NovelToon NovelToon
Ryeana

Ryeana

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Romansa-Teen school / Tamat
Popularitas:105.3k
Nilai: 5
Nama Author: Hertati

Sebelum membaca jangan lupa di Favoritin ❤️ dulu ya kakak.

"Maaf aku hanya mampu menjadi pengagum rahasia mu dan seseorang yang senantiasa melangitkan namamu" Ryeana.

Ryeana Allura Clarabelle adalah remaja SMA yang sangat mencintai sahabat laki-lakinya sejak SMP. Ryeana adalah tipe gadis yang sangat sulit dimengerti, dia akan terlihat dingin dan cuek didepan orang baru. Dan akan terlihat hangat di depan orang terdekatnya.

Ryeana bukanlah tipe gadis yang mau menunjukkan perasaannya secara frontal, gadis itu lebih memilih memendam dan menyalurkan rasa cinta dan sukanya lewat cara rahasia dia sendiri.

Jadi, mungkinkah bagi seorang gadis remaja seperti Ryeana berhasil mendapatkan cinta yang sangat diinginkannya dari sahabat laki-lakinya itu ?

Ikuti dan baca terus novel "Cinta Ryeana" dan jangan lupa kasih komentar mu di setiap Bab.

Happy Reading 🌻

Follow Instagram : @nona_rie

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hertati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ryeana-35

Malam ini Nicholas mengajak sahabatnya untuk berkumpul di lapangan GOR futsal seperti biasa aktivitas bermain futsal untuk olahraga malam sudah sering dilakukan mereka terkhusus untuk menghilangkan penat.

Sehabis bermain futsal kumpulan anak cowok  biasanya berkumpul di tengah-tengah lapangan sesuai dengan tim mereka masing-masing. Nicholas dan timnya duduk bersantai ria di lantai lapangan sambil meneguk minuman gelas dingin.

"Nick gimana hubungan lo sama Lala belakangan ini? ". Ucap Zidan.

"Aman-aman aja kok ". Balas Nicholas.

"Bagus deh, gue pikir dia bakalan cemburu buta sama Ryeana. " ucap Zidan.

"Cemburu karena apa? "Tanya Alex polos.

"Iya ya mana tahu kan Lala cemburu dan marah sama Ryeana gara-gara Nicholas dekat dengan Ryeana. "Ucap Zidan

"Iya juga ya. Kok gue rasa Lala kayak ya gak ada ada pedulinya sama sekali tentang hubungan Nicholas dan Ryeana. "Ucap Rio.

"Nggak usah lebay deh. Lala itu percaya sama gue. Lagian gue dan Ryeana cuman sahabatan. Gak lebih kok. Buat apa juga Lala ambil pusing. Yang ada terlalu over thinking itu bisa buat hubungan jadi hancur tahu gak. " Ucap Nicholas.

"Tapi Nick, gue,  ini gue ya . Feeling gue Lala dan Riko itu kayak ada apa-apanya deh. Lu bayangin nih, tiap kali Lo marah sama  Lala atau lo berbuat yang nggak bagus sama Lala itu tuh Riko langsung marah, terus bentak-bentak kita kayak aneh gitu loh ini feeling gue ya. Bukannya gue mau kompor atau apalah-apalah nih." Ucap Alex sambil angkat kedua tangannya, laki-laki itu sudah seperti ibu-ibu kompleks yang lagi bergosip ria.

"Eh iya, gue juga ngerasa gitu anjir. Kemarin ya Gue nggak sengaja ketemu mereka berdua nongkrong di depan cafe yang lagi hits di tengah lapangan kota itu, romantis banget gila, mana ketawa-ketawa terus mereka atau apa jangan-jangan Lala sama Riko  itu ibaratkan kayak lo sama Ryeana sama-sama nyimpan perasaan. Istilahnya itu terjebak Friendzone gitu, bisa jadi kan?" ucap Zidan heboh menebak sambil menunjuk Nicholas yang sudah mulai terpengaruh dengan ucapan temannya itu.

