NovelToon NovelToon
Dendam Cinta Tuan Alvin

Dendam Cinta Tuan Alvin

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Balas Dendam / Mafia / CEO / Tamat
Popularitas:253.8k
Nilai: 5
Nama Author: Nurma Azalia Miftahpoenya

Karena dendam pada Seorang pria yang di yakini merebut wanita pujaannya sejak kecil, Alvino Maladeva akhirnya berencana membalas dendam pada pria itu melalui keluarga tersayang pria tersebut.



Syifana Mahendra, gadis lugu berusia delapan belas tahun yang memutuskan menerima pinangan kekasih yang baru saja di temui olehnya. Awalnya Syifana mengira laki-laki itu tulus mencintainya hingga setelah menikah dirinya justru mengetahui bahwa ia hanya di jadikan alat balas dendam oleh sang suami pada Kakak satu-satunya.



Lalu, apakah Syifana akan terus bertahan dengan rumah tangga yang berlandaskan Balas Dendam tersebut? Ataukah justru pergi melarikan diri dari kekejaman suaminya sendiri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurma Azalia Miftahpoenya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Anak jaman Now

Gadis berusia delapan belas tahun itu terjatuh di lantai. Walaupun tidak keras, namun tetap saja sakit. Syifana meringis menahan sakit pada area bok*ngnya.

Gevano yang melihat pujaan hatinya terjatuh karena ulahnya merasa bersalah. Jika bukan karena dia yang menarik Syifa dengan keras tadi, gadis itu tidak akan terjatuh.

"Maaf, Syifa." Gevano mengulurkan tangannya bermaksud membantu Syifa untuk bangun.

Sedangkan Syifa justru menyentak tangan Gevano dan segera berdiri sendiri. Gadis itu mengelus bagian yang masih nyeri akibat terbentur keramik lantai rumah.

Seorang wanita paruh baya yang tadi memanggil Syifa dan mengejutkan keduanya hingga mengakibatkan Syifa jatuh hanya tertawa pelan.

"Bude Nur! malah ngetawain Syifa, sih!" gerutu Syifa.

Wanita itu ternyata adalah Bude Nur. Melihat sang keponakan merajuk Bude Nur justru tertawa lebih keras. Membuat Syifana semakin kesal.

"Habis kamu jatuhnya lucu tadi," ujar Bude Nur tanpa rasa bersalah.

Gevano hanya diam mendengarkan interaksi kedua wanita berbeda generasi di hadapannya. Jika ia membela Syifa sudah pasti Bude Nur akan memarahinya. Namun jika ia membela Bude Nur, gadis pujaannya pasti akan semakin membenci dirinya.

"Bude ngapain ke sini? cowok rese tadi dimana?" tanya Syifa begitu Bude Nur menghentikan tawanya.

"Ada di dalam, Bude suruh istirahat di kamar kamu."

Gadis remaja itu membulatkan matanya ketika mendengar Bude Nur memberikan kamarnya untuk laki-laki malang yang masih saja menyebalkan.

"Kamu tidur sama Bude 'kan bisa, masa iya orang sakit kita suruh tidur di ruang tamu," ucap Bude Nur sebelum Syifa sempat mengajukan protes.

"Gevan, bisa tolong ambilkan satu pasang baju kamu? Bude lihat ukuran badan kalian sama. Kalau mau pakai punya Ali kekecilan karena baju Ali yang tertinggal di sini waktu dia masih kurus," Bude Nur beralih pada Gevano yang sejak tadi tidak melepas pandangannya dari Syifana.

Pria itu masih sibuk dengan dunianya sendiri, hingga tidak mendengar ucapan Bude Nur membuat wanita paruh baya itu kesal dan berakhir memukul bahu Gevano.

"Eh kenapa, Bude?" tanya Gevano begitu tersadar dari lamunannya tentang Syifana.

Bude Nur menggelengkan kepalanya seraya berdecak, wanita itu cukup paham jika pria muda di hadapannya memiliki perasaan khusus pada sang keponakan.

"Ck, makanya kalau orangnya di sini, pikirannya jangan kesana." Bude Nur mencubit lengan Gevan yang tadi menjadi sasaran pukulannya.

Pria dengan tinggi seratus tujuh puluh cm itu tersenyum canggung seraya mengelus lehernya. Gevan paham, Bude Nur sedang menggodanya.

Sedangkan Syifa yang tidak paham dengan maksud Budenya hanya diam tanpa niat menimpali obrolan keduanya.

