Menceritakan tentang seorang remaja berumur 17 tahun yang harus meregang nyawanya karena berusaha menyelamatkan seorang anak kecil yang hampir tertabrak oleh truk....
setelah kematiannya itu,
ia berada di sebuah tempat yang gelap gulita yang bernama ruang kehampaan.
Ia memutuskan untuk menciptakan sistem dengan menggunakan Ruang kehampaan yang dapat mengabulkan apapun.
bagaimana kelanjutannya?skuy....mampir😁
***************************
mohon maaf, novel ini sekarang resmi Tamat dikarenakan Author yang kekurangan Ide🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Z.D.S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
31
"wah... ternyata,aku mendapatkan hadiah yang sangat sangat berharga rupanya. Rupanya, keputusan yang aku ambil tadi adalah keputusan yang tepat."
ucap Rei senang akan benda benda yang diperolehnya.
"Ren... status"
...----------------...
Nama: Rei Bernard de Ophelia
Title: Pencipta Sistem
Dewa Penguasa
Lord of Heaven and Hell
Ras: -
Tubuh: Tubuh Agung
Kultivasi: Dao 8*
Teknik Budidaya: Bintang Nirvana
...----------------...
Job: Necromancer
Alchemist
Segel Naga: --( Max )--
Skill:
- Skill Penciptaan
- Skill Kehancuran
- Skill Kehampaan
Senjata:
- pedang Penguasa
Pengikut:
- Lan Chi Baishe
- The Seven Deadly Sins
- Seven Virtues
- Seven Archangels
...----------------...
Poin: 10.000 poin
> Shop
> Lotre
> Penyimpanan
> Dunia Jiwa
> Pandai Besi
> Upgrade
//Penyimpanan
- tiket pemanggilan bawahan
- Koin Emas: 1000
- Balkan 176 Vodka
...----------------...
...Versi : 100...
...----------------...
"eh?! ternyata...Vodka yang aku beli disimpan oleh Ren di penyimpanan. fuh.... untung lah. aku masih bisa menikmatinya nanti."
ucap Rei menghela nafas bersyukur karena Vodka nya tidak hilang saat Cobaan Petir.
[ harap Tuan kembali ke kediaman milik Tuan. karena,sebentar lagi akan pagi dan pertemuan akan segera dimulai pada pukul 9 pagi. ]
"bagaimana caranya agar aku kesana? skill Teleportasi ku sudah kau hapus.... apakah aku harus berjalan kaki dari sini sampai Kediaman ku?bisa bisa aku rencana nya gagal karena aku telat datang..."
gerutu Rei kesal karena skill Teleportasi nya dihapus.
[ Tuan dapat menciptakan nya sendiri... bukankah Tuan memiliki Skill Penciptaan?kenapa tidak digunakan ]
"eh?iya yah....kenapa aku gak kepikiran kesitu?"
gumam Rei sadar akan fungsi Skill penciptaan.
"ok....Skill penciptaan: Teleportasi."
Setelah Rei mengucapkan mantra tersebut,Rei pun langsung menghilang dari hutan kematian.
.
.
.
.
.
dikamar Paviliun keheningan,
tiba-tiba terdapat sebuah cahaya yang sangat terang.
Cahaya tersebut bersinar sangat terang,
hingga pada akhirnya cahaya tersebut menghilang dan digantikan oleh seorang anak kecil berumur 10 tahun.
"mm... lebih baik aku mandi terlebih dahulu."
ucap Rei hendak pergi mandi.
tok..tok..tok..
"hmm?siapa itu datang pagi-pagi sekali?"
ucap Rei penasaran akan siapa yang mengetuk pintunya di pagi hari yang bahkan matahari masih hanya terlihat seperempat nya.
kriet....
Saat Rei membuka pintu,ia melihat seorang anak perempuan berada di depan pintu yang tidak lain adalah Yan Shue.
"eh?siapa kau?dimana kak Rei?"
tanya Yan Shue Kepada Rei.