"Apaan sih. Gue sama Ryeana gak ada hubungan lain selain sahabatan. Titik. Kalo Lala dan Riko itu kan satu gereja ya wajar lah dekat, lagian gue bisa dekat dengan Lala itu juga karena Riko. Gak usah nuduh gitu." ucapnya sedikit emosi.

"Lo anak cowok semua, tapi kerjanya ngegibahin cewek. Mana di depan cowoknya langsung lagi.  Udah cari topik yang lain anjir. Badan aja yang kekar berotot, mulut pada lemes bae lu semua." ucap Joel sewot.

Nicholas bergeming, ucapan teman-temannya sedikit mempengaruhi pikirannya.

"Udah sans, Lo ikutin alur aja, kayak air mengalir gitu, ikutin arusnya aja. Kalo Lo dan Lala jodoh pasti bakalan langgeng, tapi kalo gak, ya berarti Lo jodohnya Ryeana." ucap Rio menimpali tanpa dosa dengan senyuman smirk khas miliknya.

***

Di dalam kamarnya Ryeana dibuat kesal oleh  tingkah Devan. Bagaimana tidak kesal Ryeana sedang mengerjakan tugas kimianya namun ponselnya terus berdering menampilkan nama Devan di layarnya.

Dengan raut malas akhirnya dengan terpaksa Ryeana mengangkat panggilan yang entah sudah ke berapa kali itu.

"Akhirnya diangkat juga" ucap Devan mendesah lega di seberang sana.

"Ri lagi ngapain? Sibuk ya, maaf aku ganggu ya?"

"Udah tahu mala nanyak" batin Ryeana menggerutu.

"Halo Ri. Lo masih dengerin gue kan. Ri, Ryeana, helloo, honey body sweetie. My heart my Will go on. Please, answer my calls." suara Devan sudah berkicau begitu semangat diseberang sana, berbeda dengan si penerima panggilan yang sangat malas.

"Van lo gabut banget sih jadi orang. Tugas kimia gue masih banyak, dari pada Lo gaje gini mending kerjain tuh tugas Lo. Emang Lo Uda siap?"

"Belum" saut Devan singkat, cepat dan santai.

"Ya udah kerjain sana."

"Tampang dan otak gue bertolak belakang Ri. Jadi besok gue lihat punya lo aja ya. " ucap Devan cengir di atas kasurnya sambil rebahan.

"Hmm" saut Ryeana berdehem.

"Seriusan boleh?" Tanya Devan lagi tak percaya. Lagi Ryeana berdehem.

"Asyik ternyata, punya calon pacar pinter emang gak rugi " batin Devan terkikik bahagia.

Pada akhirnya Ryeana membiarkan panggilan itu terus terhubung atas permintaan Devan yang ingin menemani Ryeana sambil belajar. Sesekali Devan mengajaknya ngobrol hal yang tak penting. Jika suara Devan menuntut, Ryeana menjawab jika tidak maka diabaikan begitu saja. Hingga suara Devan tak terdengar lagi atau mungkin laki-laki itu sudah tertidur barulah Ryeana mematikan ponselnya.

Ryeana membuang nafas panjang, masih setia duduk di meja belajarnya sambil merapikan buku tugasnya yang baru selesai dikerjakan dan memasukkan ke dalam tas sekolahnya agar besok tidak ketinggalan.

Ryeana memperhatikan ponselnya membuka album galeri yang didalamnya hanya ada beberapa foto kenangan masa SMP. Ryeana membuka album tersembunyi disana ada 3 foto sepasang berbeda genre, dengan latar yang berbeda.

Foto pertama, Ryeana ingat itu adalah foto waktu kerja kelompok di rumah Anita, itu tak sengaja di ambil oleh Anita sebagai dokumentasi. Ryeana meminta foto itu dengan dalih untuk kenang-kenangan kemudian mengkrop gambar yang lainnya hingga tersisa dirinya dan Nicholas berdua disana. Yang kebetulan posisi mereka bersebelahan.