"Sana ambil baju kamu untuk pria tadi, baju dia kotor sekali. Bude tidak tega melihat dia, tampan tapi jadi seperti gembel," ucap Bude Nur yang memang memiliki sifat ceplas-ceplos.

Syifana reflek tertawa ketika mendengar budenya mengatakan pria tampan seperti gembel. Jelas saja dia seperti gembel, mana ada orang kecelakaan dan keadaannya seperti model? tidak jadi mati jatuh ke jurang saja sudah beruntung.

"Kamu malah ketawa. Cepat obati pria tadi! biasanya 'kan kamu selalu bawa kotak P3K," perintah Bude Nur pada sang keponakan.

"Gevan, kenapa masih di sini?" kesal Bude Nur karena kedua manusia di depannya tidak segera melakukan perintahnya.

"He-he, iya, iya, Bude." Gevan segera berlari ke rumahnya yang memang hanya berjarak dua rumah dari rumah Bude Nur.

Setelah kepergian Gevano kini Bude Nur beralih menatap Syifa. Gadis itu juga belum melakukan perintahnya untuk mengobati korban kecelakaan tadi.

"Syifa!" teriak Bude Nur kesal.

"Iya-iya, Bude cerewet." Syifana segera melarikan dirinya ke dalam.

Bude Nur menggelengkan kepalanya. Anak jaman sekarang dalam situasi apapun masih saja bersikap santai seperti tanpa masalah.

"Dasar anak jaman now," gumam Bude Nur.

"Bude ...!" Teriak Syifana dari dalam rumah.

Bersambung...

Thanks For Reading...

_Nurmahalicious_

Eh Author punya rekomendasi cerita keren nih, mampir yah. Jebakan Ranjang Gadis Belia karya Ayu Andila.

Aleta Winandra. gadis ceria yang suka membuat kegaduhan dimana pun dia berada bersama dengan teman-teman semaksiatan nya.

Mereka suka melakukan sesuatu hal diluar kewarasan manusia lainnya, dan selalu membuat orang lain sial saat berada di dekat mereka.

Namun suatu ketika, terjadi masalah dalam keluarga Aleta yang membuatnya harus melakukan sebuah rencana besar.

Dalam rencananya itu, Aleta melibatkan seorang pengusaha terkenal bernama Agra Mahesa.

"lihat saja. aku akan menjeratmu dan mengikatkan rantai diseluruh kehidupanmu," ucap Aleta disuatu malam.

Apakah Aleta bisa menjerat Agra ? atau malah Agra yang akan membakarnya dengan sifat liciknya ?

Yuuk ikuti kisah mereka yang penuh dengan tawa dan kegaduhan.

1
arzetti azra
Luar biasa
aira aira
kejam
Kati Tilah
lanjut dong
Isri Hanep
selanjutx
Atun Ismiyatun
bagus mama seren..bawa pergi yg jauh dari jangkauan vino..adanya suami kok kejam gitu....
meririana
lanjud thor,,
dranzmayten
baru mampir langsung minat
Ayu Dewi
lanjut
aLoVea17
semangat nulisnya kak.
Saodah
td nma nya gery y asistennya alvino qo skrng andri😁
Nurma Azalia Miftahpoenya: aduh maaf, Kak. Aku salah sebut nama. Gerry itu Asisten Danendra di Novel Gairah Perawan Tua. Sejak pertama sebenarnya nama asisten Alvino adalah Andri. Makasih ya udah di ingetin. Kadang nulisnya sambil ngantuk 😭
total 1 replies
Sulina Lina
terimakasih Thor udah mau up lgi
Naira Hawa
kak udah tamat ya
Naira Hawa: kak masih lama ya liburnya
total 2 replies
merry jen
siapa yg busukk ppy syifaa
merry jen
alah vino ngmg donk gk pntes glrn syifaa y sdktin cwoo cmbru marahh....bangkit Syifa kmu msh mudaa hdp mu prjlnnny msh pnjgg ....jgn sedh trss sdg gk akn merubh keedaan muu
merry jen
syukriin nkmtinn tuu pnyesllmu ...Ara nolk kmu LBH SK SM alii abngy fana ..hrs y kmu sktinn mngkinn Ara in mlh kmu sktin fana yg gk tau apa ap
merry jen
siapa ituu ayo dktin fana yy klo perlu nkhiin biar Alvin nyesaalll dgn perbuatann y UD siksa syifa
Desmana Gurki
ok
Desmana Gurki
certanya bagus
Nasria Ria
luar biasa
Hanum Anindya
cocok tuh kak namanya serasi vino dsn Fana, buat anak kembar juga boleh kok😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!