" Ketika hari-hari bahagianya berumah tangga harus sirna karna kehadiran orang ketiga. Apakah Ashima akan mempertahankan rumah tangganya? Atau menyerah dengan cinta tulus yang telah lama dirajutnya dengan Darren, suaminya? "
#Mari mampir di novel " Sang Ratu "
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fikriyah Al lailiyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 6
Tian memandangi jendela kamarnya, tampak para jurnalis berkumpul di depan pintu masuk apartemen. Tapi ada satu sosok yang mulai mengganggunya. Sosok wanita bermata cantik itu. Ia masih berdiri berdesakkan bersama para jurnalis lainnya. " Nyalinya kuat juga " batinnya.
Ia kembali mematut didepan cermin, merapikan dasi birunya senada dengan jas yang dipakainya. Dering ponsel membuyarkan lamunannya.
" Saya sudah di tempat parkir bos " ucap suara disebrang.
" Oke, tunggu sebentar aku akan turun " Kembali merapikan dasi dan jasnya. Ketika sudah yakin akan penampilannya. Tian segera turun ke parkiran dan menjumpai sekretarisnya yang sudah menunggu didepan pintu mobil.
" Pak Yohan, bisa bantu saya cari informasi tentang aktris yang bunuh diri dilantai 4 itu? "
" Siap bos! akan saya usahakan nanti "
Meskipun sempat bingung dengan permintaan bosnya, tapi sebagai bawahan Yohan tetap akan mengerjakannya. Biasanya bosnya itu tak pernah ikut campur dengan kehidupan orang lain kecuali itu berhubungan dengan keluarganya sendiri. Tapi kali ini bosnya memintanya untuk mencari tahu artis yang bunuh diri dilantai 4 apartemennya yang notabene tak ia kenal sama sekali.
" Maaf bos mau tanya, bos mencari informasi itu untuk apa ya? " Yohan tidak bisa menutupi rasa penasarannya.
" Tidak untuk apa-apa. Hanya merasa terganggu kalau setiap hari para jurnalis memenuhi pintu masuk apartemen " kilahnya.
" Baik bos. Nanti saya akan menghubungi bagaian keamanan dan mencari info tentang kronologi kematiannya "
Yohan melajukan mobil dengan santai. Sambil menikmati hiruk pikuk ibukota yang selalu ramai.
Sedang Tian menikmati lamunannya sendiri. Lamunan yang berisi wanita manis dengan mata yang indah, Ashima Nayla.
################################
Waktu sudah menunjukkan pukul 5 sore, para jurnalis itu masih memenuhi pintu masuk apartemen. Tampak 6 orang penjaga keamanan berdiri disana. Menghalau para jurnalis yang memaksa mencari informasi untuk berita mereka.
Ashima terduduk ditrotoar jalan. Ditangannya ada sebotol minuman ringan dan pizza. Ia tampak sesekali berkelakar dengan kedua temannya lalu kembali menggigit pizza yang dipegangnya.
" Apa ada baju santai dimobil, pak Yohan? " Tanya Tian yang memerintahkan Yohan untuk parkir di pinggir jalan.
" Ada bos, Tapi kaos jersey sepak bola dan celana jogger "
" Aku mau ganti baju, agak mencolok kalau aku pakai jas begini "
" Tidak langsung masuk aja kedalam bos. Saya antar ke parkiran "
" Tidak perlu, pulanglah! kau sudah cukup lelah. Oh iya, bagaimana info tentang aktris yang bunuh diri itu? "
" Aktris itu adalah simpanan pejabat daerah bos. Pamornya sedang naik sekarang. Tiba-tiba informasi dia seorang simpanan bocor kepublik. Karna dia adalah duta wanita, jadi cukup banyak hujatan masyarakat terlebih dari para wanita khusunya para istri, bos. Karna depresi pamornya mulai turun dia mulai mengkonsumsi obat tidur. Yang membuat lebih depresi lagi, sugar daddy nya mengancam untuk tidak membuka namanya ke publik dan memilih meninggalkannya karna akan merusak citranya dimata masyarakat. Pejabat daerah itu terkenal baik dan sayang keluarga bos. Aktris itu meninggal karna overdosis obat tidur "
" Info ini akurat? "
" 100% akurat bos. Dari keamanan yang memeriksa kasus itu bos "
" Baik, Terima kasih banyak infonya "
Tian turun dari mobilnya sudah menggunakan jersey dan celana joggernya. Ia melenggang santai lalu melewati Ashima dan kedua temannya. Mata Ashima menangkap sosok yang ditemuinya kemarin.
" Tunggu tuan ! " panggilnya " Tuan Tian, masih ingat dengan saya? saya Ashima Nayla, jurnalis yang bertemu dengan tuan kemarin "
Tian menoleh kearah suara. Ditatapnya wanita dengan kemeja biru itu. " Iya, ada apa? "
" Bisa kita ngobrol sebentar? "
Tian hanya mematung. Memandangi wanita yang bermata indah itu.
tambahin chapther extra ya dong thor,padahal seru loh ceritanya😞
sinih siniih.. tk puk puk.. ben adem atimuuu..
kasian mas Darren..😣😣😣
omng2..Tian ini pasti mr.Kim bosnya mas Darren kan??
pake bangeeet lagee thor😂😂😂
waduuuh..
lanjuut deh..
klo IRT .. jadi Ibu Rumah Tangga doonk😁😁