Foto kedua, itu saat tanding futsal acara 17 Agustus, team putri  yang diketuai oleh Ryeana memenangkan juara 1 begitu juga team putra yang diketuai oleh sahabat Nicholas juara 1. Saat sesi foto, sahabat Nicholas yang selalu mengejek Ryeana itu akhirnya menyerahkan piala pada Nicholas sehingga posisi Ryeana dan Nicholas bersebelahan saat foto bersama.

Foto ketiga, itu saat latihan eskul musik, diam-diam Andira pernah mencuri foto keduanya saat Ryeana yang memegang kendali piano dan Nicholas memainkan gitar, mereka berdua sedang melakukan konser dadakan karena pelatih eskul musik tidak ada.

Kedua sudut Ryeana mengembang, betapa manisnya kenangannya dulu bersama Nicholas dimasa SMP. Ya, walaupun ada beberapa hal juga yang menyakiti perasaan Ryeana. Diancam kekasih Nicholas, difitnah oleh sahabat Ryeana sendiri, dibully oleh sahabat laki-laki Nicholas. Kalau dengan mantan pacar Ryeana dia memaklumi mungkin Noni cemburu padanya karena terlalu dekat dengan Nicholas. Kalau sahabat Ryeana memfitnahnya, itu masalahnya tidak jelas, karena Hemi selaku sahabat satu geng Ryeana itu tiba-tiba saja memfitnah Ryeana di depan gengnya dan geng Nicholas yang lainnya kalau Ryeana itu hanya bersandiwara gabung dengan yang lain.

Geng Ryeana itu dulu sering dijuluki 'Geng CETAR' karena ada Anita yang cantik, hits dan selalu diincar oleh kakak kelas. Terdiri dari Anita, Ryeana, Ria, Fani, Mina, dan Hemi.

Geng Nicholas itu dulu sering dijuluki ' Geng BOM (Buaya Or Manusia) ini julukan diberi oleh adik kelas mereka sewaktu itu, karena rata-rata teman Nicholas memiliki wajah yang tampan dan selalu jadi incaran adek kelasnya. Terdiri dari Nicholas, Romi, Bams, dan Frengki.

Geng Cetar dan Geng BOM ini sering kumpul sama karena para anggotanya selain satu kelas juga sudah lama kenal sejak SD. Hanya Ryeana, Fani, dan Bams yang berasal dari sekolah berbeda.

Ryeana difitnah sering memburukkan dan melaporkan anak-anak yang sering bolos pada guru BK. Membuat yang lain tak suka pada Ryeana. Dan kejadian itu terjadi sewaktu pemetaan kelas di kelas 9 dulu. Banyak yang menjauhi Ryeana. Hanya Anita dan Nicholas yang masih bertahan dengan Ryeana, itupun Anita sudah dibatasi oleh Ryeana agar tidak terlalu dekat. Ryeana tak mau Anita diserang temannya yang lain. Ryeana  juga sempat menjaga jarak dengan Nicholas semata agar laki-laki itu tidak dijauhi oleh teman yang lainnya dan juga Ryeana tak ingin ancaman Noni dulu terjadi.

Sejak saat itu, Ryeana memilih hanya menjalin hubungan persahabatan dengan Andira. Untuk apa punya sahabat banyak kalau hanya untuk dijerumuskan. Satu tapi setia dan pro sama kita itu sudah cukup. Sikap dingin Ryeana juga timbul sejak saat itu semakin berlipat.

Bersahabat dengan Nicholas itupun atas pemaksaan laki-laki itu. Lulus dari SMP Nicholas masih terus menjaga hubungan dengannya, membuat gadis itu selain bahagia juga bersyukur. Itu artinya Nicholas percaya dengan Ryeana.

"Aku rindu Dok. Rindu sekali dengan tawa mu, rindu sekali dengan keusilan mu, rindu dengan amarahmu yang jika ditatap langsung luluh, aku rindu bermain musik bersamamu, aku rindu menghabiskan waktu berdua denganmu. Aku mencintaimu Kodokku. " ucapnya sambil mengusap wajah tampan Nicholas di ponsel itu. Ryeana membawa ponselnya naik ke atas kasurnya lalu meletakkan di dekat bantalnya, Ryeana berdoa sebelum tidur dulu kemudian setelah selesai ia  memiringkan tubuhnya agar bisa tidur sambil menatap wajah Nicholas.

