NovelToon NovelToon
Kembalinya Cinta Yang Hilang

Kembalinya Cinta Yang Hilang

Status: tamat
Genre:Poligami
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Anjana

Kisah yang menceritakan perjalanan sepasang Suami Istri, Darma dan Arsyla yang belum juga dikaruniai sang buah hati karena penyakitnya. Demi mendapatkan keturunan, Darma menikah lagi dengan seorang Wanita. Adakah laki laki yang bisa menerima kekurangan Arsy akan penyakitnya?


Penasaran? ikutin yuk, jalan ceritanya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anjana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Surat

Arsy sedang duduk santai ditaman belakang rumah bersama Darma menikmati secangkir teh, tiba tiba Bi Nana datang memberikan sepucuk surat.

"Maaf Tuan Muda, ini ada sepucuk surat dari Pak pos, " ucap Bi Nana. Darma menerima dengan seksama dan segera membuka surat tersebut. Bi Nana langsung bergegas pergi setelah memberikan surat kepada Tuan Darma.

"Surat dari siapa Mas? " tanya Arsy penasaran.

"Dari pihak rumah sakit sayang.. " jawab Darma.

"Aku yang membukanya saja ya, mas? " pinta Arsy.

"Tapi benar, kamu siap membukanya. " tanya Darma dengan perasaan takut jika hasilnya positif dan membuat Arsy shok dan depresi. Sebenarnya jika Darma yang membukanya kalau hasilnya positif Darma akan berbohong negativ. Tetapi Arsy memaksanya untuk membukanya sendiri. Darma terpaksa memberikan sepucuk surat itu kepadanya. Meski dengan berat hati, namun apa daya, Arsy tetap memaksanya.

Dengan pelan dan seksama Arsy membukanya, dibacanya dari atas hingga bawah.

Tiba tiba air mata Arsy tidak terbendung lagi, kedua matanya berawal berkaca kaca, namun setelah itu menjadi deras tidak terbendung, entah perasaan bahagia ataupun sedih, Darma menatapnya dengan perasaan yang berkecamuk.

Darma dengan pelan melangkah mendekati Arsy berdiri disampingnya, Arsy masih menangis, tubuhnya lemas, Darma yang sudah disampingnya langsung memeluknya. Darma langsung mengambil kertas yang sedang dipegang Arsy. Darma langsung membacanya dengan seksama, alangkah terkejutnya Darma membacanya. Tulisan Positif begitu jelas, tubuh Darma pun ikut lemas, apa yang diharapkan tidak sesuai.

"Sayang... bersabarlah, kita pasti bisa melewatinya, umur, rizki, kesehatan, jodoh, apapun itu sudah ketentuan Tuhan, kita hanya bisa berusaha dan ikhtiar. Kamu jangan larut dalam kesedihanmu, aku tahu ini sangat berat untukmu, tapi aku yakin kamu dapat melewatinya. Kita akan berusaha sebaik mungkin, percayalah Tuhan menguji umat Nya tidak akan melebihi batas kemampuannya." Ucap Darma menasehati dan menguatkan.

"Lebih baik kita masuk kamar dan beristirahat. " Ucap Darma kembali.

Sedangkan Arsy masih diam tanpa bersuara sepatah kata pun. Tubuhnya lunglai, terasa tidak berdaya untuk melangkahkan kakinya. Tatapannya kosong, dunianya terasa gelap, harapannya hancur, semua terasa hilang kebahagiaan yang selama ini dinanti nantikan, dan kini harus terkubur sedalam dalamnya, begitulah gambaran perasaan Arsy saat ini.

Begitu juga dengan Darma, perasaannya pun ikut berkecamuk, entah apa yang dia lakukan untuk menyemangati Arsy. Darma pun langsung menggendong Arsy sampai kamar, tiba tiba sampai diruang keluarga Ibu Ferly melihat Darma sedang menggendong Arsy, ingin rasanya menanyai keadaan Arsy namun Darma memberikan isyarat untuk diam. Ibu nya pun nurut dengan Darma.

