NovelToon NovelToon
TIARA

TIARA

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Balas Dendam / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Tamat
Popularitas:279.7k
Nilai: 5
Nama Author: Serra R

Tiara nama panggilan yang cantik, secantik orang yang menyandangnya
Namun siapa sangkah ada terselip kisah kelam dibalik nama cantiknya.Kehilangan orang tua, suami dan adik nya membuatnya menjadi wanita tangguh demi sang anak dan keluarga barunya

Bram ayodya seorang pembisnis kenamaan yang menyamar jadi seorang pengajar disebuah sanggar seni.
Karna hoby nya melukis Dia bisa menghabiskan waktunya berlama-lama didepan kanvas

Dion mantan suami Tiara.
pemuda baik yang hanya menjadi korban kelicikan orang-orang terdekatnya. Kehilangan cinta sejatinya hanya karna sebuah kebohongan.

Willi dokter tampan nan rupawan. Dokter ternama yang tidak pernah sepi pasien.

Elisya seorang publick figure yang sedang naik daun.
Bertemu tanpa sengaja dan menjalin persahabatan dengan Tiara, namun siapa sangkah ada kisah dibalik ketenaran Elisya

Penasaran dengan kisah mereka?

Ikuti kisah mereka dalam kisah Tiara yang Serra buat, selamat menikmati dan semoga terhibur.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Serra R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tiara

Melan Anjarwati

Sejak usiaku menginjak 3 tahun waktu itu, Ayah pergi meninggalkan aku dan mama untuk selamanya. Saat itu ayah sedang dalam perjalanan pulang dari keluar kota.

Ayah bekerja sebagai sales ditribusi disebuah perusahaan di kota. Dua minggu sekali ayah pulang kerumah untuk menengok kami. Namun malam itu, entah mengapa ayah tidak memberi kabar sama sekali. Sampai pagi menjelang kami sekeluarga dibuat kaget atas berita meninggalnya ayah dalam kecelakaan saat perjalanan pulang. Biasanya ayah selalu memberi kabar pada kami sehari atau beberapa hari sebelum pulang. Wajar jika berita ini membuat kami terkejut.

Sepeninggal ayah, aku dan ibu pindah ke rumah nenek. Saat itu aku yang masih kecil tidak begitu memahami situasi yang terjadi. Aku hanya tau ayah pergi bekerja seperti biasanya, tapi sekarang ibu juga harus pergi membantu ayah bekerja. Hingga aku hanya tinggal berdua bersama nenek.

Aku masih sedikit mengingat wajah ayah setiap kali beliau pulang, buah apel dan salak selalu menjadi buah tangan favorit yang aku nanti.

Tapi waktu itu tidak ada buah kesukaan ku yang dibawa waktu ayah pulang. Bahkan ayah tak lagi bisa memeluk dan menciumku.

Ibu pergi mencari pekerjaan beberapa hari setelah kami pindah ke rumah nenek. Ibu bilang padaku kalau nanti pulang dan punya uang banyak ibu akan membelikanku boneka yang super besar sebagai oleh-olehnya.

Aku tidak begitu mengingat pasti, namun disaat aku mau berangkat sekolah taman kanak-kanak waktu itu ibu pulang.

Tidak ada boneka yang ibu janjikan, namun ibu bilang kalau aku akan punya adik nantinya sebagai ganti boneka ku.

Dalam keadaan hamil besar waktu itu, ibu pulang memberikan sejumlah uang pada nenek. Entah lah uang apa, yang aku tau saat itu aku makan enak bersama nenek. Ayam goreng !!

" Mak, besok aku berangkat lo ya. Nitip Sasya ya mak, maaf kalau Melan masih harus nyusahin mak."

Kata terakhir yang aku dengar dari ibu, karna setelahnya dia hanya memeluk dan menciumiku. Aku tidak menangis waktu itu mungkin karna sudah terbiasa ditinggal ibu selama ini .

Sejak saat itu, ibu tidak lagi pulang menengok ku. Bahkan untuk mengirim uang biaya ku sekolah saja pun tidak.

