NovelToon NovelToon
NEW SAGA WARISAN PRIMORDIAL

NEW SAGA WARISAN PRIMORDIAL

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Mengubah Takdir / Anak Genius
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: Abai Shaden

Ribuan tahun setelah Kaisar Primordial Wang Tian menghilang ke dalam keheningan dimensi untuk menjaga keseimbangan alam, silsilah darahnya telah bercabang menjadi klan-klan besar yang menguasai berbagai penjuru dunia.

​Istri pertama, Lin Xuelan, melahirkan garis keturunan Penjaga Samudra. Istri ketiga, Mora, melahirkan klan Bayangan Langit. Istri keempat, Lin Xia (setelah menjadi manusia sepenuhnya), melahirkan garis Pedang Dewa. Namun, cerita kita kali ini bermula dari garis keturunan istri kedua, Sui Ren, Sang Permaisuri Angin.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Abai Shaden, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 4: Labirin Akar Berdarah dan Teknik Penyembunyian Aura

Hening....Hutan Kematian Hijau di tengah malam bukanlah tempat yang mati, melainkan tempat di mana ribuan predator menahan napas. Wang Jian duduk bersandar di bangkai Badak Besi yang mulai dingin. Luka-luka di lengannya akibat benturan tadi berdenyut pelan, namun ia tidak terburu-buru untuk pergi. Ia tahu, bau darah monster Peringkat 2 akan segera mengundang "pemulung" yang jauh lebih berbahaya.

Tujuannya sekarang bukan lagi tumbuhan, melainkan Monster Core (Inti Monster) Bintang. Berbeda dengan Inti Monster biasa, Inti Bintang hanya dimiliki oleh makhluk yang secara tidak sengaja menelan meteorit jatuh atau tinggal di titik gravitasi ekstrem. Inti ini adalah kunci untuk memperkuat struktur internal tanpa menaikkan ranah secara prematur.

Latihan Teknik: Langkah Angin Tanpa Jejak

Sesuai pesan Kakek Ge, kekuatan sejati tidak selalu tentang ledakan, tapi tentang keheningan. Wang Jian mulai berlatih Teknik Penyembunyian Aura. Di dunia kultivasi, setiap orang memancarkan "gelombang" energi. Semakin kuat seseorang, semakin besar gelombangnya.

"Jika aku ingin bertahan di bagian dalam hutan ini, aku harus menjadi seperti udara—ada namun tidak terasa," gumam Jian.

Ia mulai mengatur sirkulasi angin di permukaan kulitnya. Alih-alih membiarkan Qi Anginnya memancar keluar, ia memutarnya ke dalam secara terbalik (Inverse Rotation). Teknik ini menciptakan lapisan vakum tipis yang menyerap panas tubuh dan getaran suara detak jantungnya.

* Eksperimen 1: Ia mencoba berjalan di atas daun kering. Krasak! Masih terdengar.

* Eksperimen 2: Ia menyelaraskan frekuensi langkahnya dengan hembusan angin hutan. Setiap kali angin bertiup, ia melangkah.

* Eksperimen 3: Ia menggunakan tekanan udara di bawah telapak kakinya untuk membuat "bantalan" tak kasat mata.

Setelah berlatih selama empat jam, Wang Jian mampu berlari di antara semak berduri tanpa menggerakkan satu daun pun. Inilah yang ia sebut sebagai Langkah Angin Tanpa Jejak.

Memasuki Wilayah Terlarang: Labirin Akar Berdarah

Jejak Inti Bintang membawanya ke sebuah lembah sempit yang dikenal sebagai Labirin Akar Berdarah. Di sini, pohon-pohonnya memiliki akar berwarna merah tua yang menjalar seperti pembuluh darah manusia. Akar-akar ini sensitif terhadap getaran tanah.

Di tengah labirin itu, ia melihat sasarannya: Kera Lengan Baja, monster Peringkat 2 puncak yang sedang tertidur sambil memeluk sebuah batu bercahaya biru—Inti Bintang Bumi.

Monster ini memiliki pendengaran yang sangat tajam. Sedikit saja suara detak jantung yang bocor, kera itu akan bangun dan menghancurkan kepala Jian dengan satu hantaman lengan bajanya yang seberat lima ton.

Ujian Kesabaran: Alkimia Tekanan Jarak Jauh

Wang Jian tidak langsung menyerang. Ia bersembunyi di balik pohon, menggunakan Langkah Angin Tanpa Jejak untuk tetap tidak terdeteksi. Ia menyadari bahwa ia tidak bisa mengalahkan kera itu dalam pertarungan fisik langsung meskipun tulangnya sekeras baja.

