NovelToon NovelToon
Duda Kesepian

Duda Kesepian

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.6
Nama Author: Nur asiyah

setelah dekat dengan Sinta, Reza lebih memilih Anindya cinta pertama Nya, Bokap Reza tidak terima dengan perlakuan Reza pada Sinta membuat Bokap Reza tertekan dan mengalami sakit jantung sampai meninggalkan Reza untuk selamanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur asiyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5

gue dan Sinta beradu pandang selama lima menit , setelah Sinta mengalihkan pandangannya, gue pun malu dan langsung menatap ke

depan dan fokus lagi menyetir.

"aduh apa sih gue, pake ada drama kaya gini lagi " batin gue.

di dalam sepanjang perjalanan gue dan Sinta saling terdiam dan tidak mengobrol, suasana menjadi hening, dan gue pun pura -pura batuk.

"huk... huk... berharap Sinta lebih dulu membuka obrolan. " hemm Sinta kok diem aja meski sudah di pancing pake batuk segala"sahut gue dalam hati.

Sinta tidak menjawab hanya senyum -senyum tersipu malu.

perjalanan dari GI ke rumah Sinta cukup jauh juga, tapi akhirnya kita pun sampai di rumah nya Sinta.

"Sinta kita udah sampai di depan rumah kamu nie ..." ucap gue

tetapi Sinta masih diam , karena muka nya menghadap jendela, jadi gue tidak tahu kalo dia tidur atau enggak?.. lalu gue pasti kan lagi dengan memanggil manggil Sinta dengan posisi yang lebih dekat, posisi kepala gue dengan Sinta hanya berjarak lima centi, sambil terus memanggil dan menggoyangkan tangan Sinta , tetapi Sinta tetap tidak terbangun, Lalu suara gue kini lebih kenceng, "sintaaaa ... ,"

Sinta terbangun dengan kaget dan langsung membalikkan muka nya ke arah gue, dan muka Sinta menempel ke muka gue, karena posisi Sinta yang kaget jadi tabrakan halus muka itu hampir mengadu muka Sinta dengan muka gue, gue merasakan bibir nya Sinta menyeret menempel ke pipi kiri gue lalu habis itu ke bibir kemudian ke pipi kanan gue.

jantung gue pun langsung berdetak kencang.

Sinta masih belum begitu tersadar dengan apa yang di alami nya.

gue pun terdiam tidak bisa berkata apa-apa, setelah gue bisa mengontrol perasaan gue, Lalu gue ucap sekali lagi kali ini suara gue lebih lembut

"Sinta ... kita udah sampai " lirih gue pelan.

"oh iya mas,,,,.." bales Sinta seperti orang yang bingung dan segera membuka pintu mobil, lalu bergegas menuju ke dalam rumah Nya.

setelah Sinta masuk ke dalam rumah, mobil gue belum gue nyalakan, gue masih mengatur perasaan gue, gue masih mengenang aroma rambut Sinta yang panjang terurai telah menyentuh lembut wajah gue, gue juga masih mengenang bibir merah nya Sinta yang menempel ke muka gue,dan hidung panjang nya beradu dengan hidung gue, oooohhh Tuhan sungguh indah ciptaan mu, lalu gue ambil nafas panjang kemudian gue lepasin.

"seperti nya malam ini gue tidak akan mencuci muka gue sampai besok pagi " ucap gue sendirian di dalam mobil.

mobil pun gue hidupin lalu gue langsung jalan menuju ke rumah gue.

sesampainya di rumah gue langsung masukin mobil gue kedalam garasi, lalu gue masuk kedalam rumah dan gue lari ke kamar mandi, untuk menggosok gigi dan berganti pakaian, setelah itu gue langsung jatuhin badan gue ke ranjang, gue tarik selimut dan rasain selimut nya begitu hangat.

gue teringat kembali kejadian di dalam mobil, dan mengenang kembali saat-saat kejadian yang tidak di sengaja itu mampu membuat jantung gue berdebar kembali sehingga membuat gue susah tidur.

"Sinta apa kamu benar-benar jodoh gue" ucap gue dalam hati.

keesokan paginya gue lihat jam di dawai gue menunjukkan jam 07:00 wib.

"ya ampun gue telat," gue langsung lari ke kamar mandi, lalu memakai baju, menyisir rambut gue, dan menyemprotkan parfum ke tubuh gue, gue lari membuka garasi dan mengeluarkan mobil di depan rumah, lalu gue tutup kembali pagar nya, dan gue berangkat ke kantor.

"ya ampun pasti gue dapet Omelan dari bos nih" ucap gue dengan gelisah.

1
Ajeng Ina
Sinta gampang memaafkan reza... ya reza menggarap Sinta cewek gampangan d sentuh
Ajeng Ina
enak ya reza bilang maaf langsung d maafkan... padahal luka yg d kasih k reza sanggar sakit... Sinta gampang memaafkan gitu aja
Ajeng Ina
klu ceritanya kayak gitu... ujung" Sinta sama reza lagi thor...... ngak asik
Ajeng Ina
ngak cocok klu reza fotonya pemeran (arsil) .... sedangkan reza durhaka sm ortu... cuma mentingin nafsunya
Ajeng Ina
thor Sinta ngak usah d satukan sama reza... gara"reza Sinta setres, ... semoga Sinta dapat jodoh laki" yg mencintai dgn tulus
Ajeng Ina
semoga reza dan anin mendapatkan penderitaan yg lebih dr sinta
Riska Ristiana
cerita nya agak jauh dikit ya Thor
Rumondang YBPK 1
good
DT.
jadi nge lag gw
DT.
papuaa 😂
Hasrinawati Hasan Basri
ya allah baca lama.. dan tahu ending kacau bgt...
nurlin
nggak jelas
nurlin
dijual dijual duda....hahaha
nurlin
si Sinta lupa sama rumahnya...keasyikan.
nurlin
kayaknya penulisnya mabok nih.hahaha
nurlin
cerita nya bos nin
nurlin
si Sinta gampang banget ,padahal si Reza nyakitin banget bahkan sampai ortunya meninggal.gampanganlah si Sinta.
nurlin
si sintanya koq manut terus,nggak mikirin gimana ayahnya meninggal trs nggak berpikir dia tinggalin rmhnya yg banyak kenangan dgn keluarga nya.parah nih.
nurlin
gimana sih ceritanya,si Sinta tinggal dirmh mantannya,si Rara kayak nggak punya keluarga,trs si Reza hilang dari cerita padahal dia peran utamanya.bingung kali ya penulisnya ,banyak begadang.hahaha
nurlin
ini cerita apa sih,pindah2 terus.blm selesai cerita yg satu pindah lagi cerita lain mabok kali ya.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!