Devanya putri Benata biasa yang di kenal Vanya putri bungsu Benata yang sekarang tumbuh menjadi gadis yang cantik , kulit yang putih, hidung yang mancung dan banyak yang bilang jika Vanya gadis yang sempurna.
Di balik kecantikan yang Vanya punya dia juga memiliki sifat bar-bar yang jarang di ketahui oleh banyak orang kecuali keluarga Benata .
Bagaimana kisah selanjutnya jangan lupa saksikan terus cerita Vanya !!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lili Anti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
6
Setelah kepergian Ara dari dalam kamar Aqeela yang sudah menutup mata langsung terbangun saat seseorang mengganggu diri nya.
"Sayang jangan bobo kan aunty ingin curhat " ucap Vanya saat melihat Aqeela yang sudah membuka mata.
Tentu saja Aqeela langsung senang jika tidak jadi tidur siang walau dia tidak paham dengan apa yang aunty kata kan tapi tidak apa anggap saja jika aunty nya sedang baca dongeng pikir Aqeela.
"Aunty boleh bertanya " ucap Vanya dengan polos Aqeela kecil menganggu kepala nya.
"Qeela ingin tidak punya uncle " ucap Vanya.
Di otak kecil Aqeela berpikir pertanyaan macam apa yang di ajukan oleh aunty nya sekarang bukan nya dia sudah memiliki dua uncle tampan.
Mengingat dua uncle tampan dia jadi rindu apa di sana lebih bagus dari sini nanti akan dia suruh pulang saja dua uncle tampan nya itu kan lumayan nanti uang jajan nya bertambah.
Vanya uang melibatkan keponakan traveling memikirkan sesuatu langsung memperjelas ucapan kali ini
"Begini Lo sayang maksud aunty bagaimana jika nanti aunty bersama uncle tampan dan akan mempunyai baby cantik seperti Qeela mau tidak berteman dengan baby kecil " ucap Vanya.
"Mau mau ayo aunty buat baby oek oek nanti Qeela bagi susu Qeela yang enak " ucap Aqeela.
Vanya langsung mengaruk kepala tidak gatal bagaimana cara buat baby dia saja Tidka menyadari jika dia satu pesawat dengan pujaan hatinya.
"Aunty " ucap Aqeela.
"Hehehe, Sabar sayang nanti aunty akan buat baby yang banyak tapi bukan sekarang aunty cari aunty tampan dulu " ucap Vanya.
Wajah Aqeela langsung cemberut kesal kan dia sudah ingin punya baby oek oek biar nanti dia bisa menjaganya dan memberi susu coklat kesukaan.
"Aqeela kan bisa punya adik oek oek " ucap Vanya tersenyum misterius .
Sepertinya dia akan mencuci otak keponakan cantik nya kali ini maafkan aku kakak Vanya membatin.
"Qeela mau Adik oek oek " ucap Qeela semangat .
"Kalau begitu Aqeela minta sama mommy Qeela " ucap Vanya.
Aqeela kecil masih mempertimbangkan ucapan aunty apa jika dia minta adik oek oek maka akan langsung berada do hadapannya atau nunggu seperti kedatangan uncle tampan nya yang sangat betah di sana yang entah di mana uang penting sangat jauh naik pesawat dulu pikirnya.
Setelah selesai berperang dengan pikiran Aqeela kecil langsung bangun dari tidur dan langsung keluar mencari mommy nya.
Vanya hang melihat itu langsung kalangan kabut dan menyusul Aqeela yang menuruni anak tangga
"Qeela tunggu aunty " ucap Vanya .
Vanya langsung bernafas lega saat Ara langsung menangkap Aqeela kecil yang sangat lincah berlari sangat cepat saat merasa dia di kejar.
"Sayang " ucap Ara langsung menghampiri Aqeela yang berlari menghentikan Aqeela kecil yang berlari.
"Qeela jangan lari sayang " ucap Dinda khawatir.
"Holeeee Qeela menang " ucap Aqeela bahagia saat sudah berada si gendongan Ara .
"Astaga sayang Mom sudah bilang jangan lari saat di tangga nanti jatuh " ucap Ara setelah mengendong Putri.