Apa yang terjadi dengan Arsy? " apa sakit lagi perutnya? " tapi sepertinya habis menangis, wajah Darma pun terlihat lesu. Ada apa dengan mereka. Bertengkar tidak mungkin, mereka saling mencintai. Batin Ibu Ferly penasaran.

Didalam kamar Darma membaringkan tubuh Arsy di tempat tidur. Arsy masih bengong, air matanya masih saja menetesi kedua pipinya. Dengan lembut Darma mengusap air matanya.

"Sayang... bersabarlah, terimalah ujian ini dengan kesabaran. Kamu pasti bisa untuk melewati masa sulit ini. Kamu tidak sendirian, kamu masih ada aku yang akan selalu menemanimu. " Ucap Darma meyakinkan.

Arsy masih saja terdiam dari lamunannya dan masih shok. Arsy tidak tahu harus berucap apa. serasa sudah tidak mempunyai semangat sedikit pun, Darma selalu mencoba menenangkan, namun tetap saja masih belum ada reaksi dari Arsy.

Darma tidak pernah merasa lelah untuk menyemangati Arsy, dan tidak terasa Arsy terlelap dari tidurnya, mungkin karena lelah dalam berfikir dan membuatnya sembab dan tertidur.

Darma sangat bingung bagaimana caranya agar Arsy tetap semangat meski dengan keadaan yang sedang sakit.

Karena kekhawatirannya, Darma mencoba untuk menemui Ibu nya, ingin meminta solusi yang baik untuk Istrinya.

"Tok tok tok.. " suara ketukan pintu terdengar oleh Ibu nya.

"Masuk.. " titahnya.

Darma langsung masuk ke kamar Ibu nya.

"Ada apa Darma?" tanya Ibu nya.

"Darma ada sesuatu yang ingin Darma sampaikan Bu.. " apakah Ibu ada waktu? " jawab Darma cemas.

"Duduk lah, katakan ada apa, sehingga kamu seperti sedang mengkhawatirkan sesuatu." Ucap Ibu nya.

"Sebenarnya Darma ingin mengatakan sesuatu, dan itu menyangkut Arsy Bu.." sebenarnya Arsy telah positif mengidap kanker rahim, Bu... " jawab Darma sedih.

Sedangkan Ibu nya langsung menutup mulutnya dengan kedua tangannya karena terkejut.

"Apa yang kamu katakan barusan itu benar, Darma? " tanya Ibu nya serasa tidak percaya.

"Benar Bu.. " tadi hasil pemeriksaan telah sampai dirumah, sebenarnya aku sudah melarangnya untuk membuka isi amplopnya. Namun Arsy masih saja nekad yang akan membukanya, setelah Arsy membuka dan dengan seksama dia membacanya, tiba tiba tubuhnya menjadi lemas dan wajah nya terlihat pucat, Darma sangat mengkhawatirkannya Bu.." apakah Ibu ada solusinya untuk membuat Arsy agar tidak patah semangat Bu.. " ucap Darma lesu.

"Jadi Arsy benar benar mengidap kanker rahim, Darma? " jadi kamu dan Arsy tidak bisa memberikan keturunan kepada keluarga Nugraha? " ucap Ibu nya menambah Darma shok seketika itu juga, bukannya memberikan solusi untuknya justru memberikan pertanyaan yang sangat menyakitkan.

"Kenapa bicara seperti itu, lalu mana solusinya untukku dan Arsy Bu? " ucap Darma sedikit kesal atas penuturan dari Ibu nya.

"Ibu belum tahu solusi apa yang baik untuk kamu dan Arsy, nanti Ibu fikirkan setelah Ayah kamu pulang. " Jawab Ibu nya.

Sedangkan Darma tidak menyangka sikap Ibu nya terhadapnya maupun Arsy. Bukannya memberikan semangat untuknya justru memberikan pertanyaan yang sangat jauh untuk dijangkau difikiran Darma.

