lalu Irfan segera ke kamar mandi, setelah selesai mandi Irfan cepat-cepat mengenakan pakaian kantor dia takut Dinda terbangun dan melihat nya di kamar nanti Dinda malah mengira Irfan mengintip nya tidur.

Saat hendak keluar kamar, Irfan terkejut melihat Dinda sudah duduk di tepi ranjang,

"Ehhh maaf tadi aku hanya mandi dan ganti baju" Ucap Irfan salah tingkah,

"Iya maaf sudah merepotkan" Jawab Dinda santai, lalu Dinda bangun dan berjalan melewati Irfan menuju kamar mandi, sampai di dalam kamar mandi Dinda baru bernafas lega seraya memegang jantung nya yang mau copot, Dinda sangat terkejut melihat Irfan sudah ada di kamar nya, hanya saja Dinda pandai menyembunyikan nya tidak seperti Irfan yang terlihat gugup seperti orang yang ketahuan nyolong.

Saat turun ke bawah Irfan terlihat mengutuk dirinya sendiri kenapa dia tiba-tiba gugup di depan Dinda, padahalkan itu kamar nya sendiri dan Dinda pun Istrinya,

tak lama setelah nya terlihat Dinda turun dengan pakaian yang sudah rapi,,

"Pagi Sayang." Sambut sang Mama Mertua antusias,

"Pagi Ma..., Pa..... " Jawab Dinda

tanpa memperdulikan Irfan di samping nya, sebenarnya Dinda bukan gak peduli cuma dia gak tau harus bersikap seperti apa terhadap Irfan, karena selama ini mereka tak pernah berinteraksi

"Din,,, kamu mau kemana kok sudah rapi" Tanya sang Mama,

"Dinda ada janji nanti jam Sepuluh Ma, jadi Dinda mau pulang ke rumah dulu sebentar" Jawab Dinda

"**J**anji, apa jangan-jangan dinda mau jumpa dengan lelaki itu ya" Batin Irfan tanpa di sadari oleh nya Irfan sudah mulai peduli terhadap Dinda.

Setelah pamit pada Mama dan Papa, Dinda langsung pulang dengan mengendarai mobil nya sendiri, Irfan pun ikut pamit ke Kantor pada kedua Orang Tua nya.

"Semoga ini jadi awal yang baik ya Paaa" harap sang Mama

"Hmmpp " jawab sang Suami sambil berjalan menuju mobil juga akan berangkat ke Kantor nya.....

tbc........

1
seribu nama
ceritanya bagus
Jhuwee Bunda Na Alfaa: terimakasih bunda 🙏
total 1 replies
sakura
..
seribu nama
kasihan sekali si Dinda di anggurin lama
Kembarr Kembaarr
ceritane muter2 koyo bal di glindengne
Kembarr Kembaarr
kenapa mental irfan yg harus bersiap melihat semua. anah bukan kebalik pekaku kejahatan yg hrs siap mentalnya.
Herlina Anggana
kaya introvert ketemu introvert
Kembarr Kembaarr
ini gimana ceritanya. udah berganti2 bulan tetap 1 thn yg lalu trs. sdng anak yg di kandung dinda umur dah 5 bln di tanbah 2bln pencarian lg tetap 1thn lalu. makanya jngn terlalu banyak ganti bln .ganti hari aja biar cepet
Kembarr Kembaarr
pengusaha ko yao punya ank buah ko bego2 . car desa 2 hari gakketemu. anak buah / buah ketapang.
Kembarr Kembaarr
terlalu ber belit2 ceritanya . panjang x lebar banget
Kembarr Kembaarr
seorang pengusaha kaya raya mencari seorang istri aja gak mampu. gak usah ngomongin kaya raya dn gak usah bilang pengusaha percumah
Kembarr Kembaarr
piye too. tuan muda ko jdnya gini. kalau tuan muda hrsnya cepat dpt infor masi hrs nya punya beberapa detektif. kn uang banyak. ini istri hilang baru 3hr dah di tinggal balik aja. Heraaannn deeehhhh
Farah HakimKapau Farah Hakim
Meeting..
Ryan Dynaz
👍💜👍💜👍💜👍💜
RiRi
sayang bgt ceritanya bagus tapi kalimatnya mepet semua bikin pusing sorry thor skip dulu
Momcia
Mn ada pernikahan dah 7 bln, tp suami tdk kasih nafkah, walaupun jd istri dadakan,..
Momcia
meeteng...knp bnyak typo...kyak gak niat buat cerita, tanda baca jg sering terlewatkan.
Momcia
Meeteng...
Momcia
Gax, hrs ada huruf x ya thor..
ceritamu lumayan, hanya bnyak typo, alurnya loncat2 kyak kereta api.
Diana
enak ya jadi orang kaya, mau apa pun bisa cair!
Jhuwee Bunda Na Alfaa: he he he iya juga ya
total 1 replies
Diana
suamimu itu sedang perhatian padamu Dinda!
Jhuwee Bunda Na Alfaa: hahah belum sadar aja dia tuh
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!