Nenek waktu itu bekerja menjadi buruh cuci pada tetangga-tetangga, Aku senantiasa membantu nenek sepulang sekolah. Beliau selalu berpesan agar aku belajar dan sekolah yang rajin, agar bisa jadi seperti orang-orang kebanyakan.

Waktu aku menginjak kelas 2 sekolah menengah pertama, nenek jatuh sakit dan menghembuskan nafas terakhirnya di seminggu sakitnya.

Saat itulah aku memutuskan untuk berhenti sekolah dan memilih bekerja paruh waktu untuk membiayai kebutuhanku sehari-hari.

Aku melanjutkan pekerjaan nenek menjadi buruh cuci dipagi hari, dan pada sore harinya aku bekerja disebuah toko sembako. Dari modal tabunganku selama bekerja 2 tahun kemudian aku mengaduh nasib ke kota hingga bertemu dengan Dion, suamiku.

Air mataku tak terasa menetes, semua kenangan itu pahit. Kenangan yang ingin ku lupakan namun justru terpatri cantik dalam ingatan dan benakku.

Aku mengelus lembut perutku yang mulai nampak membuncit, tiga bulan lebih sudah usianya. Dan selama itu pula aku terpisah dari suami dan ayah bayiku.

Entah bagaimana keadaannya sekarang ini, Bram belum mendapatkan titik terang tentangnya. Mas, sesulititukah menemukanmu? apa kamu tidak merindukanku mas? atau mungkin kamu bahagia dengan kepergianku ini, hingga kamu tidak mencariku mas?

Air mata ku kembali menetes tanpa permisi, ingin sekali aku berteriak untuk melepaskan beban yang mengganjal di dadaku. Sesak!!

Bram memijit pelipisnya pelan, Suta mengirimkan laporan tadi malam. Bram berpikir berulang kali, mencari cara terbaik untuk bisa menyampaikan pada Tiara.

Dion Herdiansah akan menikah dengan Lilia minggu depan, bahkan undangan sudah disebar.

Mungkin ini juga karna salahku, karna mengulur waktu selama ini untuk membawa Tiara kembali pada suami dan keluarganya.

Namun segi egoisku mulai berontak, Dion menghentikan pencarian istrinya. Itu artinya dia menyerah untuk berjuang dan mencari.

Bahkan Dion merencanakan pernikahan di tiga bulan menghilangnya Tiara. Semakin menguatkan dugaanku, kalau ada yang tidak beres dengan semua kejadian yang menimpa Tiara.

Hatiku kacau. Diseminggu menjelang pernikahanku dengan Lilia, pernikahan ini tidak pernah aku inginkan. Jujur dari dalam hatiku yang paling dalam aku masih berharap Sasya ditemukan dan kembali padaku.

Segala usaha sudah ku tempuh untuk menemukannya, namun hasilnya masih nihil.

Aku sangat mencintainya, Sasya istri yang baik. Tidak pernah mengeluh atau meminta apapun. Dia selalu menerima aku apa adanya.

Sasya maaf kan aku, karna harus menghianati janji cinta kita. Andai saja aku bukan satu-satunya penerus keluarga Hediansah, mungkin aku masih punya pilihan untuk menolak pernikahan ini.

Dion kembali terduduk diruang kerjanya yang temaram, beberapa hari ini dia kesulitan untuk tidur.

°

°

Tiara

" Kemarin aku seperti melihat seseorang yang pernah ku kenal, tapi entah dimana."

Tiara berucap sambil memakan buah mangga yang baru saja dibawa Nara dari dapur, mereka berdua sedang duduk santai dihalaman belakang.

" Dimana lihatnya?"

Nara menjadi teman dan pendengar terbaik Tiara dalam bercerita dan berkeluh kesah sejak Tiara tinggal dirumah Bram. Mereka menjadi sangat akrab.

" Di halaman depan, tapi aku nggak tau nama dia. Cuma aku rasa pernah bertemu."

" Salah orang kali kamu Tiara, setahuku kemarin yang datang kan anak buah Tuan muda."

" Bisa jadi sih, tapi aku yakin pernah bertemu dengannya."