***

Kata seseorang yang memakai seragam putih abu-abu berbintang dua itu, Ryeana dipanggil oleh buk Saragih ke kelas XI IPA 1. Sambil berjalan gadis itu berpikir, hal apalagi yang akan dilakukan oleh guru heboh itu sampai membuat Ryeana terpanggil lagi.

Ryeana bisa menduga, pasti ini hal yang tidak baik. Ryeana terus menerka-nerka hingga tak sadar sudah tiba di depan kelas XI IPA 1. Dengan sedikit canggung Ryeana masuk mendekati ibu guru yang terkenal rempong dan cerewet di SMA Roma.

Dengan senyuman yang mengembang Buk Saragih menyambut Ryeana. Lalu memperkenalkannya pada seisi kelas. Ryeana malu dengan ucapan buk Saragih yang terkesan berlebihan mengenalkan dirinya. Ryeana tak berani menatap isi kelas itu, gadis itu hanya bisa menunduk sambil mengeratkan tautan kedua tangannya.

"Ryeana sekarang coba kamu lihat papan tulis itu." ucap buk Saragih sambil memutar tubuh Ryeana yang tadinya menghadap kakak kelasnya kini menatap papan tulis putih yang sudah disuguhi soal-soal fisika.

Ryeana bertanya pada buk Saragih, ada masalah apa dengan soal itu dan hubungannya dengan dia apa. Buk Saragih langsung meminta Ryeana menjawab soal itu karena kakak kelasnya tidak ada yang mampu. Ryeana membuang nafas kesal, dia capek dipanggil terus-menerus begini, kalau siswa tidak bisa menjawab harusnya buk Saragih memberi penjelasan bukannya mengoper pada Ryeana. Gadis itu punya kewajiban dan tugas yang harus dikerjakan, kalo begini dia akan sering ketinggalan pelajaran.

Tak mau berlama-lama, Ryeana memperhatikan soal itu dengan teliti, kemudian mencoba mengingat rumus yang tepat menyelesaikan soal tentang Kapilaritas, sebelumnya Ryeana meminta pendapat buk Saragih jika dia menggunakan rumus yang dia ketahui kira-kira akan tepat atau tidak. Ryeana tak ingin malu di depan kakak kelasnya. Setelah disetujui oleh buk Saragih, Ryeana mulai mengerjakan soal itu dengan cermat.

Saat di depan sedang sibuk membahas soal, dibelakang heboh dengan kelakuan dua curut Aldino, Andre dan Dodo, mereka sibuk menggoda Dino yang tak berkedip sama sekali saat gadis bernama Ryeana memasuki ruangan mereka. Dino terus memperhatikan gerak-gerik Ryeana, cara dia berbicara, kelihaian saat mengerjakan soal, sikap malu-malunya yang sangat lucu dimata Dino membuat laki-laki itu tak sadar tersenyum tipis dan itu tertangkap oleh kedua temannya.

"Do, lihat tuh si bos udah kayak orgil aja dia senyum-senyum gak jelas. " Ejek Andrew.

"Maklum boy baru jatuh cinta. Sssttt, bos awas gilak" ledek Dodo berbisik pada Dino yang didepannya. Mereka duduk paling belakang, barisan nomor dua dari pintu masuk.

"Ngomong sekali lagi lu berdua, gak bakalan gue kasih hotspot " ancam Dino berbisik tertahan.

"Gue baru beli paket lagi wlekkkk" balas Dodo menjulurkan lidahnya.

Kembali ke depan, Ryeana sudah selesai mengerjakan soal yang katanya sulit untuk anak kelas XI, tapi kenapa begitu mudah untuk seorang Ryeana.

"Lihat, adik kelas kalian saja bisa mengerjakannya dengan sangat teliti dan rapi. Kenapa kalian tidak bisa? Apa kalian tidak malu sama adik kelas kalian?" sentak buk Saragih pada anak kelas XI IPA 1. Ryeana tak sengaja mengangkat kepalanya memperhatikan wajah isi kelas itu, hingga ia menangkap wajah seseorang yaitu Dino. Ryeana tersenyum tipis pada Dino dan dibalas oleh laki-laki itu. Dino memberi jempol pada Ryeana membuat gadis itu senyum sambil geleng-geleng lalu ia permisi pada buk Saragih untuk kembali ke kelasnya karena akan ada ulangan harian.