"Kalau begitu Darma pamit keluar Bu.. " ucap Darma.

"Iya, " jawab Ibu nya singkat.

Darma langsung bergegas pergi dan kembali ke kamarnya, Darma fikir menemui Ibu nya untuk mencari solusi, justru memakan hati. Bahkan kembali ke kamarnya hanya dengan tangan kosong, Darma pun masih bingung untuk memberi kabar kepada kedua orang tua Arsy. Ditambah lagi keadaan Arsy masih shok, jadi Darma takut Ibu nya pun akan ikut ikutan shok. Jagi Darma memilih untuk tidak memberi kabar kepada mertuanya.

Sedangkan Ibu nya dikamar masih mencerna keadaan Arsy yang dinyatakan benar benar positif mengidap penyakit kanker rahim.

Bagaimana ini, kalau Darma benar benar tidak bisa memberikan keturunan kepada keluarga Nugraha. Pasti akan menjadi bahan gunjingan, ditambah lagi memiliki penyakit kanker rahim. Apa kata orang nanti, pasti semua orang akan mengejek keluarga Nugraha. Batin Ibu nya.

Tiba tiba Tuan Nugraha pulang dan masuk kamar. Ibu Ferly pun kaget kedatangan suaminya yang tengah membuyarkan lamunannya.

"Ibu sedang apa? kenapa melamun begitu seriusnya, " tanya Tuan Nugraha.

"Ayah... " sudah pulang.. " kenapa mengagetkan Ibu sih... " jawab Ibu Ferly.

"Salah ibu sendiri kebanyakan melamun, memang Ibu sedang memikirkan apa sih Bu.. " ucap Tuan Nugraha.

"Ayah mandi dulu, baru nanti Ibu ceritakan semuanya. " pinta istrinya.

1
Bangun T.S
udah 1 tahun thor ??? gak dilanjut nihh ?
yatun divia
Kak..ini koq gk ada lanjutannya lama bgt..hiatus kah novel ini 🙏🙏
Anisa Nazwa
lanjutannya mana
Hera sasuwe
semoga jodohnya arsy sex ini lebih baek lagi ya dari si darma
Hera sasuwe
jadi kayak patung manequin x ya arsy liat ulet nangka gabung sama ulet cabe 😄😄
yatun divia
Lanjut bund..
Anjana: bulan puasa gak punya banyak waktu kak..🙏
total 1 replies
yatun divia
Akhirnya di lanjut lama hiatus mkc bunda..🙏🤗😘😍
beban suami.......
the one.....
Sunnyta Mukherji
la kan udah di bilangin dari mantan suami kamu malah buka hp gimana to Arsy
siti aminah
semangat thor 💪💪
💫ReNieta
saya baru baca meski dah lama ada..kna br muncul d layar saya..tp maaf skali thor...ada sdikit janggal,..diagnosa pnyakit kanker itu g bs hnya dgn skali pemerksaan bgitu z..hrs observasi dr mlai cek darah, usg , rongsen, dll..mohon maaf koreksinya🙏
Lusi Bintang
kak kenapa gak ada tulisan terus si jadi bosen in
Cheng xiao
Oalah koyok sinetron bertele2 tinggal blg mntan suami ribet amat
Novii Sabri
thor kok dicerita ini disebut klrga wilyam dan danuarta... mank msh ada kaitannya yhh
Siti Masitoh
visualnya dong thor
Rena Agustina
mending lu dapat emas dmsetelah membuang berlian darma ini malah dapat lumpur comberan
Rena Agustina
gak kebalik tuh brengsekkk??? bukannya elu yg nyakitin Arsy .....dasar bajingsn laknat
Rena Agustina
😂😂😂😂😂♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️😘😘😘😘😘😘😘😘
Rena Agustina
keluarga di darma keluarga srrakH gila harta dan tak tahu diri
Rena Agustina
ternyata loh jaim juga tara
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!