" Ya sudah sambil mengingat-ingat lagi mending kamu habisin itu buah. Nanti jadi gak enak lo."

" Kamu makan itu apel ya Nara, hehe tiba-tiba aku kepengen semangka."

" Astaga kenapa tadi enggak bilang coba, kan bisa sekalian aku bawain."

" Hehe baru kepengen, ini lihat sepertinya enak lihat dia makan."

Tanpa dosa Tiara memperlihatkan vidio di hanphonenya padaku, aish sudahlah namanya juga kelakuan orang hamil.

" Baiklah bentar aku ambilkan."

" Mau yang merah sama kuning ya Nara, terus sama keripik singkong yang pedas ya Nara"

" Ha, dimana aku dapatkan kripik singkong Tiara"

" Tapi mau Nara kayaknya enak banget deh rasanya."

" Em gimana kalau keripiknya nanti tunggu Tuan muda pulang bawain buat kamu? karna sekarang kita tidak ada stok Tiara. Gimana? kita makan semangka dulu saja ya?"

" Ok, tapi nanti pakai banyak rasa ya Nara."

" Ok siap, tunggu ya aku ambil semangka dulu."

Aku segera melangkah masuk, biarlah urusan keripik jadi bagian tuan muda nanti.

Semenjak kehamilannya mulai membesar Tiara sering meminta hal-hal yang dia lihat di hanphone maupun televisi. Tak jarang aku dan Lena harus bergantian mencari apa yang dia mau.

Tuan muda sendiri pernah dibuat kewalahan karna Tiara tiba-tiba menangis karna menginginkan Rujak soto ditengah malam.

Tuan muda sangat menyayanginya, jangan-jangan mereka...

TO BE CONTINUE

1
Hasni Lovelyx Fenydimasrezky
tiaranya hamidun bram
Hasni Lovelyx Fenydimasrezky
nara anak kandung pak andrew yg di cari
Abcdefghiloveyou⏤
Semangat KK😍😍
ㅤKᵝ⃟ᴸraisya 𝐙⃝🦜
duh ...galpok Karo fotene, guanteng😍😍😍
ㅤㅤㅤㅤㅤ ㅤㅤ🍒⃞⃟🦅
udah part 2 aja semangat ante ry
Chika£Hiats
Bahagianya kakek Andrew mempunyai cucu kembar😚
Ehh semua bahagia pokoknya 😚😁

Mark siap2 puasa nih kata Abang, tak apa ya Mark puasa juga demi istri tercinta dan si twins buah hati kalian 😁😚
Chika£Hiats
Qeenan lucu n pinter banget 😚😘
Nah, papah Bram jangan bicara sembarangan didepan Qee dia pasti keppo apa yang papahnya ucapkan😁
ㅤKᵝ⃟ᴸraisya 𝐙⃝🦜
jois Jody.....jodoh gak yo
ㅤKᵝ⃟ᴸraisya 𝐙⃝🦜
so sweetttt ❤️❤️❤️❤️❤️❤️
AndreaLeOny
Cerita yang bagus dan menarik. Semangat berkarya Thor sukses selalu 💪😚
Ony6
Cerita yang bagus dan menarik, enak untuk dibaca. Suka sama tokoh Bram yang begitu tulus mencinta Tiara😚
Semangat berkarya dan sukses selalu Thor 💪😚
ㅤKᵝ⃟ᴸraisya 𝐙⃝🦜
sabar ya Mark, lope lope deh buat mu❤️❤️❤️❤️
ㅤKᵝ⃟ᴸraisya 𝐙⃝🦜
moga sll sehat Nara, bocil ...gemesin😍😍😍
𝔄𝔰 ⁸
like
𝓢𝓸𝔂 𝓱𝓮𝓻𝓶𝓸𝓼𝓪
lagi kak
𝓢𝓪𝔂𝓪𝓷𝓰 𝓴𝓪𝓶𝓾
next
ℱera 𝓢 ℰ
lanjut
ℱioℰ²
good 👍
ℱiaℰ¹
🤗
𝐒𝐡𝐚𝐡𝐢𝐫𝐚
like it
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!