"Hihi tapi aunty kejal Qeela nanti Qeela kalah " ucap Aqeela.
"Ya ampun Aqeela kan tidak main kejar-kejaran sama aunty sayang dan tadi bukan nya mau bobok laku kenapa bangun " ucap Ara.
Satu, dua tiga Aqeela masih mengingat apa yang membuatnya berlari untuk menghampiri mommy tercinta.
"Qeela ingin baby oek oek " ucap Aqeela setelah mengingat apa tujuan nya kemari.
Tidak hanya Ara yang bingung semua orang yang di sana juga ikut bingung secara bayi oek oek itu boneka atau bukan kadang dia juga mengatakan Boneka kesayangan juga baby oek oek.
Ara langsung menatap Vanya yang salah tingkah Vanya hang menyadari itu langsung berusaha mengalihkan perhatian
"Sayang ayo kita bobo lagi " ucap Vanya mencoba membawa Aqeela dari sana tapi sayang Aqeela kecil malah mempererat pelukannya pada Ara .
"Tidak mau Qeela ingin adik oek oek " ucap Aqeela .
"Vanya " ucap Ara.
"Hehehe Vanya hanya bercanda kakak " ucap Vanya .
"Astaga Vanya " ucap Dinda.
Ternyata tidak hanya remaja saja yang selalu buat ulah sudah dewasa malah menjadi.
"Heheh maaf bunda " ucap Vanya.
"Sayang bagaimana jika kita buat kue donat saja kan Aqeela suka donat pink mau biar grandma buatkan " ucap Dinda merayu Aqeela yang sekarang mulai rewel.
"Tidak mau glandma Qeela mau Adik oek oek " ucap Aqeela .
"Sayang kan baby oek oek sudah banyak di kamar Qeela " ucap Devan .
"Bukan itu Didi oek oek ada sualanya " ucap Aqeela lagi.
"sayang aunty hanya bercanda maksud aunty baby pink Qeela nangis " ucap Vanya .
Jika dulu dia yang membuat ulah maka Sekarang dia harus membujuk keponakan cantik yang tidak jauh berbeda dengan nya.
"Nangis " ucap Aqeela.
Dia sangat sensitif saat mendengar baby nya menangis dia harus memberi susu pada baby nya biar berhenti menangis.
"My susu " ucap Aqeela langsung.
"Ayo kita ambil susu di belakang " ucap Ara.
"Dasar anak nakal apa lagi yang kau katakan pada cucu Daddy " ucap Dominic.
"Vanya hanya bilang Vanya akan buat baby " ucap Vanya tapi sebelum dia mendapat siraman rohani dia langsung berlari naik ke lantai atas.
"Vanya " ucap Dominic .
"Vanya ingin nikah Daddy " teriak Vanya.
Astaga ingin nikah sudah seperti ingin es cream saja kau Vanya.
Sedangkan Dinda dan Dominic yang mendengar itu rasanya dia ingin mencuci isi otak putri bungsu mereka yang barbar tidak ke tolong karna kelewatan batas.
"Mungkin Vanya sudah mempunyai calon di Jerman dad " ucap Devan.
"Astaga bagaimana cara aku membuat nya sampai seperti itu " Dominic membatin.
Secara sifat yang Vanya miliki tidak ada yang sana seperti mereka berdua .
"Jika iya dad kasihan pada pria itu semoga dia tahan dengan sifat Vanya " ucap Devan lagi
"Kita berdoa bersama dad biar Vanya mendapatkan pria yang baik-baik " ucap Devan lagi
"Aamiin " ucap mereka bersama.
Next part selanjutnya kak dan jangan lupa untuk mampir di karya otor yang lain dan mohon masukan dan saran
apalagi aqeela gemes banget kaya ara pas waktu kecil lucu bnget ..
tetap semangat dan sukses selalu buat semua karya2 kakak yng lain nya ,,dan aku pasti mampir jga k novel KK yng lain nya .... semangat kak dan sehat selalu 💪💪
bagaimana kl gk Dadakan, mungkin ngundang satu Propinsi 😜🤣🤣🤣