Setelah kepergian Ryeana, buk Saragih masih terus berkicau ria di depan menegur anak kelas XI IPA 1, bukannya mendengar, Andrew dan Dodo sibuk menggodai Aldino.

"Bos ternyata gebetan lu pinter juga ya otaknya. Enak tuh dipacarin, tugas sekolah aman sentosa" ucap Dodo sambil meletakkan pulpennya di atas daun telinganya.

"Iya bos, terus kalau dilihat-lihat lebih dekat gini, lumayan juga bos. Udah habis ini langsung embat bos, kita dukung kok. Asal Pj aman, iya gak Dong?" Ucap Andrew sambil menyenggol lengan Dodo teman sebangkunya. Dodo atau yang sering dipanggil 'Dodong' oleh Andrew dan Aldino.

"Terus Sinta gue kemanain hah?" saut Dino tanpa menoleh. Ia hanya menarik mundur kepalanya agar mendekat dengan kedua temannya itu.

"Alah Singa aja lu pertahanin, udah matre suka keluar masuk club'. Bagus dibuang aja dah, kayak dedek gemes tadi aja bos, kita dukung kok dia jadi ibu bos, udah cantik, pinter, imut, polos, ya biarpun tatapan matanya agak tajam, cuma cocok kok sama bos biar sekali-kali di galakin juga " Ucap Dodo tanpa dosa.

Dino terlihat berpikir, hasutan temannya ini memang sangat berpengaruh, sudah dia yang memang suka ditambah dukungan kedua curutnya membuat Dino semakin berharap aja. Tapi mengingat Ryeana yang sepertinya menyukai seseorang membuat nyalinya kembali menciut. Sepertinya Dino harus mencari tahu siapa laki-laki yang sedang didekati oleh gadis itu. Rasa penasaran Dino meluap begitu saja ketika dia teringat sesuatu, 'Kodok' nama aneh yang sering disebutkan oleh Ryeana ketika beberapa kali terpergok olehnya sedang menangisi seseorang.

1
ajiu jiu
hadehhhh.....kemana lg author ny 😤😤
Koes Tiyah
nyaris lupa thor kalo dlu sllu nungguin up, sudah lama sekali....
IG: Saya_Muchu
Salam hangat dari novel Jangan Salahkan Takdir, mari kita saking support karya satu sama lain, dengan kasih rate 5, like, komen, dan tekan favorit, semoga sukses bersama.
JW🦅MA
nexk
JW🦅MA
semangat
JW🦅MA
HADIR YA
𝕾𝖆𝖒𝖟𝖆𝖍𝖎𝖗
Lanjut thor
M⃠
like dl yg mampir zie, bacanya ngantri ya, folback balik ke karyaku jg 🤗
♕FiiStory_
hadir lagi, Jangan lupa untuk mampir di karyaku juga
ajiu jiu
koq gitu Thor , setdk ny ceritain mrka berbaikan lah, cerita andira/Alex jga smkin seru 😌😌😌
Koes Tiyah
iya thor, alex andira buat selingan aja..
fokusnya ttep ryeana & nicho
ajiu jiu
Andira/Alex lg Thor , TQ sdh up .....
Koes Tiyah
seneng deh thor kalo tiap hari up 😊
☣️✨️私 ジーチャン✨️
up up up
Koes Tiyah
lanjut thor..
Koes Tiyah
knpa ryeana g ingat alex?
trs kok alex nyalahin ryeana?
emosi sih emosi tpi g mesti nyalahin orang lain kan..
ajiu jiu
dsr kamu Thor , maen gantung aj 😑😑😑
♕FiiStory_
mampir jangan lupa mampir juga
Koes Tiyah
pertemukan alex dan andira thor,.
Luthfia Ardhana Farhan
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!