...****************...
Rei POV.
'eh?kenapa ia tidak mengenaliku?'
[ itu karena tuan tidak memakai Topeng milik tuan. ]
'eh...?!!kenapa kau tidak mengatakannya Ren?!'
[ ... ]
'huh! ditanya malah diam.'
.........
"halo... apakah kau baik-baik saja?"
tanya Shue'er Kepada ku.
"i-iya aku baik-baik saja."
ucapku canggung.
"oh ya....dimana Kak Rei?dan siapa kamu?"
tanyanya kepada ku.
"eh?kau tidak mengenaliku,aku ini Rei."
ucapku memberitahu kan kalau aku adalah Rei.
'huh...tidak ada cara lain selain mengungkapkan jati diri ku. ini semua salah Ren....kenapa coba ia tidak memberi tahuku kalau aku tidak mengenakan topeng.'
gerutu ku kesal.
"wah.... ternyata kakak Rei semakin tampan jika tidak menggunakan topeng."
ucap Shue'er sambil tersenyum manis Kepada ku.
blush...
sontak, wajahku memerah saat melihat senyuman Shue'er yang sangat manis itu.
'astaga..!!dia imut sekali. aku ingin sekali menikah dengannya.'
batinku gemas melihat wajah Shue'er.
"emm... omong-omong,kenapa kau kemari Shue'er?"
tanyaku kepada Shue'er.
"itu....kakak dan ayah ingin bertemu dengan kakak Rei di ruang makan."
jawab Shue'er.
"kenapa kau menyampaikan nya pagi-pagi sekali? apakah ini darurat?"
tanya ku heran.
"ti-tidak,ayah menyuruh kakak Rei untuk datang pukul 7....hanya saja. Shue'er ingin menyampaikannya sebelum Shue'er lupa."
ucap Shue'er sambil cengengesan.
"baiklah kalau begitu...nanti aku akan datang. sekarang aku akan mandi dulu."
ucapku.
"ba-baik lah. kalau begitu, Shue'er pamit terlebih dahulu."
pamit Shue'er Kepada ku.
"iya baik-"
ucapku terpotong Karena aku merasakan ada yang menyentuh pipiku.
muach...
"terima kasih kak Rei Karena telah menyelamatkan ayah."
ucap Shue'er setelah mencium ku.
"wah...wah...wah... rupanya Shue'er menjadi berani sekarang yah..."
ucap ku meledek Shue'er karena ia mencium ku.
Shue'er langsung berlari meninggalkan ku didepan pintu.
blush....
wajahku langsung memerah mengingat kejadian dimana Shue'er mencium ku tadi.
"sudahlah...lebih baik aku mandi terlebih dahulu."
ucap ku langsung masuk kedalam dan bergegas mandi.
(Skip selesai mandi dan memakai baju.)
akupun langsung menuju ke Ruang makan keluarga kaisar.
saat aku keluar dari area paviliun keheningan,aku bertanya kepada seorang prajurit yang berdiri di depan paviliun ku.
"permisi... apakah paman mengetahui dimana letak Ruang Makan keluarga kaisar?saya diundang untuk makan kesana..."
ucapku bertanya.
"Ruang makan berada tepat di sebelah Gazebo Tuan Muda."
jawab Sang prajurit Kepada ku.
"baiklah.... terimakasih paman."
ucapku sambil tersenyum manis.
Prajurit yang tadi aku tanyai pun langsung pingsan karena melihat wajahku yang tampan serta senyumku yang menawan.
{ Author be like: norak banget dah.... }
Akupun langsung bergegas pergi ke Ruang Makan.
Sebelum aku sampai di ruang makan,
aku sempat merasakan ada seseorang yang memiliki niat membunuh yang sangat tinggi.
Akupun langsung mengikuti asal dari Aura tersebut.
saat aku semakin dekat dengan tujuan,
aku terkejut melihat sesosok.....
...----------------...
jangan lupa,
Like>Favorit>Komentar
najisnye...🤣🤣