Aku seorang Kapiten! Mempunyai pedang panjang! Kalau berjalan prok prok prok....
Aku seorang Kapiten!
-Albert Anderson-
*****
Nana menikah dengan Albert tapi pernikahan itu ditentang oleh keluarga besar Albert hingga rencana besar disusun mereka untuk menyingkirkan Nana.
Mereka membuat Nana kecelakaan hebat hingga Nana dinyatakan meninggal.
Tapi tanpa mereka tahu jika Nana selamat dan ditolong oleh seorang pria bernama Kevin.
Saat Nana membuka mata ternyata dia mengalami amnesia dan lebih parahnya dia tengah mengandung anak Albert.
Hingga drama pernikahan palsu dibuat Kevin untuk melindungi Nana dan bayinya.
Bagaimana kisah mereka selanjutnya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DHEVIS JUWITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Suami Asli vs Suami Palsu
🍂🍂🍂
"Jadi, untuk apa pakaian wanita sebanyak itu? Apa untuk kekasihmu?" pancing Monica.
Saat ini mereka berdua sudah berada di salah satu restaurant Jepang dimana mereka memesan sebuah private room.
"Aku bingung menghabiskan uangku bagaimana jadi ya setiap hari aku suka buang-buang uang gak penting gitu," ucap Kevin memberi alasan.
"Wah, kau memang mengagumkan, Kevin! Andai saja kau masih single pasti banyak yang mau jadi pacarmu!" pancing Monica lagi.
"Aku masih jomblo kok," sahut Kevin dengan santainya.
Yang mana membuat Monica bersorak gembira dalam hatinya apalagi saat Kevin berpamitan dan mencium punggung tangannya.
"Rasanya aku ingin menculik wanita secantik dirimu!" ucap Kevin setelah mencium punggung tangan Monica tapi dalam hati dia membatin. "Mimpi apa gua semalem bisa cium tangan si Ijah!"
Hingga sampai di mobilnya, Kevin menyemprot hand sanitizer pada tangannya.
"Antisipasi virus Ijah!" gumamnya.
Kevin segera melajukan mobilnya untuk kembali ke kantor karena banyak laporan yang harus dia periksa. Saat sampai di kantor, Kevin sudah disambut oleh Jimin dan memberi laporan mengejutkan.
"Bos, tuan Anderson menunggu dari tadi," lapornya.
"Suami Nana?" tanya Kevin memastikan.
"Iya, dia sudah menunggu dari dua jam lalu!"
"Bukankah proyek kerjasama itu sketsanya belum selesai dibuat? Bagaimana dia ada disini?" tanya Kevin keheranan.
"Saya rasa tuan Anderson diam-diam juga menyidiki kecelakaan istrinya," sahut Jimin.
"Jadi dia tahu Nana masih hidup?" gumam Kevin.
Dan untuk memastikan, dia segera mendatangi Albert yang sudah menunggunya di ruangannya berada.
Saat pintu terbuka, dia melihat Albert duduk di sofa ruangannya dengan kepala tertunduk disana. Menyadari pintu dibuka sontak Albert langsung menegakkan kepalanya. Albert berdiri berjalan mendekati Kevin lalu tanpa basa-basi, dia melayangkan satu bogem mentah pada Kevin.
"Dimana istriku? Kau apakan dia, hah!" teriak Albert yang frustasi dengan keadaaan.
Kevin yang jatuh tersungkur di lantai dengan segera menegakkan badannya kembali sambil terkekeh disana. "Begitukah caramu berterimakasih pada penyelamat Nana?"
"Jelaskan padaku! Apa yang sebenarnya terjadi!" pekik Albert dengan nafas terengah karena perasaannya yang campur aduk saat ini.
"Kenapa tidak kau tanyakan saja pada keluargamu?" tantang Kevin.
Albert langsung terdiam karena dia juga mencurigai keluarganya ikut andil tapi dia juga belum menemukan petunjuk atau pun bukti otentik.
"Kita bicarakan ini dengan baik-baik," bujuk Kevin dengan mendudukkan dirinya ke sofa.
Pada akhirnya Albert harus bisa menguasai dirinya, dia berusaha tenang dan ikut duduk di sofa.
Kevin menghela nafasnya panjang sebelum bercerita, cepat atau lambat pasti Albert juga harus tahu. Jadi mau tidak mau, Kevin menceritakan tentang kecelakaan Nana pada Albert. Bagaimana dia menyelamatkan Nana, bagaimana dia memalsukan kematian Nana dan Nana yang mengalami amnesia saat ini.
"Nana, amnesia?" tanya Albert tergagap pantas saja istrinya tidak mengenali dirinya.
"Ya dan Nana sekarang berpikir akulah suaminya!" jawab Kevin santai.
"Kau memanfaatkan keadaan ya! Kau menyukai istriku kan!" bentak Albert mulai emosi lagi.
Kevin terkekeh. "Jadi aku harus memberitahu jika kau suaminya begitu? bagaimana jika Nana tahu kau sudah menikah lagi? bagaimana jika memang keluargamu yang jadi dalang dari kecelakaan yang dia alami?"
"Kalau aku terlambat sedetik saja waktu itu Nana dan bayinya pasti tidak akan tertolong! Justru nyawa Nana akan terancam jika ada disisimu!"
🍂🍂🍂
❤❤❤❤
yg ada pas lahir..
palanya kotor parahhh..
❤❤❤❤❤