Ia memutuskan untuk mencoba sesuatu yang gila: Alkimia Tekanan Jarak Jauh.

Ia mengumpulkan angin di telapak tangannya, membentuk sebuah bola udara yang sangat padat namun stabil. Ia tidak melemparnya sebagai serangan, melainkan mengirimnya perlahan melalui udara menuju hidung kera yang sedang tidur.

"Jika aku bisa memadatkan gas bius dari bunga rawa tadi ke dalam bola ini..."

Dengan kontrol yang sangat teliti, Jian memanipulasi tekanan udara untuk membungkus partikel racun bius tanpa membiarkannya bocor. Bola udara transparan itu melayang pelan, masuk ke dalam rongga hidung Kera Lengan Baja.

Puff.

Tekanan dilepaskan di dalam. Kera itu tersentak sejenak, namun racun bius terkonsentrasi langsung menghantam saraf pusatnya. Monster raksasa itu jatuh ke dalam tidur yang jauh lebih lelap (koma sementara).

Refleksi Teknik: Memahami Struktur Molekul

Wang Jian mendekat dengan sangat hati-hati. Ia mengambil Inti Bintang Bumi dari pelukan kera tersebut. Saat tangannya menyentuh inti itu, ia merasakan gravitasi di sekitarnya mendadak meningkat.

"Luar biasa... ini bukan energi Qi biasa. Ini adalah hukum massa," batinnya.

Sesuai instruksi Anda, Wang Jian tidak menyerap inti ini untuk naik level. Sebaliknya, ia duduk bersila di samping kera yang terbius dan mulai melakukan Meditasi Struktur. Ia menggunakan penglihatan batinnya (Sense) untuk mempelajari bagaimana energi di dalam Inti Bintang itu tersusun.

Ia menyadari bahwa atom-atom di dalam batu itu tersusun sangat rapat karena tekanan gravitasi. Ia mencoba menerapkan prinsip yang sama pada tulang-tulangnya di Ranah Penguatan Tulang Bintang 5.

"Jika aku bisa menyusun molekul di dalam tulangku seperti susunan Inti Bintang ini, kekuatanku akan berlipat ganda tanpa perlu menaikkan ranah ke Bintang 6."

Selama sisa malam itu, Wang Jian sibuk melakukan "penataan ulang" internal. Ia menggunakan pusaran angin kecil untuk menggeser posisi mikroskopis di dalam sumsum tulangnya. Proses ini sangat menyakitkan—rasanya seperti tulangnya diperas oleh tangan raksasa—namun ia menahannya demi fondasi yang sempurna.

Menuju Bab Selanjutnya: Sang Pemburu Menjadi Buruan

Saat fajar mulai menyingsing, Wang Jian bangkit. Postur tubuhnya tampak lebih tegap, dan setiap gerakannya kini memiliki "bobot" yang aneh namun sangat lincah.

Namun, ketenangannya terganggu oleh suara siulan tajam dari kejauhan.

"Cepat! Sinyal pencari menunjukkan ada Inti Bintang di area ini! Jangan sampai klan Wang-Sui mendahului kita!"

Suara itu berasal dari sekelompok manusia. Dari seragamnya, Wang Jian mengenali mereka sebagai Pasukan Pemburu Bayangan—tentara bayaran kejam yang sering bekerja untuk klan-klan kecil yang ingin menjatuhkan klan Wang.

Wang Jian tersenyum dingin. Ia menyimpan Inti Bintang itu ke dalam jubahnya. "Hutan ini belum selesai mengujiku. Mari kita lihat apakah mereka bisa mengejar angin."

Status Wang Jian di Akhir Bab 4:

* Ranah: Penguatan Tulang (Bintang 5) - Fondasi diperkuat secara internal (Struktur Bintang).

* Teknik: Langkah Angin Tanpa Jejak (Sempurna), Alkimia Tekanan Jarak Jauh (Eksperimental).

* Item Baru: Inti Bintang Bumi (Belum dikonsumsi).

1
evelyn Syaquita
new saga
adalah bacaan wajib bagi penggemar genre kultivasi yang mencari cerita dengan kedalaman emosional dan aksi yang memukau. Meskipun memiliki beberapa kiasan (tropes) klasik genre Xianxia, eksekusinya tetap terasa segar dan membuat ketagihan.
evelyn Syaquita
Tahapan dari Qi Condensation hingga [Tahap Tertinggi] dijelaskan dengan detail yang memuaskan, membuat pembaca ikut merasakan jerih payah sang protagonis dalam bermeditasi dan menerjang kesengsaraan langit (Heavenly Tribulation).😍😍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!